Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH MENGGAMBAR BEBAS TEKNIK GRAFFITO TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP Fathin Zilvia; Nurhafizah; Mayar, Farida; Mutia Afnida
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33846

Abstract

Artikel ini disusun berdasarkan penelitian untuk memeriksa bagaimana Menggambar Bebas Teknik Graffito memengaruhi kemampuan kreativitas anak di TK Pembangunan Laboratorium UNP di Padang. Kemampuan kreativitas anak masih belum berkembang. Hal ini terlihat ketika menyelesaikan kegiatan menggambar bebas, anak belum memunculkan ide dan anak belum mampu menggambar secara rinci serta mengembangkan gambarnya sesuai dengan imajinasinya. Pada kegiatan menggambar anak masih mencontoh gambar guru, dan melihat hasil temannya. Sehingga aspek kreativitas seperti fluency, flexibility, originality dan elaboration masih belum dimiliki oleh anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental dan metodologi kuantitatif. Semua siswa di TK Pembangunan Laboratorium UNP menjadi populasi penelitian. Kelas B1 berfungsi sebagai kelas kontrol dan kelas B2 sebagai kelas eksperimen; setiap kelas memiliki 15 siswa. Normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis digunakan dalam prosedur analisis data. Kolom sig dalam uji varians Levene adalah 0,939>0,05, menurut table uji hipotesis. Angka ini menunjukkan bahwa 0,000 kurang dari 0,05. Jika nilai sig kurang dari 0,05, maka nilai tersebut memenuhi kriteria pengukuran uji hipotesis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sementara Ha diterima. Berdasarkan temuan penelitian, anak-anak mendapatkan manfaat dari kegiatan menggambar bebas Teknik graffito dalam hal kemampuan kreativitas mereka.
PENGARUH KEGIATAN ECORICK TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK SABBIHISMA 4 PADANG Elsa Aulia Fitri; Nur Haziza; Farida Mayar; Mutia Afnida
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34892

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki pada anak usia dini. Kreativitas anak usia dini ialah suatu proses kognitif yang berasal dari 4P yaitu pribadi, pendorong, proses, dan produk. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan dalam pengembangan kemampuan kreativitas anak yaitu kegiatan ecobrick. Penelitian ini dilatar belakangi dengan belum berkembangnya kreativitas pada anak, kurangnya kesempatan anak dalam menemukan ide-ide, serta media yang digunakan guru kurang menarik. Penelitian ini bertujuan guna melihat pengaruh kegiatan ecobrick terhadap kemampuan kreativitas anak usia dini di Taman Kanak-kanak Sabbihisma 4 Padang. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi penelitian seluruh anak di taman kanak-kanak Sabbihisma 4 Padang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling yaitu B5 dan B2 dengan jumlah masing-masing kelas terdiri dari 12 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes. Analisis data melakukan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis kemudian data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan bahwa rata-rata gain score pada kelas eksperimen mencapai 9,75, sementara kelas kontrol hanya 6,75, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ecobrick memiliki pengaruh positif dalam mengembangkan kemampuan kreativitas anak usia dini.
Bagaimana kekerasan dalam rumah tangga berefek pada kondisi psikologis anak? : analisis pendahuluan intervensi pendidikan Suri, Gusni Dian; Afdal, Afdal; Afnida, Mutia; Sari, Azmatul Khairiah; Hariko, Rezki; Fikri, Miftahul; Fadli, Rima Pratiwi; Cusinia, Azahra Hardi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323434

Abstract

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu masalah sosial yang meresahkan di seluruh dunia. Dampak yang dirasakan oleh korban tidak hanya penderitaan fisik dan seksual namun juga penurunan kapasitas mereka untuk bekerja, mengurus keluarga, memberikan kontribusi kepada masyarakat, dan bahkan meninggal dunia. KDRT merupakan masalah serius yang dapat berdampak signifikan pada kesejahteraan psikologis anak-anak yang menjadi korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara faktual kondisi psikologis anak korban KDRT. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan intrumen berupa instrumen untuk mengidentifikasi korban KDRT yang dilaksanakan terhadap anak korban KDRT di Sumatera Barat. Pengumpulan data dari seluruh anak korban KDRT di Sumatera Barat. Berdasarkan hasil penelitian jika dilihat dari bahwa sebagian besar skor jawaban responden berada pada kategori sedang (61,83%). Namun demikian, skor jawaban responden yang berada pada kategori tinggi (23,42%). Sementara itu, terdapat skor jawaban responden yang berada pada kategori rendah (14,74%). Berdasarkan paparan data, dapat disimpulkan bahwa sebaran data kondisi psikologis anak korban KDRT di Sumatera barat dominan berada pada kategori sedang. Dengan demikian, diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif dalam melindungi anak-anak ini serta memberikan dukungan psikologis yang tepat guna untuk membantu mereka pulih dari dampak psikologis yang mereka alami akibat kekerasan dalam rumah tangga.
PENGARUH METODE PROYEK DALAM MENSTIMULASI KETERAMPILAN KOLABORASI ANAK USIA DINI: PERSEPSI GURU ANAK USIA DINI DI KOTA PADANG Oktaviani, Prity; Afnida, Mutia; Anggraini, Vivi; Syafnita, Tisna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41841

Abstract

The significance of fostering early childhood collaboration skills as a component of social development necessitating the implementation of suitable instructional strategies in kindergarten is the driving force behind this research. This study seeks to gather insights from kindergarten teachers in Padang City regarding the impact of the project method on early childhood collaboration skills. This study used a quantitative survey approach. Participants were 102 kindergarten teachers across 11 sub-districts in Padang City. Simple random sampling was used for sampling, and simple regression analysis was used. The findings demonstrated that the project approach significantly impacted the development of early children's capacity for teamwork. Children learn to collaborate in groups, divide up responsibilities, communicate, and handle disagreements amicably through the use of the project approach. It follows that kindergarteners can benefit greatly from learning to work together through the project technique.
Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Luar Biasa dalam Penyusunan Adaptive E-Module Berbasis Ispring untuk Disabilitas Rungu di Kota Padang Setia Budi; Mutia Afnida; Zahriyah Simargolang; Endang Sri Handayani; Sari Yuliana; Rara Ajeng Pratiwi; Nadia Wulan Sari; Alan Mahendra
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7177

Abstract

Penggunaan media pembelajaran digital yang adaptif merupakan kebutuhan mendesak bagi siswa disabilitas rungu. Namun, sebagian besar guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) masih menghadapi keterbatasan dalam penguasaan teknologi pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan adaptive e-module berbasis iSpring Suite untuk mendukung pembelajaran siswa disabilitas rungu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara, kuisioner pretest dan posttest, serta dokumentasi hasil pelatihan. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian dilakukan di Kota Padang pada tanggal 26 Juli 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru, yang ditunjukkan melalui peningkatan skor evaluasi dan tersusunnya e-module adaptif yang mengintegrasikan BISINDO, teks, video, dan elemen interaktif lainnya. Program ini memberikan kontribusi praktis dan teoritis dalam mendukung SDG”s 4 yaitu : Pendidikan Berkualitas, berupa model pelatihan yang dapat direplikasi, serta penguatan praktik inklusif berbasis teknologi. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil membangun fondasi pembelajaran yang lebih inklusif dan berbasis teknologi di SLB, dan disarankan agar dilakukan pengembangan berkelanjutan serta pengukuran dampak langsung terhadap hasil belajar siswa pada kegiatan selanjutnya.
Analisis Perkembangan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Paper Quilling di TK Pelita Bunda Hani Radhiatul Islam; Delfi Eliza; Farida Mayar; Mutia Afnida
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8161

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada ketertarikan peneliti terhadap kegiatan paper quilling yang muncul setelah melakukan observasi awal di tiga taman kanak-kanak berbeda, yang menunjukkan variasi praktik pembelajaran motorik halus dan potensi kegiatan menggulung sebagai strategi stimulasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan menggulung melalui teknik paper quilling dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Pelita Bunda Talang Babungo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menangkap makna pengalaman belajar anak dan praktik pedagogis guru dalam konteks pembelajaran alami. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru, serta dokumentasi hasil karya anak, dan dianalisis secara siklikal melalui reduksi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi temuan mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang bertahap dan adaptif, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan aktivitas menggunting, menggulung, dan menempel, serta evaluasi berbasis proses berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi mata dan tangan, ketelitian gerak, konsentrasi, dan kemandirian anak. Temuan ini menegaskan bahwa paper quilling merupakan strategi pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memperkuat praktik pengembangan motorik halus di pendidikan anak usia dini terarah.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MELALUI SAL BERBASIS TEKNOLOGI PADA KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK INDRIASANA KECAMATAN PADANG JAYA BENGKULU UTARA Soraya Ariyanti; Vivi Anggraini; Nur Hazizah; Mutia Afnida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16176

Abstract

In Group A at Indriasana Kindergarten in Padang Jaya Subdistrict, North Bengkulu Regency, a technology-based Student Active Learning (SAL) method was used to improve early childhood literacy skills. Factors affecting the children’s learning outcomes included their limited ability to recognize letters, lack of focus during the learning process, and low interest in learning. A Classroom Action Research (CAR) study, employing a qualitative approach, was conducted over a two-month period. Children in Group A struggled to identify letters. To collect data, structured observations of the children’s activities and development during the learning process were used. Planning, implementation of actions, observation, and reflection were part of the two research cycles. To implement the SAL method, children were actively engaged in various interactive activities. This included participating in group discussions and using engaging and enjoyable technology-based learning media. The research results showed that the ability to recognize letters had significantly improved. The SAL method not only enhances children’s letter recognition skills but also increases their active participation and self-confidence in learning activities. This method can also serve as an alternative for creative, active, and enjoyable learning approaches in early childhood education settings.
PENGARUH FINGER PAINTING TOTEBAG UNTUK MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS DI TAMAN KANAK-KANAK AL-QUR'AN SYUBBANUL MUSLIMIN Khoirunnisa Salsabila Trianti; Dadan Suryana; Farida mayar; Mutia Afnida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17131

Abstract

Keterampilan motorik halus anak-anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Al-Qur'an Syubbanul Muslimin, Kabupaten Padang Pariaman, belum berkembang secara optimal, yang ditunjukkan oleh kesulitan dalam mengendalikan gerakan jari dan mengkoordinasikan gerakan tangan dan mata. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh aktivitas finger painting totebag berbahan spunbond terhadap perkembangan motorik halus anak. Pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen quasi-eksperimental digunakan. Sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih melalui purposive sampling, dengan 15 anak di kelas eksperimen dan 15 anak di kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dengan skala penilaian empat poin dan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji t sampel independen.Temuan menunjukkan bahwa kelas eksperimen menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus yang lebih besar daripada kelas kontrol. Skor rata-rata di kelas eksperimen meningkat dari 15,06 menjadi 20,67, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 13,80 menjadi 16,40. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Hasil ini menunjukkan bahwa aktivitas finger painting menggunakan totebag spunbond memiliki efek positif yang signifikan dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun.
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK USAI 5-6 TAHUN Zahara Anggraini; Farida Mayar; Setiyo Utoyo; Mutia Afnida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16099

Abstract

Color recognition ability is an important aspect of cognitive development that should be stimulated in early childhood. Based on observations conducted at Iqra’ Kindergarten, Padang City, the color recognition ability of children aged 5–6 years had not developed optimally. This study aimed to determine the effect of interactive finger painting activities on the color recognition ability of children aged 5–6 years. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 20 children, including 10 children in the experimental class and 10 children in the control class. Data were collected through observation and analyzed using the Independent Sample t-test. The results showed that the mean score of color recognition ability in the experimental class increased from 12.0 to 15.6, while the control class increased from 10.3 to 12.2. The hypothesis test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.037 < 0.05. Therefore, interactive finger painting activities have a significant effect on improving the color recognition ability of children aged 5–6 years.
PENGARUH PEMBELAJARAN ECOPRINT BERBASIS OPEN-ENDED PLAY TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK Haysa; Asdi Wirman; Farida Mayar; Mutia Afnida
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17830

Abstract

Low levels of creativity among early childhood students are caused by a learning approach that remains teacher-centered and fails to provide children with sufficient opportunities to explore and express their ideas freely. One alternative learning approach that can be implemented is ecoprinting based on open-ended play, which utilizes natural materials and gives children the freedom to create. This study aims to determine the effect of open-ended play-based ecoprint learning on the creativity of 5–6-year-old children at Aisyiyah Bustanul Athfal Sungai Buluah Kindergarten, Agam Regency. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental method and a one-group pretest-posttest design. The study sample consisted of 13 children, including 6 boys and 7 girls. Data were collected using an observation sheet containing six indicators of creativity and analyzed using descriptive statistics and a paired-sample t-test. The research results show that the children’s average creativity score increased from 10.54 on the pretest to 19.92 on the posttest. The hypothesis test results show a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pretest and posttest scores. These findings indicate that ecoprint learning based on open-ended play has a significant effect on enhancing the creativity of children aged 5–6 years. This activity provides children with opportunities to explore, solve problems, and produce diverse works using natural materials, making it an effective alternative learning activity for developing creativity in early childhood.