Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MODEL PEMBELAJARAN HYBRID LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Songgigilan, Arter; Watung, Sjedie; Kandori, Iwan; Dolonseda, Herman Philips
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Keterampilan Mengajar Guru Dan Model Pembelajaran Hybrid Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Kristen Rurukan. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII di SMP Kristen Rurukan, yaitu berjumlah 55 siswa. Sedangkan Sampel dalam penelitian ini adalah 48 siswa dengan menggunakan Teknik proposional sampling. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Teknik kuisioner (angket). Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: 1) ada pengaruh keterampilan mengajar terhadap hasil belajar sebesar 33,3%; 2) ada pengaruh model pembelajaran hybrid learning terhadap hasil belajar siswa sebesar 39,5%; 3) ada pengaruh antara keterampilan mengajar guru dan model pembelajaran hybrid learning terhadap hasil belajar siswa sebesar 83,3%
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI SMA NEGERI 2 TAHUNA Antehang, Sindi; Tawas, Yance; Dolonseda, Herman; Lempas, Jetty
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10997

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa pada mata pelajar ekonomi kelas XI SMA Negeri 2 Tahuna. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 54 siswa. Uji instrument yang di gunakan yakni uji validasi dan reliabilitasi. Variabel XI, X2 dan Y memiliki data yang normal. Uji hipotesis 1 dan 2 yang di gunakan yaitu : korelasi sederhana, Uji t dan Koefisien determinasi sedangkan Hipotesis 3 di gunakan Uji korelasi berganda dan Uji F. Hasil penelitian ini diperoleh terdapat pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI SMA Negeri 2 Tahuna, Variabel lingkungan keluarga (X1) dan Variabel lingkungan sekolah (X2) memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap variabel minat (Y) sebesar 92% dan sisanya 8% di tentukan oleh variabel lain yang tidak di teliti. Kata Kunci : Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sekolah, Minat Belajar ABSTRACT This study aims to determine how the influence of the family environment and school environment on students' interest in learning in the subject of economics class XI SMA Negeri 2 Tahuna. This study is a quantitative study with a sample of 54 students. The instrument test used is the validation and reliability test. Variables XI, X2 and Y have normal data. Hypothesis tests 1 and 2 used are: simple correlation, t-test and determination coefficient while Hypothesis 3 uses multiple correlation test and F-test. The results of this study obtained that there is an influence of the family environment and school environment on students' interest in learning in the subject of economics class XI SMA Negeri 2 Tahuna, Family environment variables (X1) and School environment variables (X2) have a very strong influence on the interest variable (Y) of 92% and the remaining 8% is determined by other variables that are not examined. Keywords: Family Environment, School Environment, Learning Interest
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN UKM DI DESA KAROWA Lomban, Reza; Dame, Joubert; Dolonseda, Herman
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.11002

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemanfaatan media sosial dapat berpotensi dalam peningkatan serta apa saja faktor penghambat peningkatan UKM di Desa Karowa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan dialisis secara deskriptif sehigga dapat menggambarkan objek dan subjek sesuai keadaannya. Adapun objek dalam penelitian ini adalah Warga Desa Karowa sebagai pelaku UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan penggunaan media sosial untuk peningkatan UKM di Desa Karowa masih perlu ditingkatkan secara konsisten, pemberian waktu luang dalam pembuatan konten produk dan pemilihan media sosial yang tepat perlu dllakukan. Kata Kunci : Penggunaan Media Sosial, Peningkatan Usaha Kecil Menegah ABSTRACT This study aims to determine whether the use of social media can potentially increase and what are the inhibiting factors for increasing UKM in Karowa Village. This study was conducted using qualitative methods and descriptive dialysis so that it can describe the object and subject according to their circumstances. The object in this study is the Karowa Village Residents as UKM actors. The results of the study indicate that overall the use of social media for increasing UKM in Karowa Village still needs to be consistently increased, providing free time in creating product content and choosing the right social media needs to be done. Keywords: Use of Social Media, Small Business Development
PENGEMBANGAN MATERI PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI SALAK DI DESA PANGU KACAMATAN RATAHAN TIMUR Sualang, Nadia; Wantah, Edwin; Dolonseda, Herman; Ranti, Devyano
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1.9355

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan melakukan analisis kebutuhan model pemberdayaan ekonomi petani salak. Pada tahap awal pengembangan model Four D yaitu Define diawali dengan mengidentifikasi permasalahan dan menganalisis kebutuhan petani yang dilakukan peneliti untuk menilai kebutuhan Petani Salak yang menjadi subjek penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hal tersebut. Model pemberdayaan ekonomi Petani Salak sangat dibutuhkan. Definisi yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah pemetaan kebutuhan petani. Dalam hal ini peneliti akan melakukan studi pendahuluan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner. Hasil dari identifikasi masalah dan analisis kebutuhan adalah untuk memahami kebutuhan petani untuk meningkatkan pendapatan Petani Salak di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur. Peneliti membagikan produk akhir berupa Modul Pemberdayaan Ekonomi Perani Salak di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur kepada Petani yang menjadi subjek penelitian. Kata Kunci: Pembelajaran Ekonomi, Model Pemberdayaan Ekonomi, Petani Salak.           Abstract This research aims to identify problems and conduct a needs analysis for a model of economic empowerment for salak farmers. In the initial stage of developing the Four D model, namely Define, it began with identifying problems and analyzing farmers' needs, which was carried out by researchers to assess the needs of Salak Farmers who were the research subjects with the aim of finding out this. A model of economic empowerment for Salak Farmers is really needed. The definition that will be used in this research is mapping farmers' needs. In this case the researcher will conduct a preliminary study through interviews and distributing questionnaires. The result of problem identification and needs analysis is to understand the needs of farmers to increase the income of Salak Farmers in Pangu Village, East Ratahan District. Researchers distributed the final product in the form of the Perani Salak Economic Empowerment Module in Pangu Village, East Ratahan District to Farmers who were research subjects. Keywords: Economic Learning, Economic Empowerment Model, Salak Farmers.  
Kolaborasi Perguruan Tinggi, UMKM, dan Masyarakat Dari Sudut Pandang Sosiologi Ekonomi Mesra, Romi; Dolonseda, Herman Philips
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana kolaborasi perguruan tinggi, umkm, dan masyarakat dari sudut pandang sosiologi ekonomi. Dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode eksperimen yang merupakan studi ilmiah di mana peneliti memanipulasi dan mengontrol satu atau lebih variabel independen sambil mengamati variabel dependen untuk variasi yang muncul sebagai akibat dari manipulasi variabel independen tersebut. Peneliti menyimpulkan bahwa kolaborasi ini sangat penting secara sosiologis dalam hal menambah relasi, menambah modal sosial, meningkatkan branding, dan lain sebagainya sementara secara ekonomis hal ini tentu akan simbiosis mutualisme misalnya antara UMKM dengan nelayan sebagai penyedia bahan baku Ikan Nike, kemudian juga antara perguruan tinggi yang dalam hal ini dosen dan mahasiswa dengan pihak UMKM yang bisa dijadikan mitra penelitian, sosialisasi dan lain sebagainya sementara antara perguruan tinggi dan masyarakat seperti halnya nelayan pun juga demikian. Hal ini patut dikembangkan ke depannya yang mana kolaborasi ini bisa dipererat lagi ataupun diperluas lagi ke depannya
ANALISIS DAMPAK LITERASI EKONOMI DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA: SEBUAH STUDI PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI DOLONSEDA, HERMAN PHILIPS; MANONGKO, ALLEN A CH; ARSANA, I KADEK SATRIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i4.3581

Abstract

Economic literacy and financial literacy are two very important concepts in the context of entrepreneurship education and development. In a world surrounded by abundant information, the ability to understand and manage economic and financial aspects is becoming increasingly crucial. Analysis of the impact of economic literacy and financial literacy on entrepreneurial interest needs to be explored further, considering that both can encourage individuals to take bold steps in starting their own businesses. This study aims to analyze the impact of economic literacy and financial literacy on entrepreneurial interest among economics education students. The method used in this study is a quantitative approach with a descriptive design. This approach allows researchers to collect objective data and analyze it in a systematic way. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation from 140 student respondents. The results of the study indicate that economic literacy and financial literacy have a significant influence on entrepreneurial interest. This finding is shows that by increasing economic and financial literacy among students, it can directly affect students' interest in entrepreneurship. It is hoped that this study can contribute to the development of a more relevant and effective educational curriculum in preparing students to face the challenges of the business world. Therefore, it is important for all stakeholders, including educators, policy makers, and the community, to work together to create an environment that supports the development of economic and financial literacy, so that the younger generation can become entrepreneurs who are able to contribute positively to the nation's economy. ABSTRAKLiterasi ekonomi dan literasi keuangan adalah dua konsep yang sangat penting dalam konteks pendidikan dan pengembangan kewirausahaan. Dalam dunia yang dikelilingi oleh informasi yang melimpah, kemampuan untuk memahami dan mengelola aspek-aspek ekonomi dan keuangan menjadi semakin krusial. Analisis dampak literasi ekonomi dan literasi keuangan terhadap minat berwirausaha perlu dieksplorasi lebih lanjut, mengingat bahwa keduanya dapat mendorong individu untuk mengambil langkah berani dalam memulai usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi ekonomi dan literasi keuangan terhadap minat berwirausaha di kalangan mahasiswa pendidikan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengumpulkan data yang objektif dan menganalisisnya dengan cara yang sistematis. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi dari 140 responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi ekonomi dan literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan di kalangan mahasiswa, dapat secara langsung mempengaruhi minat mahasiswa untuk berwirausaha. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kurikulum pendidikan yang lebih relevan dan efektif dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia usaha. Oleh karena itu, penting bagi semua pemangku kepentingan, termasuk pendidik, pembuat kebijakan, dan masyarakat, untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan literasi ekonomi dan keuangan, sehingga generasi muda agar dapat menjadi wirausahawan yang mampu berkontribusi positif terhadap perekonomian bangsa.
Pengaruh Kesiapan Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Silangen, Pramesti Vidy Andini; Mamentu, Meike D.; Dolonseda, Herman Philips
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i2.26973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran Ekonomi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Bitung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada siswa. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel kesiapan belajar, motivasi belajar, dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan belajar dan motivasi belajar berpengaruh positif serta signifikan terhadap hasil belajar, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki tingkat kesiapan dan motivasi belajar yang tinggi cenderung mencapai hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kesiapan dan motivasi yang rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesiapan dan motivasi belajar merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademik siswa dalam pembelajaran Ekonomi. Oleh karena itu, upaya peningkatan kedua aspek tersebut perlu mendapat perhatian dalam proses pembelajaran di sekolah.
Self-efficacy as a moderator of the effect of techno-pedagogical competence on economics teachers' readiness Oroh, Silvana Shirly Alice; Arsana, I Kadek Satria; Dolonseda, Herman Philips
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 6 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v6i3.4929

Abstract

Teachers' readiness to teach in the digital era presents a strategic challenge for 21st-century education. This study examines the effect of TPC on economics teachers' TR, with SE as a moderating variable. Using a quantitative explanatory design, data were collected via questionnaires from 204 senior and vocational high school economics teachers in Minahasa Regency, who were purposively selected. The data were analyzed with SEM-PLS. The results confirm that TPC significantly influences both SE and TR. SE also has a significant positive effect on TR and demonstrates a moderating role, strengthening the relationship between TPC and TR. The model shows moderate to substantial predictive power, with R² values of 0.468 for SE and 0.597 for TR. These findings highlight that teacher development programs should not only prioritize technical competence but also foster self-efficacy as a psychological resource for effective digital teaching readiness. The study is limited by its focus on one region and subject area, as well as its reliance on self-reported quantitative data. Future research should adopt a longitudinal approach and expand to other contexts to better capture the complexity of teachers’ readiness in the digital era.
KAJIAN EMPIRIS TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 1 AMURANG Dolonseda, Herman Philips; Sendiang, Dhea Jessica
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.7969

Abstract

Improving the quality of vocational education in Indonesia depends heavily on the effectiveness of principal leadership and high teacher motivation, particularly in facing the challenges of industry competency standards. This study aims to analyze the influence of principal leadership on work motivation, the impact of motivation on performance, and the direct influence of leadership style on teacher performance at SMK Negeri 1 Amurang. Using a quantitative approach with an explanatory survey design, the study involved 82 teachers as a population, with a sample of 68 respondents selected through random sampling based on the Slovin formula. Data were collected using a structured Likert-scale questionnaire and analyzed through multiple linear regression. The study findings indicate that principal leadership has a positive and significant effect on teacher performance, as well as work motivation, which has proven to be a strong predictor of performance improvement. Further analysis revealed that work motivation has a more dominant impact than direct leadership, indicating the importance of internal motivation in vocational education environments. It is concluded that the synergy between supportive leadership and appropriate motivational strategies is crucial for optimizing teacher performance. Therefore, it is recommended that school management prioritize the development of a robust motivation system to achieve competitive vocational education standards. ABSTRAKPeningkatan mutu pendidikan vokasi di Indonesia sangat bergantung pada efektivitas kepemimpinan kepala sekolah dan tingginya motivasi kerja guru, terutama dalam menghadapi tantangan standar kompetensi industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja, dampak motivasi terhadap kinerja, serta pengaruh langsung gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru di SMK Negeri 1 Amurang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, penelitian melibatkan 82 guru sebagai populasi dengan sampel sebanyak 68 responden yang dipilih melalui teknik random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, begitu pula dengan motivasi kerja yang terbukti menjadi prediktor kuat bagi peningkatan kinerja. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa motivasi kerja memiliki dampak yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan langsung, mengindikasikan pentingnya dorongan internal dalam lingkungan pendidikan vokasi. Disimpulkan bahwa sinergi antara kepemimpinan yang suportif dan strategi motivasi yang tepat sangat krusial untuk mengoptimalkan kinerja guru, sehingga disarankan bagi manajemen sekolah untuk memprioritaskan pembangunan sistem motivasi yang solid guna mencapai standar pendidikan kejuruan yang kompetitif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN IPS Kondo, Erric; Dolonseda, Herman Philips; Sendiang, Dhea Jessica; Palilingan, Verry Ronny
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i1.9380

Abstract

This study aims to explore the factors influencing deep learning in developing critical thinking skills among students in the Social Studies Education Department at Manado State University. Using a qualitative approach with a case study design, this study involved five students (M1-M5) and three lecturers (D1-D3) as participants. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The findings revealed four main factors influencing deep learning: (1) the lecturer's pedagogical strategy as a facilitator of higher-order thinking, with an emphasis on Socratic questioning, problem-based learning, and contextual case analysis; (2) students' intrinsic motivation and self-regulation, which demonstrate the crucial role of individual initiative in the construction of deep understanding; (3) the learning environment and social interactions, which create a zone of proximal development through collaborative discussions and peer feedback; and (4) structural and cultural barriers, including large class sizes, conventional assessment systems, and a culture of shyness that limits the expression of critical thinking. This study concludes that deep learning is a systemic phenomenon resulting from a complex interaction between pedagogical, psychological, social, and contextual factors. Theoretical implications point to the need to adapt Western learning theories to the Indonesian sociocultural context, while practical implications emphasize the importance of multi-level interventions to optimize deep learning and the development of critical thinking in higher education.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran deep learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS Universitas Negeri Manado. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan lima mahasiswa (M1-M5) dan tiga dosen (D1-D3) sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan mengungkap empat faktor utama yang mempengaruhi pembelajaran mendalam: (1) strategi pedagogik dosen sebagai fasilitator berpikir tingkat tinggi, dengan penekanan pada pertanyaan Socratic, problem-based learning, dan analisis kasus kontekstual; (2) motivasi intrinsik dan regulasi diri mahasiswa, yang menunjukkan peran krusial inisiatif individu dalam konstruksi pemahaman mendalam; (3) lingkungan pembelajaran dan interaksi sosial, yang menciptakan zona perkembangan proksimal melalui diskusi kolaboratif dan peer feedback; serta (4) hambatan struktural dan kultural, termasuk ukuran kelas besar, sistem asesmen konvensional, dan budaya malu berpendapat yang membatasi ekspresi berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran mendalam merupakan fenomena sistemik yang dihasilkan dari interaksi kompleks antara faktor pedagogik, psikologis, sosial, dan kontekstual. Implikasi teoretis menunjukkan perlunya adaptasi teori pembelajaran Barat ke konteks sosiokultural Indonesia, sementara implikasi praktis menekankan pentingnya intervensi multi-level untuk mengoptimalkan pembelajaran mendalam dan pengembangan berpikir kritis di pendidikan tinggi.