Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EDUKASI POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DESA NAGRAK CIANJUR (WILAYAH TERDAMPAK GEMPA CIANJUR) Wulandari, Endang; Febrina, Laila; Nuraelah, Almira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i01.748

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan  untuk mengedukasi masyarakat terkait  10 Indikator Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Kedaruratan, mitra kami adalah para pengungsi korban gempa Cianjur yang berada di Kampung Wargaluyu RT 02 RW 11, Desa Nagrak Kecamatan Cianjur.  Permasalahan yang sering dihadapi di lokasi pengungsian adalah sanitasi lingkungan. Sampah banyak terdapat disekitar posko pengungsian. Produksi sampah berbanding lurus dengan jumlah orang yang berada di lokasi tersebut, sehingga semakin banyak jumlah pengungsi di posko darurat semakin banyak sampah yang dihasilkan. Kami juga memberi bantuan tempat sampah, Kasur lipat dan perlengkapan sanitasi. Hasil kegiatan ini warga di pengungsian mempunyai kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat di daerah darurat. 
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENURUNAN BEBAN PENCEMAR AIR LIMBAH DOMESTIK DENGAN PENAMBAHAN ECO ENZYME Rachmani, Nurani Rizkiati; Maharani, Maya Dewi Dyah; Febrina, Laila
Jurnal Reka Lingkungan Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v12i1.93-103

Abstract

Air limbah domestik yang ada di  perumahan ciomas permai langsung dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan sehingga dapat menyebabkan dampak yang negatif terhadap lingkungan. Salah satu cara agar dapat menurunkan pencemar pada air limbah adalah dengan menggunakan eco enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan beban pencemaran air limbah domestik sebelum diolah dan setelah diolah dengan penambahan eco enzyme serta untuk menganalisis efektivitas beban pencemaran air limbah domestik  setelah ditambah eco enzyme. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Total Suspended Solid (TSS), warna, bau dan pH. Hasil dari penelitian fermentasi eco enzyme selama 3 bulan memiliki nilai pH 3,39 dengan bau asam segar buah dan berwarna coklat muda. Pengaruh perubahan fisik pada air limbah setelah ditambah eco enzyme ialah warna menjadi lebih cerah namun di hari ke 15 menjadi lebih gelap dikarenakan nilai TSS meningkat. Nilai TSS mengalami penurunan sebesar 46% dan 25% pada hari ke 10 dengan konsentrasi penambahan eco enzyme 10% dan 20%. Nilai perubahan TSS dari perlakuan yang sudah dilakukan lebih efektif ialah pemberian eco enzyme sebanyak 10% dengan waktu tinggal 10 hari dan pH sebanyak 10% dengan waktu tinggal 15 hari.
Edukasi Pemanfaatan Limbah UMKM Menjadi Kompos Melalui Metode Takakura Febrina, Laila; Cahyaputri, Bunga; Wulandari, Rd Yusia
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulan sampah organik dari aktivitas rumah tangga dan usaha mikro di sektor pangan masih didominasi pola pengelolaan “kumpul–angkut–buang”, sehingga berkontribusi terhadap beban tempat pemrosesan akhir dan potensi gangguan kesehatan di lingkungan padat penduduk. Teknologi komposting sederhana seperti metode Takakura dapat menjadi alternatif pengelolaan sampah organik skala kecil yang mudah diterapkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lima UMKM makanan binaan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Tangerang Selatan dalam mengelola sampah organik melalui penerapan komposter Takakura.Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan, demonstrasi pembuatan komposter, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre–test dan post–test yang dilengkapi observasi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, mitra belum memiliki skema pemilahan dan pengolahan sampah organik, serta seluruh responden belum mengenal metode Takakura. Setelah pelatihan dan pendampingan, seluruh butir pengetahuan pada post–test mengalami peningkatan hingga 100% jawaban benar. Perubahan sikap mitra yang lebih memandang sampah organik sebagai sumber daya. Kolaborasi Universitas Sahid dan BSI terbukti efektif sebagai model sinergi perguruan tinggi–lembaga keuangan dalam penguatan UMKM yang ramah lingkungan.
Analisis Nilai SO2 dan NO2 Cerobong Emisi pada Industri Peleburan Baja Kabupaten Bekasi Daningsih, Woro Wur; Wangitan, Roy; Febrina, Laila; khasanah, fata nidaul
Jurnal Jaring SainTek Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/5my8c492

Abstract

PT X operates in the steel smelting and rolling industry (Furnace & Steel Rolling). The purpose of this study is to examine the steel smelting production process at PT X that has the potential to generate emissions, to identify PT X’s emission control processes, to assess the measurement results of particulate, opacity, SO₂, and NO₂ parameters from steel smelting, and to analyze whether PT X’s emissions comply with the emission quality standards. Steel smelting activities are a major source of NOx, SOx, and particulate formation. The use of raw materials such as pig iron, cast iron, and hot briquetted iron, which contain sulfur levels ranging from 0.05–0.15%, serves as the main source of SOx emissions. The injection of pure nitrogen and pure oxygen into the electric arc furnace contributes to NOx emissions. The results of stack gas emission testing at PT X showed maximum levels of 47 mg/m³ for particulates, <20% for opacity, 76 mg/m³ for SO₂, and 11.49 mg/m³ for NO₂ during the period from the second quarter of 2024 to the first quarter of 2025.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI FOTHOVOLTAIC SURYA PADA KAWASAN AGRO-WISATA-HALAL (STUDI KASUS: MULYAHARJA & RANCAMAYA, BOGOR) MDD Maharani; Laila Febrina
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.51

Abstract

Dampak perang Rusia dan Ukraina mencakup di bidang energi, karena Rusia terkena sanksi sebagai penghasil minyak dan gas dalam jumlah besar. Transisi ke Energi Baru Terbaru pun digaungkan oleh sejumlah negara untuk mengurangi ketergantungan pada produk hidrokarbon Rusia. Untuk memanfaatkan potensi energi terbarukan energi surya tersebut, dikenal 2 (dua) macam teknologi yaitu: (i) Teknologi energi surya photovoltaic, dan (ii) Teknologi energi surya termal. Di sisi lain, permintaan energipunmeningkat terjadi di kawasan wisata terutama pada daerah-daerah dengan kondisi iradiasi matahari yang tinggi. Oleh sebab itu kombinasi energi berbahan bakar fosil dan panas surya menjadi alternatif strategi bagi Pengelola Wisata. Namun demikian, kebutuhan energi yang dibantu tenaga surya belum banyak digunakan di kawasan wisata, karena banyak hambatan antara lain tingginya biaya investasi teknologi surya. Tujuan penelitian: (i) Menginventarisasi komponen-komponen penting dan dibutuhkan dalampemanfaatan teknologi photovoltaic; (ii) Membuat desain dan merekomendasikan Pusat Listrik Tenaga Surya untuk konsumsi daya skala kecil dengan teknologi photovoltaic pada kawasan agro-wisata-halal. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan, tahap-1 mengiventarisasi data menghitung Kebutuhan Daya Listrik dan Kebutuhan Panel Surya. Tahap-2 menentukan Penggunaan dan Kapasitas Baterai. Tahap-3 menentukan Inverter dan Solar Charge Controler (SCC). Analisis yang digunakan perhitungan matematik. Desain PLTS konsumsi daya skala kecil dengan teknologi photovoltaic pada kawasan Agro Wisata dengan beban 3.500 Watt di lokasi agro-wisata, diperlukan peralatan sebagai berikut: (i) Panel surya sebanyak 30 buah (Wp = 35 Wp); (ii) Baterai sebanyak 74 pcs; (iii) Inventer sebesar 700 watt, serta (iv) SCC sebanyak 30 buah (10 A).
EVALUASI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH PT INDORAMA POLYCHEM INDONESIA TERHADAP ASPEK TEKNIS DAN KINERJA Ryan Hilda Saputra; Linda Noviana; Laila Febrina
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.434

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT Indorama Polychem Indonesia dievaluasi untuk menilai kinerjanya dalam mengolah air limbah industri agar memenuhi standar lingkungan. Evaluasi ini mencakup analisis kualitas efluen berdasarkan parameter suhu, pH, Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), serta kandungan zat pencemar lainnya seperti fenol total, krom total, amoniak total, sulfida, minyak, dan lemak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh parameter masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.16/2019. Efisiensi IPAL dalam menurunkan kandungan pencemar berkisar antara 75,00% hingga 81,05%, dengan efisiensi tertinggi pada parameter TSS dan efisiensi terendah pada parameter fenol total serta sulfida. Evaluasi desain menunjukkan bahwa beberapa unit pengolahan, seperti bak ekualisasi, clarifier, dan reaktor biologi, memiliki waktu detensi yang lebih lama dari standar desain yang direkomendasikan. Hal ini mengindikasikan kapasitas IPAL yang lebih besar dari kebutuhan aktual, sehingga terdapat peluang optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional. Untuk meningkatkan kinerja IPAL, direkomendasikan penyesuaian volume beberapa unit pengolahan, optimalisasi parameter operasional, serta pemantauan berkala agar sistem tetap berjalan optimal. Selain itu, pelatihan bagi operator IPAL diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan limbah. Dengan langkah-langkah ini, IPAL PT Indorama Polychem Indonesia diharapkan dapat terus beroperasi secara efisien dan memenuhi standar lingkungan yang berlaku.
Adoption of AI Driven Ecological Preaching Systems using SEM PLS Analysis Rusmiati, Elis Teti; Febrina, Laila; Sari, Yunita; Sakti, Essy Malays Sari
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 8 No 1 (2026): March
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v8i1.838

Abstract

This study investigates the factors influencing the acceptance of AI-based ecological preaching and its impact on individuals' intention for ecological awareness. Although AI has been widely applied in various fields, limited studies have examined its role in ecological preaching, indicating a research gap in understanding how technology-driven da’wah shapes environmental awareness. Leveraging a quantitative approach, the research employs structural equation modeling with partial least squares (SEM-PLS) using SmartPLS 4 to analyze data from 147 respondents. The proposed model examines the roles of Clarity of Information (CLR), Relevance (REL), Trust (TRUST), and Technology Suitability (SPFIT) as key determinants of Attitudes towards AI Da'wah (ATT), and subsequently, how these attitudes shape the Intention for Ecological Awareness (INT). Findings indicate that clarity of information, relevance, and trust in the AI system significantly influence attitudes toward AI-based preaching, with technology suitability also playing a crucial role. Furthermore, attitudes towards AI da'wah were found to be a strong predictor of individuals' intention to embrace ecological awareness. The main findings highlight the relevance of this study to sustainable development and digital ethics, offering valuable insights for developers and religious institutions. The results contribute to the growing literature on the intersection of AI, religion, and environmentalism, providing a foundational understanding of user acceptance in this emerging field.