Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Brain Gym Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah Di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga Devi, Sefti Rani; Lestari, Katrina Feby; Siauta, Viere Allanled
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17672

Abstract

Perkembangan motorik kasar pada anak merupakan hal penting yang dimana berkaitan erat dengan saraf, otak dan stimulasi yang diterima oleh anak. Kegiatan brain gym dapat menjadi salah satu stimulasi yang dapat diberikan kepada anak karena melalui gerakan yang ada pada brain gym dapat menstimulasi otak anak. Berdasarkan observasi awal yang yang dilakukan pada 6 orang anak di PAUD Dewi Sartika, masih ditemukan anak dengan perkembangan motorik kasar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pengaruh brain gym terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian pre eksperimental serta pendekatan one group pretest posttest. Hasil dari tes terhadap motorik kasar anak sebelum dilakukan brain gym menunjukan sebagian besar anak dengan hasil suspek yaitu sebanyak 6 orang (54,55%) dan setelah dilakukan brain gym didapatkan sebagian besar anak dengan hasil normal pada motorik kasarnya yaitu sebanyak 10 orang anak (90,90%). Hasil uji Wilcoxon Sign Rank didapatkan p value 0,025 yang dimana p value < 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh brain gym terhadap perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah di PAUD Dewi Sartika Desa Mensung Kecamatan Mepanga. Kata Kunci: Brain Gym, Perkembangan Motorik Kasar.
Edukasi dan Deteksi Dini Sindrom Metabolik pada Masyarakat Desa Waai Kecamatan Salahutu Orno, Theosobia Grace; Madiuw, Devita; Siauta, Viere Allanled
Karya Kesehatan Siwalima Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i1.720

Abstract

Sindrom metabolik merupakan suatu kelainan metabolik yang secara kompleks meliputi melainan metabolism karbohidrat, lipid dan protein yang diketahui menjadi penyebab utama penyakit diabetes melitus, hipertensi serta penyakit jantung koroner. Desa Waai Kecamatan Salahutu merupakan salah satu desa dengan kasus sindrom metabolik yang tinggi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sindrom metabolik dengan metode ceramah dilanjutkan dengan pemeriksaan untuk mendeteksi adanya sindrom metabolik yaitu pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar glukosa darah puasa dan pemeriksaan kadar trigliserida dengan metode Point of Care Testing. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat  tentang sindrom metabolik. Terdapat 29 dari 50 peserta (58%) yang mengalami sindrom metabolik dengan rerata tekanan darah 148/94 mmHg, rerata kadar glukosa darah puasa sebesar 158 mg/dL, dan rerata kadar trigliserida sebesar 198 mg/dL. Diharapkan adanya perhatian secara serius oleh tenaga kesehatan setempat maupun pihak-pihak terkait untuk terus melakukan edukasi dan upaya preventif demi pencegahan komplikasi sindrom metabolik.
Dried noodles with red bean flour substitution (Vigna angularis): Low glycemic index food alternative Imansari, Adillah; Siauta, Viere Allanled; Mentari, Ratna; Pettalolo, Sri Rezeki
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 14 ISSUE 2, 2026
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2026.14(2).95-103

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang: Rekomendasi asupan diet pada penderita Diabetes Melitus yang perlu diperhatikan yaitu mengkonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik (IG) rendah. Mie kering dengan subtitusi tepung kacang merah dapat menjadi pilihan dalam menu makanan penderita DM.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis uji daya terima, kandungan gizi dan indeks glikemik (IG) pada formulasi mie kering dengan subtitusi tepung kacang merah.  Metode: Penelitian adalah eksperimen dengan 3 perlakuan formula mie kering substitusi tepung terigu dan kacang merah (F1 = 80%: 20%; F2 = 60%;40%; F3 = 40%:60%). Data yang dikumpulkan yaitu uji daya terima menggunakan uji hedonik pada 30 responden dan uji kandungan gizi menggunakan analisis uji proksimat yang kemudian dianalisis untuk menentukan formulasi terbaik dengan analisis ANOVA. Analisis nilai indeks glikemik pada 9 responden dengan metode IAUC.  Hasil: Mie kering substitusi tepung kacang merah berpengaruh signifikan pada hasil uji daya terima (warna, dan tekstur) dan kandungan gizi makro (protein, lemak) (p<0,005). Formulasi terbaik adalah F1 dengan subtitusi tepung kacang merah 20% dengan nilai IG = 42,08%. Kesimpulan: Mie dengan subtitusi 20% tepung kacang merah memiliki indeks glikemik yang termasuk dalam golongan rendah, yaitu 42,08%. ABSTRACT Background: Dietary recommendations for Diabetes Mellitus patients are consuming foods with a low glycemic index (GI). According to the results, dried noodles substituted with red bean flour is one of the foods recommended, considering the high protein and fiber content of red beans which are classified as low GI foods.  Objective: This study aimed to analyze the acceptability, nutritional content, and glycemic index (GI) of dried noodle formulations with red bean flour substitution.  Methods: This was an experimental study with 3 treatments of dried noodle formulations substituting wheat flour and red beans (F1 = 80%: 20%; F2 = 60%; 40%; F3 = 40%: 60%). The data collected were acceptability tests using hedonic tests on 30 respondents and nutrient content tests (carbohydrates, protein, and fat content) utilizing proximate analysis which was then analyzed to determine the best formulation using Analysis of Variance (ANOVA). Analysis of the glycemic index in 9 respondents using the IAUC method.  Results: Dried noodles with red bean flour substitution had a significant effect on the results of the acceptability test (color and texture) and macronutrient content (protein, fat) (p <0.005). The best formulation was F1 with 20% red bean flour substitution with a GI value of 42.08%.  Conclusion: Dried noodles with 20% red bean flour substitution have a glycemic index  classified as low, specifically 42.08%.
Co-Authors Abdul Rahman Adillah Imansari Afni Safitri Saleh Afrina Januarista Afrina Januarista, Afrina Ahmil Ali, Hartono M. Lam Andi Muh Farawansyah A.S Andi Putri Ayu Anisa Rihan Fadilah Ansar, Moh. Ardianti Arisanty, Seftin Sry Arisdianto, Arisdianto Bahira Benny H.L Situmorang Benny Harry Leksmon Situmorang Bianti, Nur Dahlan, Maharani M. Devi, Sefti Rani Devita Madiuw Dhifa, Maharani Farah Djuwartini Djuwartini, Djuwartini Dwi Taskira Pebriani Elfiyunai, Ni Nyoman Elifa Ihda Rahmayanti Elin Hidayat Elin Puspitasari Elvien Anggraeni Fadhli, Wendi Muh Fitri Frisky Pratham Putry hasnia, Hasnia Hidayat, Elin Hutagaol, Iin Octaviana Iin Inayah Imansari, Adillah Indriyani, Sri Irmawati Irmawati Jayanti, Ade Indra K, Fergiawan Katrina Feby Lestari Khofifah Sri Wahyuni Kokmesa, Nofita Dewi lakamati, wasti puspita Lamohamad, Moh . Fahmi S Lanipi, Moh Rais Lilis Rohayani M. Syahril Makualaina, Fenska N Makualaina, Fenska Narly Masri Dg.Taha Matius Paundanan, Matius Mega Fatimah Rosana Meliana Herniwati Posuka Mentari, Ratna Moh Fahmi S Lamohammad Moh Rendi Moh.Ilham Fikrianto Ali Muh. Fardiansyah Mulungan, Ilham S. Nabila Prawiti Nasrianti, Nasrianti Nelky Suriawanto, Nelky Ni Nyoman Tina Dwi Susanti Nugroho, Angga Wahyu Nurhalifah Nurhalifah Nurul Magfira Olivia Ice Lilipaly Orno, Theosobia Grace Patade, Agnes Erlita Distriani Pratiwi, Sri Desi Pratiwi, Vira Rahayu, Putri Rahmayanti, Elifa Ihda Rajab, Moh Faturrifad Rammang, Sisilia Said, Fathia F I Said, Fatiah Fahri Inayati Sairi, Indah Sari J. Shakira Umayyah Sri Auliannisa Sri Rezeki Pettalolo, Sri Rezeki Suaib, Suaib Surianti Surianto Suryawanto, Nelky Taha, Masri Dg Thome, Angela Librianty Tirani Angelica Sirupa Tore, Maikel Marselino Triana, Ade Wanda Eka Utma Ningsi Wanda Febrianti Wendi Muhammad Fadhli Winda Kristin Yartin, Siti Yenuarti Nunik Yohanes Tumewu Yuni Setiani Salakea