Claim Missing Document
Check
Articles

Role Ambiguity and Work Family Conflict on Job Stress of Banking Employees in Bengkulu City Sri Ekowati; Tezar Arianto; Ririn Harini
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol. 15 No. 3 (2025): MIX : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jurnal_mix.2025.v15i3.002

Abstract

Objectives: The objective of this study is to analyze the effect of role ambiguity and work-family conflict on job stress among banking employees in Bengkulu City.Methodology: The study used a quantitative approach with data collected from 180 respondents through purposive sampling. The participants were permanent or contract banking employees with a minimum of one year of work experience. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Validity and reliability tests were performed, including AVE (>0.50), Composite Reliability (CR), and Cronbach’s Alpha (>0.70).Finding: All indicators met the validity and reliability criteria: The AVE values were: Role Ambiguity (0.76), Work-Family Conflict (0.74), and Job Stress (0.77). The R-Square (R²) value for Job Stress was 0.578, indicating that 57.8% of job stress variability can be explained by role ambiguity and work-family conflict. Hypothesis testing showed: Role Ambiguity had a positive and significant effect on Job Stress (β = 0.429, t = 6.215, p = 0.000), Work-Family Conflict had a positive and significant effect on Job Stress (β = 0.378, t = 5.801, p = 0.000).Conclusion: The study concludes that both role ambiguity and work-family conflict significantly increase job stress among banking employees. To mitigate this, bank management should focus on clarifying employee roles and providing programs that support work-life balance.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI IBU RUMAH TANGGA DI PERUMAHAN KOPRI SELAMA PANDEMI COVID 19 DENGAN MEMANFAATKAN AUKSIN ALAMI UNTUK PERTUMBUHAN AGLONEMA Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Ririn Harini; Novitri Kurniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah Covid 19 mulai menyerang pada tahun 2020 dan sampai saat ini masih dilakukan upaya untuk mengurangi wabah, sehingga rutinitas saat ini mulai dari kegiatan rumah tangga, perkantoran, hingga pendidikan dilakukan didalam rumah atau dikenal dengan work from home(WFH). Dengan keadaan ini ibu-ibu rumah tangga banyak diuntungkan bersamaan dengan maraknya menanam bunga baik dikota maupun didesa. Bunga yang terdapat di hutan sampai bunga yang mempunyai nilai jual yang tinggi di pelihara. Salah satu bunga yang trend saat ini adalah jenis tanaman keladi yang memepunyai daun yang menarik dari segi daun maupun wrana seperti atanaman agklonema. Adapun jenis-jenis aglonema yaitu aglonema aurora, valentine, lipstick, chocine, suksom dan lain-lain. Permasalahan dari tanaman aglonema. Keyword: Aglonema, Auksin, dan ZPT
PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN METODE AGROPANCASULA UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DAN HEWANI KELUARGA Edi Efrita; Anton Feriady; Novitri Kurniati; Elni Mutmainnah; Ririn Harini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan ketahanan pangan merupakan salah satu masalah yang harus ditangani secara bersama. Permasalahan ini harus didukung secara aktif baik pemerintah maupun masyarakat. Ketahanan pangan adalah suatu keadan terpenuhi dan terjaminnya kebutuhan pangan bagi setiap anggota rumah tangga baik dari segi mutu, keamanan, pemerataan dan keterjangkauan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Talo Kabupaten Seluma dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan untuk dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal agar dapat meningkatkan pangan skala rumah tangga menggunakan metode “agropancasula”. Diharapkan kegiatan ini masyarakat memiliki solusi dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang belum optimal, selain itu juga dapat membantu tersedianya pangan, obat – obatan dan protein hewani skala rumah tangga yang tentunya berpotensi akan menambah pendapatan keluarga. Kata Kunci: Pekarangan, Ketahanan Pangan, Agropancasula
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DESA SRIKATON BENGKULU TENGAH DENGAN PENGOLAHAN CABE MENJADI BERBAGAI ANEKA OLAHAN SAMBAL BOTOL : EFFORTS TO INCREASE THE INCOME OF THE COMMUNITY OF SRIKATON VILLAGE, CENTRAL BENGKULU BY PROCESSING CHILLI INTO A VARIETY OF BOTTLE SAMBAL PRODUCTS Dwi Fitriani; Fiana Podesta; Ririn Harini; Isnin Kurnia Safitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sri Kuncoro, merupakan salah satu desa yang terletak di Bengkulu Tengah. Mayoritas penduiduknya bermata pencaharian sebagai petani yang mempunyai ukuran lahan yang relatif kecil, sehingga ibu-ibu rumah tangga harus bisa menambah pendapatan untuk keluarga. Salah satu yang bisa dilakukan ibu-ibu rumah tangga untuk menambah pendapatan adalah berjualan. Permasalahan yang dihadapi ibu-ibu yaitu usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dengan mengelola sumber daya alam yang ada yaitu cabai merah, yang merupakan salah satu bahan pangan komoditi strategis dan selalu dibutuhkan masyarakat. Cabe merah memiliki daya simpan yang rendah sehingga mudah mengalami pembususkan. Penyebab utama dari kerusakan cabai merah adalah karena kandungan airnya yang tinggi sehingga akan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan-kerusakan fisiologis, mekanis maupun aktivitas mikroorganisme. Produksi cabai merah yang tidak menentu membuat harga cabe berfluktuasi, oleh karena itu cabe sangat potensial untuk diolah dan diproduksi menjadi produk yang bernilai ekonomi dan laku di pasaran. Berdasarkan permasalahan tersebut maka Tim Pengabdi Program Studi Agroteknologi terdorong untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan bentuk penyuluhan dan praktek pengolahan cabe merah menjadi sambal dengan berbagai variasi rasa yaitu sambal Cumi, Sambal Terasi, Sambal Matah dan Sambal Cengeh. Selanjutnya juga diajarkan cara packing yang baik untuk sambal cabe yang sudah diolah sehingga akan mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi.Kata Kunci: Cabe Merah, Olahan Cabe, Sambal