Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Literasi Digital dan Pemanfaatan Aplikasi Administrasi Perkantoran Terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa di SMK Kristen 2 Tomohon: Penelitian Chyntia Tulung; Joubert Mandri Dame; Herman Philips Dolonseda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5974

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah, Untuk mengetahui pengaruh Literasi Digital Terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa di SMK Kristen 2 Tomohon, Untuk mengetahui pengaruh Pemanfaatan Aplikasi Administrasi Perkantoran Terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa di SMK Kristen 2 Tomhon, dan Untuk mengetahui pengarug Literasi Digital dan Pemanfaatan Aplikasi Adminnistrasi Perkantoran secara bersama-sama  Terhadap Efektivitas Pembelajaran Siswa di SMK Kristen 2 Tomohon. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa di SMK Kristen 2 Tomohon, dengan populasi sasaran siswa kelas XI Jurusan MPLB sebanyak 44 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 40 responden. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Literasi Digital memiliki koefisien regresi sebesar 0,774 dengan nilai thitung (7,051) > ttabel (2,00) dan taraf signifikan 0,000 < 0.05, sedangkan variabel Pemanfaatan Aplikasi Administrasi Perkantoran memiliki koefisien regresi sebesar 0,767 dengan nilai thitung (7,256) > ttabel (2,00) dan taraf signifikan 0,000 < 0.05. Hasil pengujian koefisien korelasi menunjukkan bahwa nilai R sebesar 0,763 atau 76,3%. Kemudian untuk Fhitung 25,741 > Ftabel 4,06 maka Ho ditolak,  Hal ini berarti bahwa secara simultan variabel Literasi Digital dan Pemanfaatan Aplikasi Administrasi Perkantoran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Pembelajaran siswa di SMK Kristen 2 Tomohon. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa semakin baik Literasi Digital serta semakin optimal pemanfaatan Aplikasi Administrasi Perkantoran, maka Efektivitas Pembelajaran siswa di SMK Kristen 2 Tomohon juga akan semakin meningkat
Peningkatan Kemampuan Analisis dan Interpretasi Data Mahasiswa Melalui Pelatihan Statistik di Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado I Kadek Satria Arsana; Herman Philips Dolonseda; Gilly Marlya Tiwow
Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v2i1.234

Abstract

Kemampuan analisis dan interpretasi data merupakan kompetensi esensial dalam mendukung kualitas penelitian mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan analisis dan interpretasi data mahasiswa melalui pelatihan statistik terstruktur di Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dan pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training) intensif, meliputi tahap identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor peserta dari 56,4 menjadi 81,7 (skala 100), disertai peningkatan kemampuan membaca output perangkat lunak statistik, menginterpretasikan koefisien regresi, dan menarik kesimpulan uji hipotesis secara logis. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat literasi statistik mahasiswa dan mendukung kualitas penyelesaian tugas akhir.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN IPS Erric Kondo; Herman Philips Dolonseda; Dhea Jessica Sendiang; Verry Ronny Palilingan
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i1.9380

Abstract

This study aims to explore the factors influencing deep learning in developing critical thinking skills among students in the Social Studies Education Department at Manado State University. Using a qualitative approach with a case study design, this study involved five students (M1-M5) and three lecturers (D1-D3) as participants. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The findings revealed four main factors influencing deep learning: (1) the lecturer's pedagogical strategy as a facilitator of higher-order thinking, with an emphasis on Socratic questioning, problem-based learning, and contextual case analysis; (2) students' intrinsic motivation and self-regulation, which demonstrate the crucial role of individual initiative in the construction of deep understanding; (3) the learning environment and social interactions, which create a zone of proximal development through collaborative discussions and peer feedback; and (4) structural and cultural barriers, including large class sizes, conventional assessment systems, and a culture of shyness that limits the expression of critical thinking. This study concludes that deep learning is a systemic phenomenon resulting from a complex interaction between pedagogical, psychological, social, and contextual factors. Theoretical implications point to the need to adapt Western learning theories to the Indonesian sociocultural context, while practical implications emphasize the importance of multi-level interventions to optimize deep learning and the development of critical thinking in higher education.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran deep learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS Universitas Negeri Manado. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan lima mahasiswa (M1-M5) dan tiga dosen (D1-D3) sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan mengungkap empat faktor utama yang mempengaruhi pembelajaran mendalam: (1) strategi pedagogik dosen sebagai fasilitator berpikir tingkat tinggi, dengan penekanan pada pertanyaan Socratic, problem-based learning, dan analisis kasus kontekstual; (2) motivasi intrinsik dan regulasi diri mahasiswa, yang menunjukkan peran krusial inisiatif individu dalam konstruksi pemahaman mendalam; (3) lingkungan pembelajaran dan interaksi sosial, yang menciptakan zona perkembangan proksimal melalui diskusi kolaboratif dan peer feedback; serta (4) hambatan struktural dan kultural, termasuk ukuran kelas besar, sistem asesmen konvensional, dan budaya malu berpendapat yang membatasi ekspresi berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran mendalam merupakan fenomena sistemik yang dihasilkan dari interaksi kompleks antara faktor pedagogik, psikologis, sosial, dan kontekstual. Implikasi teoretis menunjukkan perlunya adaptasi teori pembelajaran Barat ke konteks sosiokultural Indonesia, sementara implikasi praktis menekankan pentingnya intervensi multi-level untuk mengoptimalkan pembelajaran mendalam dan pengembangan berpikir kritis di pendidikan tinggi.  
Dampak Lingkungan Kerja dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Herman Philips Dolonseda; Sjeddie R. Watung
Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2020): Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis
Publisher : Univiversitas Dr. Djar Wattiheluw

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/PublicPolicy.v1.i2.p288-297

Abstract

This study aims to determine the effect of work environment and work ethic on employee performance in the Regional Education and Culture Office of Sangihe Islands Regency. This study used a survey research method, where the research instrument was a tested questionnaire and met the validity and reliability test requirements. Data were analyzed using multiple regression analysis. The population in this study were all employees at the Education and Culture Office of theSangihe Islands Regency totaling 70 people, while the number of samples was 60 people. The results show that there is an influence of the work environment on the performance of employees at the Regional Education and Culture Office of the Sangihe Islands Regency, there is an influence of work ethic on the performance of employees at the Regional Education and Culture Office of the Sangihe Islands Regency, and there is a joint influence on the work environment and work ethic on the performance of employees at the Regional Education and Culture Office of Sangihe Islands Regency.