Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Metode Bermain Plastisin Tanah Liat Maisarah, Ayu; Mahmud, Muchammad Eka; Saugi, Wildan
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.553 KB) | DOI: 10.37985/joe.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui metode bermain plastisin tanah liat pada anak kelompok B2 di TK IT Salsabila Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Aspek-aspek yang dinilai dalam kemampuan kreativitas anak yaitu aspek kelancaran, orisinalitas, keluwesan, dan kerincian. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kreativitas anak melalui media plastisin tanah liat pada pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III terjadi peningkatan, pada pra siklus diperoleh angka sebesar 9% dengan kategori Belum Berkembang (BB)  atau kurang, siklus I diperoleh angka sebesar 27% dalam kategori Belum berkembang (BB) atau kurang, siklus II naik menjadi 47% dalam kategori Mulai Berkembang (MB) atau cukup, sedangkan pada siklus III mengalami kenaikan menjadi 93% dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSH). Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain plastisin tanah liat dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini
Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Metode Bermain Plastisin Tanah Liat Maisarah, Ayu; Mahmud, Muchammad Eka; Saugi, Wildan
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui metode bermain plastisin tanah liat pada anak kelompok B dua di TK IT Salsabila Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Aspek-aspek yang dinilai dalam kemampuan kreativitas anak yaitu aspek kelancaran, orisinalitas, keluwesan, dan kerincian. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kreativitas anak melalui media plastisin tanah liat pada pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III terjadi peningkatan, pada pra siklus diperoleh angka sebesar sembilan persen dengan kategori Belum Berkembang  atau kurang, siklus I diperoleh angka sebesar dua puluh tujuh persen dalam kategori Belum berkembang atau kurang, siklus II naik menjadi empat puluh tujuh persen dalam kategori Mulai Berkembang  atau cukup, sedangkan pada siklus III mengalami kenaikan menjadi sembilan puluh tiga persen dalam kategori Berkembang Sangat Baik . Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain plastisin tanah liat dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Pengembangan Budaya Mutu Muhsin, Muhsin; Sudadi, Sudadi; Mahmud, Muchammad Eka; Muadin, Akhmad
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.569

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam menjaga proses pembelajaran yang berkualitas sehingga siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran. Guru harus meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam hal pengetahuan akademik, pengelolaan kelas, dan ketrampilan proses pembelajaran agar mereka dapat menggunakan semua kemampuannya untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas tinggi bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode melalui mana supervisi akademik dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi kualitatif ini menggunakan studi pustaka. Data yang diperoleh dikompulasi, dianalisis, dan disimpulkan untuk mencapai kesimpulan tentang studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran karena terkait dengan pembelajaran yang berkualitas tinggi, yang memerlukan guru yang berpengalaman. Guru sebagai pelaku utama dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan profesionalitasnya dan mencapai tujuan pembelajaran dengan bantuan supervisi akademik. Supervisi akademik memungkinkan guru untuk meningkatkan kemampuan profesional mereka dan mengevaluasi kekurangan mereka dalam proses pembelajaran. Hal ini akan memungkinkan pendidikan yang lebih baik. Budaya mutu, juga dikenal sebagai budaya kualitas atau budaya perbaikan terus-menerus, adalah pendekatan organisasi atau perusahaan yang menekankan komitmen terhadap kualitas, peningkatan berkelanjutan, dan kesadaran bahwa setiap anggota staf memainkan peran penting dalam mencapai kualitas yang lebih baik. Budaya mutu berarti menciptakan lingkungan di mana setiap pekerja merasa bertanggung jawab atas barang atau jasa yang mereka berikan.
Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Metode Bermain Plastisin Tanah Liat Maisarah, Ayu; Mahmud, Muchammad Eka; Saugi, Wildan
Journal of Education Research Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/joe.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia dini melalui metode bermain plastisin tanah liat pada anak kelompok B dua di TK IT Salsabila Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Aspek-aspek yang dinilai dalam kemampuan kreativitas anak yaitu aspek kelancaran, orisinalitas, keluwesan, dan kerincian. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kreativitas anak melalui media plastisin tanah liat pada pra siklus, siklus I, siklus II dan siklus III terjadi peningkatan, pada pra siklus diperoleh angka sebesar sembilan persen dengan kategori Belum Berkembang  atau kurang, siklus I diperoleh angka sebesar dua puluh tujuh persen dalam kategori Belum berkembang atau kurang, siklus II naik menjadi empat puluh tujuh persen dalam kategori Mulai Berkembang  atau cukup, sedangkan pada siklus III mengalami kenaikan menjadi sembilan puluh tiga persen dalam kategori Berkembang Sangat Baik . Hal ini menunjukkan bahwa metode bermain plastisin tanah liat dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Pengembangan Budaya Mutu Muhsin, Muhsin; Sudadi, Sudadi; Mahmud, Muchammad Eka; Muadin, Akhmad
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.569

Abstract

Guru memiliki peran penting dalam menjaga proses pembelajaran yang berkualitas sehingga siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran. Guru harus meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam hal pengetahuan akademik, pengelolaan kelas, dan ketrampilan proses pembelajaran agar mereka dapat menggunakan semua kemampuannya untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas tinggi bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode melalui mana supervisi akademik dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi kualitatif ini menggunakan studi pustaka. Data yang diperoleh dikompulasi, dianalisis, dan disimpulkan untuk mencapai kesimpulan tentang studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran karena terkait dengan pembelajaran yang berkualitas tinggi, yang memerlukan guru yang berpengalaman. Guru sebagai pelaku utama dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan profesionalitasnya dan mencapai tujuan pembelajaran dengan bantuan supervisi akademik. Supervisi akademik memungkinkan guru untuk meningkatkan kemampuan profesional mereka dan mengevaluasi kekurangan mereka dalam proses pembelajaran. Hal ini akan memungkinkan pendidikan yang lebih baik. Budaya mutu, juga dikenal sebagai budaya kualitas atau budaya perbaikan terus-menerus, adalah pendekatan organisasi atau perusahaan yang menekankan komitmen terhadap kualitas, peningkatan berkelanjutan, dan kesadaran bahwa setiap anggota staf memainkan peran penting dalam mencapai kualitas yang lebih baik. Budaya mutu berarti menciptakan lingkungan di mana setiap pekerja merasa bertanggung jawab atas barang atau jasa yang mereka berikan.