Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL “BIJI KARET “SEBAGAI CEMILAN YANG BERNILAI EKONOMIS DI DESA BANJAR BENAI Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2197

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Biji karet menjadi makanan cemilan berupa keripik biji karet Manfaatnya adalah selain para petani mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dalam hal untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pemanfaatan biji karet menjadi cemilan atau makanan ringan yang bisa menghasilkan nilai ekonomis. Adapun strategi yang dipergunakan untuk mendukung realisasi program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, Mendorong dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan potensinya dalam menciptakan suasana untuk pengembangan usaha agribisnis Dalam meningkatkan kesadaran akan potensinya. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain Antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan Pemanfaatan kearifan local biji karet sangat terbuka, mengingat lahan dan keadaan lingkungan memadai, dalam hal ini banyak terdapa kebun-kebun tanaman karet yang banyak menghasilkan biji karet untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk diolah menjadi makanan ataupun untuk kerajinan.
PEMBUATAN IKAN ASIN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI DESA BANJAR BENAI, KECAMATAN BENAI: PkM Nariman Hadi; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Andi Alatas; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2738

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Ikan Kembung menjadi produk olahkan Ikan Asin. Manfaatnya adalah agar ibu-ibu rumah tangga di pedesaan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pengolahan ikan kembung segar menjadi ikan asin kembung atau dijadikan sumber bahan pangan keluarga atau dijual sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Strategi yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, memberi dorongan dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran ibu-ibu akan potensinya dalam menciptakan suasana pengembangan usaha agribisnis. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain adalah antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan pengolahn ikan asin kembung sangat terbuka, mengingat sumber bahan baku yaitu ikan kembung segar selalu tersedia di pasar.
Peningkatan Nilai Ekonomis Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Sebagai Produk Unggulan Di Kabupaten Padang Pariaman Armiati Armiati; Dessi Susanti; Andi Alatas; Rita Syofyan; Rose Rahmidani; M. Topit Hidayat; Fachri Irsan; Nelsa Onelfa
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1775

Abstract

Coconut is a plantation commodity in Padang Pariaman Regency that has experienced an increase in production during 2023. The waste from coconut shells can be further processed into a product with high economic value and even reach the export market, namely coconut charcoal briquettes. The purpose of this activity is to provide knowledge and skills about production, promotion, marketing, and financial management to the partners. The method used is community development through lectures, discussions, Q&A sessions, practical activities, and mentoring. The partners for this activity are the Sukses Bersama and Maju Makmur Business Groups, with 15 participants. The evaluation results show that 100% of the participants gave positive responses and answers to all questions asked about the training activities. The outcome of this service is significant for the participants to improve the quality of the briquette products, as well as marketing and financial management.
PERBANDINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP DAYA BELI KONSUMEN PRODUK UMKM JAHE MERAH CR2 Anggi Miftahul Rizki; Juli Supriyanti; Andi Alatas; Vivi Hendrita; Fildza Arief Syuhada
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/kqkx7a80

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dari pendekatan konvensional menuju pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan daya beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta membandingkan pengaruh pemasaran digital melalui Instagram dan WhatsApp terhadap daya beli konsumen pada UMKM Jahe Merah CR2 yang berlokasi di Nagari Muaro Bodi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen UMKM Jahe Merah CR2, dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi pemasaran digital melalui Instagram (X1) yang diukur berdasarkan kualitas konten, intensitas unggahan, interaksi pengguna, serta jangkauan audiens. Selain itu, pemasaran melalui WhatsApp (X2) diukur melalui kecepatan respon, penyampaian pesan promosi, interaksi pelayanan, dan kepuasan dalam transaksi. Sementara itu, variabel dependen yaitu daya beli konsumen (Y) diukur melalui indikator kesiapan membeli, persepsi terhadap harga, kemudahan dalam proses pemesanan, frekuensi pembelian ulang, serta preferensi konsumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemasaran digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya beli konsumen. Secara parsial, WhatsApp terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,529 dan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, Instagram menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai koefisien 0,064 dan signifikansi sebesar 0,257. variasi daya beli konsumen dapat dijelaskan oleh variabel pemasaran digital yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan WhatsApp lebih efektif dalam meningkatkan daya beli
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERALIHAN USAHA TANI KARET (Hevea brasiliensis) KE KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) DI NAGARI SUNGAI LANSEK, KECAMATAN KAMANG BARU, KABUPATEN SIJUNJUNG Muhamad Sukri; Roni Jarlis; Fildza Arief Syuhada; Andi Alatas
Jurnal AGRIBIS Vol. 12 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/hzfann51

Abstract

Peralihan usaha tani dari karet ke kelapa sawit merupakan fenomena yang banyak terjadi di Kabupaten Sijunjung, khususnya di Nagari Sungai Lansek, sebagai respons terhadap perubahan kondisi sosial, ekonomi,dan lingkungan. Namun demikian, keputusan petani untuk melakukan peralihan usaha tani tidak semata-mata dipengaruhi oleh faktor ekonomi, melainkan juga oleh berbagai faktor lainnya. Penelitian ini disusun guna mengungkap faktor-faktor yang berperan terhadap keputusan petani beralih dari karet ke kelapa sawit serta mengidentifikasinya secara parsial maupun simultan. Dengan pendekatan kuantitatif, data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 21 petani yang telah beralih ke kelapa sawit, lalu diolah menggunakan regresi linier berganda yang mencakup uji t, uji F serta koefisien determinasi. Dari lima variabel yang diuji, hanya akses informasi dan teknologi yang terbukti berpengaruh secara parsial (signifikansi 0,019), sementara faktor ekonomi, sosial budaya, teknis-lingkungan, serta kebijakan-kelembagaan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Ketika diuji secara bersama-sama, kelima faktor tersebut justru signifikan (F hitung 4,762; signifikansi 0,008), dengan kontribusi yang menjelaskan sekitar 48,5% keragaman keputusan petani (Adjusted R Square 0,485), sedangkan sisanya dipengaruhi unsur di luar model. Sementara 51,5% lainnya ditentukan oleh  faktor di luar model. Artinya, keputusan beralih komoditas lahir dari kombinasi berbagai faktor, sehingga  diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif dalam mendukung peralihan usaha tani.   
Analisis Dampak Produksi Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan Masyarakat Di Nagari Sinamar Fransiskus Ferdinan Mexco Nababan; Roni Jarlis; Fildza Arief Syuhada; Taufiqqurrahman; Andi Alatas
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 6 No 3 (2026): Juni - September
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v6i3.1577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak produksi kelapa sawit terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di Nagari Sinamar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 26 petani kelapa sawit melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, dan analisis indeks persentase berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan aspek produksi berada pada kategori tinggi (71%), aspek sosial tinggi (72%), aspek ekonomi cukup (57%), dan aspek lingkungan tinggi (75%). Produksi kelapa sawit berdampak positif terhadap pendapatan, kesempatan kerja, dan fasilitas umum, namun menimbulkan dampak negatif berupa konflik sosial, melemahnya gotong royong, serta penurunan kualitas tanah, air, dan tutupan hutan. Diperlukan pengelolaan perkebunan berkelanjutan guna mengoptimalkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian sosial dan lingkungan.