This Author published in this journals
All Journal Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Wilayah dan Lingkungan PROCEEDING IC-ITECHS 2014 JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Artefak Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Journal of Economics and Business UBS Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Jurnal Bina Desa el-Madib: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Journal of Information Systems and Management Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital Jurnal PkM MIFTEK Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jeksyah Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Jurnal Ilmiah Plano Krisna Jurnal Ilmiah Arjouna Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Business Technology and Economics (JBTE) Riau Jurnal Teknik Informatika Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health JPS (Jurnal Perbankan Syariah) Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik dan Kewarganegaran Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Argopuro : Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Tipologi Wilayah dan Indeks Perkembangan Wilayah Kabupaten Dharmasraya Amelia, Siska; Guswandi, Guswandi
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.190-203

Abstract

Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu beranda yang menjadi pintu masuk ke Provinsi Sumatera Barat memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Kabupaten Dharmasraya memiliki ragam potensi, karakteristik dan tipologi wilayah. Potensi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya menjadi daya tarik masyarakat Sumatera Barat maupun dari luar Sumatera Barat untuk menetap di wilayah tersebut. Keragaman karakteristik dan tipologi wilayah menyebabkan kebijakan dan strategi pengembangan wilayah juga beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi formasi wilayah serta membuat Indeks Perkembangan Wilayah. Dalam mengkaji karakteristik wilayah berdasarkan aspek pembangunan yaitu kependudukan, sosial ekonomi, kelengkapan fasilitas perkotaan, penggunaan tanah dan transportasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis faktor dan spatial clustering dengan menggunakan sepuluh variabel yang mengacu pada masing-masing aspek. Penentuan Indeks Perkembangan Wilayah dengan menggunakan teknis z-score menggunakan indikator kepadatan penduduk, laju pertumbuhan penduduk, persentase besaran pajak bumi dan bangunan serta luas lahan terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tipologi wilayah: (i) wilayah perkotaan, (ii) wilayah perdesaan dan (iii) wilayah desa-kota. Wilayah perkotaan dan desa-kota berada di wilayah yang dilintasi jalan lintas sumatera. Sedangkan wilayah perdesaan berada pada wilayah pinggiran yang jauh dari jalan lintas sumatera. Wilayah dengan Indeks Perkembangan Wilayah yang termasuk kategori tinggi hanya berada di Kecamatan Sungai Rumbai. Karakteristik dari masing-masing tipologi tersebut kemudian dapat dijadikan landasan dalam menyusun kebijakan dan strategi pembangunan sehingga tercipta pembangunan berkelanjutan.
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PKn Hendar Hendrawan, Jajang; Kusyadi, Yudi; Amelia, Siska
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2021): Kreativitas dalam Pembelajaran PKn
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v3i2.52

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala dalam pembelajaran daring seperti jaringan yang kurang mendukung, kuota internet yang terbatas, dan motivasi belajar siswa yang kurang. Banyak siswa yang mengeluhkan tentang jaringan yang tidak stabil sehingga waktu pengumpulan tugas terlambat dikarena kan jaringan yang tidak stabil, siswa-siswi SMK Cendekia Batuajajar sebagian besar menggunakan smartphone untuk pembelajaran daring, sehingga keefektifan telepon pintar dalam pembelajaran daring perlu diuji. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui bagaimana penggunaan smartphone oleh para siswa di SMK Cendekia Batujajar; 2) Mengetahui bagaimana pembelajaran daring dalam mata pelajaran PKn di SMK Cendekia Batujajar; 3) Mengetahui seberapa efektif penggunaan smartphone dalam pembelajaran daring di SMK Cendekia Batujajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah dengan random sampling. Dengan menggunakan instrumen penelitian angket. Penelitian ini mendapatkan beberapa temuan tentang 1) Penggunaan smartphone dalam pembelajaran di siswa-siswi SMK Cendekia Batuajajar sangat bermanfaat dan efektif; 2) Pembelajaran daring di SMK Cendekia Batujajar dapat dikatakan efektif dimulai dari perencaan siswa-siswi sebelum memulai pembelajaran daring mereka menyempatkan untuk membaca kembali materi yang sudah dijelaskan sebelumnya lalu pada saat proses pembelajaran daring berlangsung siswa mengerti materi yang disampaikan oleh guru melalui media smartphone sehingga saat mengerjakan tugas mereka mengumpulkan tepat waktu, akan tetapi dalam proses pembelajaran daring masih terkendala oleh koneksi internet dan kuota yang terbatas namun ; 3) Penggunaan smartphone berpengaruh secara signifikan terhadap efektivitas pembelajaran daring. Dilihat hasil analisis regresi ditemukan bahwa setiap penambahan nilai smartphone, maka nilai pembelajaran daring bertambah sebesar 0,277.
THE IMPACT OF BRAND EQUITY TOWARDS CONSUMER’S PURCHASE INTENTION (An Empirical Study of Teh Botol Sosro Product, on College Student in Faculty Economics and Business University of Brawijaya Malang) Amelia, Siska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 4 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to examine the influence of Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality and Brand Loyalty on Purchase Intention of Teh Botol Sosro consumers ready to drink tea either partially and simultaneously on Teh Botol  Sosro  consumers  on  College  Student  in  Faculty  Economics  and  Business University of Brawijaya Malang. Further purposive sampling technique was used in this research120 respondents. The analysis tools are Multiple Linear Regression Analysis to determine the relationship between independent variable and dependent variable. The result of the study explained that there is a significant effect between brand association and  brand  loyalty on  consumer  purchase  intention.  Brand  awareness  and  perceived quality no significant effect on consumer purchase intention. Therefore, the research result shows that brand loyalty is the dominant variable that affects consumer purchase intention. Keywords: Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality, Brand Loyalty and  Purchase Intention.
The Role of ASEAN's Rice Commodity Market Integration in Economic Stability and Food Security Daliani, Hanni Rizki; Amelia, Siska; Suri, Siti Atikah; Safitri, Anita; Nasihah, Arini; Meliana; Hasmidyani, Dwi; Budiman, Muhammad Akbar
Jeksyah: Islamic Economics Journal Vol. 4 No. 01 (2024): May 2024 Edition
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam _ IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54045/jeksyah.v4i01.1499

Abstract

Food security is a crucial issue in economics, particularly for ASEAN countries that heavily rely on rice commodities. Climate change impacts rice production, leading to production declines and price spikes, threatening economic stability and social welfare. ASEAN has committed to strategic cooperation to protect rice supplies and prevent food crises, while increasing production and stabilizing supply through collaborative initiatives. This study employs qualitative methods and descriptive analysis in literature review to explore the implementation of ASEAN regional cooperation on rice commodities. Secondary data is utilized to understand the impact of rice commodities on food security in the ASEAN region. Through a descriptive analytical approach, this research aims to provide an accurate picture of the relationship between regional cooperation and rice commodity management in ASEAN. The results indicate that ASEAN rice market integration is vital to reduce price risks for farmers and improve food security. The establishment of a rice futures market can help manage risks and ensure stable prices, which are crucial for maintaining economic stability. Regional cooperation and harmonization of rice standards are necessary, along with improved infrastructure and financial support for farmers to sustain the agricultural sector and the economic well-being of the ASEAN region.
Factors Influencing Generation Z's Purchasing Intention In BSI Mobile Gold Installments Amelia, Siska; Aisyah, Muniaty
JPS (Jurnal Perbankan Syariah) Vol 5 No 2 (2024): JPS (Jurnal Perbankan Syariah) - October
Publisher : LPPM ISNJ Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46367/jps.v5i2.2056

Abstract

This study aims to analyze the influence of corporate image, content marketing, and price on the interest in buying BSI Mobile gold installment products among Generation Z. This study uses a quantitative approach with sampling through a purposive sampling method that was tested on 100 respondents who are Instagram followers @lifewithbsi from generation Z. The primary data source used was an online questionnaire distribution. The analysis technique used is the structural equation model - partial least square (SEM-PLS) using the SmartPLS analysis tool. This study found that corporate image and content marketing positively influence buying interest. At the same time, price does not affect buying interest. Theoretically, this study can provide information and supporting literature for the academic community in similar studies in the future. Practically, this study can be helpful to BSI in terms of corporate image and content marketing to increase the interest of customers and prospective customers from Generation Z in using its products.
MODEL PENYEBARAN RELATIF SEKTOR PERTANIAN, PERDAGANGAN DAN INDUSTRI PENGOLAHAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT Amelia, Siska; Guswandi
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.18 No.2 | Desember 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan daya saing wilayah serta mengurangi ketimpangan antar wilayah, maka diperlukan pemerataan distribusi kegiatan-kegiatan perekonomian wilayah. Selain itu juga dalam upaya pengembangan wilayah diperlukan penekanan pada sektor basis yang dapat memberikan efek pengganda (multiplier effect) sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat penyebaran secara relatif kegiatan-kegiatan perekonomian yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah dengan menghitung Localization Index. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa total PDRB berdasarkan harga berlaku setiap kabupaten/kota, serta PDRB per sektor di masing-masing kabupaten/kota. Sektor yang diamati dalam penelitian ini adalah sektor industri pengolahan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan serta sektor perdagangan besar dan eceran. Hasil analisis memperlihatkan tingkat penyebaran relatif kegiatan-kegiatan ekonomi di Sumatera Barat terdistribusi merata dan seimbang antar wilayah. Sektor yang memiliki tingkat pemerataan kegiatan ekonomi tertinggi adalah sektor perdagangan besar dan eceran, diikuti oleh sektor industri pengolahan dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.
Indeks Spesialisasi Pengembangan Wilayah Provinsi Sumatera Selatan Amelia, Siska; Guswandi
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.18 No.1 | Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengembangan wilayah adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, meningkatkan daya saing serta mengurangi ketimpangan wilayah. Untuk mewujudkan tujuan dari pengembangan wilayah tersebut maka sangat diperlukan pemerataan perkembangan semua sektor-sektor perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur perilaku dinamika kegiatan ekonomi secara keseluruhan serta menentukan keseimbangan pertumbuhan wilayah yang dihasilkan dari produksi setiap sektor. Metode yang digunakan adalah dengan menghitung Indeks Spesialisasi dan Indeks Keseimbangan Pertumbuhan antar Sektor. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa PDRB atas dasar harga berlaku 2010 serta laju pertumbuhan PDRB atas dasar harga berlaku 2010 Kabupaten Ogan Komiring Ulu tahun 2021. Hasil analisis berdasarkan Indeks Spesialisasi memperlihatkan tingkat persebaran sektor-sektor di wilayah Kabupaten Ogan Komiring Ulu jika dibandingkan dengan wilayah yang lebih luas relatif terdistribusi tidak merata. Hasil Indeks keseimbangan pertumbuhan antar sektor menggambarkan ketidakseimbangan polapertumbuhan antar sektor di Kabupaten Ogan Komiring Ulu cukup tinggi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa tidak terjadi pemerataan pertumbuhan sektor-sektor perekonomian di wilayah Kabupaten Ogan Komiring Ulu.
POTENSI EKONOMI PENGEMBANGAN WILAYAH PROVINSI SUMATERA SELATAN Amelia, Siska; Guswandi
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.17 No.2 | Desember 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan dan pengembangan wilayah bertujuan untuk meningkatkan daya saing, meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah, mengurangi ketimpangan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengentasan kemiskinan. Dalam mewujudkan tujuan pembangunan dan pengembangan wilayah diperlukan strategi-strategi pengembangan yang disesuaikan dengan potensi, permasalahan serta kondisi wilayah masing-masing. Dalam upaya mempercepat perkembangan wilayah harus diberikan penekanan pada sektor-sektor unggulan yang dapat memberikan dampak lebih luas terhadap kesejahteraan serta memberikan efek pengganda (multiplier effect) pada wilayah dan sector lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat komoditas unggulan yang layak untuk dikembangkan di Provinsi Sumatera Selatan. Metoda analis yang digunakan adalah gabungan metoda Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Komoditas yang diamati adalah karet, kelapa sawit, kopi, lada dan kakao. Gabungan analisis LQ dan DLQ menghasilkan empat tipologi (tipe I, II, III, dan IV). Komoditas yang menjadi setor basis dan prospektif untuk dikembangkan (tipologi I) tersebar merata di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Demikian juga untuk komoditas yang masuk dalam tipologi II, III, dan IV tersebar merata di seluruh kabupaten/kota.
Interaksi Wilayah Provinsi Sumatera Barat Amelia, Siska
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.17 No.1 | Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan harus diarahkan kepada terjadinya pemerataan (equity), pertumbuhan (efficiency) dan keberlanjutan (sustainability) yang berimbang dalam pembangunan ekonomi. Dalam upaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan diperlukan upaya-upaya pengembangan kawasan yang disesuaikan dengan potensi, kondisi dan permasalahan pada wilayah bersangkutan. Provinsi Sumatera Barat yang memiliki ragam potensi dan permasalahan sehingga tingkat pertumbuhan wilayah juga sangat beragam. Berdasarkan tahapan pembangunan menurut teori Rostow, Provinsi Sumatera Barat masuk dalam tahapan lepas landas bahkan ada beberapa wilayah yang masih ada dalam tahapan prasyarat lepas landas. Dalam melihat tingkat pertumbuhan dan kekuatan hubungan antar wilayah dengan melihat interaksi wilayah dengan model gravitasi. Untuk melihat kekuatan hubungan antar wilayah berdasarkan jarak dan variabel jumlah penduduk, pendapatan per kapita dan jumlah utilitas perkotaan dengan unit anallisis adalah kabupaten/kota. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kekuatan hubungan berdasarkan variabel jumlah penduduk, pendapatan per kapita dan jumlah utilitas perkotaan tidak selalu dipengaruhi oleh kedekatan wilayah tersebut dengan pusat pemerintahan atau pusat kegiatan ekonomi. Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat perlu mendapat perhatian khusus oleh pemerintah provinsi dan pusat agar tercipta pertumbuhan dan pemerataan pembangunan.
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI OBYEK WISATA DI KABUPATEN KEBUMEN Amelia, Siska; Budi Utomo, Setyo
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.12 No. 2, Desember 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kebumen memiliki Obyek wisata yang sudah dikembangkan sampai tahun 2015 sebanyak 12 obyek yaitu: Goa Jatijajar, Goa Petruk, Pantai Logending, Pantai Karangbolong, Pantai Petanahan, Pemandian Air Panas Krakal, Benteng Vander Wijck, Waduk Sempor, Waduk Wadaslintang, Balai Informasi dan Konservasi Kebumian Karangsambung, Pantai Suwuk serta Wisata Alam Jembangan. Dari 12 Objek Wisata tersebut secara fisik berbeda tetapi dari segi penyediaan fasilitas, maupun daya tarik fisiknya jenis fasilitasnya relatif sama. Hanya saja dari segi jumlah dan kualitas belum tentu sama. Perbedaan keadaan alam, pemanfaatan sarana dan prasarana wisata masing-masing objek wisata akhirnya menggambarkan perbedaan tingkat daya tarik tiap obyek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi obyek wisata di Kabupaten Kebumen serta menyusun alternative pengembangan wisata di Kabupaten Kebumen. Variabel yang digunakan adalah daya tarik wisata,aksesbilitas meliputi status jalan, jarak dari Ibukota Kabupaten dan ketersediaan angkutan umum, serta fasilitas penunjang meliputi sarana dan prasarana. Alat yang digunakan yaitu alat tulis, GPS (Geografis Position System) dan kamera. Bahan yang diperlukan adalah Pedoman Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) dari Dirjen PHKA (2003) yang telah dimodifikasi, Pengolahan data mengenai ODTWA di Kabupaten Kebumen diolah dengan menggunakan metode skoring yang selanjutnya diuraikan secara deskriptif. Dari hasil penelitian dapat dilihat obyek wisata dengan potensi yang tinggi dengan nilai skor 128 - 151 yang sangat potensial untuk dikembangkan, terdapat 5 obyek wisata yaitu Pantai Suwuk, Goa Jatijajar, Benteng Van der Wijck, Pantai Karangbolong, dan Pantai Logending. Faktor yang mendukung obyek wisata yang mempunyai potensi yang tinggi cenderung memiliki keunikan sumberdaya alam dan berbagai kegiatan wisata yang cukup beragam, selain itu aksebilitas yang memudahkan dan sarana prasaran yang memadai dalam rangka menunjang kegiatan wisata. Obyek wisata dengan potensi sedang terdapat dengan nilai skor 104 – 127 pada 2 lokasi yaitu Pantai Petanahan, Wisata Alam Jembangan. Obyek wisata dengan potensi sedang cenderung memiliki keterbatasan dalam kegiatan wisata yang dimiliki oleh obyek wisata tersebut. Selain itu sarana prasarana yang menunjang kegiatan wisata pada lokasi ini tergolong masih terbatas. Akses jalan yang cukup jauh dari pusat kota juga mempengaruhi. obyek wisata yang memiliki potensi rendah dengan nilai 80 – 103 yaitu obyek wisata Pemandian Air Panas Krakal, Balai Informasi dan Konservasi Kebumian, Goa Petruk, Waduk Sempor, Waduk Wadaslintang, selain minim keragaman kegiatan atau bahkan tidak ada yang. menjadi daya tarik wisata, akses jalan yang cukup jauh dari Ibukota Kabupaten, penyediaan sarana prasarana terlihat adanya keterbatasan baik dari jumlah maupun jenisnya.
Co-Authors Acitra, Rina Ahmad, Febriani Aisa, Alfiatus Nur Alfiana Alfiana Annaria Magdalena Aqilla, Fayruz Niken Aref Vai Arifin, Jauhary Arthur Daniel Limantara, Arthur Daniel Asbari, Masduki Asep Deddy Supriatna Aulia, Ayesa Sofwa Aulia, Jessica Amanda Aziz, Rifqy Fatah Al BUDI UTOMO, SETYO Budiman, Muhammad Akbar Daliani, Hanni Rizki Daniel S, Tumpal Daud, Muh. Dewi Ratna Sari Dika, Dika Dina Agustin, Dina Dini, Maya Dwi Fitriyanto Efendi, Angga Kusuma Farhan, Moch Farida Ratu Wargadalem Fathoni, Moch Rizky Al Faturokhman, Irfan Febiani, Nandina Febiola, Tiara Firmansyah Firmansyah Fitria , Venny Fitriani, Adina Fu’adin, Ahmad Guswandi Guswandi, Guswandi Hambali Hambali Handoyo Putro, Resi Harahap, Rizky Dinda Sarmita Hasmidyani, Dwi Hendar Hendrawan, Jajang Heni Sulistiani Huriyah Jesica, Jesica Khalisa, Nur Kirana, Mulan Helga Kusuma, Devi Kusyadi, Yudi Lenih, Lenih Lestari, Fauziah Ayu Lestari, Hardita Amalia Sri Ayu Marwah, Sofa Lailatul Masitoh, Imas Mayasari, Sarmi Meliana Muhammad Imron Rosadi Mulia, Elvira Mulyani, Neng Cici Muniaty Aisyah, Muniaty Nasihah, Arini Nugroho, Rakie Catur Nur Aini, Kisti Nurhaswinda Oetomo, Hars Pramana, Kus Pratiwi, Lanina Purwitasari, Sofi Putri, Fadhilah Azzahra Wijaya Putri, Nanda Aulia Putri, Reinatha Aprilia Haryono Putri, Sanita Rahayu, Sang Ayu Putu Rahma, Taufik Rahmadani, Deby Rahmadhani, Reditia Rahmah, Tiara Anisa Rahman, Adi Arif Abdul Ramadan, Sahlan Sahrir Ramadhan, M Bintang Rizky Ramadhan, Raditya Pratika Rinjani, Cintia Ripaldi, Rifki Risa Marta Yati Safitri, Anita Salsabilla, Suci Aisyah Sari, Feggy Arta Sari, Jely Duwita Sari, Siti Lusi Mawar Sari, Tri Diana Saripin, Saripin Sa’diyah, Lisna Halimatus Setyaningrum, Rahmita Siska Amelia Sofwa, Ayesa Aulia Sri Wahyuni Sugeng Kurniawan Suri, Siti Atikah Taryat Tasha, Emma Chelvica Tiara Noviarini, Tiara Tomy Wijaya Tri Marlina Ulfatunnisa, Zahratul Aini Umami, Nila Niswatun vegirawati, titin Vinna Ameylinda Wahdini, Fauza Izza Wargadalem, Farida Ratu Wati, Desti Ambar Wijaya, Tomy Wiwik Handayani Yaperta, Sanita Putri Yaperta, Shanita Putri Yuisman, Dedi Yusuf, Syafruddin Yuwana, Ilham Zaini Dahlan Zakir, Supratman Zaqiyaturrohmaniah, Alfi