Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektivitas Senam Jantung Sehat Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Panti Sosial Karawang Beatrix Elizabeth; Aprilina Sartika; Previarsi Rahayu; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52654

Abstract

Peningkatan usia menyebabkan penurunan fungsi organ, termasuk sistem kardiovaskular, sehingga lansia lebih rentan mengalami hipertensi. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat diterapkan adalah senam jantung sehat, yang diketahui mampu meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, serta mencegah penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah, sehingga elastisitas pembuluh darah tetap terjaga terutama pada usia lanjut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam jantung sehat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pendekatan Two Group Pre-Post, melibatkan 40 lansia hipertensi yang dipilih melalui random sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga analisis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok intervensi, dengan tekanan darah sistolik turun dari 165,20 mmHg menjadi 153,65 mmHg dan diastolik dari 100,85 mmHg menjadi 92,95 mmHg (p < 0,001). Sementara itu, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa senam jantung sehat efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan hipertensi pada lansia.
Efektivitas Senam Kaki dan Akupresur Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: Studi Quasi-Eksperimen di PRSLU Karawang Aprilina Sartika; Yulidian Nurpratiwi; Lily Herlina; Nurhayati Nurhayati; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52655

Abstract

Lansia dengan Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 memiliki risiko tinggi mengalami ketidakstabilan kadar gula darah akibat penurunan fungsi fisiologis dan keterbatasan aktivitas fisik. Intervensi nonfarmakologis seperti senam kaki dan akupresur banyak digunakan, namun bukti komparatif mengenai efektivitas keduanya pada lansia institusional masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas senam kaki dan akupresur terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental two-group pre–post test dilakukan di PRSLU Karawang pada Mei–Juli 2025 dengan sampel 32 lansia DM tipe 2 yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi efektif menurunkan kadar gula darah, namun penurunan pada kelompok senam kaki lebih besar dibandingkan kelompok akupresur. Senam kaki menurunkan kadar gula darah rata-rata sebesar 42,31 mg/dL, sedangkan akupresur sebesar 3,87 mg/dL. Disimpulkan bahwa senam kaki dan akupresur efektif menurunkan kadar gula darah pada lansia dengan DM tipe 2, namun senam kaki memiliki efektivitas yang lebih besar dan lebih bermakna secara klinis. Senam kaki direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis utama dalam pengendalian glikemik pada lansia, khususnya di lingkungan institusional, sementara akupresur dapat digunakan sebagai terapi komplementer pendukung.
Pengaruh Media Lembar Balik dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Stimulasi Produksi ASI Yulidian Nurpratiwi; Aprilina Sartika; Risti Tamara Tahanora; Beatrix Elizabeth; Aria Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52700

Abstract

Pemberian edukasi yang efektif pada ibu nifas sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi produksi ASI dan mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media lembar balik dan media video terhadap pengetahuan ibu nifas tentang stimulasi produksi ASI serta membandingkan efektivitas kedua media. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest dua kelompok. Populasi dari 50 ibu nifas dengan tehnik total sampling, terbagi rata ke dalam kelompok lembar balik (n=25) dan kelompok video (n=25). Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitasnya melalui penilaian expert. Hasil analisis tidak berdistribusi normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan pada kedua kelompok setelah intervensi lembar balik (p = 0,001) dan video (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan pengetahuan pada kelompok video lebih tinggi dibanding lembar balik (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas, namun media video lebih efektif dibanding lembar balik dalam meningkatkan pemahaman mengenai stimulasi produksi ASI.
Exploring the Lived Experiences of Self-Care among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus in Indonesia: A Phenomenological Study Wahyuni, Aria; Febrina, Wiwit; Dewi, Fauziah Rahmah; Oktorina, Rola
Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10 Number 2 February 2026
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/icon.v10i2.44844

Abstract

Aims: This study aimed to explore the lived experiences of patients with type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) in Indonesia regarding their self-care practices and the influence of psychosocial, cultural, and spiritual factors in managing the disease. Methods: A qualitative phenomenological study was conducted using in-depth interviews with 15 purposively selected patients with T2DM from primary healthcare centers in Bukittinggi, Indonesia. Eligible participants had a T2DM diagnosis, no severe cognitive or functional impairment, and provided informed consent. Data were collected between December 2024 and March 2025 using semi-structured interviews and analyzed using Colaizzi’s seven-step method, with NVivo 12 used only for data management. Results: Six themes emerged: acceptance and meaning-making in the following of diagnosis, physical activity in daily life, strategies for blood glucose monitoring, medication adherence and herbal use, dietary management and challenges, and diabetic foot care practices Conclusion: Self-care among T2DM patients is deeply influenced by emotional resilience, spiritual values, and family roles. Tailored and culturally appropriate interventions are essential for enhancing diabetes management and long-term self-care in community settings.