Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Pengupasan Material Lumpur Pada Pit 40sst Pt Multi Harapan Utama Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur Saeppudin, Ahmad; Dina Devy, Shalaho; Magdalena, Henny; Hasan, Harjuni; Nugroho, Windhu
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i9.507

Abstract

Pengupasan material lumpur yang digunakan pada PT Multi Harapan Utama pada pit 40SST mengikuti regulasi yang tercantum pada Keputusan Menteri ESDM nomor 1827/K/30/MEM/2018 tentang pengupasan material lumpur. Sebelum dilakukan pengupasan terdapat beberapa syarat agar kegiatan pengupasan material lumpur ini dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah perhitungan volume dan ketebalan material lumpur dan pengujian sifat fisik material lumpur. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan pengupasan material lumpur pada pit 40SST dengan luas boundary sebesar 28,40 Ha dan didapatkan volume material lumpur sebesar 1.392.237 bcm serta tebal lumpur 10,6 m dapat dilakukan dengan material lumpur yang memiliki kandungan air sebesar 80,7 %. Untuk penirisan material dilakukan dengan membuat paritan agar tidak ada air yang tergenang. Untuk penanganan material lumpur menggunakan alat gali muat PC 1250 dan PC 2000 dengan landasan yang di ambil dari material keras hasil peledakan yang dibawa oleh alat angkut dan nantinya akan di ratakan oleh dozer. Dan terakhir penetapan jarak aman yang ditetapkan adalah 3,5 kali dari tebal material lunak yang di tetapkan oleh Perusahaan. Dengan terpenuhinya syarat tersebut sudah memenuhi keselamatan kerja dan kegiatab penambanagn batubara dapat bekerja secara optimal.
Perhitungan Volume Overburden Menggunakan Metode Cut And Fill Di Pit P Pt. Coalindo Adhi Perkasa Sub Pt. International Prima Coal, Samarinda, Kalimantan Timur Satriana Aulia, Andi; Magdalena, Henny; Litha Respati, Lucia; Winarno, Agus; Hasan, Harjuni
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i9.517

Abstract

PT. Coalindo Adhi Perkasa atau biasa disebut PT. CAP merupakan salah satu jasa kontraktor penambangan yang berlokasi di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. PT. CAP bertanggung jawab untuk penggalian material overburden di area konsesi penambangan PT. International Prima Coal. Dalam kegiatan penambangan diperlukan tim Survey pada tahap eksploitasi yaitu guna mengetahui progres kemajuan tambang (mine progress) dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kegiatan pengukuran dilakukan menggunakan peralatan Survey yang kemudian datanya diolah dengan software tertentu, untuk kemudian hasil perhitungan volume cutting out dijadikan sebagai acuan dalam kontrol volume atau pembayaran jasa perusahaan kontraktor. Perhitungan volume overburden dilakukan untuk mengetahui jumlah cutting out volume yang telah didapat dalam waktu tertentu. Penelitian ini berfungsi untuk mengetahui tahapan dalam melakukan perhitungan volume survey menggunakan metode cut and fill dan pengambilan data dilapangan. Namun terdapat kendala yang bisa terjadi sehingga menyebabkan perhitungan volume tidak akurat yaitu seperti pengambilan titik pengukuran yang berada pada genangan air setelah hujan hanya bisa dilakukan di area sekitar genangan yang menyebabkan elevasi titik pengukuran tidak akurat
Studi Kehilangan Batubara Dari Stockpile Ke Tongkang Di Pt. Indochin Resources Kecamatan Palaran Samarinda Provinsi Kalimantan Timur Bandaso, Surya; Winarno, Agus; Hasan, Harjuni; Lhita Respati, Lucia; Magdalena, Henny
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i11.543

Abstract

Kehilangan Batubara merupakan proses hilangnya batubara yang terjadi pada saat proses pengangkutan berlangsung sampai pada saat pengiriman batubara ke tujuan. Menghitung tonase pemuatan awal di stockpile sampai akhir di tongkang dan kehilangan batubara, menganalisis faktor-faktor terjadinya loses batubara pada saat proses pemuatan dan mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengurangi loses batubara. Pada metode kuantitatif digunakan dengan menganalisis dan melakukan kajian penelitian, terutama mengenai penelitian kehilangan batubara yang sudah dilakukan.Hasil total kehilangan 758,20 MT dengan perolehan coal recovery 98 % dan persentase kehilangan yaitu 2%. Faktor penyebab kehilangan batubara yakni batubara terkontamianasi deangan air pada stockpile, kondisi lantai dasar stockpile yang tidak rata dan tidak adanya drainase saluran air, penumpukan batubara di hooper pada crusher yang berlebihan, penyiraman air pada belt conveyer untuk mengurangi debu beterbangan. Upaya Pencegahan Kehilangan batubara yaitu pengawasan koordinator manajemen dilapangan, pembuatan drainase saluran air, melakukan upaya untuk menjaga kualitas mineral dan batubara yang ditumpuk, menyediakan jarak antar tumpukan dan tanggul pembatas, perataan tanah dan lapisan lantai stockpile dengan motor grader yang tepat.
Perbandingan Volume Overburden Berdasarkan Data Survey Dan Truck Count Di Pt Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak Permadi, Singgih; Magdalena, Henny; Hasan , Harjuni; Winarno, Agus; Nugroho, Windhu
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i1.598

Abstract

Perbandingan volume overburden ini digunakan sebagai acuan dalam evaluasi terhadap kinerja dari berbagai pihak terkait, karena hasil antara volume overburden yang telah dikupas (truck count) dengan volume menggunakan sistem komputerisasi (data progres) selalu berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu untuk mengevaluasi pengupasan lapisan penutup. Penelitian ini dilakukan di PT. Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartenegara, Propinsi Kalimantan Timur. Pengerjaan perhitungan volume overburden dengan metode Triangulasi yang pengolahannya dibantu dengan program berbasis komputerisasi serta perbandingan dengan data produksi (truck count)Total volume overburden yang telah dikupas pada periode Desember 2022 yaitu berdasarkan data truck count sebesar 485,198.12BCM. Dan berdasarkan data survey progress sebesar 480,099.59 BCM. Selisih dari data truck count dengan data survey progress sebesar -5,098.53 BCM dengan persentase sebesar -1.06% yang artinya nilai volume truck count lebih besar daripada volume survey.
PEMANFAATAN KULIT SINGKONG GUNA MENURUNKAN pH DAN KADAR Fe Mn PADA AIR ASAM TAMBANG PADA PT ANUGERAH KRIDA UTAMA KALIMANTAN TIMUR Mutiara Eli; Magdalena, Henny; Nugroho, Windhu; Devi, Shalaho Dina; Winarno, Agus
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2372

Abstract

Air asam tambang (AAT) adalah air pada kegiatan penambangan atau pengolahan yang bersifat asam atau memiliki keasaman tinggi dan terbentuk sebagai akibat teroksidasinya mineral sulfida disertai keberadaan air. Sumber keasaman adalah mineral sulfida yang dapat teroksidasi. Sumber pengoksidasian yang utama adalah oksigen dalam udara. Air merupakan salah satu reaktan dalam proses pembentukan AAT dan juga sebagai media yang “mencuci” atau melarutkan hasil oksidasi. Sumber air dapat berupa air limpasan hujan atau air tanah atau air proses untuk kasus tailing. Jenis penelitian ini, merupakan jenis penelitian evaluasi dari segi metodenya yang bertujuan untuk mencari, menghitung, menganalisis, dan memberikan solusi berupa evaluasi agar tercapai hal-hal yang semestinya atau sesuai dengan standar yang berlaku. hasil uji menunjukkan bahwa arang aktif tanpa aktivasi kimia lebih memiliki kapasitas adsorpsi yang tinggi dibanding dengan arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Fe dimana hasil terbaik yaitu pada menit 30 dengan kapasitas adsorpsi 14,2589 mg/g dan waktu mempengaruhi kapasitas absorbsi pada arang aktif aktivasi kimia dengan lama waktu yang digunakan maka kapasitas adsorpsi semakin meningkat pula. Dan kapasitas absorbsi pada arang aktif tanpa aktivasi kimia memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan kapasitas adsorpsi arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Mn dimana hasil terbaik yaitu pada menit 90 dengan kapasitas adsorpsi yaitu 5,4714 mg/g. Kata Kunci : Pemanfaatan, pH dan kadar Fe Mn, Asam Tambang.
Optimalisasi Waktu Hambatan Excavator Untuk Mencapai Target Produksi Batubara Pit C CV Kutai Kumala Energy: Optimization Losstime of Excavator to Achieve Coal Production Target at Pit C CV Kutai Kumala Energy Magdalena, Henny; Saksono, Fransiska Yuniari
MINERAL Vol 9 No 1 (2024): MINERAL
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/mineral.v9i1.4677

Abstract

The barriers on the activity causes losstime. The losstime of excavator that so high cause coal production targets not to be achieved. Therefore efforts are made to improve the losstime. The analysis of multiple linear regression multivariate is used as a problem solving approach, namely finding the maximum limit of idle time and delay time and formulating the optimal losstime. Based on observations of the idle time and delay time of two excavator units operating in the morning shift, the regression equation is obtained Y = 1832.782 – 95.134X1. The equation of optimal losstime is X2 = -0.8729X1 + 10.71. The simulation is carried out based on the average actual data, the maximum idle time limit of 6.67 hours and a delay time of 4.89 hours. For an idle time of 4.45 hours, it is expected that the delay time will not exceed 6.83 hours in order to achieve the production target. The causes of unfulfilled of production were include rain, landslides, breakdown units, slippery, operator needs and et cetera.
Analisis Perbandingan Kualitas Proximate Batubara Pada PIT B1 dengan ROM Coal Stockpile KM4 di PT. Trisensa Mineral Utama Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Ardian Saputra; Windhu Nugroho; Henny Magdalena; Agus Winarno; Albertus Juvensius Pontus
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik  Vol. 3 No. 6 (2025): Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v3i6.1212

Abstract

Coal quality must be controlled from the pit area to the ROM stockpile to ensure compliance with market specifications. However, hauling and stockpiling processes often lead to changes in coal characteristics. This study aims to analyze variations in proximate parameters between coal from Pit B1 and ROM Stockpile Km4 at PT Trisensa Mineral Utama and to identify factors contributing to these changes. The methodology includes field sampling at both locations, sample preparation based on ASTM standards, and laboratory testing of inherent moisture, residual moisture, ash content, volatile matter, and fixed carbon. The results indicate that coal undergoes quality changes after being stored in the stockpile, marked by a decrease in inherent moisture of 2.54% (from 17.64% to 15.10%), a decrease in residual moisture of 1.42% (from 17.17% to 15.75%), a slight reduction in ash content of 0.16%, a decline in volatile matter of 0.28%, and a reduction in fixed carbon of 0.18%. These changes are influenced by field conditions, material contamination during mining, rainfall, coal porosity, and handling activities at the stockpile. The findings highlight the need for improved sampling management, better surface water control, and stricter material handling procedures to minimize coal quality degradation.
Evaluasi Kinerja Alat Gali Muat dan Alat Angkut dengan Metode Match Factor pada Operasi Pengupasan Overburden pada Pit Tengah di PT. Bumi Artlantis Raya Kabupaten Berau Mustafa Wadi; Henny Magdalena; Tommy Trides
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik S
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v3i1.1249

Abstract

Overburden stripping operations in the coal mining industry require optimal performance of loading and hauling equipment to achieve production efficiency. This study aims to evaluate the performance of loading and hauling equipment using the Match Factor method in overburden stripping operations at PT Bumi Artlantis Raya. The results indicate that the equipment combination achieved a Match Factor of 0.85, reflecting moderate compatibility with a potential efficiency improvement of 15%. The actual productivity of Excavator 4002 reached 137.02 bcm/hour (91.35% of the 150 bcm/hour target), while Excavator 4004 exceeded the target with a productivity of 195.73 bcm/hour (130.49% of the target). In contrast, dump truck productivity remained relatively low (Mercedes dump truck: 35.58 bcm/hour; Hino dump truck: 35.40 bcm/hour), primarily due to waiting time during loading and disposal activities. Statistical analysis reveals a strong negative correlation between cycle time and productivity (R² = 0.9929). The optimal cycle time to achieve a Match Factor of 0.80 is 969 seconds, corresponding to an optimal hauling distance of 5.38–6.725 km. Although mechanical availability and physical availability were high (94–100%), the use of availability and effective utilization were relatively low due to an imbalance between loading and hauling equipment. This study concludes that improving equipment coordination, increasing bucket fill factor, enhancing haul road conditions, and implementing preventive maintenance are essential to achieving more optimal operational efficiency in overburden stripping activities.
Perbandingan Perhitungan Volume Batubara Stock Rom Mengunakan Hasil Pengukuran Total Station dan Unmanned Aerial Vehicle di PT Victor Dua Tiga Adit Ajie Nugraha; Lucia Litha Respati; Windhu Nugroho; Henny Magdalena; Agus Winarno
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v4i1.1327

Abstract

Measuring coal volume in the Stock ROM area played an important role in production control and mining evaluation. This research was conducted in the Stock ROM area at PT. Victor Dua Tiga Mega, where volume measurements were generally carried out using Total Station (TS) as the main method, howefer the use of Unmanned Aerial Vehicles (UAV) has begun to be implemented as a more efficient alternative. This study aims to compare the results of Stock ROM coal volume calculations using the Total Station and UAV methods. The research method was carried out by collecting data in the field, processing the digital Elevation Model (DEM), and calculating the volume using the Cut and Fill method. The results of the study the difference in volume between the two methods, where the UAV measurement results tend to be greater than those of the Total Station. The difference in Fine Coal volume was 724,15 m3 or 16,74% and Raw Coal volume of 9.335,98 m3 or 8,03%. Based on a comparison with weighing data, measurements using the Total Station provided results that were closer to the actual conditions in the field.
Evaluasi Geometri Jalan Angkut Batubara Menggunakan Hasil Pengukuran Terestrial Laser Scanner di PT Trubaindo Coal Mining Kabupaten Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur Arya Lawing Sembiring; Windhu Nugroho; Ardhan Ismail; Henny Magdalena; Agus Winarno
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v4i2.1362

Abstract

The evaluation of haul road geometry at PT Trubaindo Coal Mining was conducted to ensure that the haul road from the stockroom to the jetty meets applicable technical standards, thereby supporting the smoothness, safety, and efficiency of coal transportation activities. This study aims to analyze the conformity of haul road geometric parameters, including straight road width, curve width, curve radius, cross slope, longitudinal grade, and superelevation, based on the standards of AASHTO 7th Edition and Kepmen 1827 of 2018. The research method employed field measurements using a Terrestrial Laser Scanner (TLS), followed by data processing using Maptek and Surpac software. The obtained data were then compared with the applicable standards to determine the level of conformity of the haul road geometry. Based on field measurements, the average values obtained were 14.99 m for straight road width, 18.45 m for curve width, 0.22 m for cross slope, 6.97% for grade, 223.51 m for curve radius, and 1.40 m for superelevation. Furthermore, based on calculations and analysis referring to AASHTO 7th Edition and Kepmen 1827 of 2018, and considering the largest haulage equipment used (Volvo FMX 480), the ideal haul road geometry values were determined as follows: 13 m for straight road width, 17 m for curve width, 124 m for curve radius, 0.26 m for cross slope, 1 m for superelevation, and 6% for grade based on PT Trubaindo Coal Mining standards.
Co-Authors Abdul Malik Adit Ajie Nugraha Agus Winarno Agus Winarno Agus Winarno, Agus Agus Winarno Ainayah Al Fatihah Albertus Juvensius Pontus Alfiyanda, Ahmad Ardhan Ismail Ardian Saputra Arya Lawing Sembiring Bandaso, Surya Bunga Bunga Deni Saldi Devi, Shalaho Dina Dina Devy, Shalaho Dwi T. S. Fambudi Evita Endar Apriliana Fajar Ramadhan Fauzan Dwi Syahputra Febryantho Pasiakan Ferry Potik Kurniawan Ferry Samuel Maringan Siregar Fransiska Yuniari Saksono Galih Handhika Galih Handhika Gideon Samari Suno Ginting, Emdananta Gokma Rohartama Gultom Harjuni Hasan Harjuni Hasan Harjuni Hasan Hasan , Harjuni Hikmawati Ilma Nurjanah Indri Tenri Datu Indri Tenri Datu Irfan Sauri Joniardi , Jovanda Ego Prisitama Jovensius Pontus, Albertus Ketut Swarningsih Koeshadi Sasmito Lhita Respati, Lucia Liganic Saprudin Litha Respati, Lucia Lucia Litha Respati Lucia Litha Respati Lucia Litha Respati Lucia Litha Respati M Dandy Al Fansya Miranda, Virgita Muhammad Ashar Alias Suara MUHAMMAD ILHAM Muhammad Rofy Fauzan Mushawir Mushawir Mustafa Wadi Mutiara Eli Nimasari Nimasari Nirwana Putri Nugroho, Windhu Nurfaysa Permadi, Singgih Respati, Lucia Litha Rety Winonazada Rety Winonazada Revia Oktaviani Revia Oktaviani Rexy Maulana Rofi Taufiqurrahman Roland Fatar Fernados Sirait Ruslan Patur S. Depari, Raja Kami Saeppudin, Ahmad Sakdillah Sakdillah Sakdillah S Sakdillah Sakdillah Saksono, Fransiska Yuniari Saskiyah Saskiyah Satriana Aulia, Andi Sendana, Aprianto Aris Shalaho Dina Devi Shalaho Dina Devy Shalaho Dina Devy Shalaho Dyna Devy Sitepu, Anysa Ariel Siti Fadlah Musarofah Tommy Trides Tommy Trides Tommy Trides Tommy Trides Tommy Trides Tommy Trides Trides, Tommy Upiani, Ihsan Vivi Widiawati windhu Nugroho Windhu Nugroho windhu Yeriko, Kamril Yosia Paonganan Zwageri, Rizky