Claim Missing Document
Check
Articles

Robust Watermarking Pada Citra Menggunakan Fast Discrete Curvelet Transform, Redundant Discrete Wavelet Transform, Dan Singular Value Decomposition Muhammad Fikri Aufa; Rita Purnamasari; Ledya Novamizanti
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era yang semakin pesat menciptakan penyebaran data pada internet dalam wujud multimedia khususnya citra akan sangat mudah diambil. Data multimedia tersebut dapat dengan mudah disalin dan disalah gunakan oleh penipu tanpa hak cipta. Teknik robust watermarking merupakan solusi untuk mengamankan dan menjaga informasi data multimedia khususnya citra agar watermark yang disisipkan akan sulit dihilangkan dan dapat dipulihkan walaupun diubah oleh berbagai jenis serangan. Sistem yang dirancang memiliki dua proses, proses penyisipan dan ekstraksi. Metode Fast Discrete Curvelet Transform dan Redundant Discrete Wavelet Transform disisipkan pada citra host. Kemudian watermark disisipkan ke citra dengan cara menerapkan Discrete Cosine Transform pada watermark, kemudian nilai singular watermark dimasukkan ke dalam nilai singular citra host menggunakan metode Singular Value Decomposition. Sedangkan pada proses ekstraksi, watermark akan diekstraksi untuk mengembalikan gambar tanpa merusak citra host. Pada penelitian ini citra host berupa grayscale dengan ukuran 512×512 piksel dan watermark berupa data biner dengan ukuran 128×128 piksel. Hasil dari penelitian memperoleh nilai Peak Signal to Noise Ratio maksimum sebesar 71,7630 dB, Structural Similarity Index Metric maksimum 1, Normalized Correlation maksimum 1, dan Bit Error Rate 0 yang berarti skema ini memiliki imperceptibility yang baik. Skema watermarking yang diusulkan dapat bertahan dari serangan kompresi JPEG, Gaussian noise dengan variance di bawah 0,001, salt & pepper dengan variance 0,001, speckle noise dengan variance di bawah 0,003, Gaussian filtering, dan rotation. Kata Kunci : Discrete Cosine Transform (DCT), Fast Discrete Curvelet Transform (FDCuT), Redundant Discrete Wavelet Transform (RDWT), Singular Value Decomposition (SVD), Watermarking
Klasifikasi Penyakit Berdasarkan Warna Kuku Menggunakan Pengolahan Sinyal Digital Muhammad Obi Nugraha; Rita Purnamasari; Suci Aulia
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pada manusia, berbagai penyakit sistemik dan dermatologis dapat dengan mudah didiagnosis dengan pemeriksaan kuku kedua tangan dan kaki. Banyak penyakit kuku telah ditemukan sebagai tanda-tanda awal dari berbagai penyakit sistemik yang mendasar. Warna, tekstur atau perubahan bentuk pada kuku adalah gejala dari berbagai Penyakit terutama yang mempengaruhi kuku. Masalah umum yang terjadi masih banyak orang yang tidak tahu bahwa perubahan kuku dapat mengindikasikan kesehatan manusia, yang dapat dilihat langsung dari perubahan kuku dan lunula atau biasa disebut bulan sabit yang terdapat pada kuku (half moon fingernails Berdasarkan permasalahan umum yang terjadi maka dibuatlah suatu sistem yang dapat memprediksi suatu penyakit dengan memanfaatkan image processing sebagai solusinya. Dari proses image processing tersebut maka suatu citra dapat dikelompokan berdasarkan kebutuhan medis yang diperlukan yang dapat menganalisis kuku manusia Hasil yang didapatkan dari penelitian untuk klasifikasi tiga kelas penyakit kuku yaitu Terry’s Nails, Yellow Nail Syndrom, dan yang terakhir Muehrcke lines mendapat nilai akurasi 94% dari parameter terbaik, yaitu epoch = 25 dan batch = 30. Menggunakan data sebesar 166 data citra yg di uji. Kata Kunci — kuku, image processing, convolutional neural network, VGG16net
AKSI CEGAH STUNTING MELALUI APLIKASI SAGITA: STATUS GIZI BALITA Muhammad Hablul Barri; Fenty Alia; Ledya Novamizanti; Rita Purnamasari; Fityanul Akhyar; Tora Fahrudin; Putu Harry Gunawan; Satria Mandala
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13231

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia, terutama di Desa Lengkong, Jawa Barat. Beberapa penyebab utama yaitu kesulitan dalam pencatatan dan monitoring status gizi balita saat pelakasanaan posyandu. Pencatatan yang masih secara manual membuat beberapa data yang tersimpan sulit untuk dicari dan rentan akan adanya kesalahan pada saat penginputan. Tujuan dari pengabdian ini adalah ingin merealisasikan suatu aplikasi yang dapat memudahkan kader posyandu dalam memonitoring status gizi balita secara terpusat. Sehingga diharapkan mitra dapat dengan praktis memasukkan data, mereview akumulasi data serta membuat analisis data tersebut secara cepat dan akurat. Aplikasi ini kemudian akan disosialisasikan dalam sebuah penyluhan gizi balita. Data dari aplikasi ini nantinya dapat digunakan oleh semua pihak yang berkepentingan secara realtime. Kegiatan ini didawali dengan survei permasalahn ke lapangan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan aplikasi lalu diakhiri dengan serah terima dan sosialisasi dari aplikasi yang telah dibuat. Dari kegiatan ini, mitra dalam hal ini adalah kader posyandu dan perangkat desa mencoba secara langsung aplikasi yang dibuat, sehingga dapat memberikan masukin secara langsung kepada tim untuk perbaikan aplikasi. Dari survei yang yang disebar ke seluruh peserta, didapati 80% peserta merasa puas dengan aplikasii yang ada dan berharap aplikasi segera dapat dilakukan perbaikan sehingga dapat langsung digunakan di desa Lengkong. Abstract: Stunting is one of the important public health problems in Indonesia, especially in Lengkong Village, West Java. Several main causes are difficulties in recording and monitoring the nutritional status of toddlers during the implementation of posyandu (integrated health post). Manual recording makes some stored data difficult to find and prone to errors during inputting. The purpose of this community service is to realize an application that can facilitate posyandu workers in monitoring the nutritional status of toddlers in a centralized manner. Thus, it is expected that partners can easily input data, review data accumulation, and quickly and accurately analyze the data. This application will then be socialized in a toddler nutrition campaign. Data from this application can be used by all stakeholders in real-time. This activity begins with a survey of problems in the field, followed by application development and ends with the handover and socialization of the application that has been made. From this activity, partners, in this case, posyandu workers and village officials, directly try out the application, so they can provide direct feedback to the team for application improvements. From the survey distributed to all participants, it was found that 80% of participants were satisfied with the existing application and hoped that the application could be improved soon, so it could be immediately used in Lengkong Village. 
Identifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Teraan Gigitan Dengan Metode Blob Dan Klasifikasi Decision Tree Anatasya Bella; Rita Purnamasari; Yurika Ambar Lita
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriminalitas adalah kekerasan dengan gigitan yang biasa terjadi pada dua sisi yaitu pada sisi pelaku kriminalitas maupun korban kriminalitas. Seprti kasus kekerasan, pemerkosaan, dan penganiayaan pada anak. Bidang yang ahli dalam menangani proses identifikasi bite marks adalah forensik kedokteran gigi (odontology forensic). Bite marks (teraan gigitan) yang ditemukan pada tubuh dapat berupa informasi salah satunya adalah jenis kelamin, karena setiap individu mempunyai karakteristik gigi geligi yang berbeda-beda. Proses identifikasi bite mark yang sudah dilakukan saat ini melalui proses yang panjang karena proses identifikasi masih menggunakan cara yang manual dan tidak efisien sehingga terdapat distorsi dalam prosesnya yang dapat membuang informasi penting yang seharusnya terlihat menjadi hilang, oleh karena itu perlu cara lain dalam proses identifikasi bite marks. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat sistem yang dapat mengidentifikasi jenis kelamin berdasarkan bite marks, namun terdapat kekurangan seperti sistem hanya mampu mengidentifikasi jarak gigi kaninus saja, masih menggunakan satuan piksel untuk jarak antar gigi dan masih menggunakan teknik cropping manual. Oleh karena itu digunakan pemugaran citra atau image registration dengan teknik cropping otomatis untuk memperbaiki citra dan mempermudah penyesuaian citra latih dengan menggunakan metode Binary Large Object (BLOB) dan klasifikasi Decision Tree. Pada penelitian ini ditambahkan fitur pemugaran citra dan satuan jarak mili meter (mm) sehingga didapatkan performasi tingkat dengan akurasi 98% dengan waktu komputasi 91,14 detik dengan menggunakan 140 sampel citra latih dan 100 citra uji.
Identifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Teraan Gigitan dengan Metode LBP dan Klasifikasi LVQ M.Fauzi Ishak; Rita Purnamasari; Murnisari Dardjan
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriminalitas atau tindak kriminal merupakan segala sesuatu yang melanggar hukum atau sebuah tindak kejahatan. Tindak kriminal yang dilakukan pun bermacam-macam salah satunya kekerasan dengan gigitan. Salah satu cara untuk mengetahui pelaku dari tindak kejahatan tersebut adalah dengan identifikasi. Identifikasi merupakan cara untuk menentukan individu korban atau pelaku kriminalitas. Bidang yang ahli dalam menangani proses identifikasi bite mark adalah forensik kedokteran gigi (odontology forensic). Proses identifikasi bite mark saat ini masih melalui proses yang sangat panjang dan tidak efisien. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu bidang forensik kedokteran gigi dalam proses penyelesaian kasus kriminal. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat sebuah sistem untuk mengidentifikasi jenis kelamin berdasarkan pola teraan gigitan menggunakan metode Content- based Image Retrieval (CBIR) dan klasifikasi Learning Vector Quantization (LVQ), namun masih memiliki kekurangan seperti hanya menggunakan satu parameter gigi yaitu jarak kaninus, masih menggunakan satuan piksel dan masih menggunakan teknik cropping manual. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakan image registration dengan teknik cropping otomatis agar selanjutnya dapat diproses dengan Metode Local Binary Pattern (LBP) dan Klasifikasi Learning Vector Quantization (LVQ). Penelitian ini dibuat bertujuan untuk memudahkan identifikasi jenis kelamin berdasarkan pola bite marks pada tindakan kriminalitas. Sistem tersebut mempunyai performasi dengan tingkat akurasi terbesar 96,2% dengan waktu komputasi 94,452 detik dengan menggunakan 140 sampel citra latih dan 100 citra uji. Dengan adanya sistem ini dapat menjadi pembanding dalam identifikasi jenis kelamin berdasarkan pola bite mark dengan menggunakan metode yang berbeda dan dapat bermanfaat untuk dunia odontologi forensik dalam melakukan identifikasi jenis kelamin menggunakan pola bite marks.
Rancang Bangun Alat Otomatisasi Pengomposan dari Sampah Organik Berbasis Internet of Things Rahman, Nurfadilah; Purnamasari, Rita; Eliskar, Yulinda
Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Vol 6 No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Prodi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jteksis.v6i4.1505

Abstract

Organic waste management in Indonesia is currently suboptimal. Approximately 33.7% of waste is not properly managed, and 56% of the total waste consists of organic waste, most of which comes from households. Composting is an effective method for managing organic waste. However, many people are still reluctant to convert organic waste into compost due to the lengthy process, which typically takes 2 to 3 months. This study proposes an IoT-based composting automation system with the goal of accelerating the composting process without the use of additional microorganisms, producing both dry and liquid compost. The system method involves integrating Internet of Things (IoT) technology with sensors: DHT22 for temperature monitoring, soil moisture sensors for measuring soil moisture, MQ-4 sensors for detecting methane gas, pH sensors for measuring soil acidity, and water level sensors for detecting the height of liquid compost. Data collected from these sensors is used to automatically control the organic waste mixing process until all composting specifications are met. The results indicate that this system effectively accelerates the composting process to 24 days for dry compost and 19 days for liquid compost without the need for additional microorganisms, while producing compost of high quality according to the SNI-19-7030-2004 specifications.
Navigating the post-pandemic frontier: Exploring factors influencing technology adoption in Indonesian microenterprises Thaha, Abdurrahman Rahim; Antoro, Aji Fajar Suryo; Salmon, Indra Pratama Putra; Purnamasari, Rita
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i2.28142

Abstract

This study investigates the intricacies of technology adoption dynamics in the post-pandemic Indonesian microenterprise landscape. Using the Technology, Organization, Environment (TOE) framework and leveraging SmartPLS analysis on a sample of 300 microenterprises. This study reveals the impact of environmental, organizational, and technological factors and their profound influence on technology adoption decisions. The findings explain the compelling and affirmative impact of environmental factors, underscoring the critical role of regulatory support and economic conditions in driving technology adoption initiatives. Meanwhile, organizational factors show a positive albeit relatively weaker relationship, emphasizing the need for micro-enterprises to develop organizational capacity and foster a culture of innovation. Technological factors emerged as decisive, indicating that innovative solutions are an indispensable catalyst to drive technology adoption. These insights have profound implications for policymakers, microenterprise owners, and technology pioneers, offering strategic pathways to foster technology adoption, enhance resilience, and catalyze economic revival in the microenterprise sector. Studi ini menyelidiki seluk-beluk dinamika adopsi teknologi dalam lanskap usaha mikro Indonesia pasca pandemi. Menggunakan kerangka Technology, Organization, Environment (TOE) dan memanfaatkan analisis SmartPLS pada sampel 300 usaha mikro. Studi ini mengungkapkan dampak faktor lingkungan, organisasi, dan teknologi serta pengaruhnya yang besar terhadap keputusan adopsi teknologi. Temuan ini menjelaskan dampak yang menarik dan afirmatif dari faktor lingkungan, menggarisbawahi peran penting dari dukungan peraturan dan kondisi ekonomi dalam mendorong inisiatif adopsi teknologi. Sementara itu, faktor organisasi menunjukkan hubungan yang positif meskipun relatif lemah, sehingga menekankan perlunya usaha mikro untuk mengembangkan kapasitas organisasi dan menumbuhkan budaya inovasi. Faktor teknologi menjadi faktor penentu, yang menunjukkan bahwa solusi inovatif merupakan katalis yang sangat diperlukan untuk mendorong adopsi teknologi. Wawasan ini mempunyai implikasi besar bagi para pembuat kebijakan, pemilik usaha mikro, dan pionir teknologi, yang menawarkan jalur strategis untuk mendorong adopsi teknologi, meningkatkan ketahanan, dan mendorong kebangkitan ekonomi di sektor usaha mikro.
Penerapan Aplikasi dan Modul Scratch.Jr untuk Siswa-Siswi SD di Sekolah Hamidah Sampurna Kabupaten Bandung Budiman, Gelar; Purnamasari, Rita; Rustam, Rustam; Dimata, Rafli Caesario; Parameswara, Prastama Agung Yusuf; Basudewa, Muhammad Imansyah
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.304

Abstract

Pembelajaran matematika dasar pada berbagai tingkat sekolah termasuk pondok pesantren merupakan pelajaran atau kurikulum wajib. Matematika adalah fondasi yang membuat manusia dapat menghitung pada berbagai hal yang prakteknya banyak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kemampuan matematika dasar mutlak wajib dimiliki oleh pada para siswa atau santri mulai dari kelas 1 sampai kelas 12. Sekolah Hamidah Sampurna (SHS) merupakan sekolah swasta yang baru didirikan pada tahun 2021. SHS menerima para siswa untuk pendidikan dari kelas playgroup, TK, SD kelas 1-6, dan SMP kelas 7-9. SHS merupakan sekolah dengan salah satu visinya adalah memajukan negara dengan teknologi. Dalam salah satu pembelajarannya mulai jenjang SD akan diperkenalkan coding for kids, mata pelajaran yang berorientasi agar siswa lebih memahami pemrograman. Namun, karena SHS baru memulai pengajarannya pada semester ganjil 2023-2024 ini, maka masih banyak konten pelajaran yang belum terisi, khususnya pada subjek Coding for Kids. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berjalan dengan baik berupa seminar mengenai pentingnya pembelajaran Information and Technology (IT) untuk anak-anak, guru dan orangtua. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari yang sama dengan kegiatan lomba Coding for Kids yang diselenggarakan SHS untuk anak-anak SD dan SMP di Kabupaten Bandung dimana anggota kegiatan ini menjadi juri perlombaan tersebut. Luaran yang dihasilkan meliputi modul pembelajaran Coding for Kids untuk kelas 2 SD, artikel yang dipublikasikan ke media elektronik, video kegiatan dan makalah yang dipublikasikan ke jurnal nasional.
Perceraian Orang Tua dan Sikap Introvert Anak Yunita Sri Wulandari, Kristina; purnamasari, Rita; awlia, Winda
Jurnal Educazione : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling Vol. 11 No. 2 (2023): November
Publisher : FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/edu.v11i2.2259

Abstract

A child is a gift from Allah SWT. Who has the right to life and get attention from both parents. How parents educate and raise them greatly influences the development of a child. A child is likened to a clean white paper which is given a potential by Allah SWT, and must be developed by every parent in any situation, such as in a problem caused by the separation of the marriage bond of both parents. Introversion is an obstacle or obstacle in interpersonal conversation, which has the characteristics of a cognitive association that is closed by beliefs and disbelief about reality and is closed, feels alone, sensitive, adjusts to the world outside itself that is not good, difficult to get along with and less able to attract the hearts of others. Separation of parents is a big enough problem for a child, especially for children who are still at an early age, because children at this age still really need attention from both parents.
Animasi Maze Game dengan Scratch Junior sebagai Pembelajaran Pemrograman untuk Siswa-Siswi SD Sekolah Hamidah Sampurna, Kabupaten Bandung Purnamasari, Rita; Budiman, Gelar; Saleh, Khaerudin; Dimarta, Rafli Caesario; Parameswara, Prastama Agung Yusuf
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.400

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajarkan dasar-dasar pemrograman kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Hamidah Sampurna, Kabupaten Bandung, melalui pembuatan animasi maze game menggunakan aplikasi Scratch Junior. Scratch Junior adalah platform pemrograman visual yang dirancang khusus untuk anak-anak, yang memungkinkan mereka mempelajari konsep-konsep pemrograman dasar secara interaktif dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, siswa-siswi diajak untuk membuat dan memodifikasi animasi maze game, sebuah permainan yang dirancang untuk melatih keterampilan logika dan pemecahan masalah. Metode pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan berbasis proyek, di mana peserta didorong untuk secara aktif terlibat dalam proses kreatif dan pengembangan game. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman siswa tentang konsep dasar pemrograman, penguatan keterampilan berpikir komputasional, serta peningkatan minat mereka terhadap teknologi. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan di era digital, serta mendorong mereka untuk terus mengeksplorasi dan mendalami dunia pemrograman.
Co-Authors Abdurrahman Rahim Thaha Aditia Tarigan Aditia, Tarigan Agung Adinegoro Aji Fajar Suryo Antoro Alfin, Khoerunnisa Alfin, Muhammad Aliefiya Rachman Anam, Nasehun Anatasya Bella Anatasya Bella Andriansyah, Teddy Andriyan Bayu Suksmono, Andriyan Bayu Angga Rus Dinar Annaria Anggi Putri Siagian Antanita, Yulintyandra Puja Anton Wachidin Widjaja Ardana, Arfio Ariando Ariando Ashiddiqi , Muhamad Hazbi Awlia, Winda Bainuri, Aulia Novria Basudewa, Muhammad Imansyah Bawazir , Ranya Fauzi Bimo Rian Tri Nugroho Citra Fairuz Ghina Dadan Nur Ramadan Darmawan, Galang Aditya Dewi Zakiawati Dimarta, Rafli Caesario Dimata, Rafli Caesario Edwin Rizki Handiarno Efri Suhartono Estananto Fahmi Oscandar Faisal Nur Achsani FARDAN FARDAN, FARDAN Fatur Rizki, Dwiki Feliana Putri Anindyta Efendi Felix Pidha Hilman Fenty Alia Firos Fathul Alam Fitriah Halimah Fityanul Akhyar Gading Aurelia Nabila Lubis Gaol, Satya Wira Fernanda Lumban Gelar Budiman H Simarangkir, Manase Sahat Hannissa Sanggarini Hashfi Fadhillah Hasril Hasril Hendratno, Farhan Ramadhan Putra INDRA PRATAMA PUTRA SALMON Indrarini Dyah Irawati Inung Wijayanto Irawan, Meisi Iwan Iwut Tritoasmoro Janah Eka Widiarni Jony Oktavian Haryanto Kamil, Muhammad Zulvikar Fadlillah KHAERUDIN SALEH Khaerudin Saleh Khairul Anas Kris Sujatmoko Ledya Novamizanti Lubis, Gading Aurelia Nabila M.Fauzi Ishak M.Fauzi Ishak Mahanani, Edo Lutfi Majid, Muhammad Adam Mangesti, Dewi Sri Mas Sarwoko Suraatmadja Mohamad Ramdhani Mua, Edward Christhoper Muhamad Reinaldi Kurniawan Muhammad Fikri Aufa Muhammad Hablul Barri Muhammad Obi Nugraha Munthe , Jhon Alvrian Murnisari Dardjan Murnisari Dardjan Murnisari Dardjan Mustikasari, Ira Nani Murniati Nugraha Nugraha Nugraha Nugraha Nugroho , Haris Tri Nur Arviah Sofyan Nur Ibrahim Nurwan Reza Fachrurrozi Parameswara, Prastama Agung Yusuf Pramuji, Mochammad Chandra Prasojo, M Heru Pratama , M Hidayatullah Pratiwi, Yullia Sartika Putri Purwanto Purwanto Putu Harry Gunawan R. Yunendah Nur Fu’adah Raditiana Patmasari Rahman, Muhammad Harits Rahman, Nurfadilah Ramadhana, Rexy Yusuf Ratnasari, Pungky Eka Ratri Dwi Atmaja Resandy, Refsi Reza Yudistira Rizki Amalia Ulfa Rizki, Chaerul Royan, Neil Rustam Rustam Rustam Sandi, Irfan Maulana Kurnia SAPUTRA, EFA MAYDHONA Saputra, Efa Maydhona Sari, Nita Winda Sasmi Hidayatul Yulianing Tyas Satria Mandala Savitri Amalia Simamora , Haichel Anggy Paro Simanullang, Charlos Alvaredo Siti Lainatul Afifah Siti Zahrotul Fajriyah Soetedjo, Erlangga Rahmat SOFIA SAIDAH Suci Aulia Sugondo Hadiyoso Suryo Adhi Wibowo Syauqi, Nabil Ali Syifa Nurgaida Yutia Tarigan Aditia Tarigan, Jepanta Taufik Yumna Tilawatila, Wawa Tora Fahrudin Trisucipto, Muhammad Wahid, Gloria Shekinah Florensia Wahidin Wahidin Wibawa, Made Hady Sadya Wibisono Sabdo Utomo Yonita Ersalina Leksono Yoren, Muhammad Ikhlashul Yudhi Afriyana Yudiansyah Yudiansyah Yugo Pratama Yulinda Eliskar Yunita Sri Wulandari, Kristina Yurika Ambar Lita Yurika Ambar Lita Yuti Malinda Yuti Malinda Zakaria, Rizqi Imam Arfa Zariaqwila , DTM Faiq