p-Index From 2021 - 2026
12.84
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kewarganegaraan
Dinie Anggraenie Dewi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 111 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINJAU SEJAUH MANA IMPLEMENTASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI Shofi Nurul Hikmah; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1745

Abstract

AbstrakPenelitian ini lebih menekankan kepada sejauh mana capaian pendidikan kewarganegaraan di dalam bentuk implementasi mahasiswa di kehidupan sehari-harinya. Berdasarkan hasil penelitian yang penu- lis lakukan dengan judul “Meninjau Sejauh Mana Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pen- didikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Mahasiswa PGSD UPI Cibiru)” dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1) Dari 18 responden mahasiswa PGSD UPI Ci- biru ternyata dalam prakteknya sudah banyak dan mengetahui mengenai kajian materi di dalam mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. 2) Namun, dalam bentuk implementasinya dirasa masih sangat kurang dalam kehidupan sehari-harinya. 3) Selain itu, di dapatkan data bahwa para mahasiswa menilai penting sekali pendidikan karakter untuk diberikan pada jenjang yang diampunya. Dengan demikian, orientasi pendidikan kewarganegaraan dalam proses pendidikan karakter bagi mahasiswa ini penting untuk selalu ditanamkan dan diberikan pengarahan. Tujuan ini dapat dicapai jika terjadi bentuk kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan dan mahasiswa itu sendiri.Kata kunci: pendidikan karakter, mahasiswa, nilai pendidikan kewarganegaraan. AbstractThis research emphasizes the extent of the achievements of civic education in the form of student imple- mentation in their daily lives. Based on the results of research conducted by the author with the title "Re- viewing the extent to which the implementation of character education values through citizenship educa- tion in higher education (Analytical Descriptive Study of PGSD UPI Cibiru students)" can be taken as fol- lows: 1) Out of 18 respondents of PGSD UPI Cibiru students, it turns out that in practice already many and know about material studies in civic education courses. 2) However, in the form of implementation, it is still lacking in daily life. 3) In addition, obtain data that students assess the importance of character education to be given at the level they are attending. Thus, the orientation of civic education in the character educa- tion process for students is important to always be instilled and given direction. This goal can be achieved if there is a form of cooperation between the government, educational institutions and the college students. Key Words: character education, college students, the value of civic education.
PENGEMBANGAN NILAI MORAL PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Natasya Febrianti; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1772

Abstract

AbstrakMoral adalah ukuran baik buruk seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara. Sedangkan pendidikan moral adalah pendidikan untuk menjadikan anak manusia bermoral baik dan manusiawi. Tulisan ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang menanamkan nilai moral peserta didik melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan serta dapat mengetahui definisi-definisi dari moral, pendidikan moral dan pendidikan moral pada anak. Metode peneletian yang dipakai adalah menggunaakan metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah–masalah penelitian. Kesimpulan dari tulisan ini adalah pembentukan moral peserta didik tidak hanya dari pelajaran-pelajaran lain saja namun dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga ikut serta berperan dalam pembentukan moral perserta didik.Kata Kunci: moral, warga negara, pendidikan moral, pendidikan kewarganegaraan. AbstractMoral is a measure of the good and bad of a person, both as a person and as a citizen, and a citizen. Meanwhile, moral education is education to make human children morally good and humane. This paper aims to provide an overview of instilling moral values in students through civic education and knowing the definitions of moral, moral education and moral education in children. The research method used is to use a literature review research method or literature study which contains theoretical theories that are relevant to research problems. The conclusion of this paper is that the moral prescription of students is not only from class lessons, but in Citizenship Education lessons also participate in the moral ordering of students.Keywords: moral, citizen, moral education, civic education.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGIMPLEMENTASIAN PENDIDIKAN KARAKTER Desnita Fitriani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1840

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan analisis kritis terhadap literatur yang relevan untuk membangun peran Pendidikan karakter. Pendidikan karatkter merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membentuk karakter generasi muda. Situasi generasi muda di Indonesia saat ini dalam posisi yang sangat mengganggu. Berbagai kasus yang melibatkan generasi muda semakin meningkat dan menunjukkan bahwa ada kerusakan moral, yang menunjukkan bahwa generasi muda tidak memiliki karakter yang baik lagi, untuk itu diperlukan pendidikan karakter. salah satu sarana untuk mewujudkannya untuk generasi mendatang yaitu dengan dilakukan melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Harapan dari pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat meremajakan karakter siswa yang lambat laun merosot agar sejalan dengan nilai Pancasila.Kata Kunci: Pendidikan, karakter, Pendidikan Kewarganegaraan. AbstractThis study is a critical analysis of relevant literature to build the role of character education. Character education is one of the right choices to shape the character of the younger generation. The current situation of the younger generation in Indonesia is in a very disturbing position. Various cases involving the younger generation are increasing and show that there is moral damage, which shows that the younger generation does not have a good character anymore, for that character education is needed. One of the means to make it happen for future generations is through Citizenship Education. The hope of learning Citizenship Education can rejuvenate the character of students who gradually decline to be in line with the values of Pancasila.Keywords: Education, character, Citizenship Education.
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN JIWA NASIONALISME Varina Handayani; Dinie Anggraenie Dewi; Yayang Furi Furnamasari
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i2.2096

Abstract

AbstrakGlobalisasi merupakan proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan pemikiran yang baru serta perubahan kepribadian manusia. Globalisasi memiliki dampak yang baik dan juga tidak baik sehingga kita harus dapat memilah mana yang baik dan dapat dicontoh serta membuang hal-hal yang tidak baik. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak suku dan juga kebudayaan, pada saat ini kebudayaan yang telah lama ada mulai terkikis seiring berjalannya waktu itu dan juga merupakan salah satu dampak dari globalisasi, maka dari itu kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan nasional, melestarikan kebudayaan nasional, serta meningkatkan jiwa nasionalisme.Kata Kunci: Globalisasi, Permainan Tradisional, Nasionalisme AbstractGlobalization is a process of developing science and technology to produce new thoughts and changes in human personality. Globalization has both good and bad impacts, so we must be able to sort out what is good and can be imitated and discard things that are not good. Indonesia is an archipelagic country that has many tribes and cultures, at this time the culture that has existed for a long time is starting to erode over time and is also one of the impacts of globalization, therefore we as Indonesian citizens must be able to increase our love for national culture , preserving national culture, and increasing the spirit of nationalism.Keywords: Globalization, Traditional Games, Nationalism
PENGARUH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MUDA Shafarina Nidaul Aulia; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1354

Abstract

AbstakKeberadaan suatu negara diakui berdasarkan karakter yang dimilikinya. Hanya negara yang memiliki karakter kuat dan mendalam yang mempu menunjukkan bangsanya sebagai bangsa yang merdeka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan memberika gambaran mengenai pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan dalam membangun karakter generasi muda dan pengimplemen-tasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey menggunakan kuisioner. Informan penelitian yaitu siswa dan Mahasiswa berusia 17 sampai dengan 20 tahun. Hasil penelitian menunjukkan jika pengimplementasian karakter yang terbentuk dari Pendidikan Kewarganegaraan telah berhasil dilakukan oleh generasi muda. Beberapa karakter yang dituju adalah religius, demokratis, disiplin juga bertanggung jawab, berpikir kritis, dan peduli sesama.Kata kunci: Pendidikan Kewarganegaraa, karakter, generasi muda AbstractThe existence of a country is recognized based on its character. Only a country that has a strong and deep character is able to show its nation as an independent nation. Thus, this study aims to provide an overview of the influence of Citizenship Education in building the character of the younger generation and its implementation in everyday life. The research method used a qualitative approach with a survey method using a questionnaire. Research informants were students and students aged 17 to 20 years. The results show that the implementation of the characters formed from Citizenship Education has been successfully carried out by the younger generation. Some of the targeted characters are religious, democratic, disciplined as well as responsible, critical thinking, and caring for others.Key words : Citizenship education, character, young generation
IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DAN DI MASYARAKAT An Nisaa'an Najm Al Inu; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1383

Abstract

AbstarakPendidikan di Indonesia sangatlah beragam dari yang mengenal agama, ilmu sosial, ilmu alam dan masih banyak lagi, tetapi ada satu Pendidikan yang sangat dan harus di pahami seluruh siswa dan siswi yang ada di Indonesia yaitu pendidikan Kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan adalah salah satu mata pelajaran yang memfokuskan pda pembentukaan karakter warganegaranya yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga Negara Indonesia yang cerdas, terampil dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Dalam memahami pendidikan Kewarganegaraan secarah utuh dan baik serta menyeluruh sebagai suatu bidang kajian yang memepelajari kependidikan perlu dilakukannya analisis terhadap berbagai dimensi yang kini melekat padanya.Sebagai mata pelajaran di sekolah pendidikan Kewarganegaraan telah mengalami perkembangan yang fluktuatif, baik dalam kemasan maupun substansinya.Kata kunci: Pendidikan  kewarganegaraan, Pancasila, Pendidik AbstractEducation in Indonesia is very diverse, from those familiar with religion, social sciences, natural sciences and many more, but there is one education that is very and must be understood by all students and students in Indonesia, namely Citizenship education. Citizenship Education is one of the subjects that focuses on building the character of its citizens who understand and are able to carry out their rights and obligations to become smart, skilled and character Indonesian citizens mandated by Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Understanding Citizenship education as a whole and well and comprehensively as a field of study that studies education, it is necessary to conduct an analysis of the various dimensions that are now attached to it. As a subject in schools Citizenship education has experienced fluctuating developments, both in its packaging and in its substance.Keywords: Citizenship education, Pancasila, Educators
PENTINGNYA IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA AGAR TIDAK TERJADI PENYIMPANGAN DALAM MASYARAKAT LUAS Aulia Nur Hakim; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1391

Abstract

AbstrakKurangnya kesadaran pengimplementasian nilai pancasila dalam kehidupan masyarakat membuat ideology pancasila tersisihkan. Penyimpangan terhadap nilai pancasila masih sering terjadi di dalam kehidupan bernegara dan tidak mencerminkan sikap yang sesuai pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Pancasila dalam membangun karakter bangsa, mengkaji permasalahan atau urgensi  pengimplementasian setiap makna yang terkandung dalam nilai pancasila serta menginternalkan atau mengimplementasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila. Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menjadi generasi penerus bangsa menjadi manusia yang bermutu, bermoral, berjiwa pancasilais dan dapat membumikan setiap nilai-nilai pancasila. Tidak hanya mahasiswa namun masyarakat juga perlu ditanamkan jiwa pancasilais. Metode penelitian yang digunakan disini adalah metode kualitatif yaitu menggunakan cara menganalisis atau mengkaji data yang sudah ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan jika pengimplementasian setiap nilai yang ada dalam pancasila belum terealisasikan dengan baik, terlihat dari sejumlah kasus yang telah terjadi di Indonesia dari tahun-tahun yang lalu yang menggambarkan ketidakseimbangan antara nilai pancasila dengan pengaktualisasiannya sehingga hal tersebut perlu menjadi perhatian khusus pemerintah dan warga negara agar dapat menjalankan setiap nilainya dengan benar  Kata Kunci: Penyimpangan Nilai Pancasila, Implementasi Nilai Pancasila, Membangun Karakter Bangsa AbstractLack of awareness of the implementation of Pancasila values in people's lives has made the Pancasila ideology marginalized. Deviations to the value of Pancasila still often occur in state life and do not reflect attitudes that are in accordance with Pancasila. The purpose of this research is to find out how the role of Pancasila in building the character of the nation, then to study the problems or urgency of implementing each meaning contained in the values of Pancasila and internalizing or implementing Pancasila through the Pancasila Education course. Through these courses, students are expected to become the nation's next generation to become human beings with quality, moral, Pancasila spirit and can ground every Pancasila values. Not only students but the community also needs to instill a Pancasila spirit. The research method used here is a qualitative method, namely using a way of analyzing or reviewing existing data. The results of this study show that if the implementation of each value in Pancasila has not been well realized, it can be seen from a number of cases that have occurred in Indonesia from the past years which illustrate the imbalance between the value of Pancasila and its actualization so that this needs to be of special concern to the government and citizens in order to be able to carry out each of its values properly Key Words: Deviation of Pancasila Values, Implementation of Pancasila Values, Build national character
PERAN PKN MENGATASI FENOMENA KECINTAAN PRODUK LUAR YANG TERJADI DI INDONESIA Detania Hidapenta; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1401

Abstract

AbstrakAncaman yang datang mengganggu kedaulatan Indonesia dari waktu semakin beragam. Tidak hanya dalam bentuk ancaman militer yang bisa dilihat oleh mata secara langsung, tetapi ancaman tak kasat mata lainnya jauh lebih banyak megancam kedaulatan negara. Salah satu wujudnya adalah kalahnya produk lokal denan produk luar dipasar Indonesia. Hal tersebut, jika dibiarkan secara terus menerus akan mengakibatkan rusaknya sitem ekonomi di Indonesia. Selain dari itu, apabila sistem ekonomi dalam suatu negara hancur maka kedaulatan negara pun dapat terancam. Disinilah fungsi dan peran dari nasionalisme dan bela negara pelu dikembangkan dan dipahami oleh masyarakat. Dalam hal ini selain diperlukannya pemahaman bela negara dan nasionalisme diperlukan juga sebuah realisasi dari hasil pemahaman tersebut, untuk menciptakan negara yang aman dan makmur. Kata kunci; Ancaman, Nasionalisme, dan Bela negara AbstractThe threats that have come to interfere with Indonesia's sovereignty have varied from time to time. Not only in the form of a military threat that can be seen directly by the eye, but other invisible threats threaten the sovereignty of the state. One form of this is the defeat of local products with foreign products in the Indonesian market. This, if allowed to continue, will result in damage to the economic system in Indonesia. Apart from that, if the economic system in a country is destroyed, the sovereignty of the country can be threatened. This is where the functions and roles of nationalism and state defense need to be developed and understood by the community. In this case, apart from the need for an understanding of state defense and nationalism, a realization of the results of this understanding is also needed in order to create a safe and prosperous country.Key words: Threats, Nationalism, and State Defense
PUDARNYA NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI Ega Regiani; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1402

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran akan bagaimana kondisi penerapan nilai-nilai pancasila di era gelobalisasi saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode telaah pustaka. Pancasila sendiri merupakan pegangan untuk semua warga negara Indonesia dalam bertabiat serta berperangai. Dengan adanya pancasila, masyarakat Indonesia dapat memiliki pedoman dalam mengenali serta memecahkan suatu masalah yang berbau politik, sosial, budaya, hukum, dan lain-lain. Maka dari itu, nilai-nilai pancasila bagi masyarakat Indonesia dalam beraktivitas sangatlah penting. Pada era globalisasi ini, nilai-nilai pancasila mulai luntur. keadaan ini bisa diamati dari munculnya beragam macam masalah timbul karena tidak diaplikasikannya nilai-nilai dari pancasila, dan jika tidak segera diatasi mungkin bisa saja nilai-nilai dari pancasila atau makna pancasila itu sendiri akan lenyap. Kata kunci: pancasila, nilai, globalisasi. AbstractThis study aims to provide an overview of the conditions for the application of Pancasila values in the current globalization era. The method used in this research is using the literature review method. Pancasila itself is a guideline for all Indonesian people in behaving and behaving. With the existence of Pancasila, Indonesian people can have guidelines in recognizing and solving problems that are political, social, cultural, legal, and others. Therefore, Pancasila values in social life are very important. In this era of globalization, Pancasila values are starting to fade. This situation can be observed from the emergence of various kinds of problems arising from not applying the values of Pancasila, and if they are not immediately resolved, the values of Pancasila or the meaning of Pancasila itself may disappear.Keywords: Pancasila, values, globalization.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN: MEMBANGUN MASYARAKAT DEMOKRASI YANG BERKEADABAN DARI SAAT INI Bunga Bhagasasih Al-Khansa; Dinie Anggraenie Dewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 1 (2021): 1 Januari - 30 Juni 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1429

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan memberikan gambaran pengembangan nilai- nilai keberadaban kemanusiaan di dalam masyarakat bangsa Indonesia yang memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika, dan memiliki nilai Pancasila syla ke 2 yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", serta memiliki sumber hukum yang tertinggi yaitu Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, berupa observasi dalam berita dan berbagai jurnal lainnya agar lebih berkembang dalam penjelasan artikel ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kita menanamkan nilai- nilai Pancasila dari mulai sekarang dan menjadikan manusia yang cerdas, maka masyarakat Indonesia mampu memiliki nilai-nilai keberadaban kemanusiaan. Dengan ini keberhasilan sudut pandang dari Pendidikan Kewarganegaraan akan tercapai, karena nilai-nilai keberadaban pada masyarakat demokrasi merupakan tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan tersendiri.Kata kunci: Tujuan Pendidikan kewarganegaraan, masyarakat demokrasi, nilai- nilai keberadaban AbstractThis study aims to provide an overview of the development of values of human civilization in Indonesian society which has the motto of Bhineka Tunggal Ika, and has the second Pancasila syla value, namely "Just and Civilized Humanity", and has the highest source of law, namely the Preamble of the Law. Basic 1945. The research method uses a qualitative approach with case studies, in the form of observations in news and various other journals so that it is more developed in the explanation of this article. The results of the research show that by instilling Pancasila values from now on and making intelligent humans, the Indonesian people will be able to have the values of human civilization. With this, the success of the Citizenship Education point of view will be achieved, because the values of civilization in a democratic society are the goal of Citizenship Education in itself.Keywords: Citizenship Education Objectives, democratic society, civilized values