Claim Missing Document
Check
Articles

Range Finding Test (RFT) Tanaman Canna indica Sebagai Penelitian Pendahuluan dalam Pengolahan Limbah Cair Industri Tahu Iga Ayu Wiratih; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah di salah satu industri tahu di Mojokerto memiliki kadar COD sebesar 4531 mg/L, TSS sebesar 380 mg/L dan pH sebesar 4,7. Nilai parameter tersebut tidak memenuhi baku mutu air limbah menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014. Alternatif pengolahan yang digunakan pada penelitian ini yaitu fitoremediasi mengunakan tanaman Canna indica yang telah melalui tahap propagasi, aklimatisasi dan RFT. Propagasi merupakan tahap awal dalam rangkaian pengolahan air limbah industri tahu. Tujuan dari proses RFT pada penelitan ini adalah untuk menganalisis kemampuan tumbuhan dalam menyerap polutan pada konsentrasi tertentu. Proses RFT berlangsung selama 4 hari dengan variasi air limbah yang diberikan pada tanaman yaitu 65%, 70%, 75%, 80%, dan 85%. Selama proses RFT air limbah mengalami kenaikan PH pada semua variasi konsentrasi dan suhu air limbah berada pada kisaran 31°C - 32°C, serta tanaman mengalami pertambahan tinggi sekitar 1-3 cm setiap harinya. Konsentrasi air limbah yang dipilih dari hasil RFT adalah konsentrasi 85% yang merupakan konsentrasi optimum yang bisa ditoleransi untuk tanaman Canna indica.
Analisis Seeding dan Aklimatisasi pada Anaerobic Baffled Reactor – Anaerobic Biofilter (ABR – AF) Livia Armesta; Mirna Apriani; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah domestik memiliki konsentrasi TSS dan COD sebesar 700 mg/L dan 2.857,6 mg/L yang dapat merusak keseimbangan ekosistem perairan. Nilai tersebut melebihi baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat menyisihkan konsentrasi TSS dan COD adalah anaerobic baffled reactor – anaerobic biofilter (ABR – AF). Salah satu faktor penting dalam proses batch seeding adalah keseimbangan antara bahan organik dan jumlah mikroorganisme (rasio F/M). Tujuan penelitian ini melakukan proses seeding dan aklimatisasi menggunakan ABR – AF hingga fluktuasi penyisihan konsentrasi COD <10%. Jenis lumpur yang digunakan sebagai media biakan tersuspensi adalah lumpur tangki septik dan media biakan tercelup adalah kaldness (K1). Seeding dilakukan selama 7 hari secara batch dan aklimatisasi selama 14 hari dengan proses feeding setiap 2 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan proses seeding mampu meningkatkan konsentrasi MLSS hingga 2.450 mg/L dan rasio F/M selama proses aklimatisasi berkisar 0,243 – 0,528 yang telah memenuhi standar untuk pengolahan biologis.
Analisis Emisi Karbon dari Aktivitas Pengelolaan Sampah di TPS 3R Kecamatan Ponorogo Anastasya Helmalia Putri; Ahmad Erlan Afiuddin; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Salah satu penyebab terjadinya pemanasan global yaitu emisi karbon yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah. Emisi karbon terdiri dari karbon dioksida (CO2) dan gas metana (CH4). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi karbon dari aktivitas pengelolaan sampah di TPS 3R yang ada di Kecamatan Ponorogo. Kecamatan Ponorogo merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Ponorogo yang terdapat banyak fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, dan kantor pemerintahan. Terdapat dua TPS 3R yang ada di Kecamatan Ponorogo yaitu TPS 3R Pasar Stasiun dan TPS 3R Jl. Sekar Putih. Perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menggunakan metode Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC) 2006. Hasil perhitungan emisi karbon dari aktivitas pengelolaan sampah di TPS 3R Pasar Stasiun sebesar 16,909 ton CO2eq/tahun dan TPS 3R Jl. Sekar Putih sebesar 13,778 ton CO2eq/tahun.
Analisis Kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Privat Eksisting dalam Menyerap Emisi CO2 di Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya Moh Hasan Haibatul Islam; Ahmad Erlan Afiuddin; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon dioksida (CO2) merupakan salah satu penyebab terjadinya global warming. Aktivitas permukiman seperti penggunaan bahan bakar memasak, penggunaan listrik, dan septic tank di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya menghasilkan emisi CO2 sebesar 67.280,10 ton/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya dalam menyerap emisi CO2 yang dihasilkan oleh Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis data menggunakan intensitas cahaya untuk menghitung laju serap CO2, sehingga bisa menentukan kemampuan serapan emisinya. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan RTH privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya masih belum bisa mengurangi 50% dari total emisi CO2 yang dihasilkan. RTH privat eksisting di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya mampu menyerap emisi sebesar 9.715,13 ton/tahun sehingga sisa emisi yang masih belum terserap sebesar 57.564,97 ton/tahun.
Studi Efektivitas Sistem Seeding Reaktor Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) Menggunakan Media Modifikasi Tutup Botol Bekas Vanessa Alfarizka Ranani; Ulvi Pri Astuti; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab air sungai tercemar yaitu dilakukannya pembuangan air limbah industri tahu ke badan airtanpa adanya pengolahan. Selain itu, perilaku konsumtif dalam membeli minuman kemasan botol plastik dapat meningkatkan jumlah timbulan sampah dari tutup botol plastik. Penelitian ini memanfaatkan tutup botol plastik bekas yang dimodifikasi dengan benang tampar sebagai media untuk menumbuhkan mikroorganisme yang kemudian dibandingkan dengan kinerja media komersial. Penelitian ini menggunakan variasi pada sistem seeding, yaitu sistem seeding batch dan sistem seeding batch-kontinu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas sistem seeding batch dan batch-kontinu media tutup botol bekas sebagai media biofilter pada reaktor Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Proses seeding dilakukan selama 14 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem seeding batch dengan media modifikasi tutup botol bekas mampu menurunkan konsentrasi COD dengan efisiensi sebesar 96,07%, sedangkan sistem seeding batch-kontinu menggunakan media modifikasi tutup botol bekas mampu menurunkan konsentrasi COD dengan efisiensi sebesar 84,14%. Kesimpulan penelitian ini yaitu sistem seeding batch mampu menurunkan pencemar COD lebih baik dari sistem seeding batch-kontinu. Hal tersebut membuktikan bahwa tutup botol bekas berpotensi digunakan sebagai media biofilter pada reaktor MBBR.
Analisis Efektivitas Tanaman Ekor Kucing (Typha latifolia) dalam Menurunkan Kadar Pencemar di Industri Minyak dan Gas dengan Fitoremediasi Resikulasi 40% dan 60% Devi Regina Sari; Ulvi Pri Astuti; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air terproduksi pada IPAL industri migas mengandung kadar pencemar berupa COD, TDS, serta Minyak dan Lemak yang melebihi baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Limbah Usaha Dan/Atau Kegiatan Minyak dan Gas Serta Panas Bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman dan variasi resirkulasi yang terbaik dalam menurunkan kadar pencemar. Adapun tahapan yang dilakukan yaitu propagasi, aklimatisasi, range finding test, dan fitoremediasi resirkulasi 40% dan 60% scara kontinyu. Hasilnya adalah tanaman Typha latifolia pada reaktor resirkulasi 40% dapat meremoval COD sebesar 50,28%, TDS sebesar 35,9%, serta Minyak dan Lemak sebesar 30%. Sedangkan tanaman Typha latifolia pada reaktor resirkulasi 60% dapat meremoval COD sebesar 36,91%, TDS sebesar 19,6%, serta Minyak dan Lemak sebesar 20%.
Penyisihan Kadar COD, TSS, dan Minyak Lemak Limbah Cair Industri Batik Dengan Metode Fitoremdiasi Lindayani Lindayani; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Pewarnaan dan pencelupan kain batik merupakan sumber pencemaran lingkungan akibat pewarna sintetis yang digunakan. Kandungan limbah batik seperti COD,TSS dan Minyak lemak yang tinggi menjadi penyebab pencemaran lingkungan. Salah satu upaya pengololaan yang dapat dilakukan yaitu dengan fitoremediasi Sistem Free Water Surface. Fitoremediator yang digunakan dalam penelitian ini adalah T. Latifolia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan T.latifolia terhadap penyisihan kadar COD, TSS, dan Minyak Lemak dalam limbah batik, penelitian dilakukan selama 15 hari. Air limbah yang digunakan adalah efluen dari salah satu industri batik di Sidoarjo, dengan konsentrasi awal COD sebesar 1.039 mg/l, TSS sebesar 100 mg/l, dan minyak lemak sebesar 30 mg/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman T. latifolia dapat menyisihkan parameter COD dengan efisiensi 73%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 280 mg/l; parameter TSS dengan efisiensi 82,8%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 50 mg/l; dan parameter minyak lemak dengan efisiensi 95%, menghasilkan konsentrasi akhir sebesar 1,5 mg/l.
Pengaruh Typha angustifolia dalam Menurunkan Kadar COD dan TSS Limbah Cair Industri Tahu Alya Andien Sajidah; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi tahu di Kabupaten Jombang menghasilkan air limbah dengan kadar COD dan TSS yang melebihi baku mutu yaitu sebesar 7.299 mg/L dan 426 mg/L. PERMENLH No. 5 Tahun 2014 menyatakan kadar pencemar COD dan TSS untuk industri pengolahan kedelai maksimal sebesar 300 mg/L dan 200 mg/L. Alternatif pengolahan menggunakan fitoremediasi metode free water surface dengan tanaman Typha angustifolia. Tanaman ini dipilih karena memiliki akar serabut yang lebat sehingga tanaman dapat menyerap lebih banyak zat hara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh Typha angustifolia terhadap penyisihan COD dan TSS pada limbah cair industri tahu. Penelitian ini menggunakan sistem kontinu dengan waktu kontak 15 hari. Hasil akhir konsentrasi COD dan TSS dengan waktu kontak 15 hari menunjukkan nilai sebesar 1.479,5 mg/L dan 45 mg/L.
Fitoremediasi Limbah Cair Industri Minyak dan Gas dengan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dengan Resirkulasi 40% dan 60% Syafinda Mulia Chairin Nisa; Ulvi Pri Astuti; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi minyak dan gas bumi bermanfaat ekonomi bagi Indonesia, namun juga menyebabkan polusi lingkungan di setiap tahap prosesnya. Air terproduksi dari industri MIGAS mengandung konsentrasi BOD5 172 mg/L, COD 363 mg/L, minyak dan lemak 8 mg/L, dan TDS 12.860 mg/L. Pengolahan lanjutan diperlukan untuk mengurangi kadar pencemar tersebut. Penelitian ini menguji efektivitas tanaman Echhornia crassipes dengan variasi resirkulasi 40% dan 60%. Penelitian melibatkan empat tahapan: propagasi, aklimatisasi, Range Finding Test (RFT), dan fitoremediasi menggunakan sistem resirkulasi kontinu. Hasil penelitian menunjukkan penyisihan terbaik TDS dan miyak lemak pada resirkulasi 40% dan COD pada resirkulasi 60% dengan penurunan signifikan
Analisis Variasi Metode Seeding pada Reaktor Biofilter Ferisa Jenisa Putri; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kerupuk yang berkembang bisa berdampak negatif pada lingkungan sekitar. Proses produksi pada industri kerupuk dapat menghasilkan air limbah dengan konsentrasi polutan melebihi baku mutu yang dialirkan langsung ke badan air, sehingga perlu adanya pengolahan air limbah yang tepat untuk permasalahan tersebut. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan yaitu pengolahan biofilter. Pada pengolahan biofilter terdapat proses seeding yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja biofilter. Hal tersebut dikarenakan proses seeding berfungsi sebagai pembiakkan mikroorganisme. Mikroorganisme yang tumbuh pada proses seeding dapat mereduksi kandungan organik seperti COD pada air limbah. Tujuan penelitian ini menentukan efisiensi penyisihan COD berdasarkan seeding metode batch dan batch-kontinyu. Media yang digunakan pada penelitian yaitu media bioball. Parameter yang diukur yaitu pH, suhu, dan COD. Hasil penelitian menunjukkan proses seeding sistem batch-kontinyu memiliki efisiensi penyisihan COD lebih tinggi dari pada proses seeding sistem batch. Proses seeding secara batch efisiensi penyisihan COD mencapai 61,60% dan seeding secara batch-kontinyu efisiensi penyisihan COD mencapai 62,21%. Proses seeding berakhir ditandai terbentuknya biofilm pada permukaan media dengan ciri-ciri munculnya lapisan berwarna hitam kecoklatan serta tidak mudah terlepas dari media. Mikroorganisme yang tumbuh pada proses seeding berada dalam rentang kisaran pH 5,5 – 8 dan suhu 25? - 35?.
Co-Authors Adhi Setiawan Adhi Setiawan Aditya Kresna Putra Agus Khumaidi Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Randi Taufiqussyakir Alma Vita Sophia alvin vafik prihatomo Alya Andien Sajidah Am Maisarah Am Maisarah Disrinama Amelia Novitrie, Nora Anastasya Helmalia Putri Annisa Nikmatul Lathifah Arief Nugroho Arwinda Praditasari Aulia Aminatul Ula Aulia Della Cornellia Aulia Della Cornellia Aulia Nadia Rachmat Aviantari, Maura Diza Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Adhiwangsa Bambang Antoko Bella Naziel Iqmalia Bhagaskara Cipta Linuwih Bhagaskara Cipta Linuwih Danang Hadi Danang Hadi Suhadak Denny Dermawan Denny Dermawan Denny Dermawan Devi Regina Sari Devina Puspita Sari Dewi Kurniasih Dwi Pradevi Yuniarta Erlan Afiuddin, Ahmad Fadilla, Laras Nur Fajrin, Roihana Fani Firmansyah Fatmawati, Meilinda Eka Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Ferisa Jenisa Putri Fipka Bisono Firda Dwi Rahmadhani Gigih Alam Pambudi Gusma Hamdana Putra Hayati, Debby Zintya Iga Ayu Wiratih Ika Erawati Imam Hambali Azhori Ina Hafidah Affan Inayatul Wulandari Jannah, Nabillah Rodhifatul Kemala Diaz Maharani Lina Indawati LINDAYANI LINDAYANI Lingga Manunggal Bhakti Livia Armesta Luqman Cahyono Luqman Cahyono Lutfi Wicaksono M. Abdulloh Azam Mar’atus Sholihah Maura Diza Aviantari Mey Rohma Dhani Mikail Rahmadnegara Mirna Apriani Moch Luqman Ashari Mochammad Choirul Rizal Moh Hasan Haibatul Islam Mohammad Irfan Hidayat Muhammad Abdulloh Azam Muhammad Husain Alwi Muhammad Rizqy Dwi Aditya Muhammad Wahyu Ramadhany Nabillah Rodhifatul Jannah Nindyapuspa, Ayu Nisa Bella Ainindia Nora Amelia Novitrie Novi Eka Mayangsari Nyoto Sulistiyo Prasetyo, Dafit Ari Putri, Anindya Taffana Rabbani Rifqi Fannani Rachma Dinihaque Pristantia Putri Rafi Narariya Ramadhan Rahayu Mekar Bisono, Rahayu Mekar Ramadhani, Dhiya’ Arnada Renanda Nia Ria Rismawati Ryan Yudha Adhitya Savira Laily Hendriatiningsih Sekarsari Wibowo Setiani, Vivin Setiawan, Shinta Dewingga Setyawati, Emeralda Eka Putri Sholikah, Umi Syafinda Mulia Chairin Nisa Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dewi Tarikh Azis Ramadani Tarikh Aziz Ramadani Tia Amelia Tri Utami Utami Dewi, Tanti Vanessa Alfarizka Ranani Vannisa Ayu Marcellia Violita, Elvira Anne Vivian Zuraida Atiqoh Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Yesica Novrita Devi