Claim Missing Document
Check
Articles

IMPROVING SELF-EFFICACY THROUGH FAMILY CENTER EMPOWERMENT MODEL: A QUASI-EXPERIMENT STUDY Oktarina, Yosi; Nurhusna, Nurhusna; Mekeama, Luri; Aryani, Tuti; Subandi, Andi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2857

Abstract

Health problems in patients with coronary heart disease will have an impact on the patient's functional and psychological status. It will affect the quality of life of coronary heart disease patients. Self-efficacy is known to have a role in improving patient quality of life. Therefore, it is essential to increase self-efficacy in coronary heart disease patients. This research aims to determine the effect of the family-center empowerment model on the self-efficacy of coronary heart disease patients. This research uses a quasi-experimental design. The sample in this study was 50 patients with coronary heart disease in the cardiac polyclinic at Raden Mattaher Regional Hospital who were divided into two groups, namely 25 intervention groups and 25 control groups. The sampling technique used was consecutive sampling. The instruments used were questionnaires on respondent characteristics and cardiac self-efficacy. The family center empowerment model intervention consists of four sessions over four weeks. Data analysis used a paired t-test. And independent t-test. Before the FCEM intervention, the results showed no difference in mean self-efficacy in the two groups (p=0.56). However, after the FCEM intervention in the experimental group, self-efficacy increased significantly (p 0.01). Also, there is a difference in mean self-efficacy in the two groups (p = 0.003). This study shows an increase in self-efficacy after the FCEM intervention. It is hoped that nurses can apply FCEM interventions in the field of nursing clinical practice.
Pelatihan Kewirausahaan : Praktik Mandiri Keperawatan dan Perawatan Luka Modern Oktarina, Yosi; Subandi, Andi; Sulistiawan, Andika; Mekeama, Luri; Nurhusna, Nurhusna
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 5 No. 3 (2024): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v5i3.11557

Abstract

This community service aims to increase the knowledge and skills of alumni regarding independent nursing practice and modern wound care. The method of implementing this service used training and demonstration. The partners in this activity were 20 alumni from the Nursing Study Program at the University of Jambi. The instrument used in this activity was a questionnaire on knowledge of independent nursing practice and modern wound care. The data analysis used uses a frequency distribution. The results of this service activity show an increase in knowledge and skills in the excellent category regarding independent nursing practice and modern wound care, which reached 90%. With this activity, it is hoped that more alumni will be able to carry out independent nursing practice. Apart from that, there is a need to strengthen the knowledge and skills of alumni on an ongoing basis.
Efektivitas Edukasi Gosok Gigi Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Dalam Mengurangi Kejadian Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar 114/X Pandan Jaya Geragai Di Tanjung Jabung Timur Larasati, Niken; Ekawaty, Fadliyana; Mekeama, Luri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16828

Abstract

Karies gigi sering terjadi pada anak-anak, dan berdampak pada kemampuan anak untuk mengunyah, timbulnyarasa tidak nyaman di mulut, mempengaruhi nafsu makan sehingga dapat memperngaruhi status gigi dan padaakhirnya mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik anak. Dengan adanya pengetahuan dan perilaku anakyang baik tentang perawatan gigi, hal ini dapat mencegah terjadinya kondisi karies gigi menjadi lebih parah..Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas edukasi gosok gigi terhadap pengetahuan dan perilakudalam mengurangi kejadian akries gigi pada anak SDN 114/X Pandan Jaya. Jenis penelitian ini menggunakandesain Quasi Eksperiment dengan pre-post test design with control group. Penelitian ini dilakukan di SDN114/X Pandan Jaya Geragai. Populasi seluruh kelas IV dan V sebanyak 139 siswa dengan jumlah sampel 36siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Kelompok intervensi memilikiselisih rata- rata pengetahuan sebelum yaitu 35,0 sebelum diberikan edukasi, demonstrasi dan 77,7 sesudahdiberikan edukasi, demonstrasi, selisih rata- rata perilaku yaitu 41,8 sebelum diberikan edukasi, demonstrasi,dan 83,5 sesudah diberikan edukasi, demonstrasi, sedangkan kelompok kontrol memiliki selisih rata-ratapengetahuan sebelum 35,0 dan 71,6 setelah diberikan edukasi, serta selisih rata-rata perilaku sebelum 35,9 dan75,1 sesudah diberikan edukasi. Maka dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi pada kelompokintervensi lebih efektif daripada metode ceramah dalam meningkatkan kemampuan melakukan caramenggosok gigi dengan baik dan benar.
Pengembangan Kualitas Mutu Produk Teh Sungkai Kaikai Melalui Teknik Packaging Design di UMKM Nurchery Kota Jambi Lestari, Uce; Elisma, Elisma; Maharini, Indri; Yuliana, Yuliana; Mekeama, Luri; Perawati, Santi; Neldi, Vina
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.4987

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mampu meningkatkan inovasi, kreativitas dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai produk dan jasa salah satunya produk teh sungkai KaiKai yang diproduksi oleh UMKM Nurchery yang berada di Kota Jambi, sehingga dapat meningkatkan ketahanan ekonomi nasional. Di era digital dan globalisasi, Inovasi sangat penting dalam persaingan yang ketat. kelangsungan UMKM Nurchery memerlukan inovasi dalam produk, layanan, distribusi dan promosi. Hal ini memungkinkan UMKM Nurchery tetap kompetitif, menjangkau pasar baru dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam dan berubah-ubah. Penciptaan produk, termasuk teknik packing design sangat memainkan peran penting dalam kesuksesan UMKM. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam hal pengembangan kualitas produk teh sungkai Kaikai melalui inovasi teknik packing designdi UMKM Nurchery adalah untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk di pasar yang semakin kompetitif. Inovasi teknik packing design ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek fungsionalitas, estetika dan keberlanjutan lingkungan. Dengan demikian kualitas produk teh sungaki KaiKai tetap terjaga. Dengan inovasi ini, produk sungkai teh Kaikai diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan dan memperkuat citra merek dagang UMKM Nurchery. Teknik packing design yang baik melindungi produk dari kerusakan dan meningkatkan kesan premium. Perubahan pada teknik packing designproduk dapat meningkatkan nilainya, menarik perhatian pembeli, dan membedakannya dari produk pesaing. Pengemasan inovatif juga menunjukkan kualitas dan identitas merek serta ramah lingkungan. Dengan mengembangkan cara baru untuk mengkemas produk, UMKM Nurchery memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya tahan perusahaan dan konkuren di pasar.
Pengaruh Senam Otak terhadap Fungsi Kognitif pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Provinsi Jambi Aprilia, Sherli; Mekeama, Luri; Nasution, Riska Amalya
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i3.5447

Abstract

The aim of the research was to determine the effect of brain exercises on cognitive function in the elderly at the Tresna Werdha Budi Luhur Social Home, Jambi Province. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design approach, pretest-posttest control group design. This research was conducted at the Tresna Werdha Budi Luhur Social Home, Jambi Province.The sampling method was purposive sampling of 22 people. 11 respondents in the control group and 11 respondents in the intervention group. Data measurement uses MMSE. Bivariate analysis used the Wilcoxon Rank Test and the Man Whitney test. The research results showed that the age frequency distribution of respondents was mostly elderly, female, and had elementary school education. The cognitive function of the pretest intervention group was mostly mild and severe cognitive function. The pretest and posttest results showed a significant increase, so that there was an influence of brain exercise on cognitive function in the elderly, with a p value = 0.002 (< 0.05). There was a significant effect of increasing cognitive function before and after being given brain exercises at PSTW. It is hoped that PSTW can develop brain exercises to improve the cognitive function of the elderly.
Peningkatan Nilai Jual Marshmallow dengan Minyak Tengkawang sebagai Pengawet Alami di UMKM Nurchery : Minyak Tengkawang Lestari, Uce; Perawati, Santi; Neldi, Vina; Yuliana; Mekeama, Luri; Rahman, Havizur; Efendi, M. Rifqi
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i3.1106

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk meningkatkan nilai jual produk marshmallow Butelang (Bunga Telang) dengan memanfaatkan minyak tengkawang sebagai pengawet alami yang aman, sehat, dan tahan lama. Marshmallow Butelang telah diproduksi secara teratur oleh UMKM Nurchery di Kecamatan Paal Merah berdasarkan hal tersebut maka dipilih sebagai mitra pada kegiatan ini. Namun, mereka menghadapi masalah terkait daya simpan produk dan kurangnya inovasi, yang dapat meningkatkan daya saing produk di pasar. Minyak tengkawang merupakan bahan alam lokal yang berasal dari Sarolangun Jambi yang sangat potensial dan memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba, sehingga digunakan sebagai alternatif pengawet alami untuk menggantikan bahan sintetis yang dapat berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan sosialisasi, pelatihan formulasi produk, pendampingan produksi, evaluasi kualitas organoleptik dan daya simpan produk adalah bagian dari metode pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa marshmallow yang dibuat dengan minyak tengkawang lebih tahan lama, memiliki cita rasa yang tetap disukai pelanggan, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada produk awal. UMKM mitra memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pembuatan makanan sehat yang dibuat dengan bahan-bahan lokal. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membantu UMKM menjadi lebih mandiri dalam membuat produk inovatif yang berdaya saing dan ramah kesehatan, serta membantu pemanfaatan sumber daya lokal yang potensial secara berkelanjutan.
Calon Ayah Berdaya dan Bahagia: Cegah Depresi, Kecemasan, dan Stres Dalam Kehidupan Berkeluarga Fitri, Adelina; Putra, Ashar Nuzulul; Butar Butar, Marta; Rahim, Beny; Mekeama, Luri
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v6i1.1204

Abstract

Kesehatan mental ayah sering dianggap sebelah mata meskipun peran ayah sangat penting dalam keluarga dan tentunya juga memiliki risiko mengalami depresi, kecemasan, dan stres, terutama setelah kelahiran anak. Peran ayah lebih dari sekadar pencari nafkah. Kehadiran ayah dalam kehidupan keluarga mempengaruhi perkembangan anak dan keharmonisan keluarga. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada mengedukasi mahasiswa laki-laki sebagai calon ayah untuk mempersiapkan menghadapi peran masa depan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon ayah untuk mencegah depresi, kecemasan, dan stres dalam kehidupan keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk intervensi pendidikan yang diberikan kepada 21 mahasiswa laki-laki dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi, dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata peserta yang signifikan, yaitu dari 88,25 pada pre-test menjadi 94,29 pada post-test. Tes Wilcoxon mengkonfirmasi bahwa peningkatan ini signifikan secara statistik (p = 0,001), menunjukkan bahwa intervensi edukasi meningkatkan pengetahuan siswa laki-laki tentang peran ayah dalam keluarga. Pendidikan Calon Ayah Berdaya dan Bahagia secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan calon ayah dalam menghadapi peran sebagai seorang ayah di kemudian hari.
Pengaruh latihan keseimbangan terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia Visabilillah, Ananda Putri; Mawarti, Indah; Mekeama, Luri; Sari, Yulia Indah Permata; Imran, Suryadi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.2204

Abstract

Background: The aging process causes a decline in muscle strength, sensory function, and balance in older adults, which leads to postural instability when standing and walking, increasing the risk of falls. Falls in older adults can have negative impacts such as injury, activity limitations, and decreased independence. Therefore, balance training is necessary to improve postural stability and the ability to maintain balance. Purpose: To determine the effect of balance training on reducing the risk of falls in older adults. Methods: This quasi-experimental study used a non-equivalent control group design. The sample size was 36 older adults divided into an intervention group (18 individuals) and a control group (18 individuals). Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: There was a significant reduction in fall risk in the intervention group after balance training (p < 0.5), while no significant change was found in the control group (p > 0.05). Comparison between groups showed a significant difference after intervention (p < 0.05). Conclusion: Balance training has been shown to provide significant benefits in improving balance ability and reducing fall risk in the elderly. Elderly individuals who regularly engage in balance training demonstrated greater postural stability improvements compared to those who did not receive training, suggesting that balance training can be implemented sustainably as a fall prevention measure in the elderly.   Keywords: Balance Training. Elderly; Fall Risk.   Pendahuluan: Proses penuaan menyebabkan penurunan kekuatan otot, fungsi sensorik, dan kemampuan keseimbangan tubuh pada lansia yang berdampak pada ketidakstabilan postur saat berdiri dan berjalan sehingga meningkatkan risiko jatuh. Kejadian jatuh pada lansia dapat menimbulkan dampak negatif berupa cedera, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kemandirian, sehingga latihan keseimbangan diperlukan untuk meningkatkan stabilitas postural dan kemampuan mempertahankan keseimbangan tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan keseimbangan terhadap penurunan risiko jatuh pada lansia. Metode: Penelitian dengan desain quasi-eksperimental menggunakan non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 36 lansia yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 orang) dan kelompok kontrol (18 orang). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil: Terdapat penurunan risiko jatuh yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan latihan keseimbangan (p < 0,.5), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p > 0.05). Perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna setelah intervensi (p < 0.05). Simpulan: Latihan keseimbangan terbukti memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan keseimbangan tubuh dan menurunkan risiko jatuh pada lansia. Lansia yang melakukan latihan keseimbangan secara teratur menunjukkan peningkatan stabilitas postural yang lebih baik dibandingkan lansia yang tidak mendapatkan latihan, sehingga latihan keseimbangan dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia.   Kata Kunci: Lansia; Latihan Keseimbangan; Risiko Jatuh,.
Hubungan Tingkat Stres  dengan  Perilaku Merokok pada Remaja Laki-Laki  di SMAN 02 Muaro Jambi Mila Huswatun Hasannah; Kamariyah; Luri Mekeama
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.141

Abstract

Stres merupakan kondisi psikologis yang sering dialami remaja akibat berbagai tuntutan, baik akademik, sosial, maupun lingkungan. Salah satu perilaku yang kerap muncul sebagai bentuk koping terhadap stres pada remaja laki-laki adalah perilaku merokok. Merokok sering dianggap mampu memberikan efek menenangkan, meskipun berdampak negatif terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 81 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kuesioner perilaku merokok. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang dan memiliki perilaku merokok kategori sedang. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi r = 0,553, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 02 Muaro Jambi. Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan intervensi berupa edukasi kesehatan, manajemen stres, serta penguatan peran sekolah dan tenaga kesehatan dalam menekan perilaku merokok pada remaja.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KESEHATAN JIWA PADA REMAJA DI SMP NEGERI 6 KOTA JAMBI: THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIAL MEDIA USE AND MENTAL HEALTH IN ADOLESCENTS AT SMP NEGERI 6 KOTA JAMBI Hamidah; Ekawaty , Fadliyana; Mekeama, Luri; Amalya Nasution, Riska; Yuliana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37521

Abstract

The use of social media among adolescents is increasing and has the potential to affect mental health. Junior high school students are a group that is vulnerable to emotional, behavioral, and social relationship disorders due to high digital exposure. The main problems in this study are the high intensity of social media use among students at SMP Negeri 6 Kota Jambi and the high proportion of abnormal mental health. This study aims to determine the relationship between social media use and mental health among adolescents at SMP Negeri 6 Kota Jambi. This study uses acorrelative descriptive design with a cross-sectional approach. The study population consists of all students in grades VII–IX, and the sample consists of 101 respondents selected using stratified random sampling. The independent variable was social media use, and the dependent variable was mental health, which was measured using the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Data collection was conducted through the distribution of questionnaires, which were then analyzed using the Kendall Tau test. The results showed that most adolescents were in the frequent social media use category (53.5%), and most had abnormal mental health (86.1%). Bivariate analysis showed a significant relationship between social media use and mental health (p = 0.001) with a correlation strength of r = 0.321, which means a moderate positive relationship. The conclusion of this study is that the higher the social media use, the worse the mental health condition of adolescents.