Claim Missing Document
Check
Articles

Soft System Methodology Approach: Case Study of Renewable Energy Development of Wood Pellets as an Implementation of a Circular Economy Dino Rimantho
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Inovasi Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v6i1.5958

Abstract

The development of wood pellets as a sustainable energy source derived from biomass waste has not significantly increased over the past few decades, despite a rise in demand for and sales of its products worldwide. Several variables contribute to the intricate issue of creating wood pellets from biomass waste as a renewable energy source, including the roles and responsibilities of various stakeholders, including the government, financial institutions, academia, the manufacturing sector, and non-governmental organizations. This article uses a waste management model that employs the Soft System Methodology (SSM) approach to assess the challenge of producing wood pellets from biomass waste as a renewable energy source and possible solutions. Data and information on the development of wood pellets as a renewable energy source derived from biomass waste were acquired through a literature review and in-depth interviews with specialists. The study’s findings demonstrate that using the SSM technique leads to a conceptual model that depicts the interactions between sub-elements to enhance the development of wood pellets as a biomass waste-derived renewable energy source. This concept was developed to lessen any adverse effects and enhance the processing of biomass waste. The success of goals is determined by the importance of each actor’s role and the collaboration of other actors, including local, national, and corporate governments. The Ministry of Environment and Forestry is the primary stakeholder and has a say in policy and program formulation. The Ministry of Industry, Energy and Mineral Resources, financial institutions, and other relevant organizations can help with this effort.
STRATEGI PERBAIKAN PRODUKSI KEMEJA DI UMKM KONVEKSI Sundari, Anggina Sandy; Jwalita, Yonata Hema; Rimantho, Dino; Hidayah, Nur Yulianti
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v3i1.329

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar terhadap perekonomian negara, salah satunya adalah UMKM. UMKM konveksi merupakan salah satu sektor yang paling terkena dampak, adanya penurunan laba, pengurangan karyawan serta tidak sedikit yang pailit. Hal ini bisa dihindari salah satunya adalah dengan melakukan penjaminan kualitas. Salah satu metode penjaminan kualitas adalah metode PDCA, penelitian ini hanya berfokus pada tahapan Plan dari PDCA. Tahapan plan terdiri dari identifikasi jenis cacat, identifikasi proses apakah terkendali secara statistic, dilanjutkan dengan identifikasi dan analisis faktor penyebab dengan menggunakan Fishbone, CFME dan FMEA serta membuat usulan perbaikan menggunakan 5W1H. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, jenis cacat terbanyak yang ditemukan adalah jahitan tidak rapi sebesar 38,75%, kancing terlepas sebesar 36,25% dan kerutan sebesar 15%. Dimana faktor penyebab terdiri dari metode, mesin, material dan manusia. Faktor penyebab yang memiliki resiko tertinggi adalah kesalahan pada proses menjahit yang diakibatkan karena belum adanya instruksi kerja yang diterapkan dengan nilai RPN 729. Usulan perbaikan dilakukan menggunakan 5W1H dan didapatkan usulan perbaikan berupa rencana pembuatan instruksi kerja atau SOP dan membuat jadwal maintenance.
PENDEKATAN METODE AHP DALAM PENENTUAN SUPPLIER BAHAN BAKU TEPUNG DI PT MOLEK MANIS MERAUKE Savitri, Yunita Nema; Rimantho, Dino
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v2i1.471

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang menentukan produk roti yang berkualitas. Salah satu faktor tersebut adalah pemilihan supplier bahan baku yang tepat, sehingga hal ini menuntut perusahaan untuk melakukan pemilihan supplier secara tepat dan efisien. Penelitian ini menggunakan dua buah kuesioner yang didistribusikan kepada 9 orang responden untuk kuesioner 1 dan 3 orang reponden untuk kuesioner 2. Penelitian ini dilakukan pada PT Molek Manis Merauke dengan meggunakan metode Analytic Hiererchy Process (AHP). Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah untuk kriteria kapasitas produksi bobot nilai sebesar (0,50), kualitas produk (0,31), harga (0,12), dan waktu (0,04%). Pada kriteria kapasitas produksi terdapat dua sub kriteria yaitu ketersediaan bahan baku dengan bobot (0,65), dan kuantitas supplier  (0,56). Untuk kriteria kualitas produk sub kriteria yaitu ketahanan bahan baku (0,50), dan kualitas bahan baku yang di tawarkan (0,46). Untuk kriteria harga terdapat dua sub kriteria yaitu ketentuan pembayaran(0,39), dan harga yang seuai (0,25). Dan untuk kriteria waktu memiliki dua sub kriteria yaitu ketersediaan SDM (0,22), dan waktu ketersediaan barang (0,19). Dari hasil perhitungan, terpilih supplier A yaitu Toko Bintoro sebagai supplier dengan bobot nilai terbesar (0,579) dari supplier B yaitu Agen Samira dengan bobot (0,216), supplier C yaitu Agen Alian (0,251), dan supplier D yaitu Toko Mitra Sawang dengan bobot nilai sebesar (0,442).
Pendekatan Ergonomi menggunakan NBM dan REBA untuk Merancang Fasilitas Kerja Pengupasan Kelapa Parut: Studi Kasus di Sebuah Toko Sayuran Sundari, Anggina Sandy; Sari, Annisa Rizkiana; Rimantho, Dino; Ningtyas, Desinta Rahayu
Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Vol. 4 No. 02 (2023): Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri
Publisher : Engineering Faculty at Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/gijtsi.v4i02.9898

Abstract

Mannisa's Vegetable Store is a business that provides grated coconut. Before being grated, the coconut has to be peeled where the activity is still carried out conventionally. Based on initial observations, the two workers experienced complaints. The purpose of this study is to identify the body parts with the highest complaints and to analyze work postures so that ergonomic work facilities can be designed. The method for identifying complaints is NBM, while the method for analyzing work posture is REBA. The determination of design size uses anthropometric data from Indonesians. Based on NBM, the highest complaint felt has a value of 3 or the equivalent of 75% where this value stated that the complaint felt was in the category pain. Based on REBA, the risk value for stripping activity of coconut shells and husks was 8 to 10 or high risk. The work facility designed as an improvement is a work table with a standing job position.
Aplikasi Biopelet Berbahan Dasar Limbah di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bogor Rimantho, Dino; Mohammad Ilhamsyah Akbar; Nur Yulianti Hidayah; Angina Sandy; Agung Saputra; Vector Anggit Pratomo; Deviana Eka Putri; Iqbal Maulana
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 3 No 2 (2022): SULUH: Jurnal Abdimas Februari
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v3i2.3035

Abstract

Biopelet adalah sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat dibuat dari material material yang mudah didapatkan di sekitar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan bekerjasama dengan Masyarakat Kampung Kramat Desa Pabuaran Kecamatan Kemang di Pondok Pesantren Al Hikmah Bogor untuk memproduksi dan menjual biopelet yang terbuat dari kulit kelapa muda, sekam padi, dan serbuk gerjaji. Pengabdian masyarakat ini memberikan pelatihan teori dan praktek kepada mitra untuk membuat biopelet serta memasarknannya dengan strategi yang sesuai.
Analysis of Proposed Waste Management Strategies at XYZ Islamic Boarding School Using SWOT and Promethee Wesha, Defi Milenia Putri; Rimantho, Dino
Jurnal Teknologi Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.16.1.83-94

Abstract

As a country with a population of 261,115,456 people, Indonesia produces 65 million tons of waste per year. This large amount of waste is not matched by good waste management. Improving waste management must be done from the source, one of which is the XYZ boarding school.  Thus, this study aims to determine the waste management strategy to improve waste management at the XYZ Islamic Boarding School. The determination of the process was carried out using the SWOT and Promethee methods. Based on the SWOT analysis results, alternative waste management strategies that can be implemented at the XYZ Islamic Boarding School are known. Furthermore, these alternatives are analyzed again to determine which options will be prioritized using the Promethee method. The results show that XYZ Islamic Boarding School can implement the SO strategy with a value of 4,830, and the priority strategies are conducting waste management training by trainers or teachers to employees of the boarding school, building waste management facilities in the boarding school area, and building good cooperation with waste management institutions.
Analysis of Variances in Flame Length of Time For Maggot BSF Oil with Several Types of Oil Rimantho, Dino; Hidayah, Nur Yulianti; Pratomo, Vector Anggit; Ramadhan, Anwar Ilmar
Jurnal Teknologi Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.16.1.161-168

Abstract

Three problems are being faced simultaneously by Earth today: water (wastewater), energy, and food. However, considering the finite amount of land and the depletion of fossil fuels, this expansion is incompatible with the replenishment of natural resources in terms of both quantity and quality. Furthermore, another sustainable energy source that has gained international attention is biodiesel. However, research on the relative flash durations of Maggot BSFL oil has not been conducted. Consequently, this article will compare the flame times of many other types of oil with Maggot BSFL oil. This study uses a variety of oils as experimental subjects, including BSF maggot oil, used cooking oil, Pertamina Dex, and a combination of Pertamina Dex and BSF maggot oil. Analysis of the variations in flame time for each type of oil is done using statistical analysis. According to this analysis, the mixture of Maggot BSF oil and Pertamina Dex had the maximum flame, lasting between 16.31 and 16.44 minutes. Additionally, this study offers data on the notable variations in flame length for each type of oil, including used cooking oil, Pertamina Dex, Maggot BSF oil, and a combination of both. When creating biodiesel from Maggot BSF oil, the experiment's findings can serve as a starting point. in order for biodiesel made from Maggot BSF oil to provide Indonesia with a fresh option for the development of sustainable energy.
Analisis Pengelolaan Limbah Kulit Durian di Provinsi Riau Terhadap Potensi Ekonomi dan Dampak Lingkungan Ariyanti, Dita; Rimantho, Dino; Maryana, Roni; Sekarini, Artanti; Hasibuan, Monalisa; Riza, Subkhan; Utiya Syah, Shinta
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Durian, known as the "King of Fruits" in Southeast Asia, is economically important in Indonesia, particularly in Riau Province. It not only serves as a local delicacy but also has export and agro-tourism potential. However, data from the Riau Central Statistics Agency (BPS) show fluctuating plantation areas and production rates from 2019 to 2022, with a decrease in plantation areas but varying production levels, peaking in 2022. These fluctuations affect durian rind waste generation, posing environmental concerns. Preliminary studies suggest that current waste management practices are inadequate despite the potential for converting durian rinds into useful products like organic fertilizers or biofuels. This study aims to analyze plantation areas, production rates, and durian rind waste generation in Riau while evaluating consumer attitudes and behaviors regarding waste management. It employs both quantitative methods, such as data collection from BPS and field surveys, and primary methods like questionnaires. Analysis includes descriptive statistics and ANOVA tests to assess waste generation differences across sales locations. The findings indicate significant fluctuations in plantation areas and production, with Kampar district leading in both categories. High waste generation rates underscore the need for improved management strategies. Although consumer surveys show awareness of waste issues, practical implementation lags. This research provides insights into optimizing durian production and waste management, aiming to balance economic benefits with environmental sustainability in Riau Province.
APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MELALUI BUDIDAYA MAGGOT BSF GUNA MEWUJUDKAN GREEN SANTRIPREUNEURSHIP Saputra, Agung; Rimantho, Dino; Pratomo, Vector Anggit; Timang, Gita
Abdi Implementasi Pancasila:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/abdi.v4i2.7382

Abstract

Masih banyak permasalahan pengelolaan sampah yang cukup signifikan yang dihadapi oleh pesantren. Banyaknya sampah yang dihasilkan, minimnya lokasi pembuangan yang layak, serta potensi menurunnya masalah lingkungan dan kesehatan merupakan beberapa penyebab yang menyebabkan munculnya permasalahan pengelolaan sampah yang cukup kompleks. Selain itu, pondok pesantren juga menghadapi permasalahan terkait minimnya minat dosen dan santri untuk berwirausaha. Tim pengabdian masyarakat ini tergerak oleh permasalahan yang dihadapi oleh pondok pesantren untuk memberikan solusi, seperti sumber daya kewirausahaan dan pelatihan pembuatan produk berbasis pengelolaan sampah bagi pondok pesantren. Dengan demikian, tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sampah organik yang dapat menjadi potensi kewirausahaan atau "santripreneurship" dengan memanfaatkan budidaya Maggot BSF. Integrasi pengelolaan sampah melalui budidaya Maggot BSF dapat secara efektif mengatasi kedua permasalahan yang ada di pondok pesantren. Selain itu, diberikan pula pelatihan tentang pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot. Selain itu, hasil akhir dari budidaya ini dapat dimanfaatkan oleh para pendidik dan santri sebagai salah satu sarana berwirausaha (santripreneurship). Program pendampingan ini mendapat sambutan baik dari pihak pesantren yang menjadi mitra. Peserta program tampak cukup antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan pengabdian masyarakat.
Strategi Penerapan Ekonomi Sirkular dalam Pengelolaan Sampah Menggunakan Metode AHP di Pondok Pesantren Nazhifah, Ghina; Rimantho, Dino
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 10 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v10i2.8404

Abstract

Sampah meningkat setiap hari di Indonesia, sehingga peningkatan sampah sebanding dengan pertumbuhan eksponensial penduduk. Pada tahun 2020 akumulasi sampah harian 24,790 juta ton, dengan populasi Jawa Barat mencapai 49,9 juta orang. Hanya 10-15% sampah plastik yang berhasil didaur ulang,  60-70% sisanya ditimbun, dan  15-30% masih belum terkelola. Untuk menjaga lingkungan pesantren tetap sehat, pemerintah melalui Kementerian Negara Lingkungan Hidup bertanggung jawab untuk mengawasi pengelolaan sampah pondok pesantren. untuk menjaga lingkungan pondok pesantren tetap sehat.  Prinsip 5R yaitu reduce, reuse, recycle, replace, dan repair, yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk pengelolaan sampah, dengan konsep zero waste. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi eksisting dan menentukan strategi yang paling efektif untuk proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan limbah padat pondok pesantren. Penentuan strategi tersebut menggunakan metode MFA dan AHP. Menurut hasil analisis MFA, sampah tahunan sekitar 22,93 ton berasal dari kamar santri, rumah ustadz, taman, dan dapur. Mulai dari sampah makanan, yang biasanya digunakan untuk pakan ikan, dan jika, sampah sudah tercampur biasanya dibakar langsung, untuk sampah anorganik diberikan kepada pengepul. Selanjutnya hasil dari kondisi sampah saat ini di Pondok Pesantren ABC akan dianalisis menggunakan AHP. Tujuannya adalah untuk menentukan strategi pengelolaan limbah padat yang paling cocok untuk strategi ekonomi sirkular. Hasil menunjukkan bahwa strategi pengelolaan sampah memiliki kriteria tertinggi, repair, dengan nilai bobot 0,330, sub kriteria tertinggi, perbaikan barang yang rusak, dengan nilai bobot 0,465, dan kriteria alternatif tertinggi, menyediakan sarana pengumpulan sampah sesuai kriteria dengan bobot nilai 0.420. Untuk mempermudah pengolahan dan pemilahan sampah , Strategi Pondok Pesantren ABC dapat menawarkan sarana pengumpulan sampah yang sesuai dengan kebutuhan pondok pesantren.
Co-Authors Adventia Desivolia Agri Suwandi Agung Saputra Agung Saputra Agung Saputra Agustini, Rosita Robi Ajeng Putri Dewi Larasati Amalia Kusumawati Ananda Nurul Rizkiya Ananda Nurul Rizkiya Andriyansyah, Andriyansyah Anggina Sandi Anggina Sandi Anggina Sandy Sundari Angina Sandy Anwar Ilmar Ramadhan Ardhika Harli Wibowo ARIYANTI, DITA Athiyah Athiyah Averina Chandra Averina Chandra Ayu Herzanita Azzahra, Trisya Puteri Baharuddin, Gunawan Bambang Cahyadi Budhi M Suyitno Defi Milenia Putri Wesha Defi Milenia Putri Wesha Desak Made Mariani Desinta Rahayu Ningtyas Deviana Eka Putri Deviana Eka Putri Dwi Ariyani Eliza, Leonita Prita Eriyatno . Erliza Noor Fachrunnisa, Rifka Fadhili, Khairil Faiz, Nada Aqeel Fathurohman Fathurohman Fathurohman Fathurohman, Fathurohman Fauzie Bussalim Ghina Nazhifah Ghina Nazhifah Gita Azizah Putri Gunady Haryanto Gunady Haryanto Guntur Setia Adi Hadipranoto, Regina Valentrisa Sekariswari Hefni Effendi Hera Rosdiana I Nyoman Teguh Prasidha I Nyoman Teguh Prasidha Indrawan, Roger Iqbal Maulana Jwalita, Yonata Hema Kristina Maharani, Kristina Lelitasari, Lelitasari Maharani, Maya Dewi Diah Mariani, Desak Made Marlina Tamba Marrie Rachel Marrie Rachel, Marrie Marsito, Boy Jely Maryana, Roni Maryuni, Maryuni Mayvinasari, Donna Mohammad Ilhamsyah Akbar Monalisa Hasibuan Muhammad Daffa Fauzan Najwa Orchdhya Pasya Nazhifah, Ghina Nungky Puspita Nungky Puspita Nur Yulianti Hidayah, Nur Yulianti Nurfaida Pandito Adiguna Pipit Fitriyani Pipit Fitriyani Pricilia, Tsuraya Purba, Yunitasari Putri Dewi Larasati , Ajeng Rabani, Azami Ramadhan, Alvin Rizki Riza, Subkhan Rizka Shoumil Ilhami Rizkiya, Ananda Nurul Rosita Robi Agustini Sabrina, Nanda Eka Sandy, Anggina Sari, Annisa Rizkiana Savitri, Yunita Nema Sekarini, Artanti Sodikun Sodikun Sodikun Sodikun, Sodikun Sri Mumpuni Sugianto, Didik Sugiarta, Yohanes Baptista Gunawan Suharjito Suharjito, Suharjito Suryaningsih Suryaningsih Timang, Gita Uci Sulandari Utiya Syah, Shinta Vector Anggit Pratomo Viola Rosa Emawardani Wesha, Defi Milenia Putri Widodo Widodo Yan Kurniawan Yan Kurniawan, Yan Zainuri, Indira