Claim Missing Document
Check
Articles

Application of the PRICE Method in Handling Acute Injuries and Trauma Among Karangpandan Volunteers Sutrisno; Vitri Dyah Herawati; Fajar Alam Putra
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.v24i2.23187

Abstract

Acute injuries or acute trauma often occur as a result of accidents on the road or due to other activities such as exercising or working. Acute injuries require immediate attention to avoid complications and increase the victim's comfort. One method of acute trauma relief is PRICE (protection, rest, ice, compression, elevation). Karangpandan volunteers are a self-dedicated group working independently on their own initiative to help the community. Knowledge and skills in handling injuries are important things that they must master. The implementation method is in the form of training activities on PRICE, demonstrating skills in using the PRICE method in everyday injury management. This activity involved 24 volunteers from Karangpandan Volunteers. The method of assessing knowledge and skills uses a questionnaire and checklist sheet, each containing 10 question/observation items. The results of the activity show an increase in knowledge and skills regarding the use of the PRICE method by volunteers.
HUBUNGAN ANTARA KEHAMILAN MULTIGRAVIDA DENGAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO Yuli Dwi Astuti; Fajar Alam Putra; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 19 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada kehamilan sering terjadi dan merupakan penyebab utama kematian ibu melahirkan, serta memiliki efek serius lainnya saat melahirkan. Salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi kehamilan adalah paritas. Ibu multipara dan kehamilan lebih dari empat kali atau grande multipara bisa menyebabkan beragam komplikasi kehamilan yang akan dialami oleh si ibu, salah satunya hipertensi dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kehamilan multigravida dengan hipertensi pada ibu hamil di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Metode: Penelitian kuantitatif pendekatan observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 36 ibu hamil yang melakukan pemerikasaan kehamilan di poli kandungan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen menggunakan lembar checklist kehamilan lebih dari 1 (multigravida) dan hipertensi kehamilan yang dicatat dari buku rekam medik. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil: Sebanyak 23 orang (63,9%) dengan kehamilan kedua, 9 orang (25%) dengan kehamilan ketiga dan 4 orang 11,1%) dengan kehamilan ketiga. Sebanyak 13 orang (36,1%) mengalami hipertensi, dan 23 orang (63,9%) tidak mengalami hipertensi. Hasil uji Chi Square) diperoleh nilai c2 hitung = 0,927 <c2tabel 3,8414 dengan nilai signifikansi p-value = 0,279 (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara kehamilan multigravida dengan hipertensi pada ibu hamil di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT TK III 04.06.04 SLAMET RIYADI SURAKARTA Aldi Setia Fanus_2020 Aldi Setia Fanus_2020; Atik Aryani; Fajar Alam Putra
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Intalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu utama jalan masuknya pasien, untuk kemudian dilakukan triage dan diberi tindakan pertama. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi. Kepuasan pelanggan merupakan aspek yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan saranan kesehatan yang dinilai dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien digunakan untuk mengevaluasi mutu palayanan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepuasan dengan kualitas pelayanan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan menggunkan desain cross sectional study Pengambilan sampel dilakukan di IGD RS TK III Slamet Riyadi Surakarta dengan jumlah responden 50 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji kendall tau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dalam kategori sangat baik memperoleh 30 responden (60%), kepuasan keluarga pasien di dalam kategori sangat puas memperoleh 40 responden (80%). Hasil anlisis bivariat diperoleh nilai P value 0,001<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Simpulan: Terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di ruang IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA KARYAWATI RS UMI BAROKAH BOYOLALI latifah nur nfitriana; Widiyono Widiyono; Fajar Alam Putra
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Air susu ibu (ASI) adalah makanan bayi yang paling penting utama pada bulan-bulan pertama kehidupan. ASI merupakan sumber gizi dengan komposisi yang seimbang dansesuai dengan kebutuhan pertumbuhan pada bayi. ASI sebagai makanan tunggal akan cukupmemenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi normal sampai usia 4-6 bulan. ASI terbentuk sejakmasa kehamilan dan ASI diproduksi secara alami oleh tubuh, merupakan makanan terbaik bagimanfaat psikologis bagi kesehatan bayi. ASI hanya dapat diproduksi oleh payudara ibu pada saatmasa menyusui.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASIekslusif pada karyawati.Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analisiskorelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling,sampel penelitian ini adalah 30 orang karyawan yang sedang menyusui bayi usia 0-6 bulan.Teknik analisa data menggunakan Uji Chi-Square.Hasil : Variabel yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif dalam penelitian ini adalahkarakteristik usia (p-value = 0,001; RP= 1,78), karakteristik pekerjaan (p-value = 0,040; RP =1,42), dan pengetahuan (p-value= 0,000; RP = 2,50), sedangkan variable yang tidak berhubungandengan pemberian ASI eksklusif adalah karakteristik paritas (p-value = 0,522), karakteristikpekerjaan dan pengetahuan terhadap pemberian ASI eksklusif.Kesimpulan : tidak ada hubungan bermakna antara karakteristik paritas dan pendidikan terhadappemberian ASI eksklusif.
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI ORTOPEDI DI RS St CAROLUS Dwi Kurniawati; Fajar Alam Putra; Anik Suwarni
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 19 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembedahan ortopedi secara konsisten menempatkan pasien pada risiko nyeri pasca operasi yang signifikan akibat trauma jaringan dan manipulasi tulang. Secara Global, lebih dari 80% pasien bedah mengalami nyeri akut pasca operasi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menghambat mobilisasi dini dan memperlama masa rawat inap. Kompres dingin (cryotherapy) merupakan salah satu manajemen non-farmakologi yang bekerja melalui vasokonstriksi dan penurunan konduksi saraf untuk mengurangi nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ortopedi di RS St. Carolus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif one group pre-experiment pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 49 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur intensitas nyeri. Intervensi berupa pemberian kompres dingin menggunakan cold pack selama 10 menit yang dilakukan 4 jam pasca operasi10 12. Analisis data menggunakan uji statistik non-parametrik yaitu T-Paired Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan kompres dingin adalah 5,59 (nyeri sedang)14. Setelah diberikan intervensi kompres dingin, rata-rata intensitas nyeri turun menjadi 3,34 (nyeri ringan)15 16. Analisis bivariat menunjukkan nilai p-value 0,001 (p < 0,05), yang berarti Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan pemberian kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ortopedi di RS St. Carolus.
Hubungan Stres Akademik dengan Kualitas Tidur pada Remaja Kelas IX Muhammad Syahrul Gunawan; Fajar Alam Putra; Widiyono Widiyono
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1476

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini, remaja dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik seperti beban belajar, ujian, serta ekspektasi dari lingkungan sekolah dan keluarga yang dapat memicu stres akademik. Tingginya tingkat stres akademik diketahui berdampak pada pola dan kualitas tidur remaja, yang selanjutnya dapat memengaruhi fungsi kognitif serta kondisi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan kualitas tidur pada remaja kelas IX di SMP Negeri 1 Jaten, Karanganyar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX sebanyak 262 siswa, dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified sampling. Pengukuran stres akademik dilakukan menggunakan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescence (ESSA), sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Instrumen ESSA dan PSQI sudah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan uji statistik Kendall’s Tau-b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres akademik kategori sedang (55,6%) dan memiliki kualitas tidur yang tidak baik (48,6%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,352, yang menandakan adanya hubungan yang signifikan dengan arah positif antara stres akademik dan kualitas tidur. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami remaja, maka semakin buruk kualitas tidur mereka.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Kopi Dengan Gejala Gastritis Pada Mahasiswa Sutrisno; Rizal Indera Permana Bayu Murti; Fajar Alam Putra
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 5 No. 1 (2025): June Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v5i1.1297

Abstract

Background: Gastritis is a disorder of the human digestive system. It is a lifelong, serious disease that many people experience. Coffee drinking is a contributing factor to gastritis due to its caffeine content, which can affect stomach acid. Common symptoms of gastritis include abdominal discomfort, bloating, nausea, headaches that interfere with daily activities, vomiting, and burning or stinging pain. Purpose: To determine the relationship between coffee consumption frequency and gastritis symptoms in students at the Faculty of Science, Technology, and Health, Sahid University, Surakarta. Method: This is a descriptive analytical study with a cross-sectional design, with a population of 93 students. A sample size of 56 was used, with a non-probability sampling method. The instruments used were a gastritis symptom questionnaire and a coffee consumption frequency questionnaire. The statistical test used was the Kendall-tau test. Results: The Kendall-tau correlation test showed a relationship between the frequency of coffee consumption and gastritis symptoms. The p-value was 0.002, lower than 0.05, and the r-value was 0.401. Conclusion: There is a correlation between the frequency of coffee consumption in college students and their gastritis symptoms, with a moderate correlation. Keywords: College Students; Frequency of Coffee Consumption; Gastritis Symptoms.   Pendahuluan: Gastritis merupakan salah satu gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan manusia. Gastristis menjadi salah satu penyakit sepanjang umur hidup, penyakit cukup serius yang banyak dialami seseorang. Kebiasaan minum kopi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gastritis karena kandungan kafein didalamnya yang dapat mempengaruhi asam lambung. Gejala umum yang terjadi pada penderita gastritis adalah rasa tidak nyaman pada perut, perut kembung, mual dan sakit kepala yang menggangu aktivitas sehari – hari, muntah, perih atau sakit seperti terbakar pada perut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi minum kopi dengan gejala gastritis pada mahasiswa Fakultas Sains , Teknologi dan Kesehatan  Universitas Sahid Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan  desain studi potong lintang, dengan jumlah populasi 93 mahasiswa. Sampel yang digunakan 56, dengan metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesiner gejala gastritis dan kuesioner frekuensi konsumsi kopi. Uji ststistik yang digunakan dengan uji Kendall tau Hasil: Hasil uji korelasi kendall tau menunjukan hubungan frekuensi konsumsi kopi dan gejala gastritis didapatkan nilai p sebesar 0.002, lebih rendah dari 0.05, dan nilai r sebesar 0.401. Simpulan: Terdapat korelasi antara frekuensi konsumsi kopi pada  mahasiswa dengan gejala gastritis yang dialami, hubungan pada tingkat sedang. Kata Kunci: Frekuensi Konsumsi Kopi; Gejala Gastritis; Mahasiswa.
Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Kualitas Tidur pada Perempuan yang Bekerja sebagai Buruh Tani Feriska Dwi Alya; Widiyono Widiyono; Fajar Alam Putra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 4 (2026): Agustus 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i4.2571

Abstract

Perempuan buruh tani memiliki peran ganda yang menyebabkan kelelahan, stres, dan gangguan kualitas tidur. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah aromaterapi lavender karena memiliki efek relaksasi dan menenangkan. Mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pada perempuan yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Getas, Blora, Jawa Tengah. Penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test pada 52 responden yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow. Instrumen menggunakan PSQI yang telah dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,2732) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,613) berdasarkan penelitian Sugengriadi et al., (2025). Data dianalisis dengan Kolmogorov-Smirnov dan Paired T-Test. Hasil menunjukkan p=0,001 (p<0,05). Pemberian aromaterapi lavender terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur pada perempuan buruh tani. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Paired Sample t-test yang menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Selain itu, rata-rata skor kualitas tidur meningkat dari 12,21 ± 2,08 pada pre-test menjadi 16,00 ± 2,94 pada post-test, dengan selisih rata-rata 3,79 ± 0,86. Aromaterapi lavender meningkatkan kualitas tidur pada perempuan yang bekerja sebagai buruh tani di Desa Getas, Kabupaten Blora
Pengaruh Penggunaan Blanket Warmer Terhadap Tingkat Hipotermi Pada Pasien Post Operasi Hernia Di Instalasi Bedah Sentral RSU Diponegoro Dua Satu Klaten Putri Ustadzjah; Fajar Alam Putra; Ni’mah Mufidah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12509

Abstract

Surgical procedures carry various complications; hemorrhage characterized by restlessness, agitation, excessive movement, thirst, clamminess, pallor, tachycardia, and hypotension, as well as hypothermia resulting from exposure to operating room temperatures. One non-pharmacological management strategy for addressing hypothermia is the use of blanket warmer therapy. Objectives To determine the effect of using a blanket warmer on patients experiencing hypothermia following hemia surgery at the Central Surgical Unit of RSU Diponegoro 21 Klaten. This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 37 respondents selected via purposive sampling. The intervention involved the application of a blanket warmer. Researchers measured hypothermia levels using a digital thermometer. Bivariate analysis was conducted using the Wilcoxon signed-rank test. The Wilcoxon signed-rank test showed a median of 32 before the blanket warmer intervention and 36 after the intervention. Statistical analysis yielded a p- value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect of the blanket warmer on hypothermia levels in post-hernia surgery patients. Before the intervention, 3 respondents were in the mild category, 26 in the moderate category, and 8 in the severe category. After the blanket warmer intervention, 19 respondents were in the mild category, 8 in the severe category, and 10 exhibited normal bods temperatures. The use of a blanket warmer has an effect on reducing hypothermia in post-operative hernia patients.
Pengaruh pemberian dark chocolate terhadap intensitas nyeri dismenorea pada remaja putri Lian Intan Pamungkas; Ni&#039;mah Mufidah; Fajar Alam Putra
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 3 No. 3 (2026): August Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v3i3.4308

Abstract

Background: Dysmenorrhea is one of the most common reproductive health problems experienced by adolescent girls and can interfere with daily activities, learning concentration, and quality of life. One non-pharmacological approach that may help reduce dysmenorrhea pain is the consumption of dark chocolate. The magnesium, flavonoids, and theobromine contained in dark chocolate are thought to contribute to muscle relaxation and help reduce menstrual pain. Purpose: To determine the effect of dark chocolate administration on the intensity of dysmenorrhea pain among adolescent girls at SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Method: This quantitative study employed a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The study population consisted of 30 eleventh-grade adolescent girls at SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar who participated in the Youth Red Cross extracurricular activity and experienced dysmenorrhea. Total sampling was used. Dysmenorrhea pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Results: The mean dysmenorrhea pain intensity before dark chocolate administration was 5.70 ± 1.26, while after dark chocolate administration it decreased to 3.10 ± 1.18. The Wilcoxon Signed-Rank Test showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant difference in dysmenorrhea pain intensity before and after dark chocolate administration. Conclusion: Dark chocolate administration has an effect on reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls at SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.
Co-Authors - Sutrisno Adhi Putrama, Christina Dhian Afeanpah, Maria Elfrida Agung Setyawan Agung Setyawan Agung Setyawan Agus Raharjo Ahmad Syamsul Bahri, Ahmad Syamsul Aldi Setia Fanus_2020 Aldi Setia Fanus_2020 Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020 Alya, Feriska Dwi Anik Suwarni Animah, Fitri Rat Anniez Rachmawati Musslifah Aprilia Ika Safitri Atik Aryani Atik Aryani Atik Aryani Dewi Yuli Astuti Dwi Astuti Hariyani Dwi Kurniawati Eriyanti, Etty Erny Indriani Etty Eriyanti Farida Nugrahani Feriska Dwi Alya fitriyyah, lu'luul Herawati, Vitri Dyah I Indriyati Ika Widayanti Ikhwan Zaeni Indriyati Indriyati . Indriyati Indriyati Indriyati, I Istiqori . Istiqori ., Istiqori latifah nur nfitriana Lian Intan Pamungkas Luh Putu Ratna Sundari Maria Elfrida Afeanpah Mohammad Sukron Suryanto Mufidah Laela Sari Muhammad Syahrul Gunawan Ni&#039;mah Mufidah Ni’mah Mufidah Nurfalahi, Salma Cinta Prasmagiri, Bintang Putri Ustadzjah Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi Rif Atiningtyas Haris Rizal Indera Permana Bayu Murti Sekar Ayu Panca Trastianingrum Sidik Rohmadani Soffinda Nur Solikhah Sugiarto, Antok SUKAMTI . Sumarni, Ranti Ningsih Sumarni, Rantiningsih Suryani . Suryanto, Mohammad Sukron SUTRISNO Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tri Indrayati Tri Sukatmi Tulus Prasojo Utami, Sri Sugiyanti Utami Vitri Dyah Herawati Widiyono widiyono Widiyono . Widiyono . Widiyono Widiyono Widiyono Widiyono Widiyono, Widiyono Wijaya, Dis Latif Wijayanti Sukmonowati Yuli Dwi Astuti yuswowidodo, susilo Zaeni, Ikhwan