Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Rasionalitas Peresepan Amoksisilin Menggunakan Metode Gyssens di Puskesmas Silian Tumigolung, Denada Naomi; Jayanti, Meilani; Parwati, Dian
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/sahae738

Abstract

ABSTRAK  Penggunaan antibiotik yang tidak rasional, termasuk amoksisilin, masih menjadi permasalahan di fasilitas pelayanan kesehatan karena dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri, efek samping, serta biaya pengobatan. Evaluasi penggunaan amoksisilin diperlukan untuk menilai kesesuaian terapi yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan amoksisilin dan tingkat kerasionalannya berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap 70 rekam medis pasien yang mendapatkan terapi amoksisilin selama periode penelitian. Penilaian rasionalitas penggunaan amoksisilin dilakukan berdasarkan metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat penggunaan antibiotik yang termasuk kategori rasional (kategori 0). Ketidakrasionalan penggunaan amoksisilin paling banyak terdapat pada kategori tidak ada indikasi penggunaan antibiotik (kategori V) yaitu sebanyak 59 pasien (84,28%), diikuti oleh kategori terdapat antibiotik lain yang lebih efektif (kategori IVA) sebanyak 11 pasien (15,71%). Selain itu, ditemukan pula ketidaktepatan pada kategori penggunaan antibiotik tidak tepat dosis (kategori IIA) sebanyak 3 pasien (4,28%) serta penggunaan antibiotik terlalu singkat (kategori IIIB) sebanyak 1 pasien (1,42%). Sementara itu, kategori lainnya seperti tidak tepat waktu (kategori I), tidak tepat interval pemberian (kategori IIB), tidak tepat rute pemberian (kategori IIC), penggunaan terlalu lama (kategori IIIA), serta kategori lainnya tidak ditemukan dalam penelitian ini (0%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan amoksisilin di fasilitas pelayanan kesehatan masih belum rasional.   Kata kunci: Amoksisilin, Metode Gyssens, Rasionalitas
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pasien Geriatri yang Menderita Hipertensi di Puskesmas Motoling Hasani, Triani; Jayanti, Meilani; Sambou, Christel
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/mhw27z44

Abstract

Keberhasilan terapi hipertensi sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien geriatri yang menderita hipertensi di Puskesmas Motoling. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling pada pasien geriatri hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk menilai tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi serta kuesioner data demografi pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di Puskesmas Motoling didominasi oleh kategori kepatuhan rendah yaitu sebanyak 51 responden (48%), diikuti kepatuhan tinggi sebanyak 32 responden (30%), dan kepatuhan sedang sebanyak 24 responden (22%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di Puskesmas Motoling masih didominasi oleh kategori kepatuhan rendah, sehingga diperlukan perhatian lebih terhadap upaya peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll On Aromaterapi Minyak Atsiri Geranium (Pelargonium graveolens L'Her) Budiman, Arni Ariani; Abdullah, Surya Sumantri; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wwrw2113

Abstract

Minyak atsiri geranium (Pelargonium graveolens L’Her.) memiliki aktivitas relaksasi, antiinflamasi, dan antimikroba sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan roll on aromaterapi yang mengandung minyak atsiri geranium. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan formulasi yang mengandung minyak atsiri geranium pada konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, kejernihan, bobot jenis, pH, viskositas, iritasi, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula bersifat homogen, jernih, dan stabil selama penyimpanan. Nilai pH sediaan berada dalam rentang yang aman untuk penggunaan topikal, serta tidak menimbulkan iritasi pada panelis. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa formula dengan kandungan minyak atsiri geranium 3% merupakan formula yang paling disukai berdasarkan parameter aroma dan sensasi hangat. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri geranium dapat diformulasikan menjadi sediaan roll on aromaterapi dengan karakteristik fisik yang baik dan dapat diterima oleh panelis.
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adam, Hilman Adithya Yudistira Andi Buanasari Andy A.N Hiola Angmalisang, Elvin Clara Antasionasti, Irma Arsyad, Aswin Asaloei, Sandra Inggrid ASARI Asep Rahman Asep Rahman, Asep Ayu Wati Ningsih Budiman, Arni Ariani Christian Alexandro Lanes Christian Aseng Citra Fatima Marsidi Debora Gebby Tumundo DEBY AFRIANI MPILA Defny Silvia Wewengkang Dian Parwati Dian Suryanita Sari Eldy Sengkey Elly Suoth Essing, Jacklien Deswita Fadila Al-A’izzah Fathoni, Kristiani W. S. W. Fatimawali . Fatrini Djaber Febrianika Ayu Kusumaningtyas Frenly Wehantouw Gayatri Citraningtyas Gunawan, Lea Nathaniela Agneta Hariyanto, Yuanita Amalia Hasani, Triani Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu M. Melaniawati Ihsan S. Tome Imam Jayanto Irma Antasionasti Irma Antasionasti Jayanto, Imam Julianri Sari Lebang, Julianri Sari Kapondo, Gwendolyn L. Kawatu, Chelsea Keri Lestari Kojongian, Syallommita Lestari, Utami Sasmita Liling, Yessi Mait, Mutiara Manuel, Jennike T. Maria Efrani Tengor Olvi Datu Owu, Nadya M. Rizky Abdulah Rizya Marchilia Mamahit Sambou, Christel N. Sarai Raehilda Febriansi Korban Shabrina Wahyudi Sharon Colin Tangkere Siampa, Jainer Pasca Soleman, Puput Sri Sudewi Surya Sumantri Abdullah Tengor, Maria Efrani Ticoalu, Pricilia Kesia Tinungki, Syalomita Esther Tumigolung, Denada Naomi Waworuntu, Injilia Sharon Queen Wenas, Glori Anjelina Preysi Weny I. Wiyono Weny I. Wiyono Weny Indayany Wiyono Weny Indayany Wiyono Weny Indayany Wiyono Weny Wiyono Wiyono, Wenny I. Wiyono, Weny Indayany Woran, Falinry Wori, Preicy Augenia Yuanita A. Hariyanto