Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementation of RODE Learning Model: Improving Science Learning Outcomes of Junior High School Kusuma, Arief Ertha; Munirotunnisa; Ridwan; Rusmansyah; Wulandari, Shinta
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 2 (2024): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i2.6297

Abstract

This study aimed to determine the improvement of science learning outcomes by applying the RODE learning model. The subjects in this study were 19 students in the eighth grade of SMPN 3 Karang Intan in the even semester of the 2022/2023 academic year. Three observers assessed the RODE model implemented by the science teacher in her class on hydrostatics pressure material in the first cycle and Archimedes' law material in the second cycle. The Four pretest-posttest questions calculated the students' science learning outcomes. The success criterion of this study was that ≥ 75% of the research subjects obtained a score of ≥70. The data analysis used mode scores on observation data and pretest-posttest results for each cycle. According to the data analysis results, Teachers can apply the RODE learning model very well, with the mode score increasing from 3 in the first cycle to 4 in the second. 100% of students' science learning outcomes increased, with a mode score of 5 becoming 70 in the first cycle and a mode score of 30 becoming 100 in the second. Thus, the RODE learning model enhanced the science learning outcomes of eighth-grade students of SMPN 3 Karang Intan.
Pengaruh Pemberian Konseling Singkat Farmasi dan Penggunaan Pill Box terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Jetis 1 Bantul Wulandari, Shinta; Akrom, Akrom
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i1.2280

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolis yang kronis dan menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Angka prevalensi diabetes melitus yang tinggi di D.I Yogyakarta menjadi alasan mengapa pasien dengan diabetes melitus perlu mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini berlangsung pada periode Desember 2018 – Maret 2019 dan memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam minum obat setelah diberikan konseling. Penelitian ini memiliki desain quasi ekperimental dengan rancangan yang digunakan adalah randomized pretest – post-test control group design. Pengambilan data secara prospektif dan dilakukan dengan wawancara tatap muka. Analisis pada penelitian ini menggunakan SPSS dengan menggunakan Uji Mann Whitney, Uji Wilcoxon dan Uji dependent sampel. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan (nilai p: 0,000) pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kepatuhan pasien juga mengalami perbedaan yang signifikan (nilai p: 0,041) pada kelompok perlakuan dibandingan dengan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian konseling singkat farmasi oleh apoteker dan pemberian pill box untuk meingkatkan kepatuhan pasien dalam minum obat.
EDUKASI PEMBUATAN SNACK NUTRASETIKA DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SEGALAMIDER KOTA BANDAR LAMPUNG Mahdiyyah, Ade Abiyyatun; Arta, Alfa Frista; Megawati, Selvi; Thursina, Cut Syarifa; Nurkhalika, Rachmi; Feladita, Niken; Wulandari, Shinta
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 02 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no02.a10888

Abstract

  Daun kelor (Moringa oleifera L.) kaya metabolit sekunder seperti flavonoid, antosianin, tanin, alkaloid, dan saponin yang berperan sebagai antioksidan, imunomodulator, antikanker, dan antibakteri. Potensi ini menjadikan daun kelor sebagai bahan unggul untuk produk nutrasetika, termasuk inovasi snack sehat yang bergizi, aman, dan memiliki efek terapi. Mitra Mangga Dua, komunitas ibu rumah tangga di Kelurahan Segalamider, Kota Bandar Lampung, masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai pemanfaatan daun kelor dan pengolahan pangan fungsional. Pengembangan snack sehat berbahan daun kelor dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pangan bergizi sekaligus mendukung tujuan SDGs ke-3 dan SDGs ke-8. Produk ini juga berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dan memberi nilai tambah ekonomi. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi pembuatan snack sehat daun kelor kepada komunitas Mangga Dua. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, mencakup penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 30,00% yang meningkat menjadi 96,66% pada post-test. Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0.004 (p < 0.05), menandakan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah edukasi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional bernilai gizi dan ekonomis
The Duration of Suffering from Diabetes Mellitus did not Correlate with the Occurrence of Cataract Fata, Ulfa Husnul; Wulandari, Shinta; Rahmawati, Anita; Wibisono, Wahyu
Journal of Ners and Midwifery Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v12i1.ART.p090-097

Abstract

People with diabetes mellitus are five times more likely to develop cataracts. High blood sugar levels over a long period of time can be one of the complications of cataracts. This was a correlational study with the purpose to determine the correlation between the duration of diabetes mellitus and the occurrence of cataracts in patients with diabetes mellitus at the Internal Medicine Polyclinic of Medika Utama Hospital, Blitar. The population in this study was patients with diabetes mellitus who visited the Internal Medicine Polyclinic of Medika Utama Hospital, Blitar. The sample in this study was patients with diabetes mellitus who visited the Internal Medicine Polyclinic of Medika Utama Hospital within a period of 2 weeks, totaling 56 people. The sampling used an accidental sampling technique. The statistical test used was chi-square. The results of this study showed that the p-value was 0.449, which meant that there was no correlation between the duration of diabetes mellitus and the incidence of cataracts. Several actions that can be taken to prevent cataracts are controlling blood glucose levels by obediently taking medication and following a diet. In addition, routine eye checks are useful in preventing cataracts in people with diabetes mellitus.