p-Index From 2021 - 2026
5.774
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Zahra : Journal for Islamic and Arabic Studies Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah SEIKO : Journal of Management & Business Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL JURNAL SAINTIS Maker: Jurnal Manajemen Jurnal Riset Terapan Akuntansi Majamecha MDJ (Makassar Dental Journal) Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara CRJIM (Clinical and Research Journal in Internal Medicine) POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Urban and Regional Studies Journal Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Journal of Infrastructure and Civil Engineering Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Jurnal Masyarakat Indonesia Jurnal IAKP: Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law Proceeding Applied Business and Engineering Conference Sultra Journal of Mechanical Engineering (SJME) Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Madani: Multidisciplinary Scientific Journal International Journal of Research and Community Empowerment IIJSE Constitution Journal JOUSIP Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam JAS (Jurnal Akuntansi Syariah) TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review Berita Biologi Tawazun: Journal of Sharia Economic Law
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : constitution journal

Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 176/PUU-XXII/2024 terhadap Hak Mengundurkan Diri Calon Legislatif Terpilih: The Legal Implications of Constitutional Court Decision Number 176/PUU-XXII/2024 on the Resignation Rights of Elected Legislative Candidates Mubarak, Husni
Constitution Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Constitution Journal June 2025
Publisher : UIN Kiai Haji Ahmad Sidiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/constitution.v4i1.129

Abstract

The Constitutional Court Decision Number 176/PUU-XXII/2024 revised Article 426 paragraph (1) letter b of Law Number 7 of 2017 concerning General Elections, stipulating that elected legislative candidates may only resign if assigned by the state to occupy a position not obtained through a general election. This study aims to analyze the legal implications of the decision on the right of elected candidates to resign and to examine the legal certainty of the phrase “state assignment,” which was not explicitly defined in the Court’s decision. This research employs a normative juridical method with a statutory and conceptual approach. The findings indicate that while the Court intended to uphold the integrity of the election process, the newly inserted phrase creates ambiguity that threatens legal certainty. Therefore, technical regulations are urgently needed to define the limits of the phrase and ensure uniform implementation and protection of constitutional rights Abstrak Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 176/PUU-XXII/2024 telah mengubah ketentuan Pasal 426 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, dengan menetapkan bahwa calon legislatif terpilih hanya dapat mengundurkan diri apabila mendapatkan penugasan dari negara untuk menduduki jabatan yang tidak diperoleh melalui pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum dari putusan tersebut terhadap hak calon legislatif terpilih untuk mengundurkan diri serta menelaah kepastian hukum dari frasa “penugasan dari negara” yang tidak didefinisikan secara eksplisit dalam putusan Mahkamah. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun putusan MK bertujuan menjaga integritas hasil pemilu, frasa baru yang ditambahkan justru menimbulkan multitafsir yang dapat mengganggu kepastian hukum. Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi teknis yang menjabarkan secara tegas batasan frasa tersebut guna menjamin keseragaman implementasi dan perlindungan hak konstitusional
Co-Authors -, Normasunah Agus Salim Ahmad, Kamaluddin Airul Syahrif Aldira Oktarina Anam, Fachrul Andi Muhammad Yahya APRILYA, PUTRI Arbaiyah, Arbaiyah Ardah, Lukman Arfan, Muh. Arfanda, Poppy Elisano Arham, Muhammad Asra, Yunelly Atang Sutandi Basuki Sumawinata Bhaskara, Rezdy Cahyani, Sindy Regita Dari, Ulan Darmono Taniwiryono Darnita, Yulia Debi Setiawan, Debi Desysetyowati, Novita Dewi Budhiartini Dewi Shinta Wulandari Lubis Dwi Astuti El-Karimah, Mia Fitriah Fahmi Sulaiman Fajar, Andi Faiha Alya Faridah, Amirah Fitra Ramdhani, Fitra Gazali, Amal All Hamka, Akhsan HAPPY WIDIASTUTI HIKMAD HAKIM Hinnai, Silvi Hudain, Muh. Adnan Husni Husni Juli Meliza Khairunnisyah, Khairunnisyah Kurniati Lestari, Nurita Apridiana Lestari, Suci Sinta Lubis, Nadia Utami Maulana, Hutomo Atman Mubarak, Kasyful Muhammad Arham Muhammad Fachruddin, Muhammad Muhammad Yazid Muhammad, Fadil Mumtazinur Mumtazinur Mustika Fitri Nasution, Wendi Amsuri Nazmah Nazmah, Nazmah Ningsih, Selly Kudrati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhazana, Nurhazana Permatasari, Galuh Praya, Ziekri R Pulunggono, Heru Puspa Ningrum Putri, Syahmalia Rahma Fitri, Maisyithoh Rahmadani, Sindi Rahmat Hidayat Rahmat Tisnawan Rahmayanti , Rahmayanti Ramalia Noratama Putri Reza, T. Surya Rombe, Marten Rosmida Rostiana S , Wulandari S Siswanto Santia , Eni Sartika, Novira Silvia, Radha Sindi Rahmadani Sri Juniati Sri Mulyaningsih Suhadi, Agus Syahputri, Melviana Syahruddin, Aqmar Syaiful Anwar Syamsul Bahri TAHA, SYAMSUMARLIN Tama, Yhang Tamaulina Br Sembiring Tambunan, Agustinus Toyeb, Muhammad Valentino Aris Vivaldy, Reyhan Wibowo, Bogi Wita, Risma Wulandari, Devita Zaiyad Zubaidi