Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR KONSUMSI PEMBUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Sutra, Irah Ani; Budiyanto, .; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.915 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v3i2.7784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Nilai Tukar Konsumsi Pembudidaya (NTKP) udang vaname di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Metode pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana sebanyak 38 orang pembudidaya. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis NTKP dan analisis regresi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya NTKP dari 38 pembudidaya udang vaname yaitu 32 pembudidaya memiliki NTKP > 1 dan 6 pembudiaya lainnya memiliki NTKP < 1. Pembudidaya yang memiliki NTKP > 1 mampu memenuhi seluruh kebutuhan konsumsinya dari pendapatan usaha budidaya udang vaname. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa produktivitas lahan, produktivitas modal, produktivitas tenaga kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan teknik budidaya secara simultan berpengaruh nyata terhadap NTKP udang vaname. Secara parsial, faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap NTKP udang vaname terdiri dari produktivitas modal, jumlah tanggungan keluarga, dan teknik budidaya. Sementara itu, faktor-faktor yang berpengaruh tidak nyata terdiri dari produktivitas lahan dan produktivitas tenaga kerja.Kata Kunci: Nilai Tukar Konsumsi Pembudidaya, Usaha Budidaya, Udang Vaname
STRATEGI PEMASARAN RUMPUT LAUT MENUJU KEBERLANJUTAN USAHA DAN KEUNTUNGAN (STUDI KASUS DESA LANGERE KECAMATAN BONEGUNU KABUPATEN BUTON UTARA) Nuslan, -; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.962 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengkaji: (1) besaran penyusutan barang modal pedagang pengumpul dalam melakukan pemasaran rumput laut per siklus; (2) besaran keuntungan pedagang pengumpul setiap kali melakukan pemasaran rumput laut, dan (3) strategi pemasaran pedagang pengumpul rumput laut yang berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan Juli sampai bulan Agustus 2018, di Desa Langere Kecamatan Bonegunu Kabupaten Buton Utara. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus sebanyak 4 responden. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : (1) analisis penyusutan barang modal; (2) analisis keuntungan, dan (3) analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya penyusutan barang modal pedagang mengumpul rumput laut rata-rata sebesar Rp242.810/siklus, dengan keuntungan pedagang pengumpul rumput laut rata-rata sebesar Rp29.042.190/siklus. Strategi pemasaran rumput laut yaitu: (1) menggunakan keuntungan sebesar Rp29.042.190 untuk mencapai jumlah kuota permintaan sebesar 50 ton; (2) Memanfaatkan jumlah langganan pemasok tetap sebanyak 10 orang agar jumlah kuota permintaan sebesar 50 ton terpenuhi; (3) melakukan kerjasama dengan pihak kapal kargo agar rumput laut dapat diangkut atau dikirim ke pengusaha besar; (4) menggunakan modal sebesar        Rp20.000.000 dalam melakukan proses pengantaran rumput laut agar tepat waktu; (5) mengontrol proses pembelian dari langganan pemasok rumput laut agar dapat mengatasi harga yang diturunkan; (6)melakukan kerjasama dengan pihak kapal agar proses pengantaran rumput laut tepat waktu.Kata kunci : Pedagang pengumpul, total biaya, keuntungan, analisis SWOT, Desa Langere, Kabupaten   Buton Utara
ANALISIS PROSES PENAMPUNGAN UDANG DAN PEMASARAN SERTA TINGKAT HPP UDANG SAMPAI TINGKAT PERMINTAAN AKHIR DESA LANGERE KECAMATAN BONEGUNU KABUPATEN BUTON UTARA Siswanto, -; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.25 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8966

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Langere selama periode bulan Mei sampai bulan Juni 2018, dengan tujuan untuk mengkaji proses, penampungan udang, pemasaran udang dari nelayan ke penampung sampai ke konsumen akhir dan tingkat Harga Pokok Penjualan (HPP) udang di pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Pelaku usaha terdiri atas 4 orang pedagang penampung udang dan 2 orang pedagang pengecer. Data diperoleh melalui wawancara secara langsung menggunakan kuesioner. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah umur, jumlah tanggungan, penampung/pengecer, tingkat pendidikan, produksi, biaya dan harga penjualan. Analisis yang digunakan yaitu HPP (HPP=TC/Q), dimana HPP = Harga Pokok Penjualan (Rp/kg), TC = Total Cost/Total Biaya (Rp) dan Q = Quantity/Jumlah Komoditi (Unit). Hasil penelitian menujukan bahwa proses penampungan udang, nelayan menimbang kepenampung, penampung melakukan pengepakan dan pengawetan. Proses pemasaran mulai dari nelayan menjual kepenampung, penampung menjual ke pengecer, pengecer langsung menjual ke konsumen Rumah Tangga. Nilai rata-rata HPP udang di pedagang pengumpul adalah Rp56.907/kg, dengan harga jual Rp60.000/kg, sedangkan  nilai rata-rata HPP udang di pedagang pengecer Rp61.065/kg, dengan harga jual Rp65.000/kg. Berdasarkan nilai tersebut menunjukan bahwa perbedaan harga pokok penjualan terjadi karena berbedanya total biaya yang dikeluarkan dan produksi yang dihasilkan oleh pedagang pengumpul dan pedagang pengecer udang.Kata Kunci : Proses Penampungan, Proses Pemasaran, Tingkat Hpp Udang
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA NELAYAN PURSE SEINE DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Raisi, La; Asis, Nurdiana; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.574 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10140

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober 2018 dengan tujuan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan oleh nelayan purse seine, total keuntungan nelayan dan pembagian keuntungan pada masing-masing nelayan purse seine diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pemilik kapal dan nelayan tentang keuntungan dan pendapatan rill  dari hasil tangkapan purse seine, memberikan gambaran dan informasi kepada Pemerintah dalam pengambilan kebijakan yang berhubungan dengan usaha penangkapan, memberikan informasi bagi peneliti selanjutnya sebagai pembanding terkait dengan judul yang relevan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana. Sampel penelitian ini sebanyak 4 nelayan purse seine dan teknik penarikan sampel menggunakan metode sensus. Variabel yang diamati yaitu nelayan, karakteristik nelayan, (umur, pendidikan dan pengalaman) biaya produksi, jumlah produksi dan harga produk. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis kuantitatif untuk mendapatkan total biaya (TC= TFC + TVC), analisis penyusutan Pt= ), analisis penerimaan (TR = Q . P), total keuntungan (π = TR – TC) dan sistem bagi hasil nelayan. Hasil penelitian ini adalah rata-rata total biaya Rp1.803.319/trip, rata-rata total keuntungan Rp25.321.682/trip. Pembagian keuntungan masing-masing 50% untuk pemilik kapal dan 50% untuk ABK kapal. dimana pemilik kapal mendapatkan rata-rata Rp12.660.841/trip, nahkoda kapal rata-rata Rp1.586.063/trip, dan masing-masing ABK rata-rata sebesar Rp953.021/tripKata Kunci: Nelayan Purse Seine  Biaya Produksi, Keuntungan,
EFISIENSI PEMASARAN IKAN DEMERSAL DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Asmirun, La Ode; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.426 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10141

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018, dengan tujuan untuk mengkaji saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran ikan demersal. Responden nelayan berjumlah 21 orang dari populasi 149 orang menggunakan metode simple random sampling, pedagang 5 orang menggunakan snowball sampling. Ikan demersal dalam penelitian adalah udang penaeid (Penaeus monodon), ikan kerapu (Epinephelus coioides), dan ikan kakap merah (Lutjanus campechanus). Variabel yang diukur dalam pemasaran adalah karakteristik responden berupa volume perdagangan, harga jual dan beli, biaya pemasaran, dan keuntungan. Data tersebut diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data saluran pemasaran di analisis secara deskriptif kualitatif, sedang margin pemasaran dihitung dengan persamaan M= Psi-Pbi (M = margin,Psi = harga jual, Pbi = harga beli). Data efisiensi pemasaran dihitung dengan persamaan Fs =  (FS: farmers share, Pf: harga produsen, Pi: harga eceran). Hasil penelitian menunjukan bahwa: saluran pemasaran udang penaeid terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan langsung ke konsumen rumah tangga dan saluran pemasaran II nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul pedagang besar pedagang besar ke eksportir sedangkan ikan kerapu dan ikan kakap merah terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke eksportir dan saluran pemasaran II dari nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke pedagang besar serta pedagang besar ke eksportir. Total margin pemasaran; udang penaeid padasaluran pemasaran II sebesar Rp43.000/Kg, ikan kerapu saluran pemasaran I sebesar Rp20.000/Kg dan II sebesar Rp25.000/Kg, ikan kakap merah saluran pemasaran I sebesar Rp4.000/Kg dan II sebesarRp10.000/Kg. Farmer’s share pemasaran; udang penaeid pada saluran pemasaran I adalah 100% dan II adalah 66,9%, ikan kerapu saluran pemasaran I adalah 66,7% dan II adalah 50%, ikan kakap merah saluran pemasaran I adalah 92,9% dan adalah 83,3%. Pemasaran ikan demersal di Kecamatan Rumbia Tengah tergolong sudah efisien karena FS 50%. Namun perlu dilakukan penekanan biaya pemasaran sehingga pemasaran lebih efisien.Kata Kunci:  Ikan Demersal, Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGUMPUL IKAN TERI (Stolephorus sp.) KERING DI DESA LAMBANGI KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN Yarni, Wa Ode; Asis, Nurdiana; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.166 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10137

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan di Desa Lambangi selama periode bulan Juni sampai Juli 2018, dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha pengumpul ikan teri (Stolephorus sp.) kering di Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Penentuan sampel untuk pengumpul ikan teri kering menggunakan metode sensus dengan jumlah 6 responden. Data yang diperoleh meliputi jumlah biaya variabel, biaya tetap, jumlah produksi, dan harga jual persatuan kilogram. Teknik pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kelayakan finansial atau R/C rasio (R/C ) dimana TR = total penerimaan dan  TC = total biaya. Hasil penelitian diperoleh nilai R/C rasio sebesar 1,40. Nilai R/C rasio tertinggi sebesar 1,59 dan nilai R/C rasio terendah sebesar 1,20. Artinya adalah rata-rata penerimaan usaha pengumpul ikan teri kering lebih besar dari rata-rata biaya digunakan kelebihan tersebut sebesar 40%. Nilai R/C rasio >1 menunjukan usaha pengumpul ikan teri kering di Desa Lambangi layak dikembangkan dan menguntungkan.Kata kunci: Kelayakan Usaha, Ikan Teri Kering, Penerimaan
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN MINI TRAWL(CANTRANG) DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Raniwati, -; Yusuf, Sarini; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.598 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10143

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada nelayan mini trawl di Desa Kampung Baru Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018. Tujuan penelitian untuk mengetahui jenis dan jumlah hasil tangkapan, biaya yang dikeluarkan, penerimaan dan pendapatan nelayan mini trawl. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi terkait penggunaan alat tangkap mini trawl yang dapat digunakan sebagai masukan untuk nelayan dalam hal manajemen usaha tangkap tersebut. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 nelayanmini trawl dengan menggunakan teknik simple cluster rondom sampling, yang merupakan teknik penarikan sampel secara acak dengan pengelompokan sederhana. Variabel yang diambiladalahkarakteristik nelayan (umur, pendidikan, pengalaman usaha), karakteristik usaha (teknik operasional alat tangkap mini trawl, lokasi penangkapan, dan ukuran jaring), jenis dan jumlah hasil tangkapan,total biaya per trip dan harga jual ikan.  Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data dianalisis menggunakan analisis kualitatif untuk melihat jenis hasil tangkapan dan analisis kuantitatif untuk mendapatkan total biaya (TC= TFC+TVC), total penerimaan(TR=P.Q)dan total pendapatan(π= TR-TC). Jenis dan jumlah hasil tangkapan nelayan mini trawl yaitu ada 19 jenis yang terdiri atas ikan-ikan demersal, pelagis kecil, crustacea, dan moluska dengan rata-rata jumlah hasil tangkapan yaitu 435 kg/trip, sedangkan rata-rata biaya penangkapan berkisar Rp312.222 - Rp1.136.870/trip. Dengan demikian makarata-rata penerimaan berkisar Rp722.520 -Rp3.000.000/trip, sedangkanrata-rata pendapatanberkisar Rp118.054 - Rp2.633.467/trip. Jenis hasil tangkapan nelayan mini trawl adalah bervariasi dengan biaya operasional yang relatif sedikit. Dengan hasil tangkapan tersebut dan harga jual yang cukup tinggi, maka pendapatan yang diperolehnya juga cukup tinggi. Hal ini dikarenakan π>0 atau TR>TC, usaha dikatakan untung.Kata kunci : Hasil tangkapan, Biaya produksi, Pendapatan, Nelayan mini trawl 
PKM Diversifikasi Olahan Rumput Laut untuk Mendukung Peningkatan Kesehatan dan Pendapatan Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Kendari Propinsi Sulawesi Tenggara Asnani, Asnani; Wahyuni, Sri; Astuti, Oce; Sarinah, Sarinah; Riani, Irdam; Effendi, Wa Ode Nilda A.; Jali, Wa
Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram Vol 3, No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Teknik Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/amtpb.v3i1.58

Abstract

Rumput laut khususnya jenis Kappaphycus alvarezii banyak dibudidayakan di Sulawesi Tenggara dan telah diteliti akan potensi bioaktifnya serta telah digunakan sebagai bahan utama maupun bahan tambahan dalam pengolahan pangan.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan akan manfaat rumput laut, memberi pengetahuan kewirausahaan dalam bidang pemasaran serta memberi ketrampilan baru dalam pembuatan produk pangan berbasis rumput laut. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok Majelis Taklim Almunajad Kelurahan Anggoeya Kota Kendari, dengan permasalahan belum pernah mendapatkan penyuluhan/ pelatihan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pengolahan pangan dan tehnik pemasaran. Oleh karena itu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang manfaat rumput laut sebagai makanan dan tehnik pemasaran online serta pelatihan pembuatan makanan menggunakan rumput laut. Dari kegiatan PKM ini: (1) ada pengetahuan baru yang diperoleh dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat rumput laut terhadap kesehatan bila digunakan dalam makanan; (2) bertambahnya pengetahuan dan bertumbuhnya minat untuk menggunakan pemasaran menggunakan media online; (3) Meningkatnya ketrampilan peserta dalam membuat cendol, dodol, brownies, kerupuk serta bakso, khususnya dengan menggunakan bahan utama/bahan tambahan dari rumput laut. Kegiatan PKM ini telah meningkatkan pengetahuan akan manfaat rumput laut dan dan tehnik pemasaran onlie,  serta ketrampilan peserta dalam mengolah makanan dari rumput laut.
ANALISIS EFISIENSI BIAYA PENGOLAHAN RAJUNGAN(Portunus pelagicus) (STUDI KASUS CV. SRI AYU WAHYUNI DI DESA LAGASA KABUPATEN MUNA) Albar, -; Ola, La Onu La; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.868 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i2.14610

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengkaji besaran biaya yang dikeluarkan, (2) mengkaji besaran penerimaan yang diterima, (3) Mengetahui besaran efisiensi biaya produksi, (4)  Mengkaji besaran keuntungan yang diterima. Penelitianinidilakukanpadausahapengolahanrajungan di Desa Lagasa Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan selama dari bulan Oktober sampai  November 2017. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang terdiri dari pemilik usaha dan tenaga kerja pada CV. Sri Ayu Wahyuni di Desa Lagasa Kabupaten Muna.Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner, observasi, dokumentasi. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik tenaga kerja, karakteristi kusaha, jumlah bahan baku, jenis dan jumlah faktor  produksi, harga faktor produksi, jumlah produksi, dan harga  produk.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumushasila analisis menunjukkan bahawa biaya yang dikeluarkan sebesar Rp10.540.077/produksi, (2) Penerimaan yang diterima sebesar Rp12.600.000/produksi, (3) Efisiensi biaya sebesar1,19,(4) Keuntungan sebesar Rp2.059.923/produksi. Hasil penelitian menunjukan penggunaan biaya pada CV. Sri Ayu Wahyuni di Desa Lagasa Kabupaten Muna dikategorikan efisien dan menguntungkan.Kata kunci :pengolahan, rajungan, total biaya, efisiensi dankeuntungan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DI PRODUKSI DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Noval, A. Ismail; Budiyanto, -; Riani, irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.827 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i3.15054

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di laksanakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan September sampai Oktober 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend dan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ikan bandeng yang di produksi di Kota Kendari. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Penelitian menggunakan data time series tahun 2002-2017 yang bersumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Pusat Statistik Kota Kendari dan BadanPusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskptif kulitatif dan analisis kuantitatif dengan rumus regresi linear berganda. Hasil analisis bahwa penawaran ikan bandeng yang di produksi di Kota Kendari menunjukan trend meningkat. Analisis regresi dinyatakan nilai F-hitung 16,289 (sig 0,000), nilai koefisien korealasi (R) sebesar 0,957, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,916, nilai regresi dan signifikansi masing-masing variabel dependen adalah luas areal budidaya pada tahun pembudidayaan sebesar 0,886 (sig 0,036 < 0,05), jumlah nener pada tahun pembudidayaan sebesar 0,656 (sig 0,003 < 0,05), harga ikan bandeng pada tahun sebelumnya sebesar 1,110 (sig 0,045 < 0,05), rata-rata curah hujan pada tahun pembudidayaan sebesar 0,578 (sig 0,028 < 0,05), harga udang vaname pada tahun sebelumnyasebesar 0,162 (sig 0,780 < 0,05) dan harga pupuk urea pada tahun pembudidayaan -0,040 (sig  >  0,852).Kata Kunci : Penawaran, Produksi, Ikan Bandeng
Co-Authors - Nurmawati - Siswanto - sumina . Budiyanto, . Abdul Sarifin Abdullah Adrianto, Yogi Afyudi, Bobby Ahyar, - Akhmad Mansyur Akhmad Mansyur Akhmad Mansyur, Akhmad Albar, - Amir, Fitriah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Irwan Nur, Andi Irwan Annaastasia, Nurhuda Ansa, Ardin Arami, Hasnia Ardin Ardin Ansa Ashar Bafadal Asis, Nurdiana Asmidar, - Asmirun, La Ode Asnani Asnani Asri, Maya Asriyana, . Aulya, Nova Azwar Siddiq Azwar Sidiq Balubi, Abdul Muis Budianto Budianto BUDIYANTO Budiyanto Budiyanto, - Daniel Happy Putra Destriani, Restu Desy Sriwulan Effendi, Wa Ode Nilda A. Eko Aprianto Johan Erlan Sucipto Ermayanti Ishak, Ermayanti Erwin Erwin Fadhilah Nur Hanifah Farilanda, . Fina Amalia Masri Harfin, Wa Ode Shafira Hasnia Arami I Nyoman Sujana Iba, Wa Ika Novitasari, Ika Indriyani Intan Mustafa Jali, Wa Kamri, Syamsul Kardianto, La Ode Kartika, Eka Dewi Kiran La Ode Abdul Rajab Nadia La Ode Huli La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Onu, La Ola La Sara Lawelle, Sjamsu Alam Lina Solissa Lipogena, Kifin T. Lora, Wa Ode Mainar Nasari Maruf, Amar Maun, Raus Hidayat Mbato, Irfan Milyani Wabula Mirnawati Firdaus Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhammad Akbar Muhammad Idris Muhammad Ramli Muhammad Sutrisno Munier, Muhammad Taswin Mursiq, Sa'adilal Muskita, Wellem H Mustiharian, Dewi Nadia, La Ode Abdul Rajab Nasari, Mainar Naslina Alimina Ngadiyo Ngadiyo Nining Putriyani Noval, A. Ismail Nurdiana A Nurdiana A Nurdiana A Nurdiana, - Nurhuda Annaastasia Nurmut Mainah Nurmut Mainah Nurul Safitri Nuslan, - Oce Astuti Onu La Ola Onu La Ola, Onu Patiung, Seventry Meliana Piliana, Wa Ode Pini Ariska Pisi, Diana Ragil Larasati Rahmasari, Wa Ode Fahniyola Rahmat Sofyan Patadjai Raisi, La Raniwati, - Restu Destriani Risfandi Roslindah Daeng Siang Rosmawati Rosmawati . Rosmawati Rosmawati Ruslaini Ruslaini Ruwiah S. Sardiana Saharuddin Saipa, Saipa Saleh, Linda Fatmawati Samsuddin Samsuddin Sardiana Sarifin, Abdul Sarinah Sarini Yusuf Sartika, - Sawy, Magdalena Sawy, Riani Septiyanti, Feni Seventry Meliana Patiung Sidiq, Azwar Sila, Nur Sofyan Patadjai Solissa, Lina Sri Wahyuni Sriwulan, Desy Sucipto, Erlan Sutra, Irah Ani Tosemba, Afrizal Tri Yulianingsih Wa Ode, Piliana Wahwudi, Bima Dwiki Wellem H. Muskita Wulan, Desi Sri Yarni, Wa Ode Yosan Yulianingsih, Tri Yulita Chorolina Mangidi Yuni, Wa Yusnaini Yusnaini Yusnaini