p-Index From 2021 - 2026
7.885
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Marine Fisheries: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Laut ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Kelautan : Indonesian Journal of Marine Science and Technology Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Jurnal Kelautan Tropis JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan JURNAL PENDIDIKAN MIPA JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES (JOINT-FISH) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan JURNAL PERIKANAN TROPIS Asian Journal of Aquatic Sciences Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Laot Ilmu Kelautan Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira Abdimas Langkanae SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Journal of Fish Health Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Limnology Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Perikanan Terpadu Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Perikanan Mantis Journal of Fisheries
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI MORFOMETRIK IKAN JULUNG-JULUNG (Hyporhamphus dussumieri) DI PERAIRAN MUARA ANGKE, JAKARTA UTARA Gelis, Ester Restiana Endang; Wulanda, Yoppie; Ramdhani, Farhan; Fatchiyyah, Sayyiddah; Hadi, Sutanto; Maddupa, Hawis
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v11i2.5324

Abstract

Ikan julung-julung (Hyporhamphus dussumieri) termasuk salah satu ikan yang kerap ditemui dalam kegiatan penangkapan ikan di perairan sekitar Muaro Angke, hal ini menunjukan bahwa potensi ikan julung-julung masih sangat tinggi. Untuk mengetahui hubungan panjang berat ikan tersebut maka dilakukan penelitian pada bulan April 2018. Sebanyak 30 ikan yang tertangkap dengan jumlah ikan betina 9 ekor dan ikan jantan 29 ekor. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey studi kasus. Hasil analisis hubungan panjang berat ikan julung-julung yang didapat dari perairan Muara Angke menunjukan koefisien korelasi (r) yaitu 0.9305. Ini mengartikan bahwa pertumbuhan ikan julung-julung menunjukan sifat isometrik. Adanya hasil korelasi yang erat memiliki arti bahwa semakin bertambah panjang baku (PB) pada ikan julung-julung maka morfometrik pembandingnya juga bertambah. Hasil korelasi tersebut diduga dipengaruhi oleh ketersediaan makanan. Faktor ketersediaan makanan saat berperan dalam proses pertumbuhan. Dari hasil korelasi ini menunjukan bahwa ketersediaan makanan di perairan Muara Angke masih mendukung kehidupan ikan julung-julung.
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) BERDASARKAN KEDALAMAN PERENDAMAN BAGAN PERAHU DI PERAIRAN CAROCOK TARUSAN PROVINSI SUMATERA BARAT Armarenti, Armarenti; Lisna, Lisna; Ramdhani, Farhan; Nurhayati, Nurhayati; Ramadan, Fauzan; Gelis, Ester Restiana Endang
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i01.34365

Abstract

Ikan teri (Stolephorus sp) adalah ikan pelagis kecil yang hidup di permukaan laut, Ikan ini memiliki hidup berkoloni dengan membentuk kelompok yang berjumlah ratusan hingga ribuan ekor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah hasil tangkapan ikan teri pada kedalaman yang berada di perairan carocok tarusan menggunakan bagan perahu. Alat tangkap bagan perahu ini digunakan oleh nelayan di perairan carocok tarusan dalam usaha penangkapan ikan teri, alat tangkap ini menggunakan lampu sebagai daya tarik utama mengumpulkan gerombolan ikan teri yang bersifat senang terhadap cahaya (phototaxis). Metode yang digunakan selama penelitian ini yaitu metode survei, dengan pengamatan langsung kelapangan 24 trip dengan total 65 setting hauling.  Jenis ikan yang tertangkap menggunakan alat tangkap bagan perahu yaitu ikan teri (hasil tangkapan utama). IIkan peperek, ikan lemuru, ikan sarden, dan ikan kembung (hasil tangkapan sampingan). Adapun hasil tangkapan buangan yaitu ubur-ubur, ikan buntal, dan ular laut. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah hasil tangkapan ikan teri (Stolephorus sp) terbanyak sebesar 2,313 kg dengan persentase 47,50% dan jumlah hasil tangkapan terkecil yaitu ikan kembung (Restrelliger sp) sebesar 470 kg dengan persentase 9,65%. Selang kelas kedalaman pada hasil tangkapan terdapat hasil tangkapan ikan teri terbanyak pada kedalaman 22-26,00 m sebanyak 908 kg dan hasil tangkapan terkecil yaitu pada kedalaman 34-38,3 m sebanyak 94 kg. Kata Kunci: ikan teri (Stolephorus sp), kedalaman perendaman, carocok tarusan
KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN BUBU TEMBILAR DI DANAU TELUK KENALI KOTA JAMBI Pakpahan, Roberyo; Depison, Depison; Gelis, Ester Restiana Endang; Nelwida, Nelwida; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan
Mantis Journal of Fisheries Vol. 1 No. 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v1i02.35174

Abstract

Danau Teluk Kenali merupakan danau yang terletak di Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Danau Teluk Kenali memiliki luas sekitar 30 Ha. Masyarakat setempat melakukan kegiatan penangkapan ikan umumnya menggunakan alat tangkap seperti tangkul, jaring, jala, tajur, dan beberapa jenis bubu seperti bubu gerugu dan bubu tembilar. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hasil tangkapan pada alat tangkap bubu tembilar di Danau Teluk Kenali Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi mengamati langsung objek penelitian. Data yang dihimpun yaitu: jumlah ikan, berat ikan, jenis hasil tangkapan dan faktor lingkungan. Jumlah alat tangkap bubu tembilar yang digunakan sebanyak 8 buah dioperasikan sebanyak 10 kali ulangan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah komposisi hasil tangkapan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman serta indeks dominansi. Dari hasil penelitian total ikan yang tertangkap selama penelitian sebanyak 509 ekor dengan berat total keseluruhan 42.992 g terdiri dari 8 spesies yaitu: ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan keperas (Cyclochellichthys apogon), ikan beterung (Pristolepis grooti), ikan palau (Osteochilus kappenii), ikan gabus (Channa striata), ikan betutu (Oxyeleotris marmorata), ikan sepat siam (Trichogaster pectoralis), dan ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus). Nilai indeks keanekaragaman 1,89, indeks keseragaman 0,91 dan indeks dominansi 0,16. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keanekaragaman hasil tangkapan bubu tembilar termasuk dalam kategori sedang, sedangkan tingkat keseragaman termasuk dalam kategori tinggi dan tingkat dominansi tergolong rendah.
Morphometrics and Meristics of Senangin (Eleutheronema Tetradactylum) Results of Gillnet Catch in Mendahara Ilir of East Tanjung Jabung District Haryani, Nova; Lisna, Lisna; Magwa, Rizky Janatul; Nelwida, Nelwida; Gelis, Ester Restiana Endang; Farizal, Farizal
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i1.6045

Abstract

Mendahara Ilir is an area located on the coast with the majority of the community working as fishermen. Fishermen in this area catch fish using Gillnet fishing gear. Overfishing is a form of excessive fishing, the fish population is decreasing over time so that it can cause extinction and will cause degradation of fish resources leading to the extinction of the Senangin species. The purpose of this study was to determine the morphometric and meristic measurements of Senangin (Eleutheronema tetradactylum) in the waters of Mendahara Ilir which can be used as a consideration in making fisheries resource management policies. The method used in this study was the survey method. Data collection was carried out on 30 Senangin samples. Morphometric measurements used 11 characters and meristic calculations used 7 characters. The results of this study showed that the longest Senangin was 65.8 cm and the shortest was 19.0 cm. The average length of the Senangin obtained was 34.7 cm. The determination coefficient R2 of senangin from morphometric characters to total length (TL) ranges from 0.94 to 0.99 where the value shows a very close relationship. The correlation results are influenced by food availability. Meristics of senangin are D.II; D17-19, A.II: A15-70, P.II: 10-76, C.II: 31-182, scales on the tail stem with a total of 136 and a minimum number of 40, lateral line scales with a total of 170 and a minimum number of 62. The conclusion is that Senangin in the Mendahara Ilir waters are still well maintained habitat in Mendahara Ilir.
Fish Diversity in Lubuk Larangan Indigenous Conservation Area in Nagari Pelangai Kaciak, South Pesisir Regency Anggreini, Ratu Putri; Lisna; Gelis, Ester Restiana Endang; Alwi, Yun; Afriana, Bs Monica; Magwa, Rizky Janatul
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i2.6800

Abstract

Lubuk Larangan is a form of customary conservation area as a form of fish conservation and breeding ground for fish. Diversity in the Lubuk Larangan area can be used as a form of river ecosystem conservation and help identify endangered species and the sustainability of the conservation area. This study aims to determine the level of diversity, uniformity, abundance and dominance of fish in the traditional conservation area of Lubuk Larangan in Nagari Pelangai Kaciak, South Pesisir Regency. This research was conducted in October 2024 using the survey method. The results showed that the fish obtained were 7 species with the highest composition of crisp fish (Tor tambroides) 47%. Diversity index (H') with a value of 1.37 medium category. The uniformity index (E) with a value of 0.7 is included in the high category. The dominance index (C) with a value of 0.32 is included in the low category. From the results obtained, it can be concluded that the indigenous conservation area of Lubuk Larangan in Nagari Pelangai Kaciak has fish diversity in the medium category, which means that the waters are in a stable and supportive condition to be used as a conservation area.
HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE DENGAN KEPADATAN GASTROPODA DI KAWASAN MANGROVE DESA TUNGKAL SATU KECAMATAN TUNGKAL ILIR KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia; Alwi, Yun; Hariski, M; Lisna, Lisna; Endang, Ester Restiana; Heltria, Septy
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 2 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i2.1841

Abstract

Ekosistem mangrove tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut, berfungsi sebagai daerah asuhan, daerah mencari makan dan daerah pemijahan bagi bermacam-macam jenis hewan akuatik seperti ikan, crustacea, moluska, bivalvia, gastropoda dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda di Kawasan Mangrove Pantai Kelapa, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dilaksanakan pada tanggal 1 Februari – 1 Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 4 spesies mangrove dengan nilai kerapatan berkisar dari 733,333 ind/ha – 1.266,666 ind/ha, dengan komposisi mangrove tertinggi ditempati oleh spesies Rhizopora mucronata dengan nilai 52 %. Gastropoda yang ditemukan teridentifikasi 10 spesies dengan kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun 3 dengan nilai 11.233,33 ind/ha. Indeks keanekaragamaan (H’) spesies 1,72-1,88 yang masuk kedalam kategori sedang. Indeks Keseragaman (E) dengan nilai 0,78 – 0,85. Indeks dominasi (C) dengan nilai 0,17 – 0,21. Analisis regresi linear sederhana meenunjukkan nilai R2 = 0,1459 termasuk kedalam korelasi sangat lemah artinya kerapatan mangrove tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepadatan gastropoda.
Exploitation rates and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds in FMA-572 West Sumatra Farhan Ramdhani; Septy Heltria; Ester Restiana Endang Gelis; Rizky Janatul Magwa; Noferdiman Noferdiman; Muhamad Gilang Arindra Putra; Muhammad Halim
Depik Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.36105

Abstract

Anchovy is one of potential commodities widely found and caught by fishermen in FMA-572 West Sumatra. Examining its exploitation rate is a part of taking control and monitor toward the fishing activities to avoid overfishing possibility. This recent study aims to calculate exploitation rate and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds. The data was collected from Bungus Oceanic Fishing Port, West Sumatra in 2018-2022. Meanwhile, sea surface temperature and chlorophyll data were obtained from https://marine.copernicus.eu/ and https://oceancolor.gsfc.nasa.gov 2018-2022, respectively. The results showed that the exploitation rate of anchovies in 2020 and 2022 has exceeded maximum sustainable yield categorized as overexploitation with a percentage of 130.44% and 112.84%. Anchovy catches are significantly influenced by oceanographic factors with F value 0.00000115 ( 0.05). An increase in CPUE value is align with chlorophyll increase and in contrary to sea surface temperature. The findings are expected to give an overview related to anchovy fishing activities implementation and become an input for fisheries governance that lead to sustainable fisheries management.Keywords:FMA-572MSYOverfishingSustainable fisheriesStolephorus sp
KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN BUBU KAWAT (Trap Fish) DI DESA TARIKAN KABUPATEN MUARO JAMBI Wirandani, Atri Krismon; Nelwida, Nelwida; Gelis, Ester Restiana Endang; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Arfiana, Bs Monica
Mantis Journal of Fisheries Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v3i01.46356

Abstract

Sungai Kumpeh sebagai anak Sungai Batanghari merupakan sumber daya perikanan penting yang dimanfaatkan nelayan dengan bubu kawat karena selektif, ramah lingkungan, dan efektif di perairan rawa; penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keanekaragaman ikan di Perairan Desa Tarikan dan dilaksanakan pada 20–24 Juli 2023 melalui survei dan observasi terhadap 50 unit bubu, dengan analisis indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi, serta pengukuran suhu, pH, dan kedalaman; hasil menunjukkan 11 spesies dengan 710 individu, didominasi ikan Bentulu (162 ekor) dan Tawes (113 ekor), nilai H’ 2,690 (sedang), E 1,1 (stabil), dan C 0,13659 (rendah), serta kondisi perairan optimal (29,8°C; pH 7,58; kedalaman 6 m); sehingga bubu kawat efektif menangkap beragam ikan tanpa dominasi spesies tertentu dan mendukung keberlanjutan perikanan berbasis kearifan lokal.
Length–Weight Relationship of Lambak Fish (Labiobarbus ocellatus) from Fishermen's Catches in the Batanghari River Lauura Hermala Yunita; Yoppie Wulanda; Septy Heltria; Rizky Janatul Magwa; Ester Restiana Endang Gelis; M. Hariski
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 31 No. 2 (2026): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.31.2.197-201

Abstract

Lambak fish (Labiobarbus ocellatus) is a freshwater species of ecological and economic importance in the Batanghari River. Basic biological information, particularly the length–weight relationship, is needed to understand growth characteristics and support sustainable fisheries management. This study aimed to analyze the size distribution and length–weight relationship of lambak fish based on fishermen's catches. Sampling was conducted in August 2025 through direct surveys of daily catches using traditional fishing gears. The length–weight relationship was analyzed using the equation W = aLᵇ. The results showed that the samples consisted of 22 females and 33 males. The total length of females ranged from 117–160 mm and males from 100–157 mm, with weight ranges of 15–36 g and 13–40 g, respectively. The regression coefficient (b) values of 2.1483 for females and 2.2459 for males indicated a negative allometric growth pattern. The coefficients of determination (R²) of 0.6904 for females and 0.501 for males suggested relatively strong to moderate length–weight relationships. This growth pattern reflects the species' biological response to environmental conditions
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KAWASAN PESISIR EKOSISTEM MANGROVE DI KAMPUNG NELAYAN TANJUNG JABUNG BARAT Ester Restiana Endang; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Yoppie Wulanda; Rizky Janatul Magwa; Lauura Hermala Yunita
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9699

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi serta memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove menyebabkan degradasi kawasan yang berdampak pada penurunan produktivitas perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat mengenai fungsi ekosistem mangrove secara ekologi dan ekonomi, dampak kerusakan mangrove, serta upaya pelestarian. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan pembagian handout kepada kelompok nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep ekosistem mangrove, perannya dalam siklus karbon, fungsi sebagai habitat biota, dan dampaknya terhadap hasil tangkapan nelayan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang terlihat dari diskusi aktif mengenai upaya pelestarian mangrove melalui penanaman dan pengelolaan sampah laut. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai penunjang keberlanjutan mata pencaharian nelayan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Ade Khairunisa Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia Afriana, Bs Monica Afriani H Afriani Harahap Afriani Harahap Ainun Rohmawati Bareta Ainun Rohmawati Bareta Ainun Rohmawati Bareta Amir Yarkhasy Yuliardi Andhini, Jessyca Anggreini, Ratu Putri Annisa Rianti Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Beginer Subhan Berutu, Sumarjani Brigita Novianti Butar-butar Bs Monica Arfiana Bs Monica Arfiana Christopher E. Lane Depison Depison Dwinda Pangentasari Dwinda Pangentasari Dyah Muji Rahayu Erin Borbee ESTY KURNIAWATI Farhan Ramdhani Farizal Farizal Fatchiyyah, Sayyiddah Fauzan Ramadan Fauzan Ramadhan Febrina Rolin Fiki Harjuni Filawati Filawati Gustina Gustina Hadi, Sutanto Hamzah, Hamzah Haqqy Rerian Erlangga Hariski, M Haryani, Nova Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hawis H Madduppa Hawis Madduppa Hutwan Syarifuddin Inna Puspa Ayu Irfan Zidni Jinlin Liu Karina Theresia Simaibang Kejun Li Khairun Najah Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna M Hariski M Hariski M. Hariski Mairizal Mairizal Mairizal Mairizal Mairizal Maulida, Syafira Meutia Samira Ismet Muhamad Gilang Arindra Putra Muhammad Farhan Al Iqromi Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Halim Mulkan Nuzapril Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurlita Putri Anggraini Pakpahan, Roberyo Peimin He Permana, Rizki Dimas Putinur Qori Nurhasana Raissha Amanda Siregar Ramadhan, Fauzan Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Robin Robin Saputra Romie Jhonnerie RR. Ella Evrita Hestiandari Sarwo Edy Wibowo Sayyidah Fatchiyyah Sayyiddah Fatchiyyah Septy Heltri Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Sihotang, Yosi Sulastri Br Sri Novianti Suci, An Nisa Nurul Sukmawati, Mifta Suryono Suryono Sutanto Hadi Syamsul Arifin Tri Suryono tussadiah, Arifa Ulfa Ninda Rizki Vanesa Marsela Katarina Hutahaean Wirandani, Atri Krismon Wiwaha Anas Sumadja WULANDARI wulandari wulandari Wulandari Wulandari Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yusyam Leni Yusyam Leni Yusyam Leni