Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Identifikasi Senyawa Aktif dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Kausar, Radho Al; Wulandari, Shinta
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 1 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i1.20242

Abstract

Tanamana ketapang (Terminalia catappa L.) adalah jenis tanaman yang sangat mudah dibudidayakan dan dapat ditemukan hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Tumbuhan ketapang (Terminalia catappa L) dapat digunakan sebagai obat dalam untuk masalah pencernaan dan pernapasan serta sebagai obat luar untuk keseleo, sakit pinggang, kudis, dan gatal-gatal. Dikenal sebagai Terminalia catappa L, daun ketapang mengandung sejumlah senyawa kimia, termasuk flavonid, alkaloid, tanin, tetpenoid, steroid, resin, saponin, kuinon, dan fenolik. Diketahui bahwa tanin dan flavonoid daun ketapang bersifat antibakteri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L) dan kemampuan untuk menghancurkan bakteri Staphylococcus aureus. Pada penelitian ini, pelarut etanol 96% dimaserasi dan kemudian dievaporasi untuk menghasilkan ekstrak kentalnya. Daerah jernih di sekitar kertas cakram yang digunakan media Nutrien Agar (NA) menunjukkan uji hambat. Ekstrak daun ketapang dengan kosentrasi 25%, 50%, 75%, 100%. Kontrol positif menggunakan tetrasiklin dan kontrol negatif menggunakan aquades. Zona hambat pada ekstrak daun ketapang konsentrasi 25% terdapat 18,47 mm, 50% terdapat 19,10 mm, 75% sebesar 20,77 mm, 100% sebesar 22,07 mm, pada kontrol positif di dapatkan 27,00 mm, dan kontrol negatif 0.
UJI HEDONIK DAN UJI KADAR PROTEIN PADA COOKIES IKAN PATIN (Pangasius sp) DENGAN METODE KJELDAHL Lestari, Anindya Tri; Winahyu, Diah Astika; Wulandari, Shinta
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 1 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i1.20419

Abstract

Cookies merupakan salah satu jenis makanan ringan yang diminati masyarakat. Protein yang juga merupakan zat gizi makro mempunyai fungsi sebagai bagian kunci semua pembentukan jaringan tubuh. Ikan patin merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak  jenuh, tinggi protein yang baik dikonsumsi oleh segala usia. Ikan patin juga merupakan sumber penting asam lemak omega 3, selenium dan taurin yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel otak terutama     bagi balita dan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein yang terkandung didalam cookies ikan patin dengan metode kjehdahl. Ikan patin dikeringkan menggunakan oven hingga menjadi tepung. Cookies dibuat dengan formulasi penambahan tepung ikan yang berbeda disetiap formulasi 6% (f1), 12% (f2), 18% (f3). Cookies kemudian dilakukan uji organoleptik, uji hedonik, dan metode kjeldahl. Hasil uji organoleptik menunjukkan cookies memiliki rasa manis dan gurih, warna kuning keemasan, tekstur renyah dan lembut, dan beraroma cookies. Hasil uji hedonik menunjukkan hasil rata rata cookies yang disukai terdapat pada formulasi 3. Uji protein menunjukkan hasil pada tepung ikan 11,15%, (f0) 2,22 %, (f1) 3,76 %, (f2) 5,98 %, (f3) 7,38 %. Hasil uji protein menunjukkan cookies ikan patin mengandung protein dan pada F3 cookies memiliki kandungan protein yang paling tinggi.
PPG Goes to Bulungan: Numeracy, Joyful Learning, Design Thinking and Learning Media Workshop for Elementary and Junior High School Teachers Wulandari, Shinta; Darmayasa, Jero B; Hamid, Hariaty; Anwar, Azwar; Winarno, Winarno; Tanjung, Firima Zona; Apriliyana, Nur Pangesti
Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): 2025 May Edition
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpsh.v4i1.9556

Abstract

PPG Goes to Bulungan is a community service program aiming to strengthen the capacity of elementary and junior high school teachers in Bulungan Regency in designing lessons that foster students' numeracy skills, joyful learning environments, application of design thinking principles, and utilization of innovative learning media. This initiative responds to the national urgency of improving the quality of basic education as aligned with the Merdeka Curriculum and regulations from the Minister of Education, Culture, Research, and Technology regarding graduate and process standards. The program was implemented through participatory and collaborative workshops combining theory and hands-on practice. Results revealed increased teacher understanding of numeracy concepts and joyful learning, enhanced ability to apply design thinking to educational challenges, and improved skill in developing interactive media. This activity positively impacted teachers' professional competence and contributed to educational transformation in remote areas.
Identifikasi Senyawa Aktif dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia catappa L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Kausar, Radho Al; Wulandari, Shinta
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 1 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i1.20242

Abstract

Tanamana ketapang (Terminalia catappa L.) adalah jenis tanaman yang sangat mudah dibudidayakan dan dapat ditemukan hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Tumbuhan ketapang (Terminalia catappa L) dapat digunakan sebagai obat dalam untuk masalah pencernaan dan pernapasan serta sebagai obat luar untuk keseleo, sakit pinggang, kudis, dan gatal-gatal. Dikenal sebagai Terminalia catappa L, daun ketapang mengandung sejumlah senyawa kimia, termasuk flavonid, alkaloid, tanin, tetpenoid, steroid, resin, saponin, kuinon, dan fenolik. Diketahui bahwa tanin dan flavonoid daun ketapang bersifat antibakteri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L) dan kemampuan untuk menghancurkan bakteri Staphylococcus aureus. Pada penelitian ini, pelarut etanol 96% dimaserasi dan kemudian dievaporasi untuk menghasilkan ekstrak kentalnya. Daerah jernih di sekitar kertas cakram yang digunakan media Nutrien Agar (NA) menunjukkan uji hambat. Ekstrak daun ketapang dengan kosentrasi 25%, 50%, 75%, 100%. Kontrol positif menggunakan tetrasiklin dan kontrol negatif menggunakan aquades. Zona hambat pada ekstrak daun ketapang konsentrasi 25% terdapat 18,47 mm, 50% terdapat 19,10 mm, 75% sebesar 20,77 mm, 100% sebesar 22,07 mm, pada kontrol positif di dapatkan 27,00 mm, dan kontrol negatif 0.
UJI HEDONIK DAN UJI KADAR PROTEIN PADA COOKIES IKAN PATIN (Pangasius sp) DENGAN METODE KJELDAHL Lestari, Anindya Tri; Winahyu, Diah Astika; Wulandari, Shinta
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 1 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i1.20419

Abstract

Cookies merupakan salah satu jenis makanan ringan yang diminati masyarakat. Protein yang juga merupakan zat gizi makro mempunyai fungsi sebagai bagian kunci semua pembentukan jaringan tubuh. Ikan patin merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak  jenuh, tinggi protein yang baik dikonsumsi oleh segala usia. Ikan patin juga merupakan sumber penting asam lemak omega 3, selenium dan taurin yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel otak terutama     bagi balita dan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein yang terkandung didalam cookies ikan patin dengan metode kjehdahl. Ikan patin dikeringkan menggunakan oven hingga menjadi tepung. Cookies dibuat dengan formulasi penambahan tepung ikan yang berbeda disetiap formulasi 6% (f1), 12% (f2), 18% (f3). Cookies kemudian dilakukan uji organoleptik, uji hedonik, dan metode kjeldahl. Hasil uji organoleptik menunjukkan cookies memiliki rasa manis dan gurih, warna kuning keemasan, tekstur renyah dan lembut, dan beraroma cookies. Hasil uji hedonik menunjukkan hasil rata rata cookies yang disukai terdapat pada formulasi 3. Uji protein menunjukkan hasil pada tepung ikan 11,15%, (f0) 2,22 %, (f1) 3,76 %, (f2) 5,98 %, (f3) 7,38 %. Hasil uji protein menunjukkan cookies ikan patin mengandung protein dan pada F3 cookies memiliki kandungan protein yang paling tinggi.
Penggunaan Video Tutorial YouTube Dalam Pembelajaran Keterampilan Vokasional Tata Rias Peserta Didik Disabilitas Intelektual di SLB Wulandari, Shinta; Kismawiyati, Renalatama; Sugihartik, Sugihartik
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 9 No. 1 (2025): SPEED: JOURNAL OF SPECIAL EDUCATION
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v9i1.933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak penggunaan video tutorial YouTube sebagai media pembelajaran terhadap keterampilan vokasional tata rias peserta didik disabilitas intelektual. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri dari enam peserta didik disabilitas intelektual di SLB C TPA Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi hasil praktik peserta didik. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi berdasarkan perspektif naturalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video tutorial YouTube meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, dan keterampilan vokasional peserta didik. Peserta didik mampu memahami urutan merias wajah, mengenali alat-alat tata rias, dan menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus secara bertahap. Selain itu, media video juga mendorong tumbuhnya rasa percaya diri dan kemandirian dalam menyelesaikan tugas. Guru menyatakan bahwa video tutorial YouTube mempermudah proses penyampaian materi dan memungkinkan adanya pendampingan individual yang lebih optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa video tutorial YouTube merupakan media pembelajaran yang efektif, inklusif, dan adaptif untuk mendukung keterampilan vokasional peserta didik disabilitas intelektual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan konten video edukatif yang kontekstual, sederhana, dan mudah diakses sebagai bagian dari strategi pembelajaran vokasional berbasis teknologi.
Hubungan Kualitas Tidur, Tingkat Stres dan Pola Makan dengan Gula Darah Sewaktu (GDS) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al–Azhar Angkatan 2022 Dan 2023 Sentana, Dimas Arya; Utami, Sukandriani; Wulandari, Shinta; Sukamajaya, Ali
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14506

Abstract

ABSTRACT Hyperglycemia is a medical condition characterized by an increase in blood sugar levels that exceed normal limits, which is characteristic of several diseases, especially Diabetes Mellitus. According to West Nusa Tenggara Riskesdas data, the prevalence of DM based on doctor's diagnosis in the population aged ≥15 years was 14,825 people. To analyze the relationship between sleep quality, stress level, and diet with blood sugar level in students of Faculty of Medicine, Al-Azhar Is lamic University, batch 2022 and 2023. Observational analytic quantitative research with cross sectional study design. The research was conducted at Islamic University-Al Azhar on Thursday, January 25, 2024. The sampling technique used probability sampling, namely stratified random sampling with a sample size of 75 respondents. Data were analyzed using the Chi-Square correlation test with a significance value limit (p-value) <0.05. The results showed that the majority were 20 years old (44%), female gender (61.3%), and batch 2023 (52.0%), had normal blood sugar (88.0%), had good sleep quality (88.0%), normal-moderate stress levels (86.7%), and adequate diet (85.3%). Bivariate analysis showed that there was a relationship between sleep quality and Instantaneous Blood Sugar (p=0.000), stress level with Instantaneous Blood Sugar (p=0.000), and diet with Instantaneous Blood Sugar (p=0.000) in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University class of 2022 and 2023. Conclusion: Sleep quality, stress level, and diet are associated with Instantaneous Blood Sugar in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University class of 2022 and 2023. Keywords: Sleep Quality, Stress Level, Eating Patterns, and Instantaneous Blood Sugar  ABSTRAK Hiperglikemia merupakan kondisi medis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah yang melebihi batas normal sehingga menjadi karakteristik dari beberapa penyakit terutama penyakit DM. Menurut data Riskesdas Nusa Tenggara Barat prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia ≥15 tahun sebanyak 14.825 jiwa. Menganalisis hubungan antara kualitas tidur, tingkat stres dan pola makan dengan Gula Darah Sewaktu pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2022 dan 2023. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di Universitas Islam-Al Azhar pada hari Kamis, 25 Januari 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling yaitu dengan stratified random sampling dengan besar sampel 75 responden. Data dianalisis dengan uji korelasi Chi-Square dengan batas nilai signifikansi (p-value) < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas berusia 20 tahun (44%), jenis kelamin perempuan (61,3%), dan angkatan 2023 (52,0%), mengalami  gula darah sewaktu normal (88,0%), memilki kualitas tidur baik (88,0%), tingkat stres normal-sedang (86,7%), dan pola makan yang cukup (85,3%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan kualitas tidur dengan gula darah sewaktu (p=0,000), tingkat stres dengan gula darah sewaktu (p=0,000), dan pola makan dengan gula darah sewaktu (p=0,000) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2022 dan 2023. Kualitas tidur, tingkat stres, dan pola makan berhubungan dengan Gula Darah Sewaktu (GDS) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2022 dan 2023. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Tingkat Stres, Pola Makan, dan Gula Darah Sewaktu (GDS)
EDUKASI PEMBUATAN SNACK NUTRASETIKA DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SEGALAMIDER KOTA BANDAR LAMPUNG Mahdiyyah, Ade Abiyyatun; Arta, Alfa Frista; Megawati, Selvi; Thursina, Cut Syarifa; Nurkhalika, Rachmi; Feladita, Niken; Wulandari, Shinta
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 9 No 02 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol9.no02.a10888

Abstract

  Daun kelor (Moringa oleifera L.) kaya metabolit sekunder seperti flavonoid, antosianin, tanin, alkaloid, dan saponin yang berperan sebagai antioksidan, imunomodulator, antikanker, dan antibakteri. Potensi ini menjadikan daun kelor sebagai bahan unggul untuk produk nutrasetika, termasuk inovasi snack sehat yang bergizi, aman, dan memiliki efek terapi. Mitra Mangga Dua, komunitas ibu rumah tangga di Kelurahan Segalamider, Kota Bandar Lampung, masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai pemanfaatan daun kelor dan pengolahan pangan fungsional. Pengembangan snack sehat berbahan daun kelor dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pangan bergizi sekaligus mendukung tujuan SDGs ke-3 dan SDGs ke-8. Produk ini juga berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan dan memberi nilai tambah ekonomi. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi pembuatan snack sehat daun kelor kepada komunitas Mangga Dua. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, mencakup penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 30,00% yang meningkat menjadi 96,66% pada post-test. Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0.004 (p < 0.05), menandakan adanya perbedaan bermakna sebelum dan sesudah edukasi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan demonstrasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional bernilai gizi dan ekonomis
HUBUNGAN TINGKAT EKONOMI KELUARGA DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU SUBUR KELURAHAN PULAI ANAK AIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS NILAM SARI BUKITTINGGI TAHUN 2016 Susanti, Evi; Wulandari, Shinta
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i2.336

Abstract

Puberty in our lives usually begins at the age of 8 to 10 years and ending approximately at the age of 15 to 16 years, the onset of puberty in women is characterized by rapid physical growth, menarche, psychological changes and the emergence of secondary sex characteristics. Many factors internal and external factors related to the occurrence of menarche. Internal factors such as the status of maternal menarche (genetic), and external factors such as social, economic, nutrition, exposure to mass media and lifestyle. Thus the purpose of this study was to determine the factors associated with age at menarche VIII grade student MTsN type 1 Bukitinggi 2016. This study used descriptive qualitative approach is too in-depth interviews with 5 participants (students of class VIII). This research was conducted on 2 September 2016. The results of interviews conducted in participants gained five themes in this study are 1) Knowledge of menarche symptoms, 2) Genetic Influence, 3) Nutritional Status, 4) Habits Everyday, 5). Watching Tv activity. Suggestions For the results of this study can be used as reference materials and reference for other researchers associated with the research and increase knowledge and information to the participants about menarche.