Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pembelajaran Tutor Sebaya Berbantuan Mind mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Irfan, M; Syamsiara Nur; Nasir, Yusrianto; SY, Nursyamsi
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya berbantuan mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar biologi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan eksperimen semu pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Sendana yang terdaftar pada semester ganjil tahun akademik 2022/2023 dengan materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Subjek penelitian ini adalah 64 siswa, yang dibagi menjadi 2 kelas. 1 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Jumlah siswa kelas ekpserimen sebanyak 32 orang dan di kelas kontrol sebanyak 32 orang. Kelas eksperimen diajar dengan metode pembelajaran tutor sebaya berbatuan mind mapping dan kelas kontrol diajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah dan tanya tawab. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 30 item. Data penelitian dianalisis dengan dengan menggunakan Ancova satu jalur. Ditemukan bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran tutor sebaya berbantuan mind mapping lebih tinggi daripada keterampilan hasil belajar siswa yang menggunakan model konvensional. Rekomendasi penelitian ini adalah metode pembelajaran tutor sebaya berbantuan mind mapping dapat digunakan untuk mata pelajaran yang lain karena dianggap memiliki potensi dalam meningkatkan hasil belajar. Kata Kunci: tutor sebaya, mind mapping, hasil belajar biologi
Tingkat Literasi Media Digital pada Mahasiswa Pendidikan Biologi di Era Revolusi Industri 4.0 Irfan, M; Sainab; Fitrah
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 5 No 2 (2023): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v5i2.2396

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi media digital pada mahasiswa program studi Pendidikan Biologi di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Pemilihan responden menggunakan teknik random sampling. Jumlah responden penelitian 240 orang yang merupakan mahasiswa aktif angkatan 2015-2021. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar angket. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif yang meliputi individual competences framework. Hasil penelitian diperoleh bahwa mahasiswa Pendidikan Biologi pada kategori use (technical skill) 63.33% di tingkatan medium dan 36,67% di tingkatan advanced. Tingkat literasi media digital mahasiswa Pendidikan Biologi pada kategori critical understanding 0.4% berada pada tingkatan basic, 80% pada tingkatan medium, dan 19,59% pada tingkatan advanced. Sedangkan untuk kategori communicative abilities 1.25% berada di tingkatan basic, 80% di tingkatan medium, dan 17,9% berada di tingkatan advanced. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat literasi media digital mahasiswa Pendidikan Biologi ditinjau dari individual competences framework sebagian besar masih berada pada tingkatan medium. Hasil ini dapat menjadi rujukan dalam penentuan kebijakan institusi untuk meningkatkan kemampuan literasi media digital pada mahasiswa. Abstract This study aims to determine the digital media literacy level of students in the Biology Education program in the industrial revolution 4.0 era. This research is quantitative descriptive research, using a survey method. Selection of respondents using a random sampling technique. The number of research respondents was 240 people who were active students of the 2015 – 2021 class. The instrument used in this study was a questionnaire sheet. Data analysis was performed using descriptive analysis which included the individual competencies framework. The results showed that students of Biology Education in the category of use (technical skills) were 63.33% at the medium level and 36.67% at the advanced level. The digital media literacy level of Biology Education students in the critical understanding category is 0.4% at the basic level, 80% at the medium level, and 19.59% at the advanced level. Meanwhile, for the category of communicative abilities, 1.25% is at the basic level, 80% is at the medium level, and 17.9% is at the advanced level. Based on these results, it can be concluded that the level of media digital literacy of Biology Education students in terms of individual competencies framework is mostly still at the medium level. These results can be used as a reference in determining institutional policies to improve students’ digital media literacy skills.
Effect of Game-Based Learning on Grade 11 Senior High School Science Students' Learning Interest Irfan, M; Sari Rahayu Rahman; Agus
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol 7 No 1 (2024): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v7i1.4248

Abstract

This study aimed to determine the effect of game-based learning on the learning interest of 11th-grade science students at a senior high school. This quantitative research employed a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 48 students divided into one control group and one experimental group, selected using cluster random sampling. The research was conducted at a senior high school in West Sulawesi with 11th-grade science students. Data was collected using a questionnaire. The results showed that there was a significant effect of game-based learning on students' learning interest in the reproductive system material for 11th-grade science students at a senior high school in West Sulawesi. This can be seen from the results of the hypothesis test using the Chi-Square Test, which obtained a significance value of 0.000. Since 0.000 < 0.05, it can be concluded that the game-based learning method has a significant effect on students' learning interest. This is consistent with the fact that the majority of students in the experimental class had a high category of learning interest, with a percentage of 70.8%. In learning using the game-based learning method, students were more enthusiastic about the learning process because in game-based learning, students competed to get the highest score or points, so they felt challenged to participate in every game. The game-based learning method is very suitable for application in classes where students like kinesthetic learning styles because it can influence learning interest which can impact student achievement.
Innovation and Marketing Strategy for Nggoli Cloth Products in Monta Baru Village, Lambu District, Bima Regency hendra, hendra; Muhamadong, Muhamadong; Ardiansyah, Nike; Iptidaiyah, Muhamad; Lutfi, Muhamad; Junaidin, Junaidin; Irfan, M
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7648

Abstract

Lambu District in Bima Regency, with an area of 9.91 km², is the center of micro-industrial development, including Nggoli woven fabric craftsmen and shallot farming. Although this superior product has development potential, craftsmen still face various problems such as weak business management, limited marketing, and low utilization of technology. The study identified that artisans experienced limitations in financial management, the use of internet technology, and managerial innovation, as well as problems in brand registration. This community service program aims to overcome these problems through business management and e-marketing coaching. The methods used include participatory, cognitive, affective, and skills approaches, as well as the stages of preparation, investigation, transformation, incubation, verification, implementation, evaluation, and development. The collaboration between the Community Service Team of Mbojo Bima University, Nggoli fabric craftsmen, and the Bima Regency SME Trade and Industry Office resulted in an improvement in business management and e-marketing capabilities. The results of this program show that artisans now better understand financial management and product pricing strategies, as well as utilize digital technology to market products more widely. Support from local governments and active involvement of partners in the workshop have strengthened the success of the program. With a new understanding in digital management and marketing, it is hoped that artisans can be more independent and successful in developing their businesses.  
Inspirasi Karir: Memetakan Jurusan Kuliah yang Tepat bagi Siswa SMA Ruslan, Ruslan; Rafiqa, Rafiqa; Hutapea, Bilferi; Irfan, M; Amrang, Amrang
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Artikel Periode Agustus 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i02.5898

Abstract

Pemilihan jurusan kuliah merupakan keputusan strategis yang berdampak jangka panjang terhadap masa depan siswa SMA. Namun, rendahnya literasi karir dan terbatasnya layanan bimbingan di sekolah menyebabkan banyak siswa mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan yang sesuai dengan minat dan potensi diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa SMA melalui pelatihan pemetaan jurusan kuliah. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Polewali oleh tim dosen FKIP Universitas Sulawesi Barat. Tahapan kegiatan mencakup persiapan materi, penyuluhan interaktif, diskusi, serta asesmen minat dan kepribadian siswa. Materi yang diberikan meliputi klasifikasi jurusan, hubungan jurusan dengan profesi, serta strategi pengambilan keputusan pendidikan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang berbagai jurusan kuliah serta keterkaitannya dengan potensi diri. Lebih dari 85% peserta menyatakan memperoleh wawasan baru dan merasa lebih siap dalam merencanakan studi lanjut. Partisipasi aktif siswa dalam diskusi dan pengisian asesmen juga menunjukkan efektivitas pendekatan interaktif yang digunakan. Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara FKIP Unsulbar dan pihak sekolah, sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan program pendampingan karir secara berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan dampak positif secara informatif dan transformatif, serta menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sekolah dalam penguatan literasi karir siswa.
APLIKASI MADU HUTAN TERHADAP MASKULINISASI, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP DARI LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Abdullah, Nursanti; Irfan, M; Yuliana, Yuliana; Subur, Riyadi; Munaeni, Waode
Jurnal Riset Akuakultur Vol 18, No 1 (2023): (Maret 2023)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.18.1.2023.37-47

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) mempunyai kemampuan tinggi dalam bereproduksi, sehingga sulit untuk mencegah inbreeding yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan. Salah satu alternatifnya adalah dengan maskulinisasi atau budidaya ikan monoseks dengan satu jenis kelamin saja. Madu memiliki kandungan chrysin dan kalsium yang berperan dalam maskulinisasi. Tujuan dari riset ini idalah mengevaluasi penggunaan madu hutan dari Desa Pohea melalui perendaman dengan tiga level dosis yang berbeda terhadap persentase jantan, pertumbuhan mutlak serta kelangsungan hidup dari larva ikan nila. Ikan uji pada penelitian ini merupakan larva dari ikan nila umur 7 hari, dengan panjang 4,01±0,03 mm. Metode pemberian madu melalui perendaman selama 24 jam. Perlakuan terdiri dari tiga dosis madu yang berbeda yaitu dosis 1% (A), 1,5% (B), dan 2% (C), sedangkan kontrol tanpa perendaman madu (D). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian madu hutan secara signifikan (P<0,05) memberikan persentase jantan yang lebih tinngi dibandingkan dengan kontrol. Pertumbuhan mutlak pada larva yang diberikan dosis madu 2% (C) signifikan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) dibandingkan dengan tanpa pemberian madu atau kontrol (D). Kelangsungan hidup larva menunjukkan bahwa pemberian madu mampu memberikan kelangsungan hidup yang signifikan lebih tinggi atau berbeda nyata (P<0,05) dibandingkan dengan tanpa pemberian madu  atau kontrol (D). Dosis terbaik yang mampu meningkatkan persentase jantan, pertumbuhan mutlak, dan kelangsungan hidup adalah perlakuan dengan dosis 2% (C).Tilapia (Oreochromis niloticus) has a high reproductive ability leading to difficulty in preventing inbreeding which causes slow growth. Suppressing the effects of this trait can be done through masculinization or "monosex fish farming”. Honey contains chrysin and calcium, which play a role in masculinization. This study set out to assess the effects of forest honey, administered in varying doses via immersion method, on the survival rate, growth rate, and percentage of male tilapia larvae. The fish used in this study were tilapia larvae at 7 days old, with an average length of 4.01±0.02 mm. The method of giving honey was through immersion for 24 h. The treatment consisted of three different doses, namely 1% (A), 1,5% (B), and 2% (C), while the control was without honey (D). The findings of this study revealed that providing forest honey significantly (P<0,05) increased the percentage of males compared to the control. The absolute growth of larvae given a dose of 2% honey (C) was significantly different (P<0,05) from the control (D). The survival rate of larvae revealed that honey treatment provided significant (P<0,05) benefits over the control (D). The best dose that was able to increase the percentage of males, absolute growth, and survival rate was the treatment with a dose of 2% (C). 
Edukasi Resiko Jatuh Pada Lansia Sebagai Upaya Untuk Menjaga Fleksibilitas Tubuh Norlinta, Siti Nadhir Ollin; Irfan, M
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1145

Abstract

Risiko jatuh pada lansia meningkat seiring bertambahnya usia karena penurunan kekuatan otot, keseimbangan, dan penglihatan, serta adanya masalah kesehatan seperti osteoporosis dan diabetes. Jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera serius, seperti patah tulang atau cedera kepala, yang berdampak besar pada kualitas hidup mereka. Prevelensi tertinggi cedera karena jatuh pada lansia di usia 50 keatas. Masalah tersebut menjadi serius karena dapat mengakibatkan kemunduran baik dari segi fisik, mental, maupun psikososial. Prevelensi lansia tertinggi di Indonesia berada di Yogyakarta (53,4)%. Gangguan keseimbangan dinamis merupakan Faktor yang dapat meningkatkan resiko jatuh. Resiko jatuh akan menyebabkan suatu masalah besar diantaranya timbulnya penyakit tidak menular, Penurunan Activity Daily dan Koordinasi Pada Lansia. Pengabdian masyarakat yang digunakan, yaitu: Observasi, edukasi, wawancara beserta pengisian kuesioner dan dokumentasi. Pengabdian yang dilakukan lansia mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pada latihan aerobik low impact, sit and reach test dan pengisian skrining TUGT. Pengabdian ini telah berhasil memberikan sumbangsih terhadap upaya pencegahan resiko jatuh dengan menggunakan skrining TUGT serta edukasi yang mengganggu keseimbangan pada lansia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR (SAC) PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA Irfan, M; Susanti, Evi; Mufti Hatur Rahmah; Yunus, Muh. Rizal Kurniawan; Rahman, Sari Rahayu
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 7 No 1 (2025): BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v7i1.4942

Abstract

Penggunaan media berperan penting dalam proses pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran perlu menerapkan penggunaan teknologi dan informasi. Studi ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran dalam bentuk aplikasi Android tentang materi virus untuk peserta didik kelas X SMA sekaligus mengevaluasi validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D, meliputi empat tahap: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Dissemination (Penyebaran). Lokasi penelitian adalah SMA Negeri 3 Majene, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dengan subjek penelitian terdiri dari 28 peserta didik kelas X MIPA 3 dan dua guru biologi. Validitas media pembelajaran berbasis Android dinilai oleh dua ahli menggunakan lembar validasi media dan materi, menghasilkan skor rata-rata 4,6 yang tergolong sangat valid. Kepraktisan diukur melalui angket respon guru dan peserta didik, dengan hasil 85,9% (peserta didik) dan 87,9% (guru), keduanya dalam kategori sangat praktis. Sementara itu, keefektifan diuji melalui tes hasil belajar, menunjukkan persentase 89,2% yang termasuk kriteria sangat efektif. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Android ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Implementasi Kebijakan Transformasi Digital Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Sholeha, Fina Wildania; Irfan, M; Fauzi, Imron; Fatmawati, Erma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4020

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan dasar menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di era teknologi. Namun, implementasinya di sekolah dasar tidak selalu berjalan mulus karena masih ditemui kendala berupa keterbatasan sarana TIK, belum meratanya pelatihan guru, serta tantangan adaptasi terhadap kebijakan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi kebijakan transformasi digital terhadap kinerja guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan melibatkan 92 guru yang dipilih melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana berbantuan SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,456. Temuan ini mengindikasikan bahwa 45,6% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh kualitas implementasi kebijakan digital, terutama melalui penyediaan infrastruktur TIK, pelatihan digital yang relevan, serta dukungan kepala sekolah dalam penerapan teknologi pembelajaran. Hasil ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi juga oleh kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam aktivitas pedagogis. Dengan demikian, penguatan kebijakan digitalisasi sekolah dasar menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru serta efektivitas pembelajaran berbasis teknologi.