p-Index From 2021 - 2026
7.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra KEMBARA JURNAL KONFIKS Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Komposisi Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Pena Literasi SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metahumaniora Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Jurnal Sinestesia Kulturistik : Jurnal Bahasa dan Budaya Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora REFEREN Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Socius: Social Sciences Research Journal Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

KALIMAT MAJEMUK SETARA DALAM CERPEN DIA YANG MENUNGGU DI TERAS KARYA GIELANGBINA Maharani, Rizka; Aisyah, Nisa; Putra, Dona Aji Karunia
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i3.390-396

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kalimat majemuk setara. Data penelitian ini adalah cerpen Dia yang Menunggu di Teras karya Gielangbina. Sumber data penelitian ini berupa cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik simak-catat. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 data kalimat majemuk setara. Pada jenis kalimat majemuk setara dalam cerpen Dia Yang Menunggu di Teras karya Gielangbina adalah terdapat 2 data kalimat majemuk setara sebab-akibat, 14 data kalimat majemuk setara sejalan dan 9 data kalimat majemuk setara berlawanan. Kalimat majemuk setara yang banyak digunakan dalam cerpen Dia yang Menunggu di Teras karya Gielangbina ini adalah kalimat majemuk setara sejalan. 
Analisis Perkembangan Pelafalan Fonem pada Gala Sky melalui Rekaman Video Vlog Azizah Suryani; Dona Aji Karunia Putra
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v6i1.7695

Abstract

Pemahaman yang baik terhadap perkembangan bahasa pada anak mendukung strategi intervensi yang efektif dalam mengatasi kesulitan berbahasa pada anak. Penelitian bertujuan untuk mengkaji perkembangan aspek fonologi yang meliputi fonem vokal, konsonan, dan diftong pada subjek GSA yang berusia dua tahun. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang didapatkan berasal dari kanal akun youtube yang berupa rekaman video seperti vlog. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek GSA sudah mampu melafalkan fonem vokal, konsonan, dan diftong dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa fonem vokal, konsonan, dan diftong yang belum dilafalkan dengan tepat, misalnya vokal /i/ dan /a/; konsonan bilabial /p/, /m/, konsonan apicodental /t/, konsonan apikoalveolar /l/, /n/, /r/, /s/, konsonan laminopalatal /c/, /ñ/, konsonan dorsovelar /g/, dan semivokal /w/. Strategi yang digunakan oleh subjek untuk mengatasi kesulitan pelafalan kata dan fonem meliputi kontraksi kata, pelesapan fonem, dan substitusi fonem.
Perbandingan Akuisisi Bahasa Anak Perempuan dan Laki-laki Usia 2-4 Tahun Hamiidah, Fathma; Reisa Nurrahman; Putra, Dona Aji Karunia
REFEREN Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v1i1.9158

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan akuisisi bahasa anak perempuan dan laki-laki usia 2-4 tahun pada tataran fonologi. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan perbandingan akusisi anak perempuan dan laki-laki udia dua sampai empat tahun pada tataran fonologi. Metode yang dimanfaatkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik tersebut berguna ketika subjek sedang berbicara dan berinteraksi dengan anggota keluarga. Setelah data diperoleh, kemudian data diolah dan dianalisis. Hasil dari penelitian ini didapatkan anak perempuan sudah mampu memperoleh bahasa lebih banyak dan produksi bunyi bahasa yang lebih baik dibanding dengan anak laki-laki.
Analisis Komparatif Terhadap Penguasaan Ragam Kata dan Kompleksitas Tuturan pada Anak Usia 7 dan 9 Tahun: Kajian Psikolinguistik Adam, Marsadi; Muslima, Nasywah Hanifa; Putra, Dona Aji Karunia
GERAM (Gerakan Aktif Menulis) Vol. 13 No. 2 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.26376

Abstract

This study is based on the theory of language acquisition, which suggests that language is the result of the interaction between cognitive development and the social environment, referring to the cognitive theories of Piaget and Vygotsky and combined with syntactic theory. This study used a qualitative approach with a descriptive design. The research findings show that both subjects are able to produce logically structured and coherent speech, but the level of sentence complexity used varies at each age. Seven-year-old children used more simple and compound sentences, while nine-year-old children showed a tendency to produce compound and compound-complex utterances with a more varied number of clauses, and seven-year-old children produced more simple sentences than nine-year-old children, who did not produce simple sentences at all. These differences illustrate that age, cognitive maturity, and the intensity of social interaction significantly influence children's language abilities, particularly regarding vocabulary variety and syntactic complexity. These findings align with Piaget's and Vygotsky's theories, which emphasize that language develops through a combination of cognitive processes and the social environment.
HUBUNGAN KEKERABATAN BAHASA SUNDA DAN MINANGKABAU: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Nur Yuannisa Luthfiah; Almanda, Adelia; Mutia, Sabrina Farah; Putra, Dona Aji Karunia
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2026): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v9i1.33381

Abstract

This study aims to identify the extent of kinship between the Sundanese and Minangkabau languages through a comparative historical linguistic approach. The scope of the study focuses on the analysis of basic vocabulary using a list of 200 Swadesh words. The method applied is a quantitative approach using lexicostatistical and glottochronological techniques to measure the percentage of cognates and estimate the time of separation of the two languages from a similar proto-language. The research data was obtained from credible lexical sources and compared based on similarities in form, phonemic variations, sound correspondence, and empty glosses. The results of the study show that the Sundanese and Minangkabau languages have a kinship level of 79%, placing them in the same language stock. Glottochronological analysis shows that the two languages are estimated to have diverged around 3,423–4,015 years ago, or around 1398–1990 BC. These findings indicate that the two languages originated from a single proto-language in the Western Austronesian language family and underwent regular phonological changes throughout their historical development.
IMPLIKASI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMAHAMAN DAN PELAFALAN ANAK Shadrina, Zhafirah Najwa Nur; Dzaki, Muhammad Wildan; Putra, Dona Aji Karunia
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9 No 1 (2026): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v9i1.33475

Abstract

This study aims to describe the relationship between family parenting patterns, verbal stimulation, and phonological development in three-year-old children. A qualitative descriptive method was employed, combining direct observation and audio recordings of the child’s verbal responses. The results indicate that the child’s receptive language is fairly well developed, able to understand instructions and provide meaningful responses. However, expressive language shows difficulties, with frequent mispronunciations, consonant cluster reductions, sound substitutions, and syllable shortening, related to immature speech organs and limited verbal stimulation from the family. Permissive parenting, including the use of gadgets as distractions and limited verbal guidance, reduces opportunities for consistent pronunciation modeling. Although informal family interactions occasionally provide positive reinforcement, their irregularity is insufficient to correct persistent phonological errors. Overall, this study highlights that consistent verbal stimulation and responsive parenting are crucial for phonological development at age three, a period of rapid language growth that still requires continuous guidance.
Language Aspects of 2 Years 11 Months Old Children: Psycholinguistic Study Uliana Hidayatika; Dona Aji Karunia Putra
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i1.40458

Abstract

The kidsfluencer phenomenon is increasingly popular in Indonesia, supported by children's advanced language abilities “play a key role in the acquisition process” in language. The main problem in this research relates to understanding children's language acquisition at that age, which is often considered limited to simple words. This study aims to describe the language aspects of a kidsfluencer aged 2 years 11 months through a psycholinguistic approach and examine the supporting factors in the language acquisition process. This research was conducted using a qualitative approach with a descriptive method. The data in this research is in the form of utterances produced by a kidfluencer aged 2 years and 11 months. The data collection techniques applied in this research include documentation, observation, and note-taking. Data analysis was carried out in 3 stages, namely 1) reduction, 2) presentation, and 3) conclusion. The results show that children at this age can compose sentences with clear structures and understand and respond to more complex verbal instructions. This research also reveals the important role of rich verbal interaction in supporting children's language acquisition. The conclusion drawn from this study is that children's language abilities at 2 years and 11 months are more developed than expected, and social interaction and a supportive verbal environment are instrumental in the process.
Sociolinguistic Dynamics of Minangkabaunese Language: Shifting Patterns and Preservation Efforts in Domestic Contexts Elvi Susanti; Dona Aji Karunia Putra; Muhammad Zainal Muttaqien; Didah Nurhamidah
Humanus Vol 26, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/humanus.v26i1.133084

Abstract

One of the weaknesses in sociolinguistic studies in Indonesia is the lack of empirical research that specifically discusses the factors that influence the decline in Minangkabaunese language use. Therefore, this study aimed to describe the realization of Minangkabaunese language use in the family as well as the community's perception of the importance of preserving this language. This research used a qualitative approach with mixed methods. Data were collected through observation, online questionnaires (google form), in-depth interviews, and focus group discussions. The results of this study reveal that the use of Minangkabaunese language in family communication has shifted significantly. The main factors causing this include the preference for Indonesian as the main language in communication between family members, both in husband-wife relationships and between parents and children. Although some respondents still use Minangkabaunese language for reasons of communication effectiveness, emotional intimacy, and cultural preservation, the more dominant proportion of Indonesian language use indicates that Minangkabaunese language is facing a threat of decline in the domestic setting.
Strategi Komunikasi Anak Speech Deelay Usia Dini di PAUD Bina Lestari Jihan Nasywa Maulida; Chelsi Dira Rahmani; Dona Aji Karunia Putra
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 1 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1psjfj43

Abstract

Keterlambatan berbicara pada anak-anak di usia dini kini semakin sering terlihat di masa digital ini. Minimnya komunikasi verbal antara orang tua dan anak yang disebabkan oleh cara pengasuhan modern serta penggunaan teknologi yang berlebihan menjadi salah satu alasan utama terjadinya keterlambatan berbicara. Selain itu, faktor dalam diri anak seperti masalah perkembangan alat bicara, gangguan dalam pemrosesan bahasa, dan rendahnya konsentrasi juga berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam berkomunikasi secara lisan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan cara komunikasi yang dipakai oleh anak-anak berusia 4–5 tahun yang mengalami keterlambatan berbicara dalam proses belajar di PAUD Bina Lestari, serta mengidentifikasi peran guru dalam mendukung perkembangan kemampuan komunikasi mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjeknya terdiri dari dua anak, yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan yang teridentifikasi memiliki keterlambatan berbicara. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan selanjutnya dianalisis dengan model analisis tematik yang dikembangkan oleh Braun dan Clarke pada tahun 2006. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran krusial sebagai penghubung dalam membantu anak dengan keterlambatan berbicara meningkatkan kemampuan komunikasi mereka melalui metode pembelajaran interaktif, penggunaan media visual, dan memberikan stimulus verbal secara berulang. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif dalam lingkungan PAUD. Kata kunci: Strategi Komunikasi; Speech Delay, Peran Guru, Anak Usia 4-5 tahun
Co-Authors Adam, Marsadi Agustin*, Anggelia Dwi Aisyah, Nisa Alek, A Almanda, Adelia Amalia, Marisa Nurril Annisa Fitri Yani, Jihan Aprilia, Difa Aura Nur Az Zahra Azizah Suryani Azzahra, Aulia Azzahra, Ilma Aghni Cahya Prastika, Maulidya Chelsi Dira Rahmani Da’watunnisa, Shakila Didah Nurhamidah Dzaki, Muhammad Wildan Elvi Susanti Emira Hayatina Ramadhan Faarisah, Shabrina Fathma Hamiidah Fitri, Sekar Kurnia Garwita, Elpida Fathi Hamiidah, Fathma Hanifa, Assifa Atsna Harahap, Nadiyah Iklimah Hasanah, Salma Fairuz Hesti Hesti Hidayatika, Uliana Indradewa, Rhian Ismah Rahayu Jihan Nasywa Maulida Kamilah kamilah Kanaya Afflaha Nissa Karina Adishakti Karnadi, Mita Carina Khuzaifah, Syaniba Maharani, Rizka Marliah, Elva Melinda, Dika Meyliana Putri Muhamad Farhan Muhammad Zainal Muttaqien Muhammad Zainal Muttaqien Muharramah, Inggrid Amanda Muslima, Nasywah Hanifa Mutia, Sabrina Farah Nada Hanifah Najiibah Najiibah Nisa Aisyah Nur Yuannisa Luthfiah Nurafiani, Viona Nurfauziyah Nurfauziyah Nuria Alfi Zahrah Oktaviansyah, Farizal Pelangi Citra Wafara Pertiwi, Dora Hatika Putri, Selvia Parwati Putri, Syaimah Kusnari Qolbi, Mauritsa Fitriyah Rachel Camila Rachim Rachmayanti Rahmah, Annisa Rahmah, Syifa Fauziah Rahmawati, Silvia Dewi Ramadhani, Jasmine Malaika Ramdhan, Ramdhan Adi Wibowo Reisa Nurrahman Reisa Nurrahman Rini Andriani Rinjani, Siti Rismaniar Kartini Rizka Maharani Sari, Niken Rahma Sarra Nurfitriani Selvina Maharani Shadrina, Zhafirah Najwa Nur Suhandano Suhandano Suhandano Suhandano Sulistyowati . Sulistyowati Sulistyowati Syaimah Kusnari Putri Tety Rukmanah Tiara, Mafi Sri Wahyu Uliana Hidayatika Wahdatunnisa, Ratu Hilma Wulandari, Triana Rahma Yuanita Fitriyana Yuanita Fitriyana, Yuanita Fitriyana Yuliadi, Azzahra Aulia Zakiyah, Salma