Claim Missing Document
Check
Articles

PRAKTIK BEKERJA BERSAMA KELOMPOK UNTUK PENGUATAN PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN Hery Wibowo
Share : Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.589 KB) | DOI: 10.24198/share.v7i1.13823

Abstract

Metode bekerja bersama kelompok (social group work) pada konteks pekerjaan sosial adalah sebuah praktik yang bertujuan untuk meningkatkan keberfungsian sosial, yang dilakukan melalui media kelompok. Sejauh ini, praktik bekerja bersama kelompok lebih banyak dikenal untuk tujuan pertolongan klien yang memiliki masalah khusus seperti ketergantungan narkoba, depresi, konsep diri rendah dan sebagainya. Hal ini wajar, mengingat praktik bekerja bersama kelompok memang memiliki sejumlah keunggulan, yaitu antara lain penggunaan prinsip-prinsip universalitas, rekonstruksi kognitif, penerimaan, serta alturisme, dimana klien cenderung merasa nyaman dan diterima, sehingga mampu pada akhirnya mengungkapkan permasalahan yang dialaminya, serta bahkan mampu memberikan saran-saran kepada anggota kelompok lainnya.Makalah ini akan mengupas lebih dalam tentang praktik bekerja bersama kelompok (social group work) dalam kontek pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, baik di perusahaan, organisasi swasta maupun aparatur sipil negara. Prinsipnya, tulisan ini juga dimaksudkan untuk membedah tujuan pengembangan dari praktik bekerja bersama kelompok, disamping tujuan pengobatan/penyembuhan. Maka, secara lebih jauh akan dikupas beragam praktik bekerja bersama kelompok yang dikhususkan untuk tujuan pengembangan sikap, etos kerja, semangat untuk berprestasi maupun tekad untuk menampilkan yang terbaik pada bidang pekerjaan.
Model of Strengthening the Social Functioning of the Elderly in the Era of Society 5.0 Firda Dwi Anjani; Denny Maulana Pratama; Hery Wibowo; Binahayati Rusyidi
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2021.102-02

Abstract

This article aims to describe the model of strengthening social functioning in the 5.0 society era. The discussion begins by discussing the constellation of the elderly with the physical and social environment, the position of the elderly in the 5.0 society era, and social capital as a model for strengthening the social functioning of the elderly in the 5.0 society era. This study is based on a literature study with an ecological approach both physically and socially. According to the findings of this study, the physical and social environment have an impact on the social functioning of the elderly. In addition, in responding to existing opportunities, social capital can be a strength to strengthen the social functioning of the elderly in the 5.0 era of society.Keywords: Elderly, Physical and Social Environment, Society5.0, Social Functioning, Social Capital.
Workshop Appreciative Inquiry dan Pelatihan Kewirausahaan untuk Menbangun Etos Wirausaha Islam Pelaku UMKM Desa Cibodas Kabupaten Bandung Hery Wibowo; Binahayati Rusyidi; Maulana Irfan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.26491

Abstract

ABSTRAKPraktik kewirausahaan secara umum terbangun dari dua hal yaitu pola pikir dan pola aksi. Pola pikir (etos) adalah hal yang melandasi lahirnya sebuah gerakan pantang menyerah, penuh kreativitas dan inovasi dalam membangun, mempertahankan dan mengembangkan usaha. Maka, beragam upaya membangun etos wirausaha yang berpotensi menghasilkan semangat juang tinggi, adalah sebuah investasi yang perlu diperjuangkan.Upaya membangun sebuah praktik usaha/kewirausahaan bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah cara pandang yang positif serta apresiatif, dan melibatkan anggota komunitas desa lainnya. Oleh karena itu, penting kiranya dilakukan sebuah program yang diharapkan dapat membangun pola pikir positif dan apresiatif bagi pelaku UMKM.Praktik kewirausahaan, dalam konteks Agama Islam masuk dalam ranah muamalah, yang harus dilakukan dengan cara mengikuti syariat Islam. Berdasarkan hal tersebut, maka dalam program ini workshop appreciative inquiry diparalelkan dengan pelatihan etos wirausaha Islami.Tulisan ini, secara umum akan memaparkan bagaimana pelaksanaan praktik pelatihan dan juga aktivitas Appreciative Inquiry dalam upaya membangun etos wirausaha pelaku UMKM di Desa Cibodas, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung Jawa Barat.abstractEntrepreneurial practice in general is built from two things namely mindset and action patterns. The mindset (ethos) is the foundation of the birth of an unyielding movement, full of creativity and innovation in building, maintaining and developing a business. So, various efforts to build an entrepreneurial ethos that has the potential to generate high morale, is an investment that needs to be fought for.Efforts to build a business / entrepreneurial practice is not an easy job. Therefore, a positive and appreciative perspective is also needed, as well as the involvement of other members of the village community in order to build a conducive ecosystem. thus, it is important to carry out a program that is expected to be able to build a positive and appreciative mindset for SMEs.The practice of entrepreneurship, in the context of Islamic religion, falls within the realm of muamalah, which must be done by following Islamic law. Based on this, then in this program, the Appreciative Inquiry workshop was paralleled with an Islamic entrepreneur ethos training.This paper, in general, will explain how the implementation of training practices and also Appreciative Inquiry activities in an effort to build an entrepreneurial ethos of SMEs in Cibodas Village, Solokan Jeruk District, Bandung West Java Regency.
EDUKASI ANAK BINAAN SANGGAR WARINGIN TENTANG BULLYING MELALUI PENYULUHAN DENGAN METODE SOSIODRAMA Achmad Faidz Mufidi; Tiara Salsabilla; Muthia Fadhila Khairunnisa; Galuh Hanesty Gunawan; Hery Wibowo
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v2i2.24565

Abstract

Sanggar Waringin merupakan rumah singgah bagi anak jalanan di lingkungan rentan dekat Stasiun Bandung. Penelitian research and development ini bertujuan untuk melakukan uji coba metode sosiodrama yang dapat digunakan dalam mengedukasi anak yang membutuhkan perlindungan khusus tentang bullying. Metode sosiodrama digunakan berdasarkan Social Learning Theory yang menyatakan bahwa perkembangan perilaku manusia terbentuk berdasarkan apa yang mereka alami di kehidupan. Sampel yang digunakan adalah 15 anak binaan Sanggar Waringin dengan rentang umur 5-13 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosiodrama dapat menjadi salah satu metode yang digunakan untuk memberikan penyuluhan kepada anak-anak, dengan catatan perlu ada visualisasi terlebih dahulu agar anak dapat lebih paham tentang materi yang diberikan.Sanggar Waringin is a place for street children that are in a vulnerable environment near Bandung Station. This research aims to test the sociodrama method that can be used for educating children in need of special protection about bullying. Sociodrama is used based on the Social Learning Theory which states that the development of human behavior is formed based on their life experiences. 15 children in Sanggar Waringin around the ages of 5-13 years old were used as the sample. The results of this study indicates that sociodrama can be used as one of the methods that provide counseling to children, but there is a visualization needed in advance so the children can understand the material well. 
PENINGKATAN KAPASITAS DALAM PEMASARAN ONLINE BAGI PELAKU USAHA KECIL YANG TERDAMPAK KONDISI PANDEMI COVID-19 Soni Ahmad Nulhaqim; Hery Wibowo; Maulana Irfan; Arie Surya Gutama
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.32453

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak pada berbagai aspek kemasyarakatan salah satunya aspek ekonomi. Banyak di antara masyarakat yang berkurang pendapatannya bahkan adapula yang kehilangan pendapatan akibat dari pandemi COVID-19 ini. Salah satu kelompok masyarakat yang terdampak yaitu para pelaku usaha kecil di RW 05 Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Para pelaku usaha kecil di wilayah tersebut dihadapkan pada menurunnya tingkat penjualan, beralih berjualan jenis produk lain, bahkan terhenti usahanya pada kondisi pandemi ini. Menghadapi kondisi tersebut para pelaku usaha kecil ini berusaha untuk melakukan pemasaran online untuk kembali meningkatkan pendapatan mereka. Masalah yang kemudian muncul yaitu sebagian besar para pelaku usaha kecil ini belum memiliki pengetahuan serta keterampilan yang cukup dalam melakukan pemasaran secara online. Melalui kegiatan PPM yang terintegrasi dengan KKN Virtual ini tim berinisiatif untuk melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dalam pemasaran online dalam bentuk pelatihan. Kelompok sasaran dari kegiatan ini yaitu para pelaku usaha kecil yang terdampak kondisi pandemi COVID-19 di RW 05 Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung dan beberapa lokasi domisili mahasiswa KKN. Tujuan dari kegiatan PPM ini yaitu untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan bagi kelompok sasaran dalam melakukan pemasaran secara online. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, tahap assessment, tahap plan of treatment, tahap treatment dan tahap monitoring, evaluasi dan reporting. Hasil dari kegiatan ini yaitu diperolehnya data mengenai profil pelaku usaha kecil terdampak pandemi di RW 05 Desa Cinunuk dan lokasi KKN, meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kelompok sassaran dalam melakukan pemasaran secara online serta kelompok sasaran dapat melakukan pemasaran secara online dalam pengembangan usaha mereka.
PELATIHAN KONSEP DIRI REMAJA PUTRI UNTUK MEMBANGUN PEMAHAMAN TENTANG STANDAR KECANTIKAN Mahvira Putri Mahanani; Dwi Laraswati; Reva Salsadilla; Hana Nabilah; Hery Wibowo
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.28134

Abstract

Standar kecantikan merupakan fenomena yang dikonstruksikan secara sosial di masyarakat. Dari masa kemasa standarisasi tentang kecantikan ini terus berevolusi dan semakin sulit untuk orang mendefinisikan standar cantik itu sendiri, Berdasarkan hal tersebut, masih banyak masyarakat yang masih bingung atau ragu maupun rancu dengan standar ini. Kebingungan ini, khususnya terjadi pada remaja putri yang masih membangun konsep dirinya. Ketidaksiapan konsep diri indivdu atas sebuah standar kecantikan dapat berakibat pada ketidakpercayaan diri, sehingga diperlukan kiranya sebuah program yang dapat membantu remaja putri agar dapat membangun kepercayaan dirinya atas standar kecantikan yang dimiliki setiap masing-masing orang. Salah satu programnya yaitu mengikuti suatu pelatihan, pelatihan konsep diri remaja putri tentang standar kecantikan ini menggunakan metode penelitian action research yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang beauty standard serta pentingnya konsep diri yang baik atas insecurity di setiap individu. Metode action research ini diaktualisasikan melalui webinar di platform Whatsapp group dengan 80an orang peserta yang mayoritas remaja perempuan. Pelaksanaan webinar ini, menghasilkan sejumlah manfaat bagi peserta, hal ini terlihat dari tanggapan peserta yang menyatakan bahwa dirinya menjadi lebih paham dan percaya diri dengan tampilannya sendiri karena peserta telah memahami bahwa tidak ada standar kecantikan yang baku, dan definisi dari sebuah kecantikan bersifat subjektif. Kecantikan tidak serta merta penampilan fisik saja namun ada hal lain yang menjadikan seorang individu menjadi menarik bagi orang lain baik itu karena kepribadian, kebiasaan, maupun perilaku.
EVALUASI PROSES PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN TERHADAP ANAK JALANAN BINAAN DI RUMAH SINGGAH Rivanlee Anandar; Budhi Wibhawa; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.425 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v3i3.13772

Abstract

Perkembangan pesat anak-anak jalanan di berbagai sudut jalan, selain memprihatinkan dari segi kemanusiaan, di saat yang sama juga melahirkan permasalahan sosial baru yang cukup meresahkan. Kendati disadari bahwa tidak semua anak jalanan melakukan tindakan-tindakan yang sampai mengganggu ketertiban umum, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ada sebagian di antara mereka yang merusak citra anak jalanan secara keseluruhan dengan tindakan mereka yang mengarah pada perilaku kriminal, seperti kegiatan premanisme kecil-kecilan. Melihat kerasnya kehidupan yang dihadapi oleh anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan gizi buruk, sakit, cacat, putus sekolah, serta anak-anak yang terpaksa harus mengais rejeki di jalanan kota-kota besar seperti Jakarta, Dilts Foundation mencoba memberikan anak-anak kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik, sehat, aman, dan produktif melalui program-program pembelajaran dan mengorganisir kegiatan-kegiatan konkret yang bergerak di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pelatihan keterampilan dan kerja sosial dengan komunitas miskin dan terpinggir. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi program pendidikan yang diberikan oleh Dilts Foundation pada anak jalanan binaan. Dalam memenuhi kebutuhan anak jalanan di bidang pendidikan, kegiatan-kegiatan yang diberikan oleh Dilts Foundation ialah menyediakan rumah singgah, pemberian beasiswa, dan program kakak asuh. Dalam hal ini, pemberian pendidikan kepada anak jalanan adalah sangat penting di mana pendidikan harus mampu memberikan sumbangan pengetahuan serta wawasan pada anak jalanan sehingga mereka mempunyai bekal ke depan untuk menjadi landasan kehidupan mereka.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA WISATA CIBURIAL KECAMATAN CIMENYAN KABUPATEN BANDUNG Nisfi Fahriani A.; Santoso Tri Raharjo; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v3i2.13643

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman, kini wilayah pedesaan mengalami beberapa perubahan. Perubahan tersebut dilakukan dalam salah satu cara pembangunan desa tersebut. Namun terdapat dampak negatif dari pembangunan desa ini, salah satunya mengenai persoalan sampah. Persoalan sampah di Desa Ciburial meningkat dikarenakan hadirnya cafe dan restoran di wilayah tersebut. Maka, penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan proses pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di Desa Wisata Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Hasil penelitian ini diupayakan untuk pengembangan konsep dan keilmuan khususnya dalam konsep keilmuan pekerjaan sosial, dan penelitian ini juga diharapkan menjadi bahan rekomendasi bagi Pemerintah Desa Ciburial untuk kegiatan pengelolaan sampah yang tepat untuk diterapkan di Desa Ciburial. Dengan menggunakan metode kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bentuk pemberdayaan masyarakat khususnya bagi ibu-ibu serta karang taruna Desa Ciburial yang menjalankan kegiatan pengelolaan sampah. Kegiatan ini meliputi pelatihan serta pemanfaatan barang tidak terpakai menjadi barang bernilai jual. Kegiatan ini dilakukan dengan digerakkan berbagai komunitas di Desa Ciburial. Untuk dapat mempertahankan berjalannya kegiatan pengelolaan sampah ini, maka diperlukan adanya dukungan pemerintah desa dalam hal menyediakan fasilitas penunjang untuk memberikan kemudahan terhadap kegiatan pengelolaan sampah tersebut. Selain itu juga dapat dengan dilakukan kerjasama program CSR bersama berbagai perusahaan untuk membantu kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah.
PENDAMPINGAN ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM Dimas Bagus Hari Satrio; Budi M. Taftazani; Hery Wibowo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.946 KB) | DOI: 10.24198/jppm.v2i1.13261

Abstract

Setiap tahun, terjadi 4.000 kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak. Menurut Romli, Atmasasmita dalam Wagiati Soetodjo, terdapat faktor intrinsik dan ekstrintik dari kenakalan anak yang menyebabkan anak melakukan tindak pidana dan terpaksa berhadapan dengan hukum, faktor intelegentia, usia, kelamin, dan kedudukan anak dalam keluarga menjadi faktor instrinsik kenakalan anak dan faktor rumah tangga, pendidikan & sekolah, pergaulan anak, dan mass media menjadi faktor ekstrinsik kenakalan anak. Undang-undang perlindungan anak tidak menjamin anak berhadapan dengan hukum mendapatkan hak-hak yang seharusnya mereka peroleh. Pekerja sosial sebagai pendamping anak berhadapan dengan hukum harus memiliki pribadi matang, kepekaan, kreatif , pengamatan diri, keinginan menolong, keberanian, dan kepekaan. Rekomendasi yang diajukan : (1) Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja sosial melalui Diklat pekerja sosial koreksional, (2) menguji coba model pendampingan pada anak berkonflik hukum, (3) advokasi pemerintah tentang batas usia minimal anak berkonflik hukum dari 8 tahun menjadi 12 tahun.
Perilaku Anak Peserta Program Jatinangor Mengaji Silvia Dwi Astuti Mailani; Dede Rahmaida Nurlaeli; Elprida Ryanny Syalis; Bimby Gita Rama Putri; Hery Wibowo; Meilanny Budiarti Santoso; Hetty Krisnani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25668

Abstract

Jatinangor Mengaji merupakan suatu aktivitas proses belajar mengajar yang dilakukan oleh sekumpulan mahasiswa DKM Fisip UNPAD kepada anak-anak yang berada di Masjid Assyukur Rahman, Jalan Sayang, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor. Dalam era teknologi atau revolusi industri 4.0, proses pemakaian sistem digital sudah nampak terjadi dan intensitasnya semakin meningkat, khususnya pada generasi muda. Kemudahan akses pada dunia gawai dan internet menjadi salah satu faktor perubahan perilaku belajar pada anak. Dalam proses belajar untuk menumbuhkembangkan sistem motivasi atau motif belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dengan diberlakukannya penerapan perspektif behavioristik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan teori behavioristik dalam meningkatkan motivasi belajar pada anak di Jatinangor Mengaji dalam era digitalisasi. Perilaku anak dalam kegiatan belajar mengaji ini yang menjadi titik fokus dalam tulisan ini. 
Co-Authors A Rachim, Hadiyanto Achmad Faidz Mufidi Adiansyah, Wandi Adit Djati Permana Aditya Candra Lesmana Adrianti Nur Fitria Sofandi Agustami, Shafira Salsabila Agustina Nurshinta Ahmad Saalik Hudan Alfariz Amanatin, Elsa Lutmilarita Amirio Tri Kusuma Andita Ratih Anissa Lestari Kadiyono Antik Bintari Apsari, Nurliana ri Cipta Ardana, Sintia Maharani Ardi Maulana Nugraha Ardi Maulana, Ardi Arie Surya Gutama Arini Fauziah Al haq Arini Fauziah Al haq, Arini Fauziah Asmar Husein Berry Choresyo Berry Choresyo, Berry Bimby Gita Rama Putri Binahayati Rusyidi Bintarsih Sekarningrum Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Budi M. Taftazani Budi M. Taftazani Bustami, Mohammad Reevany Bustami, Reevany Caroline Paskarina Chenia Ilma Kirana Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Dede Rahmaida Nurlaeli Denny Maulana Pratama Desi Yunita Dessy Hasanah Siti Dessy Hasanah Siti, Dessy Hasanah Dewi Pamungkas, Gusti Ayu Diky Nurhakim Dimas Bagus Hari Satrio Dimas Bagus Hari Satrio, Dimas Bagus Hari Dwi Laraswati Elprida Ryanny Syalis Elsa Lutmilarita Amanatin Fadhil Nurdin Fadila Ayu Utami Fami Oriza Farah Tri Apriliani Farah Tri Apriliani Fardila Nasriyati Firda Dwi Anjani Firdaus Irwansyah Firsanty, Farah Putri Franzeska Venty Franzeska Venty, Franzeska G.K. Basar, Gigin G.K.B, Gigin Galuh Hanesty Gunawan Gigin Ginanjar Kamil Basar Hadiyanto A. Rachim Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hajbudin Hekmatiar Hana Nabilah Hanifah Arroyana Hanum, Fauziah Hetty krisnani Hetty Krisnani, Hetty Ibnu Choldun Irvan Sudirman Ishak Fadlurrohim Ishartono, - Kartini Kamaruzzaman Lesmana, Aditya Lesmana, Aditya Chandra Lina Putri Pasaribu Liya Yulia M. Rasyid Rido Nasution Mahvira Putri Mahanani Mailani, Silvia Dwi Astuti Malahina, Zefanya Agustinus Marni, Ziani Marsha Nurul Lutfiah Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan Maulana Irfan, Maulana MEILANNY BUDIARTI SANTOSO Meilanny Budiarti Santoso Meilanny Budiarti Santoso Meilanny Budiarti Santoso Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Moch. Zainuddin Moch. Zainuddin, Moch. Muhamad Rizky Nurdin Muhammad Akbar Muhammad Ali Equatora Muhammad Fadhil Nurdin Muhammad Fahrezi Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muthia Fadhila Khairunnisa Mutiara Suci Erlanti Mutiara Suci Erlanti, Mutiara Suci Nabila Rifatunnafiah Nadia Uswatun Hasanah Nadia Uswatun Hasanah, Nadia Uswatun Nadilla, Hanifah Fatwa Nandang Mulyana Nandang Mulyana, Nandang Naura Salsabila Neng Desty Cahyanti Shabilla Nisfi Fahriani A. Nisfi Fahriani A., Nisfi Fahriani Noorfarizal, Mohammad Erlan Nunung Nurwati NUNUNG NURWATI Nurdin, M. Fadhil Nurdin, Muhammad Fadhil Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana Cipta Apsari Nurwati, R. Nunung Nurwaty, Nunung Prabowo, Rahmawati Ramadhani Pratiwi Purnama, Sephira Purwanto, Shaneshia Prameswari Parsa Puti Halimah Puti Halimah, Puti Putri, Bimby Gita Rama Putri, Nadila Auludya Rahma Rachim, Hadiyanto Abdul Rahayu, Wefina Razanah Afina Turfa RENAWATI, RENAWATI Reva Salsadilla Rezki Ashriyana Sulistiobudi Ria Faisyahril Rifa Khanifa Risna Resnawaty RISNA RESNAWATY Risna Resnawaty, Risna Rivanlee Anandar Rivanlee Anandar, Rivanlee Ruchban, Abdul Latief Rudi Saprudin Darwis Darwis Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Ruswanto Ruswanto Ruswanto, Ruswanto Sa'bani, Nurhikmah Komala Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi SAHADI HUMAEDI Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Saparudin Darwis, Rudi Silvi Alpera Setiawan Silvia Dwi Astuti Mailani SOLIHIN, OLIH Soni Achmad Nulhaqim Soni Ahmad Nulhaqim Soni Akhmad Nulhaqim Suryaningrum, Rahmadianty Anastya Susanto, Meilanny Budiarti Syahrul Hidayat Syalis, Elprida Ryanny Taher, Rusdin Tiara Salsabilla Utami, Adella Vanaja Syifa Radissa Wahyu Gunawan Wahyu Gunawan Wandi Adiansah Wandi Adiansah Wandi Adiansah, Wandi Wandi Adiansyah Wardani, Shofy Aristia Widya Setiabudi Yesi Fitriani Yesi Fitriani, Yesi Yunita, Desy