Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penurunan Kadar COD, TSS, Minyak dan Lemak Menggunakan Metode Fitoremediasi dengan Tanaman Eceng Gondok Muhammad Rizqy Dwi Aditya; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri batik mengandung senyawa beracun yaitu zat warna yang berasal dari air cucian proses pewarnaan. Limbah cair industri batik mempunyai konsentrasi kadar COD sebesar 936 mg/L, kadar TSS sebesar 185 mg/L, pH sebesar 8, kadar lemak sebesar 22 mg/L. Parameter tersebut melebihi baku mutu yang sudah ditetapkan pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Usaha Dan/atau Kegiatan Industri Tekstil. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efisiensi penyisihan parameter COD, TSS dan Minyak lemak limbah industri batik menggunakan tanaman Eceng gondok dengan sistem kontinu. Tahapan yang dilakukan selama penelitian ini yaitu propagasi, aklimatisasi, range finding test (RFT), dan fitoremediasi. Hasil dari penelitian ini adalah tanaman Eceng gondok dapat menyisihkan parameter COD sebesar 80% dengan konsentrasi akhir 189 mg/L, parameter TSS sebesar 84% dengan konsentrasi akhir 30 mg/L, dan parameter Minyak lemak 95% dengan konsentrasi akhir 30 mg/l.
Pemanfaatan PLTS sebagai Strategi Energi Bersih dan Hemat Biaya pada Masjid Bahrul Ulum Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Aulia Della Cornellia; Vivin Setiani; Ulvi Priastuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya off-grid pada Masjid Bahrul Ulum di lingkungan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya sebagai upaya mendukung transisi energi bersih di sektor pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan fokus pada aspek finansial dan lingkungan dari penerapan PLTS. Perhitungan mencakup kapasitas sistem, biaya, dan potensi reduksi emisi karbon. Secara teknis, sistem dirancang menggunakan 14 panel surya berkapasitas masing-masing 555 Wp, inverter 12 kW, dan 10 baterai 48V/100Ah, dengan total daya tahunan sebesar 17.016,3 kWh. Dari sisi finansial, sistem ini mampu menghemat biaya listrik tahunan sebesar Rp13.096.595,20 dengan estimasi payback period selama 16,3 tahun. Secara lingkungan, penggunaan PLTS ini diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 14,804 ton CO? per tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PLTS di lingkungan kampus tidak hanya layak secara teknis dan ekonomis, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pengurangan emisi karbon, serta dapat dijadikan model bagi pengembangan energi terbarukan di sektor pendidikan.
Efektivitas Penggunaan Biokoagulan Biji Alpukat (Persea americana m.) dalam Menurunkan Kadar COD danTSS pada Air Limbah Industri Tahu Nisa Bella Ainindia; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri tahu merupakan salah satu sumber pencemar pada badan air. Beban pencemar pada air limbah industri tahu mengandung kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Total Suspended Solid (TSS) yang dapat merusak lingkungan jika tidak ditangani dengan metode yang tepat. Salah satu metode untuk mengurangi beban pencemar tersebut dapat dilakukukan melalui koagulasi-flokulasi dengan biokoagulan yang ramah lingkungan seperti biji alpukat. Senyawa tanin yang terdapat dalam biji alpukat dapat dimanfaatkan dalam proses koagulasi dan flokulasi untuk mengolah air limbah. Pembuatan ekstrak tanin biji alpukat dilakukan melalui metode maserasi dengan menggunakan pelarut ethanol 96%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan biokoagulan ekstrak tanin biji alpukat pada air limbah industri tahu. Dosis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan variasi 16,32 mg/L, 20,04 mg/L, dan 24,48 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biokoagulan biji alpukat dengan dosis 16,32 mg/L memiliki efisiensi penyisihan optimum dengan persentase penurunan kadar COD 0,5% dan TSS 88,96%.
Analisis Pengaruh Waktu Kontak dan Konsentrasi Awal dalam Efisiensi Penyisihan Logam Berat Cu Vannisa Ayu Marcellia; Ulvi Pri Astuti; Ria Rismawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya aktivitas industri dapat menimbulkan dampak, baik dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif yang umum ditimbulkan dari aktivitas industri adalah permasalahan limbah cair. Limbah cair yang dihasilkan dapat menyebabkan kontaminasi sumber daya air dan pencemaran lingkungan oleh logam berat salah satunya Cu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas adsorben nanokristal selulosa – Fe3O4 dalam menurunkan kadar zat logam berat Cu melalui pendekatan metode uji statistik Anova One Way. Variasi waktu kontak pada penelitian ini adalah 20, 40, 60, 80 dan 100 menit. Sedangkan untuk variasi konsentrasi awal yang digunakana adalah 50, 100, 150, 200 dan 250 ppm. Tahapan analisis statistik dengan uji Anova One-Way ini menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk sedangkan uji homogenitas menggunakan levene test. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh efisiensi adsorpsi Cu(II) pada kedua variasi. Dari hasil pengujian statistik nilai p- value < 0,05 diketahui pengaruh konsentrasi awal optimum yaitu 50 ppm dengan efisiensi penyisihan 87% dan waktu kontak optimum yaitu 100 menit dengan efisiensi penyisihan 90%.
Perbandingan Efektivitas Media Biofilter Aerobik dalam Mengolah Air Limbah Industri Pangan: Studi Kasus Limbah Industri Kerupuk dan RPH Danang Hadi Suhadak; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani; Ahmad Erlan Afiuddin; Ferisa Jenisa Putri
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah dari industri pangan, seperti kerupuk dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), mengandung tingkat COD dan TSS yang melebihi baku mutu, sehingga memerlukan proses pengolahan efektif. Pengolahan dengan sistem biofilter aerob merupakan salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan. Efektivitas pengolahan dengan biofilter aerob dapat dipengaruhi oleh jenis media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas media biofilter aerob yaitu bioball, Kaldnes, dan tutup botol bekas modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan. Tahapan penelitian diawali dengan proses seeding untuk menambah kuantitas bakteri dan aklimatisasi untuk mengadaptasikan bakteri. Tahap penelitian utama dilakukan secara kontinu dengan waktu detensi 8 jam. Hasil penelitian utama menunjukkan media tutup botol bekas memiliki efisiensi tertinggi, yakni penurunan COD sebesar 92,9 – 94,6?% dan TSS sebesar 89,1 – 98,1?%, diikuti media Kaldnes (COD 83,3 – 85,9?%; TSS 82,6 – 95,0?%) dan bioball (COD 72,5 – 73,3?%; TSS 82,4 – 92,5?%). Media tutup botol juga memiliki luas permukaan spesifik terbesar (713?m²/m³) dan biaya paling rendah. Kesimpulannya, media tutup botol bekas adalah alternatif paling efektif dan ekonomis untuk biofilter aerob pengolahan air limbah industri pangan.
Analisis Pengaruh Konsentrasi Awal dan Temperatur dalam Penyerapan Pewarna Kationik dengan Adsorben Schiff Base Magnetic menggunakan Metode One Way ANOVA Savira Laily Hendriatiningsih; Ulvi Pri Astuti; Tarikh Aziz Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pewarna kationik seperti methylene blue memiliki sifat karsinogenik, sulit terdegradasi secara biologis, dan dapat merusak ekosistem air. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat mereduksi kotaminasi methylene blue adalah dengan adsorpsi. Adsorpsi merupakan metode yang banyak diaplikasikan untuk mengolah limbah pewarna. Banyaknya faktor yang mempengaruhi dalam proses adsorpsi, perlu dilakukan analisis lebih lanjut untuk menganalisis pengaruhnya terhadap penyerapan methylene blue. Analisis secara statistika untuk mengidentifikasi adanya pengaruh variasi adsorpsi terhadap hasil penyerapan methylene blue dapat menggunakan metode one way ANOVA. Analisis ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh konsentrasi awal, dan temperatur terhadap penyerapan methylene blue. Uji normalitas dan uji homogenitas dilakukan sebagai prasyarat sebelum melakukan uji ANOVA. Pengambilan keputusan terkait adanya pengaruh variasi adsorpsi terhadap hasil penyerapan methylene blue dianalisis berdasarkan nilai signifikansi (p-value) dari hasil uji ANOVA. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan nilai signifikansi (p-value) di bawah 0,05, sehingga hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Terdapat keterkaitan antara variabel bebas dan variabel terikat, perbedaan konsentrasi awal, dan temperatur memengaruhi proses penyerapan methylene blue.
Inventarisasi Jejak Karbon dari Penggunaan LPG, Listrik, dan Septic Tank di Wilayah Permukiman Kecamatan Gombong, Kebumen alvin vafik prihatomo; Ulvi Pri Astuti; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Gombong merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua di Kebumen. Tingkat konsumsi energi rumah tangga juga meningkat dan berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap emisi karbon dioksida (CO?). Aktivitas rumah tangga seperti penggunaan listrik, bahan bakar memasak (LPG), serta septic tank menjadi sumber utama emisi yang dihasilkan. Peningkatan emisi CO? ke atmosfer dapat memicu efek gas rumah kaca yang berdampak pada kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran emisi karbon di Kecamatan Gombong. Sampel rumah tangga dikategorikan menjadi empat, yaitu rumah tipe A, B, C, dan RTLH, dengan perhitungan menggunakan metode IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) yang mengacu pada faktor emisi dari penggunaan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata emisi CO? yang dihasilkan rumah tipe A sebesar 0,0742 g/detik, rumah tipe B 0,0500 g/detik, rumah tipe C sebesar 0,0420 g/detik, dan rumah tipe RTLH sebesar 0,0260 g/detik dengan total emisi CO? di Kecamatan Gombong mencapai sekitar 807,6005 g/detik.
Analisis Warna dan Tekstur Kompos Variasi Limbah Organik serta Penambahan MOL Bonggol Pisang dengan Metode Larvacomposting Ina Hafidah Affan; Ulvi Pri Astuti; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya timbulan sampah organik rumah tangga, khususnya sisa makanan dan lumpur tinja, menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Pengomposan dengan larva Black Soldier Fly (BSF) dan penambahan mikroorganisme lokal (MOL) dari bonggol pisang menjadi alternatif pengolahan limbah organik yang efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan warna dan tekstur kompos sebagai indikator kualitas fisik dan kematangan kompos. Variasi bahan yang digunakan meliputi 100% sampah makanan, 50% sampah makanan dan 50% lumpur tinja, serta 50% sampah makanan dan 50% kotoran kambing. Penambahan MOL bonggol pisang pada tiga tingkat konsentrasi, yaitu 0 mL, 40 mL, dan 80 mL. Masing-masing variasi bahan dikomposkan dalam reaktor berukuran 43 cm × 33 cm × 18 cm. Hasil menunjukkan bahwa seluruh reaktor menghasilkan kompos berwarna kehitaman sesuai SNI 19-7030-2004 pada hari ke-15, meskipun reaktor dengan lumpur tinja menunjukkan tekstur yang masih basah. Hal ini mengindikasikan bahwa kadar air tinggi dapat memperlambat kematangan kompos.
Co-Authors Adhi Setiawan Adhi Setiawan Aditya Kresna Putra Agus Khumaidi Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Randi Taufiqussyakir Alma Vita Sophia alvin vafik prihatomo Alya Andien Sajidah Am Maisarah Am Maisarah Disrinama Amelia Novitrie, Nora Anastasya Helmalia Putri Annisa Nikmatul Lathifah Arief Nugroho Arwinda Praditasari Aulia Aminatul Ula Aulia Della Cornellia Aulia Della Cornellia Aulia Nadia Rachmat Aviantari, Maura Diza Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Adhiwangsa Bambang Antoko Bella Naziel Iqmalia Bhagaskara Cipta Linuwih Bhagaskara Cipta Linuwih Danang Hadi Danang Hadi Suhadak Denny Dermawan Denny Dermawan Denny Dermawan Devi Regina Sari Devina Puspita Sari Dewi Kurniasih Dwi Pradevi Yuniarta Erlan Afiuddin, Ahmad Fadilla, Laras Nur Fajrin, Roihana Fani Firmansyah Fatmawati, Meilinda Eka Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Ferisa Jenisa Putri Fipka Bisono Firda Dwi Rahmadhani Gigih Alam Pambudi Gusma Hamdana Putra Hayati, Debby Zintya Iga Ayu Wiratih Ika Erawati Imam Hambali Azhori Ina Hafidah Affan Inayatul Wulandari Jannah, Nabillah Rodhifatul Kemala Diaz Maharani Lina Indawati LINDAYANI LINDAYANI Lingga Manunggal Bhakti Livia Armesta Luqman Cahyono Luqman Cahyono Lutfi Wicaksono M. Abdulloh Azam Mar’atus Sholihah Maura Diza Aviantari Mey Rohma Dhani Mikail Rahmadnegara Mirna Apriani Moch Luqman Ashari Mochammad Choirul Rizal Moh Hasan Haibatul Islam Mohammad Irfan Hidayat Muhammad Abdulloh Azam Muhammad Husain Alwi Muhammad Rizqy Dwi Aditya Muhammad Wahyu Ramadhany Nabillah Rodhifatul Jannah Nindyapuspa, Ayu Nisa Bella Ainindia Nora Amelia Novitrie Novi Eka Mayangsari Nyoto Sulistiyo Prasetyo, Dafit Ari Putri, Anindya Taffana Rabbani Rifqi Fannani Rachma Dinihaque Pristantia Putri Rafi Narariya Ramadhan Rahayu Mekar Bisono, Rahayu Mekar Ramadhani, Dhiya’ Arnada Renanda Nia Ria Rismawati Ryan Yudha Adhitya Savira Laily Hendriatiningsih Sekarsari Wibowo Setiani, Vivin Setiawan, Shinta Dewingga Setyawati, Emeralda Eka Putri Sholikah, Umi Syafinda Mulia Chairin Nisa Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dewi Tarikh Azis Ramadani Tarikh Aziz Ramadani Tia Amelia Tri Utami Utami Dewi, Tanti Vanessa Alfarizka Ranani Vannisa Ayu Marcellia Violita, Elvira Anne Vivian Zuraida Atiqoh Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Yesica Novrita Devi