Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PROSES PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN TERHADAP ANAK JALANAN BINAAN DI RUMAH SINGGAH Rivanlee Anandar; Budhi Wibhawa; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.425 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.13772

Abstract

Perkembangan pesat anak-anak jalanan di berbagai sudut jalan, selain memprihatinkan dari segi kemanusiaan, di saat yang sama juga melahirkan permasalahan sosial baru yang cukup meresahkan. Kendati disadari bahwa tidak semua anak jalanan melakukan tindakan-tindakan yang sampai mengganggu ketertiban umum, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ada sebagian di antara mereka yang merusak citra anak jalanan secara keseluruhan dengan tindakan mereka yang mengarah pada perilaku kriminal, seperti kegiatan premanisme kecil-kecilan. Melihat kerasnya kehidupan yang dihadapi oleh anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan gizi buruk, sakit, cacat, putus sekolah, serta anak-anak yang terpaksa harus mengais rejeki di jalanan kota-kota besar seperti Jakarta, Dilts Foundation mencoba memberikan anak-anak kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik, sehat, aman, dan produktif melalui program-program pembelajaran dan mengorganisir kegiatan-kegiatan konkret yang bergerak di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pelatihan keterampilan dan kerja sosial dengan komunitas miskin dan terpinggir. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi program pendidikan yang diberikan oleh Dilts Foundation pada anak jalanan binaan. Dalam memenuhi kebutuhan anak jalanan di bidang pendidikan, kegiatan-kegiatan yang diberikan oleh Dilts Foundation ialah menyediakan rumah singgah, pemberian beasiswa, dan program kakak asuh. Dalam hal ini, pemberian pendidikan kepada anak jalanan adalah sangat penting di mana pendidikan harus mampu memberikan sumbangan pengetahuan serta wawasan pada anak jalanan sehingga mereka mempunyai bekal ke depan untuk menjadi landasan kehidupan mereka.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA WISATA CIBURIAL KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG Nisfi Fahriani A.; Santoso Tri Raharjo; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.13643

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman, kini wilayah pedesaan mengalami beberapa perubahan. Perubahan tersebut dilakukan dalam salah satu cara pembangunan desa tersebut. Namun terdapat dampak negatif dari pembangunan desa ini, salah satunya mengenai persoalan sampah. Persoalan sampah di Desa Ciburial meningkat dikarenakan hadirnya cafe dan restoran di wilayah tersebut. Maka, penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan proses pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Wisata Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini diupayakan untuk pengembangan konsep dan keilmuan khususnya dalam konsep keilmuan pekerjaan sosial, dan penelitian ini juga diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi Pemerintah Desa Ciburial untuk kegiatan pengelolaan sampah yang tepat untuk diterapkan di Desa Ciburial. Dengan menggunakan metode kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bentuk pemberdayaan masyarakat khususnya bagi ibu-ibu serta karang taruna Desa Ciburial yang menjalankan kegiatan pengelolaan sampah. Kegiatan ini meliputi pelatihan serta pemanfaatan barang tidak terpakai menjadi barang bernilai jual. Kegiatan ini dilakukan dengan digerakkan berbagai komunitas di Desa Ciburial. Untuk dapat mempertahankan berjalannya kegiatan pengelolaan sampah ini, maka diperlukan adanya dukungan pemerintah desa dalam hal menyediakan fasilitas penunjang untuk memberikan kemudahan terhadap kegiatan pengelolaan sampah tersebut. Selain itu juga dapat dengan dilakukan kerjasama program CSR bersama berbagai perusahaan untuk membantu kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah.
PENDAMPINGAN ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM Dimas Bagus Hari Satrio; Budi M. Taftazani; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.946 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.13261

Abstract

Setiap tahun, terjadi 4.000 kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak. Menurut Romli, Atmasasmita dalam Wagiati Soetodjo, terdapat faktor intrinsik dan ekstrintik dari kenakalan anak yang menyebabkan anak melakukan tindak pidana dan terpaksa berhadapan dengan hukum, faktor intelegentia, usia, kelamin, dan kedudukan anak dalam keluarga menjadi faktor instrinsik kenakalan anak dan faktor rumah tangga, pendidikan & sekolah, pergaulan anak, dan mass media menjadi faktor ekstrinsik kenakalan anak. Undang-undang perlindungan anak tidak menjamin anak berhadapan dengan hukum mendapatkan hak-hak yang seharusnya mereka peroleh. Pekerja sosial sebagai pendamping anak berhadapan dengan hukum harus memiliki pribadi matang, kepekaan, kreatif , pengamatan diri, keinginan menolong, keberanian, dan kepekaan. Rekomendasi yang diajukan : (1) Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja sosial melalui Diklat pekerja sosial koreksional, (2) menguji coba model pendampingan pada anak berkonflik hukum, (3) advokasi pemerintah tentang batas usia minimal anak berkonflik hukum dari 8 tahun menjadi 12 tahun.
Perilaku Anak Peserta Program Jatinangor Mengaji Silvia Dwi Astuti Mailani; Dede Rahmaida Nurlaeli; Elprida Ryanny Syalis; Bimby Gita Rama Putri; Hery Wibowo; Meilanny Budiarti Santoso; Hetty Krisnani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25668

Abstract

Jatinangor Mengaji merupakan suatu aktivitas proses belajar mengajar yang dilakukan oleh sekumpulan mahasiswa DKM Fisip UNPAD kepada anak-anak yang berada di Masjid Assyukur Rahman, Jalan Sayang, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor. Dalam era teknologi atau revolusi industri 4.0, proses pemakaian sistem digital sudah nampak terjadi dan intensitasnya semakin meningkat, khususnya pada generasi muda. Kemudahan akses pada dunia gawai dan internet menjadi salah satu faktor perubahan perilaku belajar pada anak. Dalam proses belajar untuk menumbuhkembangkan sistem motivasi atau motif belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dengan diberlakukannya penerapan perspektif behavioristik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teori behavioristik dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dalam era digitalisasi. Perilaku anak dalam kegiatan belajar mengaji ini yang menjadi titik fokus dalam tulisan ini. 
PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI PENGUATAN KAPASITAS DALAM PENGOLAHAN HASIL KOPI DI DESA GENTENG, KECAMATAN SUKASARI, KAB. SUMEDANG NURLIANA CIPTA APSARI; ARIE SURYA GUTAMA; NUNUNG NURWATI; HERY WIBOWO; RISNA RESNAWATY; RUDI SAPRUDIN DARWIS; MEILANNY BUDIARTI SANTOSO; SAHADI HUMAEDI
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.565 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v4i2.14346

Abstract

Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, merupakan daerah pegunungan dan perbukitan, termasuk dalam kategori dataran tinggi dengan ketinggian tempat 800-1200 mdpl. Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, merupakan daerah pegunungan dan perbukitan, termasuk dalam kategori dataran tinggi dengan ketinggian tempat 800-1200 mdpl. Salah satu potensi yang dimiliki oleh Desa Genteng adalah pada sektor perkebunan yaitu kebun kopi, yang telah menjadi menjadi roda perekonomian dalam menopang kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan hasil assessment lapangan mengenai kondisi masyarakat akan ketersediaan kegiatan pelestarian lingkungan hidup, maka dapat ditinjau bahwa masyarakat belum memiliki kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup atas dasar hasil dari kegiatan perekonomian masyarakat sehingga memungkinkan terjadinya kesinambungan antara kegiatan perekonomian masyarakat dengan pelestarian lingkungan hidup.Dalam hal ini, maka potensi untuk pengendalian stabilitas lingkungan hidup dapat ditelaah dari keadaan mayoritas mata pencaharian warga yang didominasi oleh Petani Kopi. Mitra tidak mampu memasarkan secara maksimal hasil kopi, salah satu kendala yang dirasakan oleh mitra adalah kemasan produk yang kurang memadai. Selain itu mitra juga berikeinginan untuk dapat mengolah biji kopi menjadi kopi yang siap saji dengan kualitas yang bagus. Maka dapat ditinjau bahwa perlu diadakannya program Pengabdian Kepada Masyarakat melalui kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Petani Kopi Melalui Penguatan Kapasitas Dalam Pengolahan Hasil Kopi di Desa Genteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK DI INDONESIA Arini Fauziah Al haq; Santoso Tri Raharjo; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.933 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.13233

Abstract

Anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan, yang mana harus kita jaga dan diberikan bimbingan karena merupakan titipan Tuhan. Anak berhak mendapatkan hak-hak nya seperti hak mendapatkan pendidikan, hak mendapat tempat tinggal, hak mendapatkan kasih sayang yang mana orang tua wajib memberikannya agar anak tidak mudah terpengaruh dan tetap dalam pengawasan. Saat ini banyak anak yang tidak mendapatkan apa yang menjadi hak nya, banyak anak yang terlantar hingga ke jalanan dan mendapatkan kekerasan, baik fisik maupun kekerasan seksual. Kekerasan pada anak sudah sangat sering terjadi, baik di sekolah, di rumah, maupun di tempat umum. Anak yang menjadi korban kekerasan seksual akan mengalami depresi, anak akan cenderung pendiam, ketakutan ketika harus keluar rumah, murung, dan tidak banyak bicara. Kekerasan pada anak harus segera dihentikan, agar tidak ada lagi anak yang menjadi korban. Anak yang menjadi korban harus kita tolong, diperjuangkan hak nya dan dilindungi kerahasiaannya. Anak yang menjadi korban kekerasan seksual perlu diberi terapi psikologi agar anak tetap semangat dalam menajalni hari harinya kedepan.
TEKNIK PARENTING DAN PENGASUHAN ANAK STUDI DESKRIPTIF PENERAPAN TEKNIK PARENTING DI RUMAH PARENTING YAYASAN CAHAYA INSAN PRATAMA BANDUNG Mutiara Suci Erlanti; Nandang Mulyana; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.13686

Abstract

Pengetahuan pengasuhan anak sebaiknya dimiliki oleh orang tua agar dapat mengasuh anak lebih baik dan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, pada kenyataanya tidak semua orang tua memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai pengasuhan anak. Minimnya pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai pengasuhan dapat menimbulkan perlakuan salah pada anak. Pengasuhan oleh orang tua dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan sosial dan fisik tempat dimana keluarga itu tinggal, status ekonomi orang tua, dan model pengasuhan yang didapatkan orang tua sebelumnya.Orang tua dapat memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam pengasuhan anak memlaui program-program Parenting Education. Parenting Education (Pendidkan Parenting) adalah pendidikan yang berupaya untuk meningkatkan atau memfasilitasi perilaku orang tua yang akan mempengaruhi hasil positif perkembangan pada anak-anak mereka). Parenting education menjelaskan berbagai program pengajaran dan dukungan yang fokus pada keterampilan, perasaan, dan tugas menjadi orangtua). Parenting education ini biasanya diberikan oleh sebuah lembaga pendidikan formal dan non formal dengan fokus target, jenis-jenis, metode-metode penyampaian parenting education yang berbeda-beda.Penerapan Teknik parenting dapat menjadi metode atau cara untuk membantu orang tua dapat mengasuh anaknya lebih baik. Teknik Parenting merupakan mencakup orang-orang yang bekerja dalam menanggapi tindakan anak dan orang-orang yang terjadi independen dari tindakan anak dalam upaya untuk memfasilitasi perilaku yang dapat diterima secara sosial. Apabila dikaitkan dengan konsep pekerjaan sosial, lembaga yang memberikan pelayanan parenting education merupakan sistem sumber bagi klien yang memiliki masalah mengenai pengasuhan anak.Berdasarkan penjabaran sebelumnya, kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua mengenai pengasuhan dapat menimbulkan perlakuan salah pada anak dapat dicegah dan diminimalisir serta pemenuhan kebutuhan pada anak dapat terpenuhi apabila orang tua mendapatkan penambahan pengetahuan dan keterampilan pengasuhan melalui program parenting education sehingga orang tua dapat menerapkan teknik atau cara mengasuh anak yang benar.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM REHABILITASI SOSIAL KEPADA ORANG DENGAN DISABILITAS MENTAL EKS PSIKOTIK DI PANTI SOSIAL BINA LARAS “PHALA MARTHA” SUKABUMI Ruswanto Ruswanto; Moch. Zainuddin; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.13784

Abstract

Orang dengan disabilitas mental eks psikotik adalah seseorang yang mempunyai kelainan mental atau tingkah laku karena pernah mengalami sakit jiwa yang oleh karenanya merupakan rintangan atau hambatan baginya untuk melakukan pencarian nafkah atau kegiatan kemasyarakatan dan dengan faktor penyebab utama adalah adanya kerusakan/tidak berfungsinya salah satu atau lebih Sistem Syaraf Pusat (SSP) yang terjadi sejak lahir, penyakit, kecelakaan dan juga karena keturunan. Oleh sebab itu, orang dengan disabilitas mental eks psikotik membutuhkan suatu bentuk pelayanan sosial dalam rangka mengembalikan fungsi sosialnya. Pelayanan sosial bagi penderita gangguan jiwa Psikotik selama ini dilaksanakan melalui sistem dalam panti, seperti Panti Sosial Bina Laras (PSBL) “Phala Martha” Sukabumi. PSBL Phala Martha merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, sehari-hari secara fungsional dibina oleh para Direktur terkait sesuai dengan bidang tugasnya. PSBL Phala Martha mempunyai tugas melaksanakan pelayanan dan rehabilitasi sosial yang bersifat kuratif, rehabilitatif, promotif dalam bentuk bimbingan fisik, mental, sosial, pelatihan keterampilan, resosialisasi serta bimbingan lanjut kepada orang dengan disabilitas mental eks psikotik agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat serta pengkajian dan penyiapan standar pelayanan serta pemberian informasi dan rujukan. Subyek dalam penelitian ini adalah pekerja sosial yang bekerja di lingkungan PSBL Phala Martha. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif
PROSES PELAYANAN SOSIAL BAGI WARIA MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI YAYASAN SRIKANDI SEJATI JAKARTA TIMUR Chenia Ilma Kirana; Hery Wibowo; Santoso Tri Raharjo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.13703

Abstract

Wanita-pria, atau yang lebih dikenal dengan waria adalah salah satu kelompok minoritas yang keberadaannya sering dipinggirkan oleh masyarakat. Pandangan buruk dari masyarakat mengenai kaum yang seolah-olah ‘tidak bersyukur’ dengan kodratnya ini membuat waria sulit untuk mendapatkan pekerjaan secara layak. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang terpaksa menjadi pekerja seks komersial guna menyambung hidup. Tak hanya itu, persoalan menjadi waria adalah sulitnya mereka untuk memenuhi keberfungsian sosialnya karena dianggap tak lagi sesuai dengan nilai dan norma yang dianut masyarakat kebanyakan. Bagaimana agar para waria yang bekerja menjadi pekerja seks komersial ini sadar dan mau untuk keluar dari pekerjaan tersebut adalah dengan memberikan pelayanan sosial. Pelayanan sosial yang nantinya membuat mereka menyadari bahwa hidup waria layak dijalani dan bisa terus percaya diri ketika bermasyarakat.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA KREATIF DAGO POJOK Berry Choresyo; Soni Akhmad Nulhaqim; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i1.14211

Abstract

Penelitian ini berjudul “Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Kampung Wisata Dago Pojok”. Penelitian ini akan mencoba untuk mendeskripsikan bagaimana partisipasi masyarakat di RW 03 terhadap program kampung wisata kreatif Dago Pojok dilihat dari prasyarat partisipasi yaitu kesempatan, kemampuan dan keinginan dan jenis partisipasi yang terbagi menjadi 5 (lima) jenis antara lain pemikiran, tenaga, keahlian, barang dan uang.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik yang digunakan pada pennelitian ini adalah studi kasus. Data yang dihasilkan adalah data kualitatif yang diambil dari hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 8 (delapan) orang yang dianggap dapat memberikan informasi terperinci mengenai partisipasi masyarakat RW 03 dalam program kampung wisata kreatif.Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa aspek-aspek prasyarat partisipasi yaitu kesempatan, kemampuan dan keinginan telah terpenuhi. Dengan begitu, partisipasi dalam berbagai jenis dapat terwujud dari masyarakat. Melihat dari jenis partisipasi, warga telah melaksanakan kelima jenis partisipasi yang terdiri dari partisipasi pemikiran, tenaga, keahlian, barang dan uang. Meskipun masih ada kekurangan dalam hal partisipasi uang, hal tersebut dikarenakan masih kurangnya kemampuan warga untuk memberikan partisipasi uang dan belum adanya sistem yang mengatur pendanaan program dari uang warga.Berdasarkan pada hasil penelitian, saran yang diberikan oleh peneliti adalah penguatan sumber dana untuk program kampung wisata kreatif. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menutupi kekurangan warga secara individu untuk memberikan partisipasi uang dan memperkuat sumber pendanaan kampung wisata kreatif.
Co-Authors - Ishartono A Rachim, Hadiyanto Achmad Faidz Mufidi Adiansyah, Wandi Adit Djati Permana Aditya Candra Lesmana Adrianti Nur Fitria Sofandi Agustami, Shafira Salsabila Agustina Nurshinta Ahmad Saalik Hudan Alfariz Amanatin, Elsa Lutmilarita Amirio Tri Kusuma Andita Ratih Anissa Lestari Kadiyono Antik Bintari Apsari, Nurliana ri Cipta Ardana, Sintia Maharani Ardi Maulana Nugraha Ardi Maulana, Ardi Arie Surya Gutama Arini Fauziah Al haq Arini Fauziah Al haq, Arini Fauziah Asmar Husein Berry Choresyo Berry Choresyo, Berry Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Bintarsih Sekarningrum Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Bustami, Mohammad Reevany Bustami, Reevany Caroline Paskarina Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Dede Rahmaida Nurlaeli Denny Maulana Pratama Desi Yunita Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti, Dessy Hasanah Dewi Pamungkas, Gusti Ayu Diky Nurhakim Dimas Bagus Hari Satrio Dimas Bagus Hari Satrio, Dimas Bagus Hari Dwi Laraswati Elprida Ryanny Syalis Elsa Lutmilarita Amanatin Elsa Lutmilarita Amanatin Fadhil Nurdin Fadila Ayu Utami Fami Oriza Farah Tri Apriliani Farah Tri Apriliani Fardila Nasriyati Firda Dwi Anjani Firdaus Irwansyah Firsanty, Farah Putri Franzeska Venty Franzeska Venty, Franzeska G.K. Basar, Gigin G.K.B, Gigin Galuh Hanesty Gunawan Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadiyanto Abdul Rachim Hajbudin Hekmatiar Hana Nabilah Hanifah Arroyana Hanum, Fauziah Hetty krisnani Hetty Krisnani, Hetty Ibnu Choldun Irvan Sudirman Ishak Fadlurrohim Ishartono, - Kartini Kamaruzzaman Lesmana, Aditya Lesmana, Aditya Chandra Lina Putri Pasaribu Liya Yulia M. Rasyid Rido Nasution Mahvira Putri Mahanani Mailani, Silvia Dwi Astuti Malahina, Zefanya Agustinus Marni, Ziani Marsha Nurul Lutfiah Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana Moch. Zainuddin Muhamad Rizky Nurdin Muhammad Akbar Muhammad Ali Equatora Muhammad Fadhil Nurdin Muhammad Fahrezi Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muthia Fadhila Khairunnisa Mutiara Suci Erlanti Mutiara Suci Erlanti, Mutiara Suci Nabila Rifatunnafiah Nadia Uswatun Hasanah Nadia Uswatun Hasanah, Nadia Uswatun Nadilla, Hanifah Fatwa Nandang Mulyana Nandang Mulyana, Nandang Naura Salsabila Neng Desty Cahyanti Shabilla Nisfi Fahriani A. Nisfi Fahriani A., Nisfi Fahriani Noorfarizal, Mohammad Erlan NUNUNG NURWATI Nunung Nurwati Nurdin, M. Fadhil Nurdin, Muhammad Fadhil Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana Cipta Apsari Nurwati, R. Nunung Nurwaty, Nunung Prabowo, Rahmawati Ramadhani Pratiwi Purnama, Sephira Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Puti Halimah Puti Halimah, Puti Putri, Bimby Gita Rama Putri, Nadila Auludya Rahma R. Nunung Nurwati Rahayu, Wefina Razanah Afina Turfa RENAWATI, RENAWATI Reva Salsadilla Rezki Ashriyana Sulistiobudi Ria Faisyahril Rifa Khanifa Rini Susanti and Zainuddin RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty Risna Resnawaty, Risna Rivanlee Anandar Rivanlee Anandar, Rivanlee Ruchban, Abdul Latief Rudi Saprudin Darwis Darwis Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Ruswanto Ruswanto Ruswanto, Ruswanto Sa'bani, Nurhikmah Komala SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso, Meilanny Saparudin Darwis, Rudi Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani SOLIHIN, OLIH Soni Achmad Nulhaqim Soni Ahmad Nulhaqim Soni Akhmad Nulhaqim Suryaningrum, Rahmadianty Anastya Syahrul Hidayat Syalis, Elprida Ryanny Taher, Rusdin Tiara Salsabilla Utami, Adella Vanaja Syifa Radissa Wahyu Gunawan Wahyu Gunawan Wandi Adiansah Wandi Adiansah Wandi Adiansah, Wandi Wandi Adiansyah Wardani, Shofy Aristia Widya Setiabudi Yesi Fitriani Yesi Fitriani, Yesi Yunita, Desy