Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

COMPETITIVENESS OF INDONESIAN COFFEE EXPORTS TO JAPAN Sitanini, Ayu
Perwira Journal of Economics & Business Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v2i1.83

Abstract

The coffee market in Japan still has very high potential, as indicated by the increase in coffee consumption and Japan is one of the largest coffee consuming countries in the world. The increase in coffee consumption is due to changes in lifestyle in society due to westernization which introduces the habit of drinking coffee. The purpose of this study is to analyze and examine the competitiveness of Indonesian coffee exports to Japan. This research method uses quantitative methods. The type of secondary data is in the form of time series data for the period 1989 to 2018. The data source comes from the Directorate General of Plantations, United Nations Commodity of Trade. The analysis used was RCA (Revealed Comparative Advantage) and EPD (Export Product Dynamic) analysis. Vietnam as a comparison country in measuring RCA and EPD values. The results showed that Indonesian coffee beans had the ability to enter the Japanese market and were able to survive and export trade performance was fast and dynamic
ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA Hendri Putranto, Afif; Suwali, Suwali; Sitanini, Ayu; Bintang Panunggul, Victor
Perwira Journal of Economics & Business Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v3i2.208

Abstract

Indonesia is one of the biggest rice consuming countries in the world. The Indonesian population is very dependent on rice as a staple food. Rice is a staple food that has many problems in stock supply. In order to prevent a food crisis from occurring, the government must pay full attention to providing stock for national consumption needs. Domestic rice production has not been able to meet the needs of national consumption, so the government needs to import rice from outside. The reason why Indonesia has to import rice is the declining number of paddy fields. Many paddy fields that were originally used for rice farming have been converted to other economic activities. The increasingly high population growth is a challenge for the government in meeting the national rice needs. This study aims: (1) To determine the development of rice imports in Indonesia for the period 2011 to 2020. (2) To determine the contribution of rice imports in Indonesia to the availability of national rice stocks for the period 2011 to 2020. This study uses a case study method with a quantitative approach. The data used are secondary data for the period 2011 to 2020, namely the volume of Indonesian rice imports for the period 2011 to 2020, the value of Indonesian rice imports for the period 2011 to 2020 and the volume of domestic rice production for the period 2011 to 2020. The analysis used is descriptive statistical analysis and contribution analysis. rice imports to the national rice stock. The results of the study explain that (1) The development of rice imports in Indonesia for the period 2011 to 2020 is volatile. The average Indonesian rice import is 1,138 235.1 tons per year. The highest rice import occurred in 2011 at 2,750,476 tons. (2) The average contribution of Indonesian rice imports to the national rice stock is 2.5 percent, which is 1,138235.1 tons per year. Most of Indonesia's rice imports come from Vietnam and Thailand
PENYULUHAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) PETANI DATARAN TINGGI KOMODITAS KOPI ARABIKA DI DESA BABADAN KECAMATAN PAGENTAN KABUPATEN BANJARNEGARA Panunggul, Victor Bintang; Mahendra, Bayu; Suwali, Suwali; Sitanini, Ayu; Hendri Putranto, Afif; Barima, Hima
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.157

Abstract

Rancangan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini, yaitu dengan cara melakukan pendekatan dengan melihat secara langsung dan mengidentifikasi masalah yang ada di Desa Babadan, Banjarnegara. Pendekatan ini dengan melakukan wawancara dan observasi pengelolaan koperasi yang mengumpulkan hasil kopi dari petani dan mengolah kopi untuk kemudian diekspor. Hasil observasi menjadi acuan untuk menentukan penerapan Good Handling Practice (GHP). Setelah persiapan awal dan hasil observasi didapatkan maka team pengabdian menentukan waktu yang tepat guna memberikan penyadaran dan pengetahuan secara umum mengenai GHP kepada petani kopi arabica. Berdasarkan hasil pembahasan dari pengabdian pendampingan dalam penerapan (GHP) pada Kopi Arabika di Desa Babadan Banjarnegara, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Petani mampu membuat perencanaan yang didasarkan pada permasalahan tentang penanganan pasca panen kopi arabika di petani kopi Desa Babadan. (2) Petani mampu mempraktekan pasca panen kopi sesuai tahapan-tahapan standar GHP. Peserta memiliki motivasi yang kuat untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapatkan melalui kegiatan pengabdian.
SOSIALISASI PENULISAN BAHASA IKLAN DAN STRATEGI PROMOSI DI MASA PANDEMI DESA JOMPO KALIMANAH PURBALINGGA Renovriska, Melia Dwi; Sitanini, Ayu; Afifah, Hana; Nasiroh, Siti; Alfianika Maharani, Destin
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.163

Abstract

Bagi pebisnis dan pelaku usaha, iklan adalah salah satu jenis investasi berharga. Pasca pandemi covid-19 membuat ekonomi dunia dalam masa kritis menyebabkan banyak bidang usaha terkena dampak bisnis yang luar biasa seperti penurunan omset, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan bisnis yang konvensional. Pada pengabdian kepada masyarakat kali ini terdapat dua bidang permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha di desa Jompo yaitu bidang mikro. . Permasalahan mikro yang dihadapi pelaku usaha kecil di desa Jompo yaitu media promosi seperti spanduk rusak dan tidak terawat, kurangnya media atau saran promosi seperti media cetak ataupun online. Maka solusi yang ditawarkan adalah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha kecil mengenai bahasa-bahasa iklan yang bersifat persuasif sebagai medianya sekaligus perbaikan spanduk, mendesain, serta membuat beberapa media promosi seperti spanduk, logo, brosur, kartu nama, maupun media sosial seperti Whatsapp, Facebook, dan Instagram.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK DI SERANG KARANGREJA PURBALINGGA Panunggul, Victor Bintang; Putranto, Afif Hendri; Sitanini, Ayu; Suwali; Kurniawati, Dwi; Panjaitan, Elisabeth Ari Pratiwi; Widodo, Susilo Gesit
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i2.198

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode pendekatan secara langsung dan identifikasi masalah di wilayah RT 03 RW 06 Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat untuk mencapai tujuan adalah 1) Melaksanakan penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik, serta memotivasi kepada peserta dan mempraktikan membuat role model hidroponik DFT. 2) Mempraktikan cara pembuatan media budidaya hidroponik kepada peserta dengan menjelaskan alat dan bahan yang digunakan. 3) Memberikan paket berupa alat dan bahan digunakan serta role model hidroponik DFT kepada peserta,benih sayuran kale bertujuan untuk mentransfer ilmu dan kegiatan yang menghasilkan. 4) Selama proses kegiatan dilakukan pendampingan muai dari budidaya sampai panen. Proses pendampingan bersifat insidentil dimana mitra, peserta dan masyarakat dapat merasakan manfaat kegiatan.
INOVASI APLIKASI SADAR LINGKUNGAN BERBASIS ANDROID (SALING BANGGA) Suwali, Suwali; Suprapto, Suprapto; Panunggul, Victor Bintang; Sitanini, Ayu; Noviani, Faizah; Irma Azalia, Inez
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): April
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v2i2.195

Abstract

Climate change and environmental degradation are pressing global issues, particularly in Indonesia. Many communities lack the information and facilities to engage in environmental conservation efforts. The "Android-based Environmental Awareness" application, or "Saling Bangga," is designed as a digital solution to enhance community awareness and participation in environmental activities. This study utilized surveys, user-centered design, and an Agile approach for app development. Implementation took place in Purbalingga District, Purbalingga Regency, involving the general public, youth, students, local government, and NGOs. The results showed a significant increase in community awareness and participation regarding environmental issues. Users reported positive behavioral changes, such as increased recycling and waste reduction. "Saling Bangga" provides an educational and interactive platform, facilitating the reporting of environmental issues and encouraging active involvement in local environmental activities. The app also successfully fostered collaboration between the community and stakeholders in addressing environmental problems. This study concludes that digital technology, particularly mobile applications, holds great potential to enhance community participation in environmental conservation.
SOSIALISASI DAN EDUKASI KEAMANAN DATA PRIBADI DI ERA DIGITAL PADA IKATAN GURU TK MASYTHOH KECAMATAN SOKARAJA Nasiroh, Siti; Sitanini, Ayu; Budianti, Siska Irma; Maharani, Adelia Putri; Safitri, Puji Wahyu
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i2.1498

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat memberikan kemudahan dalam mengelola informasi, namun juga membawa risiko serius terkait kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi. Guru, sebagai pendidik generasi muda, harus memahami pentingnya melindungi data pribadi—baik milik mereka sendiri maupun milik siswa mereka. Kegiatan layanan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan perlindungan data pribadi di kalangan anggota Asosiasi Guru Taman Kanak-Kanak Masythoh di Kabupaten Banyumas, Kecamatan Sokaraja. Metode yang diterapkan meliputi sesi sosialisasi, workshop interaktif, distribusi modul pembelajaran digital, dan penyediaan panduan praktis tentang penggunaan teknologi yang aman. Sebanyak 50 guru mengikuti program ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru tentang ancaman digital, dengan skor pengetahuan rata-rata naik dari 47% (pra-tes) menjadi 83% (pasca-tes). Selain itu, 86% peserta berhasil menunjukkan penerapan praktik digital yang aman, seperti penggunaan kata sandi yang kuat, mengaktifkan otentikasi dua faktor, dan mengelola data siswa dengan aman. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam keamanan digital tetapi juga menumbuhkan budaya kesadaran perlindungan data di lembaga pendidikan anak usia dini. Dampak keseluruhan adalah terciptanya ekosistem pembelajaran digital yang lebih aman dan pemberdayaan guru sebagai agen literasi data di komunitas mereka.
Strategi Pengembangan Usaha Pembenihan Ikan Nila Studi Kasus UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kutasari Kabupaten Purbalingga Sekar Sukmaningsih; Ayu Sitanini; Victor Bintang Panunggul
AGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Program Studi Agribisnis INSTIPER Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55180/aft.v6i1.2098

Abstract

The Kutasari Freshwater Fish Seed Center (BBIAT), as a technical implementation unit of the Purbalingga Regency DKPP, plays an important role in providing quality tilapia seeds. However, its operations still face several obstacles, necessitating a business development strategy. This study aims to: (1) identify internal and external factors of the tilapia fish seed business, (2) formulate alternative strategies through SWOT analysis, and (3) determine priority strategies using QSPM. The study was conducted in July–August 2025 using a descriptive qualitative approach through case studies. Data were obtained from interviews, observations, and questionnaires to seven respondents directly involved. The analysis was conducted using the IFE, EFE, IE, SWOT, and QSPM Matrices. The results showed 7 strength indicators and 6 weakness indicators, as well as 5 opportunity and threat indicators each. The IFE Matrix score (2.92) and EFE (2.88) placed BBIAT Kutasari in Cell V of the IE Matrix with a “Hold and Maintain” strategy. The SWOT analysis yielded SO, ST, WO, and WT strategies. Based on the QSPM, the priority strategy is strategy B (a combination of WO and WT) with a TAS score of 6.91. This strategy emphasizes improving internal management, strengthening administration, upgrading facilities, implementing fish health protocols, and optimizing digital-based marketing. Therefore, the development of the tilapia hatchery business at BBIAT Kutasari is directed at increasing internal capacity while mitigating external threats to maintain business sustainability. Keywords: Development Strategy; Kutasari BBIAT UPTD; QSPM; SWOT; Tilapia Fish Hatcher.     ABSTRAK UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) Kutasari, sebagai unit pelaksana teknis DKPP Kabupaten Purbalingga, memiliki peran penting dalam penyediaan benih ikan nila berkualitas. Namun, operasionalnya masih menghadapi sejumlah kendala sehingga diperlukan strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal usaha pembenihan ikan nila, (2) merumuskan strategi alternatif melalui analisis SWOT, dan (3) menentukan strategi prioritas menggunakan QSPM. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus. Data diperoleh dari wawancara, observasi, serta kuesioner kepada tujuh responden yang terlibat langsung. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan adanya 7 indikator kekuatan dan 6 indikator kelemahan, serta masing-masing 5 indikator peluang dan ancaman. Skor Matriks IFE (2,92) dan EFE (2,88) menempatkan BBIAT Kutasari pada Sel V Matriks IE dengan strategi “Hold and Maintain”. Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, ST, WO, dan WT. Berdasarkan QSPM, strategi prioritas adalah strategi B (kombinasi WO dan WT) dengan nilai TAS 6,91. Strategi ini menekankan perbaikan manajemen internal, penguatan administrasi, peningkatan fasilitas, penerapan protokol kesehatan ikan, serta optimalisasi pemasaran berbasis digital. Dengan demikian, pengembangan usaha pembenihan ikan nila di BBIAT Kutasari diarahkan pada peningkatan kapasitas internal sekaligus mitigasi ancaman eksternal untuk menjaga keberlanjutan usaha. Keywords: Pembenihan Ikan Nila; QSPM; Strategi Pengembangan; SWOT; UPTD BBIAT Kutasari.
EFEKTIVITAS APLIKASI PUPUK BAKTERI FOTOSINTESIS DENGAN PEMBENAH TANAH PASIR MALANG PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG MERAH Victor Bintang Panunggul; Ayu Sitanini; Afif Hendri Putranto; Awan Arafik
Agrika Vol. 20 No. 1 (2026): MEI 2026
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v20i1.7583

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) berperan penting dalam ketahanan pangan. Permasalahan dalam budidaya kacang merah di antaranya disebabkan oleh kondisi tanah yang kurang subur dan penggunaan pupuk kimia berlebihan. Tanah yang tidak subur mengakibatkan kekurangan mineral esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal tanaman. Upaya menunjang hasil kacang merah yang optimal dapat dilakukan dengan pemberian pupuk bakteri fotosintesis dan pembenah tanah berupa pasir Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk bakteri fotosintetis dan pembenah tanah pada kacang merah. Penelitian dilakukan di Desa Pegalongan, Kabupaten Banyumas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap faktorial. Faktor pertama adalah pupuk bakteri fotosintetis yang meliputi C0 (kontrol), C1 (50 ml/2l), dan C2 (100 ml/2l), dan perlakuan pembenah tanah M0 (kontrol), M1 (100 g/polibag), dan M2 (150 g/polibag). Perlakuan diulang tiga kali dan dianalis menggunakan analisis varian (anova). Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) (α=5%) untuk menganalisa perbedaan perlakuan. Parameter yang diamati meliputi berat segar tanaman, indeks luas daun, berat segar akar, berat kering akar, dan berat kacang merah/satuan luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Aplikasi pupuk bakteri fotosintesis meningkatkan indeks luas daun, tetapi tidak berpengaruh terhadap parameter lainnya. Pemberian pembenah tanah pasir Malang menunjukkan peningkatan nyata pada berat segar tanaman, tetapi tidak berpengaruh nyata pada indeks luas daun, berat akar segar, berat akar kering, dan berat/satuan luas.
Management of Organic and Non-Organic Waste in Tunjungmuli Village, Karangmoncol District Adelia Putri Maharani Mursidah; Putri Olivia Nurman; Rizki Widodo; Selfianatun Nisa; Riko Abim Saputro; Rifky Alifudin; Dika Abdan Wibowo; Edo Aji Saputro; Ayu Sitanini
Dimas Canthing : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Dimas Canthing
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jpm.v3i1.2205

Abstract

This study discusses the management of organic and non-organic waste in Tunjungmuli Village, Karangmoncol District, Purbalingga Regency. The community service program implemented included socialization, guidance, training on the use of plastic waste to make handicraft products, and the processing of organic waste into compost. The results of the activities showed an increase in the awareness and understanding of the community and students regarding the importance of proper and sustainable waste management by applying the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) principle. Organic waste was successfully processed into compost that is useful for agriculture, while inorganic waste was utilized into products with economic value such as recycled bags and wallets. This program also instilled environmental awareness in the younger generation. In conclusion, waste management in Tunjungmuli Village has succeeded in improving the community's skills and creativity in managing waste effectively and independently, and has the potential to become a model for community-based waste management that can be applied in other areas.   [1][2][3] Desa, D., & Bondowoso, P. (2021). Edukasi Pengelolaan Dan Pemilahan Sampah Organik Dan Anorganik. 1(1), 61–69. [4] Sekarningrum B, Sugandi Y, Yunita DKumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Sosialisasi dan Edukasi Kangpisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan Sampah) (2020) 3(1) 73 [6] Widiyono A, Fitriyana S, Nihaya KJournal Of Human And Education (JAHE)(2022)2(2) 8-12 [5] Jurnal A, Lova Sari G, Kajian Potensi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Cair (2017) 3(1) 6-13 [7] Diana S, Amalia Z, Kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis A(2017) 2548 4117