Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : jurnal ortopedagogia

The Role of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga Philosophy as the Foundation of Education for Indonesia's Golden Generation Sylvia, Aurellia Agatha; Sujarwanto, Sujarwanto; Wijiastuti, Asri; Pamuji, Pamuji; Widajati, Wiwik; Trihantoyo, Syunu
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 1 (2025): July
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i12025p131-137

Abstract

Education is one of the most important aspects in building Indonesia's golden generation. Ki Hajar Dewantara's philosophy, with its concepts of Tri No and Tri Nga, provides a strong foundation for emphasizing the importance of developing a complete Indonesian generation that is cultured, civilized, and of superior quality. This article aims to analyze the role of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga philosophy as the foundation of education in creating Indonesia's golden generation. These concepts will be explained in the context of the Second Principle of Pancasila (Just and Civilized Humanity), which emphasizes the importance of creating diversity awareness and a sense of togetherness. This study uses a literature review approach to explore a deeper understanding of Ki Hajar Dewantara's contribution to education in Indonesia. The combination of Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga philosophies results in three important stages in shaping the foundation and character of children's education. Ki Hajar Dewantara's Tri No and Tri Nga educational philosophies are an important foundation for the formation of individuals with character, morals, and the ability to live harmoniously in a diverse society, which is the core of the Second Principle of Pancasila. This philosophy promotes learning that not only enhances academic intelligence but also character development.
Analysis of Language Disorders in the Deaf: Literature Review of Factors, Patterns, and Intervention Strategies Widyawati, Arista; Kartika, Kartika; Sujarwanto, Sujarwanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p15-18

Abstract

Language disorders in deaf people include difficulties in phonological production, syntactic structure, and vocabulary mastery, which are rooted in auditory perception limitations. This study uses a literature review method to analyze various language learning approaches designed for deaf people. The results of the review indicate that deaf people often experience sound deviations such as insertion, omission, and substitution of vowels and consonants. In addition, they face difficulties in constructing simple and complex sentences due to limited exposure to spoken language patterns. Vocabulary mastery is also a major challenge due to minimal hearing experience, although visual-based learning media have proven effective in helping them understand and remember new words. The study also highlights the importance of pragmatic aspects in language, where deaf people often have difficulty adjusting language use to certain social contexts. Various learning methods, such as the use of visual media (BISINDO videos, magic trees), demonstration methods, and interactive learning models such as Make A Match, have been shown to improve the language skills of deaf people. In addition, family involvement and educator training are key elements in successful learning. In conclusion, effective learning interventions should include a holistic approach, which not only improves technical language skills, but also social skills. With innovative learning strategies and ongoing support from families, educators, and communities, deaf people have great potential to overcome their language barriers.
Pengembangan Game Edukasi Multisensori Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Permulaan Anak Cerebral Palsy Khasanah, Uswatun; Sujarwanto, Sujarwanto; Rifqi, Ainur
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p406-412

Abstract

Kemampuan menulis permulaan merupakan kompetensi dasar yang penting bagi anak, termasuk bagi anak Cerebral Palsy yang sering mengalami hambatan motorik halus dan koordinasi visuomotor. Kondisi tersebut menyebabkan proses menulis menjadi sulit dilakukan, sehingga diperlukan media pembelajaran yang adaptif dan multisensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas Game Edukasi Multisensori “Tinta Ajaib” berbasis Android dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak Cerebral Palsy. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE melalui tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari enam anak Cerebral Palsy di SLB YPAC Surabaya. Kelayakan media dinilai oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan kepraktisan dinilai oleh guru. Efektivitas diuji menggunakan desain One Group Pre-test– Post-test dan dianalisis melalui uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game edukasi yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak (validasi ahli media 93,57% dan ahli materi 92,35%), serta sangat praktis menurut guru (86,66%). Selain itu, terdapat peningkatan signifikan kemampuan menulis permulaan setelah penggunaan aplikasi, dibuktikan dengan nilai Asymp. Sig = 0,024 (< 0,05) pada uji Wilcoxon. Temuan ini menunjukkan bahwa Game Edukasi Multisensori “Tinta Ajaib” efektif meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak Cerebral Palsy, sekaligus memberikan solusi teknologi pembelajaran yang adaptif, menarik, dan inklusif.
Pengembangan Media Komik Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks Sederhana Peserta Didik Disabilitas Intelektual Pratiwi, Tri Sedya Silo; Sartinah, Endang Pudjiastuti; Sujarwanto, Sujarwanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media komik digital yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks sederhana pada peserta didik disabilitas intelektual ringan. Pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian adalah enam peserta didik disabilitas intelektual ringan di SLB Negeri Cerme, Gresik. Data diperoleh melalui validasi ahli media dan materi, observasi, wawancara, serta tes pretest–posttest. Hasil validasi ahli menunjukkan media termasuk kategori “sangat layak” dengan skor 96%–100%. Uji efektivitas menggunakan N-Gain menghasilkan nilai rata-rata 0,73 (kategori tinggi) disertai peningkatan signifikan (p = 0,001). Komik digital terbukti meningkatkan motivasi, konsentrasi, dan kemampuan membaca teks sederhana secara bermakna. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran membaca di sekolah luar biasa