Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Pemanfaatan dan Pemilihan Bahan Baku Obat Tradisional di Daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya Nurdianti, Lusi; Rahayuningsih, Nur; Wulandari, Winda Trisna; Aprillia, Ade Yeni; Idacahyati, Keni; Indra, Indra; Wardani, Gatut Ari; Setiawan, Fajar; Gustaman, Firman; Annissya, Widia Primi; Julyanti, Ai Rian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.16066

Abstract

ABSTRAK Masyarakat daerah Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mata pencaharian utamanya adalah sebagai petani, sehingga tanaman tumbuh baik disana, pemanfaatan tanaman ini dapat dibuat untuk bahan baku jamu sehingga dapat memberdayakan dan mendorong masyarakat dalam upaya pengembangan kesehatan tradisional. Memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tanaman obat menjadi produk jamu yang bermanfaat bagi Kesehatan selain itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih jamu yang aman dan memiliki izin edar dari BPOM serta mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui usaha home industry berbasis produk jamu. Total peserta yang termasuk dalam kriteria inkulusi dalam kegiatan ini adalah 110 orang, penyuluhan yang dilakukan menggunakan metode presentasi dengan media spanduk, stiker, dan power point, selain itu dilakukan pretest dan post-test. Rata-rata pretest sebesar 58,41 dan post-test sebesar 92,95, berdasarkan hasil pengujian statistik nilai pretest dengan post-test memiliki perbedaan yang signifikan (p<0,05). Program penyuluhan pemanfaatan Bahan Baku Obat Tradisional dalam pembuatan sediaan jamu dan cerdas memilih obat tradisional di Kampung Parunggolong desa Lengkong Barang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan respon yang positif dari masyarakat setempat. Kata Kunci: Obat Tradisional, Jamu, Cikatomas  ABSTRACT The people of the Cikatomas area in Tasikmalaya Regency primarily earn their livelihood as farmers. The plants grown there are well-suited for use as raw materials in herbal medicines. Utilizing these plants can empower and encourage the community in their efforts to develop traditional health practices. Empowering the community with knowledge and skills to process medicinal plants into beneficial herbal products not only increases public awareness about the importance of selecting herbal medicines that are safe and approved by BPOM but also helps develop local economic potential through home-based businesses centered around herbal medicine products. A total of 110 participants met the inclusion criteria for this activity. The counseling was conducted using presentations with banners, stickers, and PowerPoint. Additionally, a pretest and post-test were administered. The pretest average score was 58.41, while the post-test average was 92.95. Based on statistical testing, there is a significant difference between the pretest and post-test scores (p < 0.05). The outreach program focused on the use of traditional medicinal raw materials for making herbal medicine preparations and smart selection of traditional medicines in Parunggolong Village, Lengkong Barang Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, was well-received by the local community. Keywords: Traditional Medicine, Jammu, Cikatomas
Program Penyuluhan Registrasi Produk Kosmetik untuk Meningkatkan Kesadaran Remaja di SMK Farmasi Bina Putera Nusantar Tasikmalaya Nurdianti, Lusi; Rahayuningsih, Nur; Indra, Indra; Setiawan, Fajar; Gustaman, Firman; Wulandari, Winda Trisna; Wardani, Gatut Ari; Aprillia, Ade Yeni; Annissya, Widia Primi; Julyanti, Ai Rian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.19960

Abstract

ABSTRAK Kosmetik telah menjadi kebutuhan sehari-hari, namun masih banyak produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan regulasi. Banyak produk kosmetik illegal dan tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga beresiko mengandung bahan berbahaya. Selain itu, kesadaran Masyarakat, terutama siswa/I sekolah kejuruan farmasi, tentang pentingnya kosmetik yang aman dan halal masih terbatas. Program pengabdian masyarakt ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/I SMK Farmasi Bina Putera Nusantara Tasikmalaya mengenai pentingnya penandaan dan regristrasi sediaan kosmetik yang baik dan halal, sehingga mereka dapat menjadi konsumen yang lebih cerdas dan kritis dalam memilih produk kosmetik. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan metode presentasi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Media yang digunakan meliputi brosur, spanduk, dan presentasi menggunakan PowerPoint. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa/I terhadap aspek legalitas dan keamanan kosmetik, ditunjukkan dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Siswa/I menjadi lebih memahami pentingnya regristrasi BPOM, penandaan kosmetik, seta konsep halal dalam produk kosmetik. Program penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa/I mengenai kosmetik yang aman dan halal. Dengan edukasi yang tepat, generasi muda dapat menjadi konsumen yang lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk kosmetik yang terjamin kualitas serta keamanannya Kata Kunci: Penyuluhan, Kosmetik Halal, Regristrasi BPOM, Edukasi Konsumen, Keamanan Kosmetik  ABSTRACT Cosmetics have become an essential part of daily life. However, many products on the market do not meet safety and regulatory standards. The presence of illegal and unregistered cosmetics, which may contain harmful substances, remains a significant concern. Public awareness- particularly among vocational pharmacy students- is still lacking regarding the importance of safe and halal-certified cosmetics. This community engagement program aims to enhance students’ understanding of SMK Farmasi Bina Putera Nusantara Tasikmalaya regarding the importance of proper cosmetic labeling and registration, enabling them to become more informed and critical consumers. The program was conducted as an educational seminar using a presentation-based approach, interactive discussion, and pre-test and post-test assessment to evaluate participants’ comprehension. The materials were delivered through brochures, banners, and PowerPoint presentations. The evaluation results indicated a significant improvement in students’ knowledge of cosmetic legality and safety. Post-test scores demonstrated an increased understanding of BPOM registration, cosmetic labelling regulations, and halal certification requirements compared to pre-test results. The outreach program effectively raised students’ awareness and knowledge of safe and halal cosmetics. Proper education can empower younger generations to make informed choices when selecting and using cosmetics that comply with safety and regulatory standards. Keywords: Awareness Program, Halal Cosmetics, BPOM Registration, Consumer Education, Cosmetic Safety
Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai macam dan cara pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) di desa Linggalaksana Gatut Ari Wardani; Tiffani Navisha Auli; Ismi Syahrani; Ana Noviana Rachmadhiani; Rizki Abdurochman Assidik; Luthfi Najdah Mujahidah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25379

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang besar sehingga kaya akan berbagai tanaman yang memiliki potensi sebagai obat. Di Desa Linggalaksana, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, terdapat banyak tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat keluarga (TOGA) diantaranya binahong dan bunga telang, namun pemahaman masyarakat Desa Linggalaksana terkait pemanfaatan tanaman obat masih rendah. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Linggalaksana. Melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab, pengetahuan masyarakat Desa Linggalaksana meningkat secara signifikan, dari 5,38% menjadi 61,53%. Program ini diharapkan dapat mendorong penanaman TOGA lebih luas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya tanaman obat keluarga. Kata kunci: tanaman; obat; herbal; keluarga; budidaya. Abstract Indonesia is one of the countries with great biodiversity, rich in various plants with medicinal potential. In Linggalaksana Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency, there are many plants with the potential to be used as family medicinal plants (TOGA), including binahong and butterfly pea flowers. However, the understanding of the Linggalaksana Village community regarding the use of medicinal plants is still low. This outreach aims to increase the community's knowledge and encourage the cultivation of Family Medicinal Plants (TOGA) in Linggalaksana Village. Through outreach, discussions, and question-and-answer sessions, the knowledge of the Linggalaksana Village community increased significantly, from 5.38% to 61.53%. This program is expected to encourage wider TOGA planting to raise awareness of the importance of family medicinal plants. Keywords: plants; medicine; herbs; family; cultivation.
Physicochemical Characterization and Dissolution Enhancement of Mefenamic Acid–Isonicotinamide Crystalline Solid Dispersion Indra Indra; Nurul Apriani; Ade Yeni Aprillia; Winda Trisna Wulandari; Gatut Ari Wardani; Firman Gustaman
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2025.142.601-607

Abstract

Poor aqueous solubility limits the bioavailability of non-steroidal anti-inflammatory drugs like mefenamic acid. This study aims to improve the solubility and dissolution of mefenamic acid through crystalline solid dispersions using solvent evaporation and co-grinding techniques with selected co-formers. Solid dispersions were formulated at different drug-to-co-former ratios (1:1, 1:2, and 2:1) and characterized using differential scanning calorimetry, Fourier-transform infrared spectroscopy, and powder X-ray diffraction. DSC results revealed reduced crystallinity, indicated by the disappearance of melting peaks and the appearance of a single glass transition temperature. FTIR analysis confirmed hydrogen bonding between the drug and co-former, while PXRD patterns showed a loss of long-range order, supporting the formation of amorphous phases. Dissolution testing demonstrated a significant increase in drug release, particularly in the 1:2 formulation, which outperformed the pure drug and other ratios. These results confirm that the choice of preparation method and co-former ratio critically influence the performance of solid dispersions. This study provides valuable insights into the design of improved oral formulations for poorly soluble drugs, contributing to the advancement of pharmaceutical technology
Cegah Dermatitis Sejak Dini melalui Edukasi Kesehatan Kulit Pada Siswa/I SMP N 1 Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Gatut Ari Wardani; Fajar Setiawan; Ade Yeni Aprillia; Ai Rian Julyanti; Widia Primi Annissya; Winda Trisna Wulandari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25692

Abstract

ABSTRAK Dermatitis merupakan salah satu masalah kesehatan kulit yang sering terjadi pada remaja akibat kurangnya pengetahuan serta belum optimalnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan dermatitis melalui edukasi kesehatan kulit. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan pretest dan posttest pada 35 siswa SMP N 1 Puspahiang. Kegiatan meliputi penyampaian materi terkait jenis, penyebab, gejala, serta pencegahan dermatitis yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 68,83 ± 6,67 menjadi 89,37 ± 6,39 dengan nilai p sebesar 0,026 (p0,05). Edukasi kesehatan kulit terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa terkait pencegahan dermatitis. Disarankan agar kegiatan edukasi dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program PHBS di sekolah. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan Kulit, Dermatitis, Siswa, Pengetahuan, PHBS. ABSTRACT Dermatitis is a common skin health problem among adolescents due to limited knowledge and inadequate implementation of clean and healthy lifestyle behaviors (PHBS). This activity aimed to improve students' knowledge regarding dermatitis prevention through skin health education. The method used was counseling with a pretest and posttest approach involving 35 students of SMP N 1 Puspahiang. The activity included delivering materials on types, causes, symptoms, and prevention of dermatitis, followed by interactive discussions. The results showed a significant increase in knowledge, indicated by an increase in the average score from 68.83 ± 6.67 to 89.37 ± 6.39 with a p-value of 0.026 (p0.05). Skin health education is effective in improving students' knowledge regarding dermatitis prevention. It is recommended that such programs be implemented continuously and integrated with school-based PHBS programs. Keywords : skin health education, dermatitis, students, knowledge, PHBS
Pelarutan Selektif Tembaga dari Limbah Printed Circuit Board dengan Hidrogen Peroksida Gatut Ari Wardani; Rokiy Alfanaar; Sri Juari Santosa
ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Vol 14, No 1 (2018): March
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/alchemy.14.1.11168.51-59

Abstract

Pelarutan selektif tembaga dari limbah printed circuit board (PCB) telah berhasil dilakukan. Logam tembaga yang terkandung di dalam papan PCB dapat dipisahkan menggunakan campuran hidrogen peroksida dan asam sulfat dengan variasi perbandingan volume 0 : 1, 1 : 1, 2 : 1, 3 : 1, 4 : 1, dan 5 : 1. Pemisahan optimal dilakukan dengan sistem perendaman selama 3 hari dengan campuran H2O2/H2SO4 = 3 : 1 (v/v). Jumlah tembaga yang terkandung di dalam papan PCB dianalisis menggunakan X-ray fluorescense. Tembaga yang terkandung di dalam PCB sebesar 57,7%. Pelarutan selektif dapat menurunkan kadar tembaga sehingga tembaga yang masih tersisa adalah sebesar 7,7 x 10-4 %. Penurunan kadar tembaga yang terkandung di dalam PCB mencapai 99,999%. Analisis spektrometri serapan atom dilakukan untuk mengetahui jumlah tembaga yang terlarut yaitu sebesar 25,415 mg/kg PCB.Leaching of Copper from Printed Circuit Board Waste with Hydrogen Peroxide. Leaching of copper from printed circuit board (PCB) waste has been successfully performed. The copper metal contained in the PCB can be separated using a mixture of hydrogen peroxide and sulfuric acid with a variation of volume ratio is 0 : 1, 1 : 1, 2 : 1, 3 : 1, 4 : 1, and 5 : 1. Optimal separation is carried out by the immersion system for 3 days using H2O2/H2SO4 = 3:1 (v/v). The amount of copper contained in the PCB was analyzed using X-ray fluorescence. The copper contained in the printed circuit board is 57.7%. The leaching process can decrease the copper content so that the remaining copper is 7.7 x 10-4%. The decrease of copper content contained in PCB reaches 99.999%. Analysis of atomic absorption spectrometry was conducted to determine the amount of dissolved copper that is 25.415 mg/kg PCB.
Co-Authors Ade Yeni Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Apriliani Ade Yeni Aprillia Adinda Nur Octavia Agustina, Ariyanti Ahmad Tantowi Jaohari Ai Rian Julyanti Alfanaar, Rokiy Ana Noviana Rachmadhiani Andyny Dwinovia Rianty Anindita Tri Kusuma Pratita Anindita Tri Kusuma Pratita Anisa Pebiansyah Anisa Pebiansyah Annazalia Rustandi Putri Annissya, Widia Primi Aprillia, Ade Yeni Ardiansyah, Dandi Ariyanti Agustina Ayu Erviena Bayu Tri Laksono Clarisa Kartika Putri Cucu Nurpatonah Dea Dara Pamungkas Denis Pajriati Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Dichy Nuryadin Zain Ditha Rizqi Aulia Utami Dwi Puspa Syahirrah Ega Maulana Qudsi Estin Nofiyanti Estin Nofiyanti Estin Nofiyanti Estin Nofiyanti Eva Saefatuzzahro Fadilah, Refi Tazhqiyatul Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Fasya Ammatul Hawa Fathurohman, Mochamad Firma Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Gustaman, Firman Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Haura Aklina Elyasin Hendy Suhendy Heri Herdiana Hertikawati, Hesi Hesi Hertikawati Idacahyati, Keni Iis Sukmawati Indra Indra Indra Indra Indra, Indra Ira Rahmiyani Ismi Syahrani Itmam Milataka Izfadllillah, Thesa Julyanti, Ai Rian Keni Ida Cahyani Keni Idacahyati Keni Idacahyati Keni Idacahyati Khoeruman Nur, Fauzan Lena Yulianti Lia Nuramalia Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah Lilis tuslinah Lilis Tuslinah Lusi Nurdianti, Lusi Luthfi Najdah Mujahidah Mellyanawaty, Melly Meri Meri Meri, Meri Micola, Muhammad Yolanda Mochamad Fathurohman Mochamad Fathurohman Nandhini Huda A Nisa Uswatun Khasanah Noer Laelly BTAG Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih, Nur Nurcholis Salman Nurhidah, Mia Nurlita, Putri Nurul Apriani Octavani, Salsabila Hanifah Pebiansyah, Anisa Pikri Adit Praditya R Pratama, Azril Pratita, Anindita Tri Kusuma Rahma, Aisyah Alpiah Ratih Damayanti Richa Mardianingrum Rissa Putri Aulia Yulianto Rizki Abdurochman Assidik Rohganala, Vinka Fitria Rubiansyah Dio Lazuardi Ruswanto, Ruswanto Sagita Wulandari Salman, Nurcholis Salsabila Hanifah Octavani Salsabila Putri Awalia Rahmat Septian, Ade Dwi Shal Nurdinda Fauziah Sindi Lestari Siti Laila Abiya Sri Asih Sri Juari Santosa Sugiharti, Mulya Tri Syahirrah, Dwi Puspa Syahputra, Ricky Andi Taofik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tiara Permata Sari Tiffani Navisha Auli Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari, Tresna Vera Nurviana Wawan Rismawan Wawan rismawan Widdy Erlinasari Widia Primi Annissya Widya Puspitasari Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Zain, Dichy Nuryadin