p-Index From 2021 - 2026
10.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Counsellia Pedagogia: Jurnal Pendidikan INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Abadimas Adi Buana JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA Media Karya Kesehatan Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Cognicia As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Academia Open Indonesian Journal of Cultural and Community Development Psyche: Jurnal Psikologi Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Education Methods Development Indonesian Journal of Innovation Studies Proceedings of The ICECRS Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Indonesian Journal of Islamic Studies Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam Psikologia : Jurnal Psikologi Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research IDEA: Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi Poseidon: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Psikologi Kemaritiman Web of Scientist: International Scientific Research Journal ResearchJet Journal of Analysis and Inventions Emergent: Journal of Educational Discoveries and Lifelong Learning (EJEDL) International Journal Multidisciplinary Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Advances in Cancer Science Journal of Social Science Journal of Islamic Psychology Indonesian Journal Health Science and Medicine Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PERILAKU ALTRUISME GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SMP DI KABUPATEN PASURUAN Fatma Risyala; Lely Ika Mariyati
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v9i3.11831

Abstract

The purpose of this study was to find out the description of the altruistic behavior of the junior high school guidance and counseling teachers in Pasuruan Regency which is based on the existence of altruistic behavior problems of the junior high school guidance and counseling teachers in Pasuruan Regency. This research is a quantitative research with a descriptive design, to provide an overview of a symptom or phenomenon regarding the altruistic behavior of counseling teachers. The sampling technique in this study used the Issac & Michael table at an error rate of 5% of the Counseling Teacher population with a sample of 105 teachers from a total population of 146 teachers. Data analysis to test the assumptions in this study used the Pearson product moment correlation with the help of the JASP program version 0.16 for windows. The results in this study showed that 80% of the altruistic behavior of counseling guidance teachers was classified as moderate and 20% was classified as low and the aspect that dominated their altruistic behavior was the Helper.
Mother's Education and Employment Status: Non-Factors in Children's School Readiness Lely Ika Mariyati; Dwi Nastiti; Dyah Rizqi Nurdiani Fitri; Azizah Alifia Salsabila; Kevin Meicello Dwita
Academia Open Vol 8 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the influence of mother's education level and employment status on children's readiness for elementary school. Employing a quantitative comparison method, data from 194 children were collected through the NST test and a parental questionnaire. The school readiness, mother's education level, and employment status were assessed. Statistical analysis using SPSS 16.0 and the Anova and t-test techniques revealed that neither the mother's education level (F = 1.139, Sig. = 0.340 > 0.05) nor the employment status (t score = -0.763, Sig. = 0.446 > 0.05) significantly influenced the school readiness of the children. These results suggest that other intervening variables such as parenting styles, socioeconomic status, and child's motivation may be more crucial determinants of a child's preparedness for school. This study offers a novel perspective to parents, educators, and developmental psychologists by challenging conventional assumptions about mother's influence on children's school readiness. Highlights: A mother's education level doesn't significantly influence a child's readiness for elementary school. A mother's employment status (working or non-working) also doesn't significantly affect a child's school readiness. Other factors like parenting styles, socioeconomic status, and child's motivation could be more influential on a child's preparedness for school. Keywords : School Readiness, Mother's Education Level, Working Mother, Not Working Mother
Hubungan Pola Asuh Demokratis dan Kematangan Emosi dengan Kenakalan Remaja Siswa SMA Al-Islam Hafida Nur Ifni; Lely Ika Mariyati
As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Vol 6 No 3 (2024): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga (In Press)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v6i3.6785

Abstract

This study aims to determine the relationship between democratic parenting patterns and emotional maturity with juvenile delinquency of Al-Islam High School students, meaning The three variables used in this research are: democratic parenting (X1) and emotional maturity (X2). Juvenile Delinquency Y. Juvenile Delinquency (Y). This research is a correlational quantitative research. The sample in this study was 289 students from 1,035 students as the population at Al-Islam High School. The data collection technique used in this study used a psychological scale with a Likert scale model and documentation. The data collection technique in this study used 3 scales, namely the democratic parenting scale consisting of 2 items that were dropped out of 35 existing Of the 35 existing items, 2 items were declared invalid, so the number of valid items was 33 items with a reliability test showing a Cronbach's Alpha score of 0.943. and emotional maturity consisting of 18 items that were dropped out of 41 existing items, so that the number of valid items was 23 items with a reliability test showing a Cronbach's Alpha score of 0.792. And the juvenile delinquency scale contains 17 items that were dropped from the 37 existing items, so the number of valid items is 20 items with a reliability test showing a Cronbach's Alpha score of 0.836.
Resiliensi, Religiusitas dan Psychological Well-Being Pada Santri Suryatiningsih; Lely Ika Mariyati; Eko Hardi Ansyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena santri yang tidak dapat mencapai psychological well-being secara optimal. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan religiusitas terhadap psychological well-being santri di pondok pesantren Fadllillah Sidoarjo. Metode pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif desain korelasi berganda dengan sampel sebanyak 291 santri menggunakan teknik pengambilan sampel acak berstrata dari kelas VII sampai XII.  3 skala yang digunakan yakni : resiliensi, religiusitas dan psychological well-being. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis data menunjukkan hipotesa penelitian diterima.  Skor F=63,899 dan p=0,000 menunjukkan hubungan positif secara simultan antara resiliensi dan religiusitas terhadap psychological well-being dan memiliki hubungan yang kuat. Variabel resiliensi maupun religiusitas secara terpisah juga memiliki hubungan dengan psychological well-being. Variabel resiliensi dan religiusitas secara simultan memberikan sumbangsi sebesar 30,7%, serta kategorisasi psychological well-being pada santri didominasi skor sedang 40%  dan tinggi 31%. Jadi, kesimpulannya resiliensi dan religiusitas secara simultan dapat mempengaruhi psychological well-being santri. Kata kunci: resiliensi, religiusitas dan psychological well-being, santri
Apakah Kebahahagiaan dapat Mendorong Seseorang Membantu Sesama? Peranan Mediasi Psychological Well-being antara Religiusitas dan Filantropi pada Anggota Aisyiyah Sidoarjo lely Ika Mariyati; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5741

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara religiusitas, psychological well-being, dan filantropi dan menguji apakah psychological well-being dapat menjadi variabel mediator Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional untuk mengkaji fenomena dilapangan. Populasi penelitian ini adalah anggota Aisyiyah dengan jumlah sampel sebanyak 1241 anggota. Penentuan Sampel menggunakan tabel Isacc dan Michael denga taraf 10% sehingga ditentukan sampel sebanyak 221 orang dan subjek yang berhasil dikumpulkan 239 anggota. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah skala religiusitas, psychological well-being dan filantropi yang dikembangkan oleh peneliti dan telah diuji dan dapat dikatakan valid dan reliabel. Analisa data menggunakan mediation analysis dengan software JASP. Hasil analisa data menunjukkan adanya korelasi positif antara religiusitas, psychological well-being, dan filantropi, selanjutnya juga ditemukan bahwa psychological well-being dapat memberikan efek mediasi parsial pada hubungan antara religiusitas dengan filantropi (z-value=2,825, p-value<.001). Hasil tersebut menandakan bahwa psychological well-being dapat menjadi mediator antara religiusitas dengan filantropi. Kata kunci: aisyiyah, filantropi, psychological well-being, religiusitas
Peranan Spiritualitas Dan Regulasi Emosi Terhadap Forgiveness Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Eva Rosalia Dewi; Lely Ika Mariyati; Dwi Nastiti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6063

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterkaitan antara spiritualitas dan regulasi emosi terhadap forgiveness pada siswa SMK. Penelitian ini menggunakan pendeketana kuantitatif metode korelasi. Sasaran pada penelitian ini yaitu siswa kelas 10 SMK dengan populasi sebanyak 254 terdiri dari 3 jurusan yaitu otomotif (TKRO), listrik (KTL), mesin (TPM). Sampel yang diambil sebanyak 146 siswa kelas 10 SMK. Pengumpulan data berupa skala likert spiritualitas, skala forgiveness, skala regulasi emosi. Hasil penelitian bahwa dominan dikategori rendah 52% dan sedang 48%. Hasil uji hipotesis membuktikan dalam penelitian ini semakin tinggi tingkatan spiritualitas dan regulasi emosi maka akan semakin tinggi pula tingkatan forgiveness, uji linear berganda menunjukkan nilai yang diberikan oleh spiritualitas dan regulasi emosi sebesar 23% kepada forgiveness dan hasil uji F spiritualitas dan regulasi emosi dapat memberikan dampak yang signifikan kepada forgiveness. Kesimpulannya bahwa hasil hasil tersebut menunjukkan secara simultan maupun secara individual spiritualitas, regulasi emosi dapat memberikan dampak yang signifikan kepada forgiveness. Kata kunci: spiritualitas, forgiveness, regulasi emosi, siswa SMK
Hubungan Penerimaan Diri dan Regulasi Emosi Terhadap Psychological Well Being Caregiver Lansia Yasmine Angelita Sulaiman Putri; Lely Ika Mariyati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6359

Abstract

Proses dari mengasuh orang lain atau yang disebut dengan caregiving seringkali menimbulkan stressor yang dapat berpengaruh kepada well-beingi dari caregiver tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara penerimaan diri dan regulasi emosi terhadap psychological well being caregiver lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 170 caregiver yang selanjutnya dikumpulkan dengan metode sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi menjadi sampel penelitian.  Pengumpulan data menggunakan skala penerimaan diri, skala ERQ dan skala psychological well being. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara penerimaan diri dan regulasi emosi dengan PWB yang signifikan. Hasil uji F penerimaan diri dan regulasi emosi memberikan dampak yang signifikan terhadap psychological well being dengan sumbangan efektif sebesar 87,2 %. Implikasi dari penelitian ini adalah pemberian pemahaman terkait penerimaan diri dan juga regulasi emosi kepada sampel penelitian, dengan tujuan untuk meningkatkan psychological well-being yang dimiliki. Kata kunci: penerimaan diri, regulasi emosi, psychological well being, caregiver lansia
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Self efficacy Dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa di Usia Dewasa Yasmin Tyasty Sandaputri; Lely Ika Mariyati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6422

Abstract

Fenomena Quarter Life Crisis terjadi pada mahasiswi di Sidoarjo ditunjukkan paling dominan yaitu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, permasalahan yang dihadapi semakin menantang, dan memiliki emosi yang labil. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan Self Efficacy dengan Quarter Life Crisis. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswi aktif usia dewasa. Responden dalam penelitian ini berjumlah 334 mahasiswa yang selanjutnya dikumpulkan dengan menggunakan quota sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Skala dukungan sosial, Skala Self Efficacy, dan Skala Quarter Life Crisis. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan self efficacy dengan quarter life crisis dengan nilai p<.001. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi mahasiswa putri agar mendapatkan dukungan sosial serta edukasi mengenai self efficacy untuk meminimalisir quarter life crisis. Kata kunci: dukungan sosial, self efficacy, quarter life crisis, mahasiswa
Community Empowerment: Hydroponic Cultivation in Pepelegi Village mariyati, lely ika; Utami, Mulya Isti; Sari, Risa Indah; Lutfiyah, Siti Aisyah
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v3i2.22143

Abstract

The problem of limited space in urban areas makes fertile agricultural land insufficient. Hydroponic empowerment in the Aisyiyah organization of Pepelegi Village aims to face and take advantage of existing opportunities, with the hope of increasing the prosperity of the village communities, and providing sustainable solutions in agriculture in Pepelegi Village, Waru District, Sidoarjo Regency. The method used is a community approach, socialization and training, mentoring, monitoring and evaluation, and community involvement. The implementation of this hydroponic empowerment provides great benefits as indicated by the success of planting vegetables using a simple hydroponic system that can be applied by the Aisyiyah Pepelegi Village branch administrator in the household scope.
The Impact of Emotional Intelligence on Prosocial Behavior among High School Students: A Correlational Study: Dampak Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Prososial di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas: Sebuah Studi Korelasional Artono, Henry Dwi; Mariyati, Lely Ika
Indonesian Journal of Education Methods Development Vol. 18 No. 3 (2023): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijemd.v21i3.748

Abstract

This study aimed to examine the relationship between emotional intelligence and prosocial behavior among students at SMA Negeri 1 Taman. A quantitative correlational approach was employed, with a sample of 290 students selected using stratified random sampling from the total population of 1,118 students. Data collection involved psychological scales, and Spearman's rho was used for data analysis. The results revealed a significant correlation (p < 0.05) between emotional intelligence and prosocial behavior among the students, with a correlation coefficient of 0.951, indicating a strong positive correlation. The majority of students demonstrated high levels of both emotional intelligence (57.6%) and prosocial behavior (60.3%). These findings suggest that an increase in emotional intelligence positively influences prosocial behavior, while a decrease in emotional intelligence leads to a decline in prosocial behavior. The implications of this research provide a basis for understanding students' emotional intelligence and prosocial behavior levels, allowing for interventions to enhance emotional intelligence and maximize prosocial behavior. Future studies should consider increasing the sample size and exploring additional factors, such as mood, genetic factors, situational influences, and personality, which may impact prosocial behavior. Highlight: Significant correlation: The study establishes a significant correlation between emotional intelligence and prosocial behavior among high school students, indicating a strong positive relationship. Impact of emotional intelligence: Higher levels of emotional intelligence contribute to an increase in prosocial behavior, while a decrease in emotional intelligence leads to a decline in prosocial behavior. Implications for intervention: The findings provide a basis for developing interventions to enhance students' emotional intelligence and maximize their prosocial behavior. Strategies such as organizing study groups and fostering empathy towards the environment can be implemented to improve emotional intelligence. keyword: Emotional Intelligence, Prosocial Behavior, High School Students, Correlation, Quantitative Study
Co-Authors Ainia, Azizahtul Nur Akbar, Ilham Nazhir Ananda Ramon Andriani Eko Prihatiningrum, Andriani Eko Anjani, Selly Retna Annisa, Widya Aprilianti, Ayu Rosanda Armando Jakarinda Artono, Henry Dwi Avifurohmah, Khoridatul Ayu Rachmawati Rulidha Azizah Alifia Salsabila Azizah Cahya Fajrin Chusnul Widya Ciciria Fadillah Dewi Nur A’isyah Dwi Nastiti Dyah Rizqi Nurdiani Fitri Eko Hardi Ansyah Eky Oktavia Anggraini Elfahmi, Muhammad Alghozi Rizky Robby Ermawati Zulikhatin Nuroh Etdika, Yovi Noverial Eva Rosalia Dewi Eva Rosalia Dewi Fachry Abda El Rahman Fahmawati, Zaki Nur Fatma Risyala Febrianti, Aisyah Mawaddah Fiqqi Anggun Lestari Fiqqi Anggun Lestari Firmansyah, Riky Ghozali Rusyid Affandi Hadi, Mohammad Rofiq Al Hafida Nur Ifni Handoko, Puput Eka Wati Hazim Hazim Hazim Ian Santikko Ibrahim, Iqbal Malik Ilmi Usrotin Choiriyah Indrawati, Dwi Wahyu Izza, Niswatul Kevin Meicello Dwita Kurung , Amalia Dinda Lestari Luluk Fauziah Lutfiyah, Siti Aisyah M. Iqbal Hakiki Mahestining Kaluni Indah Kusuma Mashudi Mashudi Mochamad Zainul Mochammad Rifqi Muda Dini, Novia Dewi Muhammad Fahrizal, Muhammad Muhammad Nur Priyo Sudarmo Muhammad Nur Priyo Sudarmo Mukti, Ria Andriani Muzakki, Moch Mu’afiqoh, Balqis Aulia Nanda Faj&#039;riah Azzari Natasya Dwi Clarita Ningtita, Nur Arifa Wahyu Niswatun Hasanah Novianti, Evy Nur Habibah Nur Habibah Nur Habibah Nurul Isnaini Pangestu, Amiando Bagus Aji Paramitha Amelia Kusumawardani Pertiwi, Berlian Putri Putra, Rolando Jordan Permana Putri, Harfinda Kusuma Putri, Kania Rachmadira Putri, Rizky Salsabila Amanda Putri, Yasmine Angelita Sulaiman Putro, Syahrul Anggadi Rachman, Risca Setya Rahayu, Aina Rahayu, Sinta Diah Putri Rahman, Hizam Nahari Fauzi Rahman, Nazri Abdul Rahmawati, Axnes Tasya Rukmana, Awan Teguh Rulidha, Ayu Rachmawati Sandaputri, Yasmin Tyasty Santika, Firda Nara Sari, Defi Kumala Sari, Risa Indah Setiawan, Eric Dwi SITI CHOLIFAH Siti Cholifah Suciati, Rozakiya Dwi Suryatiningsih Suryatiningsih Susanti, Mey Lucky Syndy Syeny Yuana Syndy Syeny Yuana Uce Indahyanti Ummah, Nuril Maghfirotil Utami, Mulya Isti Vanda Rezania Wafa, Sirril Widyastuti Widyastuti Widyastuti Wiji Lestari, Putri Wahyu Wilmar, Muhammad Pascal Yanti, Rachma Aulia Prima Yasmin Tyasty Sandaputri Yasmine Angelita Sulaiman Putri Yulvamah Firdausi Zahrotin Prasetyana Zakyzein, Mochammad Alfahrizhy