Claim Missing Document
Check
Articles

Penerimaan Orangtua Terhadap Anak Penyandang Disabilitas Cerebral Palsy Di Sekolah Luar Biasa Bagian D Yayasan Pembinaan Anak Cacat Bandung Faisyahril, Ria; Tri Raharjo, Santoso; Wibowo, Hery
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i4.611

Abstract

Penerimaan orang tua terhadap anak penyandang disabilitas cerebral palsy meliputi pemberian kasih sayang, perhatian, dan kesempatan dari orang tua kepada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Karakteristik subjek, 2) Pemberian kasih sayang, 3) Pemberian perhatian, 4) Pemberian kesempatan, dan 5) Harapan subjek terhadap penerimaan orang tua. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji depenabilitas, dan uji konfirmabilitas. Selanjutnya, hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian telah menunjukkan adanya kasih sayang dan kesempatan dari orang tua kepada anak penyandang disabilitas cerebral palsy. Namun, belum menunjukkan adanya perhatian orang tua terhadap anak penyandang disabilitas cerebral palsy. Berkaitan dengan hal tersebut, maka ditawarkan program "Pelatihan Keterampilan Pengasuhan Bagi Orang Tua yang Memiliki Anak Penyandang Disabilitas Cerebral Palsy di Sekolah Luar Biasa Bagian D Yayasan Pembinaan Anak Cacat Bandung.
Interplay of modernity, symbolism, and religious practice in Cirebon’s death rituals Nurwati, Nunung; Yunita, Desi; Amanatin, Elsa Lutmilarita; Wibowo, Hery; Bustami, Mohammad Reevany
SIMULACRA: JURNAL SOSIOLOGI Vol 8, No 2: 2025
Publisher : Center for Sociological Studies and Community Developmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/sml.v8i2.31922

Abstract

This study examines the persistence of death rituals in Cirebon amid the pressures of modernity, focusing on how these practices continue to hold deep social and spiritual significance within the community. The research explores how changing values and economic challenges, particularly concerning food preparation and distribution during post-funeral events such as tahlilan and slametan, reflect tensions between religious teachings that discourage wastefulness and local beliefs surrounding purity and respect for the deceased. Employing a qualitative case study design, fieldwork was conducted in Trusmi Village, Cirebon, through in-depth interviews and participant observation involving ritual custodians (kuncen), family members, community leaders, and elders. Data were analyzed thematically via Blumer’s social action theory to interpret how symbols, social meanings, and modernization interact in shaping ritual practices. Findings reveal that while death rituals maintain their function as expressions of religiosity and social solidarity, modern consumerist tendencies have transformed certain practices into displays of prestige, often leading to food waste. The study calls for cultural adaptation and education to align these traditions with Islamic principles of moderation (wasatiyyah) and sustainability, reducing waste while reaffirming the rituals’ essence as expressions of piety, compassion, and solidarity, ensuring they remain spiritually meaningful and socially relevant in Cirebon society.
MEMBANGUN SPIRAL PENGASUHAN BERBASIS KONSEP KAPABILITAS SPIRITUAL MELALUI PEMBENTUKAN TENAGA PENYULUH PENGASUHAN KADER POSYANDU DESA CILELES KABUPATEN SUMEDANG JAWA BARAT Wibowo, Hery; Nurwati, Nunung; Yunita, Desi; Firsanty, Farah Putri; Amanatin, Elsa Lutmilarita; Lesmana, Aditya Candra; Gunawan, Wahyu; Sekarningrum, Bintarsih; Nugraha, Ardi Maulana
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v7i1.67955

Abstract

ABSTRAKKrisis keluarga sebagai bagian dari krisis multidimensional bangsa menuntut pendekatan pengasuhan yang lebih mendalam dan transformatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun spiral pengasuhan berbasis kapabilitas spiritual melalui pembentukan tenaga penyuluh pengasuhan dari kader Posyandu di Desa Cileles, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Desa Cileles, sebagai wilayah perdesaan yang bersinggungan langsung dengan kampus Universitas Padjadjaran, dipilih sebagai lokus intervensi karena potensi strategisnya dan kebutuhan akan penguatan kapasitas sosial non-fisik. Program ini mengintegrasikan konsep kapabilitas spiritual sebagai fondasi pengasuhan, dengan materi berbasis pandangan alam Islam dan konsep yang dikembangkan penulis yaitu kapabilitas spiritual yang meliputi penguatan kompetensi berbasis ruh, aql, nafs dan qalb. Melalui pelatihan intensif, kader Posyandu dibekali kompetensi sebagai penyuluh pengasuhan yang mampu mendampingi orang tua dalam memahami peran mendidik anak secara holistik, meliputi aspek fisik, psikis, dan spiritual. Intervensi ini tidak hanya memperkuat fungsi Posyandu sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, tetapi juga membentuk ekosistem pengasuhan yang berkelanjutan dan berakar pada nilai-nilai lokal. Program pelatihan di lapangan telah dilaksanakan sebanyak tujuh pertemuan dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan. Peserta merupakan perwakilan kader posyandu dari lebih dari 12 Rukun Warga Desa Cileles, yang ditargetkan dapat memberikan penyuluhan pengasuhan pada ragam agenda posyandu. Selain pelatihan langsung di lapangan, program ini juga menyediak video pembelajaran dan bahan artikel singkat pendukung, untuk menguatkan pemahaman peserta. Kata kunci: kapabilitas spiritual, pengasuhan anak, kader Posyandu, pemberdayaan desa, pendidikan ruhani                                                                          ABSTRACTThe family crisis, as a facet of the nation’s broader multidimensional crisis, demands a deeper and more transformative approach to parenting. This community engagement program aims to develop a spiral model of parenting grounded in spiritual capability by training parenting facilitators from Posyandu cadres in Cileles Village, Sumedang Regency, West Java. Cileles, a rural area adjacent to Universitas Padjadjaran’s northern campus, was selected as the intervention site due to its strategic potential and the urgent need to strengthen non-physical social capacities. The program integrates the concept of spiritual capability as the foundation of parenting, drawing upon an Islamic worldview and a framework developed by the authors that encompasses the strengthening of competencies rooted in ruh (spirit), aql (intellect), nafs (self), and qalb (heart). Through intensive training, Posyandu cadres were equipped to serve as parenting facilitators capable of guiding parents in understanding their educational role holisticallyaddressing physical, psychological, and spiritual dimensions. This intervention not only enhances the function of Posyandu as a community empowerment platform but also cultivates a sustainable parenting ecosystem anchored in local values. The field training was conducted over seven sessions across approximately seven months. Participants included Posyandu representatives from more than 12 neighborhood units (Rukun Warga) in Cileles Village, with the goal of enabling them to deliver parenting education through various Posyandu activities. In addition to in-person training, the program provided recorded video lessons and concise supporting articles to reinforce participants’ understanding.  Keyword: spiritual capabilities, childcare, Posyandu cadres, village empowerment, spiritual education
Co-Authors Adiansyah, Wandi Agustami, Shafira Salsabila Amanatin, Elsa Lutmilarita Anissa Lestari Kadiyono Antik Bintari Apsari, Nurliana ri Cipta Ardi Maulana, Ardi Arie Surya Gutama, Arie Surya Arini Fauziah Al haq, Arini Fauziah Berry Choresyo, Berry Binahayati Rusyidi Bintarsih Sekarningrum Budhi Wibhawa, Budhi Budi M. Taftazani Bustami, Mohammad Reevany Bustami, Reevany Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Desi Yunita Dessy Hasanah Siti, Dessy Hasanah Dewi Pamungkas, Gusti Ayu Dimas Bagus Hari Satrio, Dimas Bagus Hari Faisyahril, Ria Firsanty, Farah Putri Franzeska Venty, Franzeska G.K.B, Gigin Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hanum, Fauziah Hetty Krisnani, Hetty Ishartono, - Lesmana, Aditya Lesmana, Aditya Candra Lesmana, Aditya Chandra Mailani, Silvia Dwi Astuti Marni, Ziani Maulana Irfan, Maulana Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Moch. Zainuddin, Moch. Muhammad Akbar Muhammad Fedryansyah, Muhammad Mutiara Suci Erlanti, Mutiara Suci Nadia Uswatun Hasanah, Nadia Uswatun Nadilla, Hanifah Fatwa Nandang Mulyana, Nandang Nisfi Fahriani A., Nisfi Fahriani Nugraha, Ardi Maulana Nunung Nurwati Nurdin, M. Fadhil Nurdin, Muhammad Fadhil Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana Cipta Apsari Nurwati, R. Nunung Nurwaty, Nunung Prabowo, Rahmawati Ramadhani Pratiwi Puti Halimah, Puti Putri, Bimby Gita Rama Putri, Nadila Auludya Rahma Rachim, Hadiyanto Abdul RENAWATI, RENAWATI Risna Resnawaty, Risna Rivanlee Anandar, Rivanlee Ruchban, Abdul Latief Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Ruswanto, Ruswanto Sa'bani, Nurhikmah Komala Sahadi Humaedi Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo, Santoso Tri Saparudin Darwis, Rudi SOLIHIN, OLIH Soni Akhmad Nulhaqim Suryaningrum, Rahmadianty Anastya Susanto, Meilanny Budiarti Syalis, Elprida Ryanny Taher, Rusdin Utami, Adella Wahyu Gunawan Wandi Adiansah, Wandi Wardani, Shofy Aristia Yesi Fitriani, Yesi Yunita, Desy