Claim Missing Document
Check
Articles

Improving The Students’ Speaking Ability by Using Small Group Discussions at The Eighth Grade of SMP Swasta Idanoi Melisandi Telaumbanua; Adieli Laoli; Yaredi Waruwu; Afore Tahir Harefa
Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa & Seni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Culture, Management, and Business Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jo-elt.v11i2.12712

Abstract

This study seeks to enhance students' speaking abilities through small group discussions. Many students face challenges in speaking English due to a lack of confidence and practice, while teachers often overlook engaging strategies that motivate students to participate. To address this, the researcher employed Classroom Action Research (CAR), which consisted of two cycles, each comprising two meetings focused on planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observations, field notes, and evaluation sheets. The findings revealed significant improvement in each cycle, thanks to the grouping technique. In the first cycle, the average student score was 51, with many students not meeting the minimum competency standards (KKM). By the second cycle, however, all students successfully passed, achieving an average score of 79. The researcher concluded that small group discussions are an effective way to boost students' speaking ability. It is recommended that both students and teachers adopt this technique to further improve their speaking abilities.
Pengembangan Video Pembelajaran Biologi Berbasis Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di SMK Gulo, Margaret Mesra Wati; Novelina Andriani Zega; Hardikupatu Gulo; Yaredi Waruwu
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran biologi berbasis model inkuiri terbimbing guna meningkatkan hasil belajar peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Model inkuiri terbimbing dipilih karena mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran melalui pemberian petunjuk yang sistematis dalam menemukan konsep secara mandiri. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMK pada mata pelajaran Biologi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, serta tes hasil belajar. Video pembelajaran biologi berbasis inkuiri terbimbing pada materi ekosistem untuk kelas X-APAT 1 SMK Negeri 1 Gido dinyatakan sangat layak. Validasi oleh ahli materi I mencapai 98,2%, ahli materi II 93,9%, ahli bahasa 97%, dan ahli desain 78%. Video pembelajaran menunjukkan kepraktisan sangat tinggi berdasarkan uji coba perorangan (83%), kelompok kecil (87%), dan uji lapangan (86%). Produk terbukti efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh rata-rata nilai peserta didik sebesar 88,5 dengan KKM 75, sehingga memenuhi kriteria ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil tersebut, video pembelajaran biologi berbasis model inkuiri terbimbing layak digunakan sebagai media pembelajaran di SMK untuk mendukung proses pembelajaran yang aktif dan bermakna.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido Halawa, Seprianus; Toroziduhu Waruwu; Hardikupatu Gulo; Yaredi Waruwu
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5299

Abstract

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII di SMP Swasta Kristen Tomosa I Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen jenis Pre-Experimental Design, tepatnya dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 29 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal, yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (Sig. 2-tailed < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model PBL terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, Ha diterima Ho ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Oleh karena itu, model pembelajaran ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai alternatif pendekatan dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPA.
Analysis of Digital English Dictionary Used by Students of SMP Swasta Bunga Mawar Gunungsitoli Nopianus Gea; Yaredi Waruwu
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i2.1724

Abstract

Dictionary has an important role in the language learning process while the dictionary is used as a learning tool. As a learning tool, dictionary can be used independently because there a lot of features in it such as structure, word order, types of words, meaning and pronunciation. At present, dictionaries available in two versions, they are printed and digital versions which can be in the form of websites or applications. The aim of this research is to find out the use of English digital dictionaries by secondary students, especially students ninth grade of SMP Swasta Bunga Mawar Gunungsitoli. Based on the results of interviews with informants and a questionnaire administered to 20 students, this study used a qualitative descriptive method with data analysis. The results of the study found that digital dictionaries are used for language learning, translation and to improve English knowledge. It is strongly suggested to government to give access to the internet since those dictionaries sometimes use network. The developer of the application is also encouraged to make it accessible offline. The research also suggest for future researcher to find out about the effect of using a digital dictionary on English learning.
The Descriptive Analysis on the Role of English Teacher as Facilitator for X OTKP 1 at SMK Negeri 3 Gunungsitoli in 2022/2023 Idelia Dara Zebua; Hasrat S. Harefa; Yaredi Waruwu; Yasminar A. Telaumbanua
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6504

Abstract

Sebagai fasilitator, guru harus memiliki pandangan yang positif, memahami siswa melalui kegiatan belajar, berpengetahuan luas. Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan bahwa fasilitas dan sumber daya di sekolah menjadi salah satu penyebab utama faktor yang menghambat guru sebagai fasilitator. Sementara kurangnya motivasi dan kurangnya fokus siswa dalam pembelajaran menjadi perhatian lain. Karena fokus penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peran guru sebagai fasilitator, dan 2) Untuk menjelaskan faktor-faktor yang menghambat peran guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan guru bahasa Inggris dan wawancara dengan 31 siswa kelas X OTKP 1. Data wawancara dianalisis untuk menentukan jawaban dari pertanyaan penelitian. Setelah menganalisis jawaban, temuan penelitian menyimpulkan bahwa peran guru sebagai fasilitator adalah memberikan arahan, penjelasan, tempat yang nyaman dan sesuai serta dorongan bagi siswa untuk belajar. Akhirnya, peneliti menulis beberapa saran: guru bahasa Inggris disarankan untuk berlatih dan membiasakan diri karena hanya dengan kebiasaan berlatih dan terus menerus berperan sebagai fasilitator akan membangun kebiasaan yang baik, guru juga perlu memperkaya pengetahuan mereka dengan membaca dan melakukan studi banding ke sekolah-sekolah yang peran fasilitatornya sudah berkembang dengan baik. Dan agar guru dapat mengefektifkan dan mengefisiensikan tugasnya sebagai fasilitator, siswa harus rajin, tanggung jawab, bekerja sama dengan guru.
An Analysis of Students' Writing Skill Taught by Project-Based Learning Model at the Tenth Grade of SMK Negeri 1 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan in 2022/2023 Ice Trisna G Zega; Hidayati Daeli; Afore Tahir Harefa; Yaredi Waruwu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6537

Abstract

The researcher conducted a study entitled An Analysis of Students' Writing Skill Taught by Project-Based Learning Model at the Tenth Grade of SMK Negeri 1 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan in 2022/2023, with the aim to find and describe students' writing skill and the problems faced by students in writing taught by project-based learning model at the Tenth Grade of SMK Negeri 1 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan in 2022/2023. This research had conducted using descriptive qualitative research method. The data was collected and analyzed using the Miles and Huberman (1984) data analysis model. The results of the study showed that there were 12% or 4 students got the excellent category, there were 58% or 19 students got the good category, there were 15% or 5 students got the average category, there were 15% or 5 students got the fair category. Meanwhile, the average writing skill of students of class X Askep 2 SMK Negeri 1 Dharma Caraka Gunungsitoli Selatan who were taught using a project-based learning model were good with an average of 65.27, which meant that students had written descriptive text according to the form but still incomplete, less organized but the main idea is already visible, the choice of words and expressions is sometimes less precise but does not interfere with the meaning, and there are some mistakes in spelling but the meaning is not blurred. Meanwhile, the problems that students often encountered when writing English texts were cognitive problems consisting of generic structure, grammar, and spelling problems.
Improving the Students Ability in Reading Comprehension through Read, Ask, Put (RAP) Strategy at the Eighth Grade of SMP Swasta Bunga Mawar Gunungsitoli In 2022/2023 Sirilus Suriani Telaumbanua; Nursayani Maruao; Yaredi Waruwu; Adieli Laoli
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6541

Abstract

Membaca merupakan salah satu keterampilan yang dianggap sebagai kegiatan yang paling penting untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi dalam kehidupan manusia, terutama bagi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui strategi Read, Ask, Put (RAP). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C yang berjumlah 31 siswa. Hasil data pada siklus I terdapat 19 siswa mendapat nilai "kurang" (61,29%), 7 siswa mendapat nilai "cukup" (22,58%), dan hanya 5 siswa yang mendapat nilai "baik" (16,13%). Nilai rata-rata siswa 59,03. Hasil data tersebut menunjukkan bahwa siswa belum berhasil. Pada siklus II terdapat 12 siswa mendapat nilai "sangat baik" (38,71%) dan 19 siswa mendapat nilai "baik" (61,29%). Nilai rata-rata siswa adalah 83,39. Hasil ini menunjukkan bahwa strategi Read, Ask, Put (RAP) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman.
Increasing Students Vocabulary Mastery By Using Pictionary Game at the Tenth Grade of SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi in 2022/2023 Novita Sari Zebua; Yaredi Waruwu; Elwin Piarawan Zebua; Trisman Harefa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6558

Abstract

Vocabulary is the basic competence that the students must reach to get other competencies like writing, reading, speaking, and listening. one of the problems that the researchers found were the students are not able to understand the whole of each word, The purpose of this research is to increase students’ vocabulary mastery by using Pictionary Game at the tenth grade of SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi in 2022/2023. The researcher used Classroom Action Research (CAR) especially quantitative method as the research method. There are two cycles which cycle consisted of two meetings each meeting consisted of planning, action, observation and reflection. The data are collected by researcher from the result of the observation, field notes and the evaluation papers. From the result of the research in each cycle, it has been showed that the students get improvement by using Pictionary Game Strategy. In Cycle I the students are failed, the average of the students’ value is 63. In Cycle II all the students are successful passing the Minimum Competence Criterion. The average of the students’ value is 89. The researchers conclude the best way to increase students’ vocabulary is using Pictionary game. Therefore, the researcher has some recommendation such as the researcher recommended the students and the teacher play Pictionary Game to increase their ability in mastering vocabulary, finally the researcher recommended all readers especially to the next researchers to explore about vocabulary that had not been explored by the researcher in the research.
An Analysis of Students’ Assessment in Lesson Plan at the Eight Grade of SMP Negeri 1 Somolomolo in 2022/2023 Hasrat Harefa; Yardin Setiaman Lawolo; Afore Tahir Harefa; Yaredi Waruwu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6599

Abstract

Keberhasilan pembelajaran ditentukan oleh beberapa komponen, salah satunya adalah penilaian. Penilaian merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran. Kesalahan guru dalama memberikan asesmen kepada siswa akan berdampak pada hasil pembelajaran yang diberikan. Sehingga guru sebelum melakukan pembelajaran membuat lesson plan sebagai patokan untuk mengajar di dalam kelas dan di dalam komponen assessment tersebut dimuatkan assessment yang akan digunakan. Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan bahwa asesmen yang dilaksanakan di sekolah tidak sesuai rubrik yang tertuangkan di dalam buku guru kurikulum 2013 dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, pemberian asesmen kepada siswa dilakukan berdasarkan pengamatan dan penafsiran saja tanpa melalui prosedur yang sebenarnya. Fokus penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana penilaian siswa dalam lesson plan, dan 2) Apa saja kesulitan siswa dalam penilaian keterampilan speaking di dalam pelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan guru bahasa Inggris dan wawancara dengan 32 siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Somlomolo. Data wawancara dianalisis untuk menentukan jawaban dari pertanyaan penelitian. Setelah menganalisis jawaban, temuan penelitian menyimpulkan asesmen sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan siswa di dalam proses pembelajaran karena dengan asesmen yang baik dan sesuai prosedur maka dapat diambil langkah yang tepat apa hal yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa. Tapi pada kenyataannya asesmen yang diberikan guru jauh dari yang diharapkan Selain itu, ada juga beberapa factor yang membuat siswa kesulitan selama penilaian yaitu siswa kurang kosa kata, tidak percaya diri, takut diejek sehingga hal inilah yang membuat mereka tidak bisa mendapatkan hasil yang optimal. Akhirnya, peneliti menulis beberapa saran: guru bahasa Inggris disarankan untuk berlatih dan membiasakan diri untuk memberikan penilaian yang sesuai dengan rubrik dan membuat suasana pembelajaran yang inovatif dan kreatif pada saat melakukan penilaian sehingga siswa tidak merasa takut, dan punya semangat untuk praktik belajar bahasa Inggris.
Increasing the Student’s Vocabulary Mastery by Using List Group Label Strategy Yosef Yanuarius Zega; Kristof Martin Efori Telaumbanua; Hidayati Daeli; Yaredi Waruwu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vocabulary is an important component in learning English that should be mastered by students before mastering the four skills in English. However, the students had several problems in vocabulary mastery that caused the students were not able to comprehend the written descriptive text so that the students were not able to achieve the MCC. Therefore, the purpose of research was to increase the students’ vocabulary mastery by using List Group Label Strategy. The researcher used the Classroom Action Research method as research design that was held on in two cycles. The results of the research showed that in Cycle I most of students were not able to achieve the MCC, there were 4 students (15%) in “Very Good” level, 11 students (42%) in “Good” level, 9 students (35%) in “Enough” level, 2 students (8%) in “Less” level. The average of students score in Cycle I was 69.61. While the result in Cycle II showed that all of students have passed the MCC, there were 11 students (42%) in “Very Good” level, and 15 students (58%) in “Good” level. The average of students score in Cycle II was 85.57. Based on the results of the research, it proved that List Group Label Strategy increases the students’ vocabulary mastery.
Co-Authors Adieli Laoli Adriani Putri Hura Afore Tahir Harefa Afore Tahir Harefa Agnes Fristaniat Zendrato Alfina Mendrofa Anjelina Agustina Ndruru Ari Kartiko, Ari Arif Wahyu Tomosa Halawa Arni Mendrofa Arniwati Gulo Audian Meria Yanti Laoli Bawamenewi, Arozatulo Cinta mendrofa Cinthika Harefa Citra Dewi Derita Gulo Dermawani Ziliwu Desi Rahmadani Dwi Kurnia Gulo Dwi Putri Juwita Zebua Dwi Putri Juwita Zebua Ella Mayasari Elnardus Fransiskus Jafrinus Namo ELWIN PIARAWAN ZEBUA Erna Zamasi Ester Surya Ningsih Zebua Famahato Lase Fatiaro Daeli Fetry Shelvian Zebua Fitri Seniawati Halawa Florencia Gulo Gulo, Margaret Mesra Wati Halawa, Seprianus Hardikupatu Gulo Hardikupatu Gulo Harefa, Agnes Renostini Harefa, Noveri Amal Jaya Harefa, Trisman Hasrat S. Harefa Hasrat Sozanolo Harefa Henti Sartika Sari Gulo Herni Berkat Gulo Hidayati Daeli Ice Trisna G Zega Idelia Dara Zebua Ika Erwita Zebua Iman Agus Trisnawati Lase Iman Sudi Zega Imansudi Zega Imriani Idrus Inayah Syah Putri Telaumbanua Irawan Gea Jacqueline Laoli Jenidar Permata Sari Gulo Juardiman Putra Gea Khoirul Anwar Lestari Waruwu Linda Mariani Gulo Maria Halawa Marinus Zai Maru'ao, Nursayani Mastawati Ndruru Meiman Edi Putra Hura Melisandi Telaumbanua Meniati Zebua Merlin Waruwu Mochammad Hendrik NETTI KARIANI MENDOFA Niasta Gea Noibe Halawa Nopianus Gea Novelina Andriani Zega Novita Sari Zebua Nurmawati Harefa Nurul Hikmah Giawa Nurul Hikmah Giawa Okniel Zebua Oktoberlianus Zendrato Paskalius Halawa Putri Pinta Pinta Permata Bate'e Ralis Zalukhu Reita Solagracia Telaumbanua Riana Riana Selvin Try Hartati Harefa Silvan Herniyanti Telaumbanua Sirilus Suriani Telaumbanua Sovi Septia Diana Zebua Suryanti Novita Lase Suyitno Suyitno Telaumbanua, Kristof Martin Efori Theresia Trines Anjelin Zai Tiwi Hati Hartati Zebua Tri Mulia Damai Hulu Triman Harefa Umbu Citra Kasih Zebua Veronica Victoria Nazara Warni Lesta Putri Ndraha Waruwu, Toroziduhu Wina Anjelina Harefa Yanida Bu’ulolo Yardin Setiaman Lawolo Yarlin Nurlina Telaumbanua Yasminar Amaerita Telaumbanua Yofita Gulo Yosef Yanuarius Zega Yunita Tafonao ZAI, EKA PERIAMAN Zega, Riswan