Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengujian Daya Dukung Lapis Tanah Dasar (Subgrade) Menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) (Studi Kasus: Jl. Pendidikan Desa Rantau Mapesai Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu) Trisnawati, Lisa; Erny, Erny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9362

Abstract

Tanah dasar (subgrade) merupakan komponen utama yang sangat vital dalam perencanaan jalan, karena kualitasnya akan berdampak langsung pada ketahanan lapisan di atasnya. Salah satu metode untuk menilai daya dukung tanah dasar adalah dengan mengukur nilai California Bearing Ratio (CBR) menggunakan Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan tanah dasar di Jalan Pendidikan Desa Rantau Mapesai, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Pengujian DCP dilakukan langsung di lapangan dengan metode zig-zag, di mana setiap segmen memiliki jarak 50 meter dan total ada 6 titik pengujian. Hasil pengujian DCP menunjukkan bahwa nilai CBR desain/rencana, yang merupakan representasi dari CBR pada 90% kedalaman adalah sebesar 4,55%. Nilai tersebut masih di bawah standar nilai CBR yang telah ditetapkan sebesar 6%, sehingga perbaikan atau pemadatan pada tanah dasar diperlukan.
Analisis Kebutuhan Dan Sisa (Waste) Pembesian Struktur Balok Di Beberapa Bangunan Dengan Aplikasi Excel Bar Bending Schedule (BBS) Erny, Erny; Sahriyal, Sahriyal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19231

Abstract

Meminimalisasi sisa material (Waste) dengan berbagai metode salah satunya aplikasi excel Bar Bending Schedule (BBS). Aplikasi Excel Bar Bending Schedule (BBS) dengan tujuan untuk menghitung kebutuhan dan sisa pembesian yang menunjukkan rekapitulasi kebutuhan pembesian berdasarkan gambar kerja, termasuk jenis, diameter, jumlah, dan panjang setiap batang besi berpedoman pada SNI 03-2847:2019 dan untuk menghitung berat besi yang berpedoman pada SNI 2052:2017 setelah melakukan penginputan data ke aplikasi Excel Bar Bending Schedule (BBS) maka didapat menganalisis kebutuhan dan sisa (waste) pembesian pada struktur beton bertulang. Penelitian ini menganalisis kebutuhan dan sisa (waste) pembesian pada balok yakni balok sloof kantor lembaga adat di bengkinang kota propinsi Riau kebutuhan pembesian BJTP D8 4323,68 kg, BJTD D12 2304,77 kg, BJTD D13 3877,68 kg sedangkan balok sloof pembangunan unit sekolah baru SMP N52 Kulim BJTP D6 1153,75 kg, BJTP D8 785,29 kg, BJTD D12 20144,78 kg dan BJTD D16 2537,35 kg. Persentase sisa (Waste) material pembesian yang dihasilkan dengan menggunakan metode Bar Bending Schedule (BBS) mengacu pada SNI-2052-2017 tentang Besi Tulangan Beton dan SNI-2847-2019 Tentang Persyaratan Beton Struktural untuk bangunan kantor lembaga adat di bengkinang adalah 1,43% dan persentase sisa (Waste) pembangunan unit sekolah baru SMP N52 Kulim adalah 0,62% sesuai dengan standart dalam proyek konstruksi umumnya.
Relationship Between the Incidence of Rampant Caries and Parents' Knowledge Level on Oral Hygiene Patterns in Toddlers Parmasari, Wahyuni Dyah; Cahyani, Nafansya Regita; Suryawati, Sianny; Erny, Erny
Journal of Syiah Kuala Dentistry Society Vol 9, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Dentistry Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jds.v9i2.40060

Abstract

Background: Rampant caries is a common oral health problem in toddlers. Risk factors for rampant caries in toddlers are multifactorial, including important behavioral factors, such as poor oral hygiene patterns, patterns of bottle feeding more than three times a day and often given at bedtime, lack of use of flour in toothpaste, and improper tooth brushing. This can increase the risk of caries in toddlers. Parents' knowledge about how to clean the oral cavity properly can help reduce the risk of caries rampant in toddlers. Purpose: The purpose of the study was to determine the relationship between the incidence of caries rampant and the level of knowledge of parents of toddlers on oral cleaning patterns. Method: The study used analytic observations with a cross-sectional approach. The study population was 59 toddlers in Posyandu Kenanga 2, and the sample size was 30 toddlers the sampling technique used was purposive sampling. Analysis of research data using the Chi-square test. Result: The results showed that toddlers in Posyandu Kenanga 2 Gadingmangu Perak Jombang experienced Dental caries rampant (81.3%) with a poor level of parental knowledge (60.0%) and caries rampant (18.8%) with a good level of parental knowledge (40.0%). Conclusion: This study concludes that there is a relationship between the incidence of caries rampant and the level of knowledge of parents of toddlers on oral cavity cleaning patterns, p-value = 0.011 ( 0.05).
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN DESA SEBERIDA KECAMATAN BATANG GANSAL KABUPATEN INDRAGIRI HULU Erny, Erny; Yaspita, Hasanah; Sahriyal, Sahriyal; Neswita, Nedra; Trisnawati, Lisa; Agustin, Sri; Djulinaldi, Djulinaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33336

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kegiatan masyarakat (PKM) antara tim Dosen Teknik Sipil dan manajemen Institut Teknlogi dan Bisnis Indragiri (ITB Indragri) berupa pelatihan penyusunan rencana angaran biaya pembangunan desa Seberida kecamatan Batang Gansal kabupaten Indragiri Hulu. Metode di gunakan ceramah, diskusi dan praktik langsung (on the job training methods).Tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penyusunan rencana anggran biaya pembangunan di desa oleh aparat desa dan masyarakat untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan proyek pembanguan desa. Anggaran yang disusun dengan baik dapat membantu dalam pengalokasian sumber daya yang efisien dan efektif atau mengendalikan pengeluaran dan mengelola minimal risiko keuangan yang terkait dengan proyek pembangunan desa. Pelatihan berjalan dengan baik, lancar dan adanya peningkatan sebesar tujuh puluh satu koma tiga puluh Sembilan persen (71, 39%) pemahaman aparat desa dan masyarakat tentang penyusunan rencana anggran biaya (RAB) pembangunan di desa.
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN DESA SEBERIDA KECAMATAN BATANG GANSAL KABUPATEN INDRAGIRI HULU Erny, Erny; Yaspita, Hasanah; Sahriyal, Sahriyal; Neswita, Nedra; Trisnawati, Lisa; Agustin, Sri; Djulinaldi, Djulinaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34258

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kegiatan masyarakat (PKM) antara tim Dosen Teknik Sipil dan manajemen Institut Teknlogi dan Bisnis Indragiri (ITB Indragri) berupa pelatihan penyusunan rencana angaran biaya pembangunan desa Seberida kecamatan Batang Gansal kabupaten Indragiri Hulu. Metode di gunakan ceramah, diskusi dan praktik langsung (on the job training methods).Tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penyusunan rencana anggran biaya pembangunan di desa oleh aparat desa dan masyarakat untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan proyek pembanguan desa. Anggaran yang disusun dengan baik dapat membantu dalam pengalokasian sumber daya yang efisien dan efektif atau mengendalikan pengeluaran dan mengelola minimal risiko keuangan yang terkait dengan proyek pembangunan desa. Pelatihan berjalan dengan baik, lancar dan adanya peningkatan sebesar tujuh puluh satu koma tiga puluh Sembilan persen (71, 39%) pemahaman aparat desa dan masyarakat tentang penyusunan rencana anggran biaya (RAB) pembangunan di desa
SOSIALISASI PENTINGNYA PRILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA BANGUNAN SANITASI PASCA BENCANA BANJIR DI DESA PASIR KERANJI KECAMATAN PASIR PENYU Agustin, Sri; Gusrita, Gita Sari; Neswita, Nedra; Trisnawati, Lisa; Erny, Erny; Julinaldi, Julinaldi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36721

Abstract

Banjir yang melanda Desa Pasir Keranji, Kecamatan Pasir Penyu telah menimbulkan kerusakan parah pada infrastruktur dan sarana prasarana, termasuk sanitasi. Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat pasca banjir, telah dilakukan sosialisasi pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Desa Pasir Keranji. Kegiatan yang melibatkan pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya PHBS dan cara penerapannya. Melalui berbagai metode, diharapkan masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyakit menular.Hal ini meningkatkan risiko penyakit menular. Melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi, masyarakat diharapkan dapat menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
School Principal Leadership in Enhancing Teacher Competence: A Qualitative Case Study in Merauke Secondary Schools Erny, Erny
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i2.89446

Abstract

The quality of education is closely tied to the professional competencies of teachers, which in turn are influenced by the effectiveness of school leadership. While numerous studies have examined the role of principals in enhancing teacher performance, limited research has explored the contextual dynamics of leadership practices in Indonesian secondary schools, particularly in less-represented regions such as Merauke. This study investigates how principals at SMP IT Lukman Al Hakim and SMP Muhammadiyah Merauke employ leadership strategies to foster teacher professional development, with a particular emphasis on pedagogical, professional, and technological competencies. A qualitative descriptive design was adopted, involving in-depth interviews, document analysis, and observations with school principals, teachers, and administrative staff. Data were analyzed thematically to identify patterns of leadership practices, challenges encountered, and strategies for overcoming barriers. The findings reveal that both schools implement transformational leadership, albeit with different emphases. SMP IT prioritizes inclusive collaboration and reflective supervision, while SMP Muhammadiyah focuses on curriculum innovation and digital integration. Despite positive impacts, challenges persist, including limited time for continuous professional development, teacher readiness in adopting digital tools, and structural constraints within school management. The study concludes that leadership, when adaptive and contextually grounded, significantly enhances teacher competence and indirectly improves student outcomes. This research contributes to the literature by providing comparative insights into leadership practices in Indonesian junior secondary schools, offering both theoretical and practical implications for educational leadership and policy.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KANGKUNG HIDROPONIK DI PT. NINA AGRO JAYA DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Sepriadi, Ronal; Mappatoba, Marhawati; Erny, Erny
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2805

Abstract

Pengembangan usahatani sayuran kangkung hidroponik di lingkup pemanfaatan lahan pekarangan dapat dilakukan dengan menggunakan sistem hidroponik. Teknologi hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa media tanah, tetapi menggunakan larutan nutrisi sebagai sumber nutrisi. Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengidentifikasi Faktor Internal (kekuatan dan kelemahan) dan Faktor Eksternal (peluang dan ancaman) dalam pengembangan usahatani kangkung hidroponik dan mengetahui bagaimana strategi pengembangan usahatani kangkung hidroponik di PT. Nina Agro Jaya. Metode penelitian yang dilakukan secara (purposive), melalui observasi dan wawancara terhadap 15 responden, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa, strategi usahatani kangkung hidroponik di PT. Nina Agro Jaya berada pada kuadran II yaitu berada pada posisi Kekuatan-Ancaman (ST). Hasil perhitungan dari faktor internal dan faktor eksternal, diperoleh hasil pengurangan dari total skor kekuatan dan total skor kelemahan sebagai sumbu X yaitu sebesar 1,03 sedangkan hasil pengurangan total skor peluang dan total skor ancaman sebagai sumbu Y yaitu sebesar -0,19 dengan luas matriks 3,54. Posisi tersebut memberikan indikasi bahwa PT. Nina Agro Jaya menghadapi berbagai ancaman, meskipun menghadapi berbagai ancaman, perusahaan masih memiliki kekuatan dari segi internal, perusahaan perlu menggunakan benih yang berkualitas dan perusahaan juga perlu memperluas jaringan pasokan bahan input produksi, agar produksi tetap terus berjalan dengan baik
Eating Habits of the To Pekurehua and Javanese Tribes in Central Sulawesi: A Cultural Perspective Abd. Rauf, Rustam; Malik , Shintami R.; Damayanti , Lien; Rahman, Aulia; Salingkat , Chitra A.; Sultan, Hardiyanti; Erny, Erny
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.713

Abstract

Household characteristics are defined by socioeconomic conditions and other factors, including cultural aspects. Culture dictates dietary choices, methods of preparation, locations, and timing of food preparation. This study examined cultural influences on family dietary practices among the To Pekurehua and Javanese tribes. This research was conducted over a ten-month period, from February to November 2023. The application of this equation yielded a sample of 79 respondents from the North Lore District (representing the To Pekurehua tribe) and 41 respondents from the West Pamona District (representing the Javanese tribe). The To Pekurehua and Javanese tribes possessed average meal frequencies of 2.86 and 3.00 times each day, respectively. The practice of communal dining was observed in 91.1% of the To Pekurehua tribe and 87.8% of the Javanese tribe. The To Pekurehua tribe generated a family dinner participation rate of 87.3%, whereas the Javanese tribe’s rate was 82.9%. In both tribes, fathers, as the head of the household, received priority in food distribution. In contrast, the wives in the Javanese tribe exerted greater influence over the food menu than those in the To Pekurehua tribe.