Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Evaluasi Literacy Kearifan Lokal dalam Teks Fiksi: Perbandingan Kognisi Mahasiswa dengan Algoritma AI (Chat GPT dan Perplexity) Juanda, Juanda; Djumingin, Sulastriningsih; Azis, Azis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengevaluasi literasi kearifan lokal dalam teks fiksi melalui perbandingan kognisi antara mahasiswa Universitas Negeri Makassar dan dua algoritma kecerdasan buatan (AI), yaitu ChatGPT-4 dan Perplexity. Ada  165 mahasiswa dari berbagai latar belakang etnis dilibatkan sebagai sampel, serta ChatGPT-4 dan Perplexity sebagai partisipan non-manusia. Cerpen-cerpen yang dianalisis mencakup nilai-nilai budaya lokal Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT-4 unggul dalam semua variabel yang diukur, termasuk pemaknaan simbolisme dan representasi teks budaya, dibandingkan dengan Perplexity dan mahasiswa. Penelitian ini mengungkapkan potensi penggunaan AI dalam mendukung pengajaran literasi budaya, namun juga menyoroti perlunya peningkatan pedagogi untuk memperkuat pemahaman kultural mahasiswa. Temuan ini membuka peluang integrasi AI dalam pendidikan untuk memperkaya analisis teks budaya.Kata Kunci: kecerdasan buatan, kearifan lokal, teks fiksi, literasi budaya, mahasiswa
Evaluasi Literasi Kearifan Lokal dalam Teks Fiksi: Perbandingan Kognisi Mahasiswa dengan Algoritma AI (ChatGPT Dan Perplexity) Juanda, Juanda; Djumingin, Sulastriningsih; Azis, Azis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengevaluasi literasi kearifan lokal dalam teks fiksi melalui perbandingan kognisi antara mahasiswa Universitas Negeri Makassar dan dua algoritma kecerdasan buatan (AI), yaitu ChatGPT-4 dan Perplexity. Ada 165 mahasiswa dari berbagai latar belakang etnis dilibatkan sebagai sampel, serta ChatGPT-4 dan Perplexity sebagai partisipan non-manusia. Cerpen-cerpen yang dianalisis mencakup nilai-nilai budaya lokal Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT-4 unggul dalam semua variabel yang diukur, termasuk pemaknaan simbolisme dan representasi teks budaya, dibandingkan dengan Perplexity dan mahasiswa. Penelitian ini mengungkapkan potensi penggunaan AI dalam mendukung pengajaran literasi budaya, namun juga menyoroti perlunya peningkatan pedagogi untuk memperkuat pemahaman kultural mahasiswa. Temuan ini membuka peluang integrasi AI dalam pendidikan untuk memperkaya analisis teks budaya. Kata Kunci: Kecerdasan Buatan, Kearifan Lokal, Teks Fiksi, Literasi Budaya, Mahasiswa
Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Akademik: Perspektif Literasi Membaca dan Menulis Juanda, Jaunda; Azis, Azis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan keterampilan membaca dan menulis akademik di perguruan tinggi. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari wawancara terbuka terhadap 30 mahasiswa Universitas Negeri Makassar yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang AI sebagai asisten reflektif yang berfungsi memperkuat proses berpikir dan menulis akademik melalui dukungan teknis seperti koreksi tata bahasa, struktur kalimat, dan penyusunan argumen logis, tanpa menggantikan peran intelektual manusia. AI juga dinilai berkontribusi dalam pengembangan kesadaran metakognitif, efisiensi revisi, dan refleksi kritis terhadap hasil tulisan. Namun, mahasiswa menekankan pentingnya bimbingan pedagogis dosen agar penggunaan AI tetap berada dalam koridor etis dan tidak menurunkan kemandirian berpikir maupun orisinalitas karya. Integrasi AI dalam pembelajaran akademik dianggap ideal ketika berfungsi sebagai mitra berpikir kolaboratif yang memperkuat literasi digital, etika akademik, dan tanggung jawab intelektual mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap model literasi akademik berbasis Taksonomi Bloom yang mengintegrasikan peran manusia dan AI secara komplementer, serta menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif, reflektif, dan berkelanjutan di era digital.Kata Kunci: Artificial Intelligence, literasi akademik, menulis akademik, membaca                      akademik, pedagogi reflektif.