p-Index From 2021 - 2026
7.208
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI SOLUSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT Albar Balfaqih Djafara; Nopiana Mozin; Lucyane Djaafar
Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3 No 1 May 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/celara.v3i1.32549

Abstract

This field activity focuses on the utilization of cow dung waste as a social and environmental solution through the production of solid organic fertilizers. Held on April 16, 2025 at the Mootoduwo agricultural and Rural Self-Help Training Center (P4S) in Huluduotamo Village, this activity involved all members of Class A of the S1 agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University and lecturers for citizenship courses. The stages of activities include the preparation and collection of materials (cow dung, rice bran, granulated sugar, EmA11), grinding cow dung using special machines, mixing and composting of materials , regular monitoring and stirring every 3-4 days, and finally, ripening and packaging of fertilizers. The method used is the delivery of material directly in the field, practicum production of organic fertilizers, and group discussions. The results showed success in producing solid organic fertilizer of good quality, characterized by dark brownish color, brittle texture, and no pungent odor after fermentation. The utilization of this waste not only contributes to improving the quality of the environment and soil fertility, but also provides a positive social and economic impact for rural communities through job creation and increased income in line with civic values. 
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI SOLUSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT Nabil Tanango; Nopiana Mozin; Lucyane Djaafar
Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3 No 2 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/celara.v3i2.36452

Abstract

This community service activity aims to educate Kabila villagers about the use of household organic waste through the cultivation of magot (Black Soldier Fly) as an environmentally friendly and economically valuable animal feed. This Program was held on October 26, 2025 by students of the Animal Husbandry Department of Gorontalo State University with lecturers in citizenship courses and involved 45 participants from the local community. The methods used include counseling, demonstration of how to make magot media using natural ingredients (such as papaya leaves, moringa leaves, Bran, and rice washing water), and participatory practices. The results of the activity showed a successful production of 3.5 kilograms of quality magot with a cultivation success rate of 85%. The Magot was then distributed to 30 heads of farmer families as an alternative high-protein feed. The conclusion of this activity is that magot cultivation is a practical and economical solution for organic waste management while improving community skills in providing independent animal feed in line with civic values.   
PENERAPAN PROGRAM REMAJA SEHAT TANPA TEKANAN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 2 KOTA GORONTALO Lucyane Djaafar; Nopiana Mozin
Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3 No 2 November 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/celara.v3i2.36802

Abstract

Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, terutama pada masa sekolah menengah yang ditandai dengan tingginya tekanan akademik dan sosial. Namun, pendidikan kesehatan di sekolah masih cenderung berfokus pada aspek fisik dan kurang menekankan kesehatan mental serta manajemen stres. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan siswa SMA Negeri 2 Kota Gorontalo dalam menjaga kesehatan fisik dan mental melalui program “Remaja Sehat Tanpa Tekanan”. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan. Edukasi kesehatan mencakup pola hidup sehat, kesehatan mental, pengenalan stres, dan strategi koping adaptif, sedangkan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, denyut nadi, dan observasi kondisi umum siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kesehatan secara holistik, meningkatnya keterbukaan dalam membahas isu kesehatan mental, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan stres. Pemeriksaan kesehatan dasar berperan sebagai sarana deteksi dini dan media pembelajaran konkret bagi siswa untuk mengenali kondisi kesehatannya. Integrasi edukasi dan pemeriksaan kesehatan terbukti saling menguatkan dalam menyampaikan pesan promotif dan preventif. Program ini memberikan manfaat langsung bagi siswa dan sekolah serta berpotensi mendukung penguatan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan keberlanjutan pendidikan kesehatan remaja berbasis sekolah.
Pemilu dan Partai Politik: Menuju Demokrasi yang Berkualitas Husain N. Kaharu; Dian Suleman; Lucyane Djaafar; Sastro M. Wantu
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.1526

Abstract

Pemilihan umum (pemilu dan partai politik sebagai elemen utama dalam sistem demokrasi, berfungsi sebagai mekanisme untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan menciptakan pemerintahan yang representatif. Namun, tantangan politik uang, rendahnya partisipasi politik yang berkualitas, dan lemahnya pengawasan pemilu kerap mencederai prinsip-prinsip demokrasi. Penelitian ini untuk mengkaji hubungan antara pemilu, partai politik, dan upaya menuju demokrasi yang berkualitas di Indonesia, dengan fokus pada kasus praktik politik uang di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan analitis, Integrasi data primer dari laporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan data sekunder dari literatur yang relevan, survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang tidak hanya merusak integritas pemilu, tetapi juga menghambat terciptanya kepemimpinan yang bertanggung jawab dan mewakili aspirasi masyarakat di sisi lain, rendahnya literasi politik masyarakat dan lemahnya penegakan hukum menjadi faktor utama yang memperparah situasi ini. Untuk menuju demokrasi berkualitas, diperlukan langkah-langkah strategis, penguatan lembaga pengawas pemilu, reformasi budaya politik, dan peningkatan literasi politik masyarakat. Penggunaan teknologi digital untuk transparansi dan pelibatan aktif sipil dapat menjadi solusi inovatif dalam mengatasi tantangan yang ada. Dengan demikian, pemilu dapat menjadi instrumen efektif untuk mewujudkan demokrasi yang tidak hanya bersifat prosedural, tetapi juga substantif, berlandaskan keadilan, partisipasi, dan akuntabilitas.