Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Media Lembar Balik dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Stimulasi Produksi ASI Yulidian Nurpratiwi; Aprilina Sartika; Risti Tamara Tahanora; Beatrix Elizabeth; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52700

Abstract

Pemberian edukasi yang efektif pada ibu nifas sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi produksi ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media lembar balik dan media video terhadap pengetahuan ibu nifas tentang stimulasi produksi ASI serta membandingkan efektivitas kedua media. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest dua kelompok. Populasi dari 50 ibu nifas dengan tehnik total sampling, terbagi rata ke dalam kelompok lembar balik (n=25) dan kelompok video (n=25). Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitasnya melalui penilaian expert. Hasil analisis tidak berdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kedua kelompok setelah intervensi lembar balik (p = 0,001) dan video (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kelompok video lebih tinggi dibanding lembar balik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas, namun media video lebih efektif dibanding lembar balik dalam meningkatkan pemahaman mengenai stimulasi produksi ASI.
Deteksi Dini Faktor Risiko Stroke melalui Skrining Kesehatan dan Psikologis di Kampus Bukittinggi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Aria Wahyuni; Yasherly Bachri; Yuli Permata Sari; Anisa Sri Utami; Rista Nora; Rezi Prima; Ropika Ningsih; Marizki Putri
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8126

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko fisik maupun psikologis. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan faktor risiko stroke sering tidak terdeteksi sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini faktor risiko stroke melalui skrining kesehatan dan psikologis di Kampus Bukittinggi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, serta pengisian kuesioner terkait faktor psikologis, riwayat kesehatan, dan faktor risiko perilaku. Kegiatan diikuti oleh 69 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan masyarakat sekitar kampus. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta mengalami hipertensi derajat 1 (53,6%), kurang aktivitas fisik (47,8%), gangguan tidur (37,7%), kecemasan (30,4%), dan stres kronis (27,5%). Selain itu, ditemukan peserta dengan overweight, obesitas, serta prediabetes. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat kampus terhadap pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko stroke melalui penerapan gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Nurses’ Role in Culturally Sensitive Diabetes Care: A Scoping Review Aini Yusra; Aria Wahyuni; Abd Gafar; Yosi Suryarinilsih; Sri Dewi
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 2 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i2.1722

Abstract

Culturally sensitive care is essential in diabetes management, as cultural beliefs, language, family roles, and religious practices strongly shape health behaviors and outcomes. Nurses, through their close contact with patients, are uniquely positioned to deliver such care, yet their contributions remain underexplored in previous reviews. This scoping review aimed to map nurse-led culturally sensitive interventions in diabetes care, describe adaptation strategies, synthesize reported outcomes, and identify knowledge gaps. Guided by Arksey and O’Malley’s framework, enhanced by Levac et al., and aligned with PRISMA-ScR and the JBI Manual, a systematic search was conducted across PubMed, Scopus, CINAHL, ScienceDirect, ProQuest, and Google Scholar for English-language studies published between January 2015 and May 2025. Sixteen studies met the inclusion criteria. Nurse-led interventions included Diabetes Self-Management Education (DSME), family-centered programs, faith-based initiatives, mHealth follow-ups, and community-based culturally contextualized care. Strategies applied were language adaptation, religious and spiritual integration, dietary alignment with traditional foods, family and community engagement, and respect for local norms. Reported outcomes were consistently positive across behavioral, clinical, psychosocial, and knowledge domains. However, gaps persist, including underrepresentation of Southeast Asian and Indigenous populations, inconsistent measurement of psychosocial outcomes, minimal reporting on nurse training, and limited system-level integration. This review underscores the central role of nurses as cultural brokers in diabetes care and calls for embedding cultural competence in nursing education, clinical practice, and policy.
Exploring the Lived Experiences of Self-Care among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus in Indonesia: A Phenomenological Study Aria Wahyuni; Wiwit Febrina; Fauziah Rahmah Dewi; Rola Oktorina
Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10 Number 2 February 2026
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/icon.v10i2.44844

Abstract

Aims: This study aimed to explore the lived experiences of patients with type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) in Indonesia regarding their self-care practices and the influence of psychosocial, cultural, and spiritual factors in managing the disease. Methods: A qualitative phenomenological study was conducted using in-depth interviews with 15 purposively selected patients with T2DM from primary healthcare centers in Bukittinggi, Indonesia. Eligible participants had a T2DM diagnosis, no severe cognitive or functional impairment, and provided informed consent. Data were collected between December 2024 and March 2025 using semi-structured interviews and analyzed using Colaizzi’s seven-step method, with NVivo 12 used only for data management. Results: Six themes emerged: acceptance and meaning-making in the following of diagnosis, physical activity in daily life, strategies for blood glucose monitoring, medication adherence and herbal use, dietary management and challenges, and diabetic foot care practices Conclusion: Self-care among T2DM patients is deeply influenced by emotional resilience, spiritual values, and family roles. Tailored and culturally appropriate interventions are essential for enhancing diabetes management and long-term self-care in community settings.
Penyuluhan Kesehatan Mental Pada Anak Remaja Tentang Dampak Masalah Psikososial Pada Remaja Masa Kini di Sekolah Asasuldin Wittaya, Yala Thailand Yuli Permata Sari; Anisa Sri Utami; Aria Wahyuni; Rista Nora; Rezi Prima; Ropika Ningsih; Yasherly Bachri; Marizki Putri
Menara Pengabdian Vol 5, No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i2.7573

Abstract

Pada masa remaja, banyak terjadi perubahan biologis, psikologis maupun social. Tetapi umumnya proses pematangan fisik terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial). Beberapa jenis gangguan jiwa yang banyak terjadi pada masa remaja dapat menimbulkan kondisi negative dan berdampak terhadap masalah psikososial, seperti kecemasan, stress, depresi, gangguan bipolar, gangguan citra tubuh, harga diri rendah, bullying, tawuran, seks bebas bahkan penggunaan narkoba. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupaya memecahkan problematika atau permasalahan kompleks yang dihadapi komunitas kelompok tertentu dewasa ini, terutama pada kelompok masyarakat yaitu pada anak remaja yang sangat rentan dan mempunyai factor resiko. Sehingga Kesehatan mental pada anak remaja yang menjalani masa pembinaan di sekolah sangat penting ditingkatkan. Apabila tidak di tangani secara efektif dan efisien, eksistensi maka kejiwaannya akan terganggu yang tentunya berdampak negatif bagi anak remaja, keluarga dan masyarakat. Kegiatan PKM ini menggali lebih dalam kesehatan mental anak remaja. Adapun solusi yang ditawarkan oleh tim PKM dari program ini adalah memberikan penyuluhan dan pemberian edukasi tentang kesehatan mental. Peserta sasaran kegiatan yaitu anak remaja di sekolah Asasuldin Wittaya, Yala Thailand. Peserta kegiatan ini berjumlah sebanyak 58 orang anak remaja putri sekolah tingkat menengah atas. Metode PKM adalah pendampingan atau penyuluhan dilakukan oleh Tim Dosen Prodi Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Pelaksana kegiatan PKM dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2025. PKM berlangsung dan telah terprogram bekerjasama dengan Asosiasi Muhammadiyah Yala Thailand.