Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Artificial intelligence media-assisted storytelling therapy as a solution for handling speech delay in early childhood Evi Chamalah; Azizah, Aida; Wulandari, Yosi; Wardani, Oktarina Puspita
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1245

Abstract

This study investigates the effectiveness of Gemini AI-assisted storytelling therapy as an innovative approach to addressing speech delays in early childhood. Through qualitative methodology incorporating case studies, literature review, and action research with children aged 6-8 years, participants engaged in therapeutic storytelling sessions facilitated by Gemini AI, which generated personalized narratives based on individual abilities while providing real-time analysis of verbal responses. The AI system's adaptive algorithms continuously refined story content to match each child's developmental progress, creating an engaging learning environment throughout the intervention period. Sessions gradually increased linguistic complexity while incorporating children's preferences, fostering both communicative skills and emotional investment. Data collection included pre- and post-intervention assessments, recorded therapy sessions, parental interviews, and AI-generated progress reports tracking specific speech parameters. Results demonstrated significant improvements in vocabulary acquisition, sentence structure, and speaking confidence, with children exhibiting increased engagement during sessions while scheduling flexibility enhanced parental involvement. The findings confirm that AI-assisted storytelling therapy represents an effective intervention for speech delays, as the personalized content and real-time assessment capabilities complement traditional speech therapy approaches, potentially expanding accessibility to quality intervention while providing a scalable solution for the growing demand for specialized speech services.
PERAN GURU MELALUI MAXIM OF TEACHING DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG BERPIHAK PADA PESERTA DIDIK Nursyita Laelatul Fitriyah; Azizah, Aida; Setiana, Leli Nisfi
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v5i2.5421

Abstract

Guru terampil memiliki kecakapan yang baik dalam mengolah pembelajaran. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memilih strategi dan prinsip-prinsip pembelajaran yang tepat. Tujuannya agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif. Dalam hal ini, salah satu konsep pendekatan pembelajaran, yakni yang dapat berpihak pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menciptakan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik melalui prinsip maxim of teaching. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh merupakan data dari berbagai literatur artikel, jurnal, dan sumber-sumber lain yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik Interaktif Analysis Model, yaitu dengan mengumpulkan, mereduksi, mendisplay, dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai pengajar memiliki peran yang penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Prinisip maxim of teaching yang berisi prinsip-prinsip pedoman pengajaran dapat menjadi pedoman bagi guru agar pembelajaran lebih berpihak pada peserta didik, pembelajaran inklusif, bermakna, dan dapat menjadi wadah peserta didik untuk mengambangkan potensi, kemampuan yang dimiliki tiap peserta didik.
TANTANGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SD NEGERI GENUKSARI 01 Aini, Durota Nurul; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the challenges of implementing the Independent Curriculum in Indonesian learning in grade V of SD Negeri Genuksari 01. The Independent Curriculum is an educational innovation that provides freedom of learning according to the needs of students. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews and documentation. The results of the study show that the implementation of the Independent Curriculum at SD Negeri Genuksari 01 has been carried out comprehensively, although there are obstacles such as limited digital access, teachers' adaptation to learning methods, and students' ability to think critically that needs to be improved. The proposed solution includes the provision of interactive learning based on digital literacy and collaboration between teachers, students, and parents. The Independent Curriculum is considered effective in increasing interest in learning, providing space for innovation for educators, and preparing students to become a superior generation in the future.   Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap tantangan implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri Genuksari 01. Kurikulum Merdeka merupakan suatu inovasi pendidikan yang memberikan kebebasan belajar sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dnegan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri Genuksari 01 telah dilakukan secara menyeluruh, meski terdapat kendala seperti keterbatasan akses digital, adaptasi guru terhadap metode pembelajaran, dan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis yang perlu ditingkatkan. Solusi yang diusulkan meliputi penyediaan pembelajaran interaktiif berbasis literasi digital serta kolaborasi antar guru, peserta didik, dan orang tua. Kurikulum Merdeka dinilai efektif dalam meningkatkan minat belajar, memberikan ruang inovasi bagi tenaga pendidik, serta mempersiapkna peserta didik menjadi generasi unggul di masa depan.
ANALISIS MODUL AJAR PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA DI SMPIT HARAPAN UMAT NGAWI Raihani, Izzatur; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays a very important role in the progress of a nation, so efforts to improve the quality of education need to be made by the government. One of the efforts implemented is changing the curriculum that is adjusted to the development of the times, such as the independent curriculum. The independent curriculum provides flexibility for teachers in choosing and developing teaching materials, and focuses learning on developing character, competence, and student interests. This study aims to analyze the teaching module in Indonesian language learning in class VII at SMPIT Harapan Umat Ngawi using the independent curriculum. The focus of this study is on the teaching module for descriptive text material with listening elements, which is expected to improve students' understanding of descriptive texts. This study uses a descriptive qualitative method with data obtained through interviews with Indonesian language teachers and documentation in the form of a draft of the teaching module used in learning. Data analysis techniques are carried out through data reduction and presentation to draw conclusions. The results of this study are expected to provide an overview of the teaching module in the context of the independent curriculum, as well as its contribution to the efficiency and effectiveness of Indonesian language learning at SMPIT Harapan Umat Ngawi.   Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa, sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan oleh pemerintah. Salah satu upaya yang diterapkan adalah perubahan kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan zaman, seperti kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan bagi guru dalam memilih dan mengembangkan bahan ajar, serta memfokuskan pembelajaran pada pengembangan karakter, kompetensi, dan minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modul ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada kelas VII di SMPIT Harapan Umat Ngawi dengan menggunakan kurikulum merdeka. Fokus penelitian ini adalah modul ajar materi teks deskripsi dengan elemen menyimak, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks deskripsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dengan guru bahasa Indonesia serta dokumentasi berupa draft modul ajar yang digunakan dalam pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi dan penyajian data untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai modul ajar dalam konteks kurikulum merdeka, serta kontribusinya terhadap efisiensi dan efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia di SMPIT Harapan Umat Ngawi.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SMAN 10 SEMARANG Royani, Fahmi; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of several problems in the independent curriculum is the background of this study. The formulation of the research problem is How are the Problems of implementing the independent curriculum in learning Indonesian. Then what solutions must be solved in the Problems of implementing the independent curriculum in learning Indonesian. And the purpose of this study is to find out and explain several Problems of implementing the independent curriculum in learning Indonesian. After knowing the problems, the author will later look for solutions to these problems as problem solving for the existence of a problem in the independent curriculum. By using qualitative methods, the author looks for valid theoretical data included in the theoretical study chapter.   Adanya beberapa suatu permasalahn didalam kurikulum merdeka adalah latar belakang dalam penelitian ini. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana Problematika implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran bahasa indonesia. Lalu solusi apa yang harus dipecahkan dalam Problematika implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran bahasa indonesia. Dan tujuan adanya penelitian ini yaitu guna untuk mengetahui dan menjelaskan beberapa Problematika implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran bahasa indonesia. Setelah mengetahui problematika penulis nantinya mencari solusi permasalahan tersebut sebagai problem solving adanya suatu permasalahan dalam kurikulum merdeka. Dengan menggunakan metode kualitatif penulis mencari data teori yang valid disertakan dibagian bab kajian teori.
TANTANGAN DAN HAMBATAN GERAKAN LITERASI DI SD NEGERI MINTORAHAYU 02 Fatimah, Dewi Siti; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v2i1.345

Abstract

The School Literacy Movement (GLS) is one of the strategies used to increase students' interest in reading. This research aims to analyze the obstacles that arise in the implementation of the school literacy movement (GLS) at SD Negeri Mintorahayu 02. Using qualitative descriptive methods, data was obtained through observation, interviews with teachers, and documentation studies. The research results show that limited literacy facilities, lack of parental participation, and minimal training for teachers are the main challenges. Apart from that, low student motivation is also a significant challenge. The study recommends providing adequate literacy facilities, more active involvement of parents, and intensive training for teachers to support School Literacy Movement (GLS) activities.   Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan salah satu strategi yang digunakan dalam meningkatkan minat baca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang muncul dalam pelaksanaan gerakan literasi sekolah (GLS) di SD Negeri Mintorahayu 02. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sarana literasi, kurangnya partisipasi orang tua, dan minimnya pelatihan bagi guru menjadi tantangan utama. Selain itu, rendahnya motivasi siswa juga menjadi tantangan yang signifikan. Studi ini merekomendasikan penyediaan fasilitas literasi yang memadai, pelibatan lebih aktif orang tua, serta pelatihan intensif bagi guru untuk mendukung kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
TRANSFORMASI KURIKULUM 13 KE KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MA FUTUHIYYAH 1 Jaelani, Muhammad Faqih; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the transformation that occurred in the curriculum in schools, especially at MA Futuhiyyah 1. With this curriculum transformation, what is the reflection of MA Futuhiyyah 1 in Indonesian language learning. Then steps were taken to draw attention to changes in the curriculum in implementing Indonesian language learning. The aim of this research is to find out and explain the problems that occur due to the transformation of curriculum 13 to an independent curriculum. After knowing the problems that occur, the author will also try to provide solutions that schools can then use. This research uses a qualitative approach to search for valid data and theory and is included in the research methodology section.   Penelitian ini dilatarbelakangi adanya transformasi yang terjadi pada kurikulum di sekolah-sekolah khususnya di MA Futuhiyyah 1. Dengan adanya tranformasi kurikulum tersebut, bagaimana refleksi dari MA Futuhiyyah 1 dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Lalu langkah yang diambil untuk menarik sikap dari adanya perubahan kurikulum dalam mengimplementasikan pembelajaran bahasa Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan problematika yang terjadi karena adanya transformasi kurikulum 13 ke kurikulum merdeka. Setelah mengetahui problem yang terjadi, penulis juga akan mencoba memberikan solusi yang kemudian bisa sekolah gunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mencari data dan teori yang valid dan disertakan pada bagian metodologi penelitian.
RELEVANSI MATERI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA TERHADAP KURIKULUM 2013 Azizah, Aida; Firdaus, Nurul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah buku teks Bahasa Indonesia kelas XII SMA ini sesuai dengan standar aspek materi yang meliputi akurat atau tepat, terbaru, serta sesuai dengan konteks dan kemampuan berpikir siswa yang terdapat dalam kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif . subjek dari penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia kelas XII SMA edisi revisi tahun 2018. Metode penelitian ini yakni metode dokumentasi yang diwujudkan dalam bentuk kata-kata, kalimat, dan materi dalam buku teks Bahasa Indoensia kelas XII SMA edisi revisi tahun 2018 terhadap kurikulum 2013. Dalam buku teks tersajikan sebanyak 6 materi yang relevan dan 2 pokok pembahasan mengenai ke akuratan, keterbaruan buku yang disesuaikan dengan kurikulum 2013. Hasil dari analisis data penelitian ini yaitu menghasilkan kerelevansian atau kesesuaian dan standart pada kurikulum 2013 yang meliputi kompetensi inti dan kompetenai standar, kompetensi ini yang diambil adalah pada point 3, dan kompetensi dasar pada masing-masing materi yang meliputi surat lamaran pekerjaan, cerita sejarah/novel sejarah, teks editorial, novel, artikel, dan kritik atau esai.Kata Kunci: materi buku teks, kurikulum 2013
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA MUHAMMADIYAH 1 BOARDING SCHOOL WELERI Nazaria, Nisfa; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v2i3.349

Abstract

The purpose of this study is to describe the problems that occur in the implementation of the independent curriculum in Islamic boarding schools, SMA Muhammadiyah 1 Weleri, especially in learning Indonesian. This study uses a qualitative approach and descriptive methods. Data collection in this study used interview techniques and previous literature reviews. The problems discussed are the problems of implementing the independent curriculum in learning Indonesian in Islamic boarding schools, namely SMA Muhammadiyah 1 Weleri (Muhammadiyah Boarding School). The results of this study based on interviews and studies of previous research are the findings of problems in the implementation of the independent curriculum in learning Indonesian in Islamic boarding schools, namely digitalization and adaptation to the change in the independent curriculum which tends to be slow.   Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada penerapan kurikulum merdeka di sekolah berbasis pesantren SMA Muhammadiyah 1 Weleri khususnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan kajian pustaka terdahulu. Permasalahan yang dibahas adalah problematika penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah berbasis pesantren yakni SMA Muhammadiyah 1 Weleri (Muhammadiyah Boarding School). Hasil penelitian ini berdasarkan wawancara dan kajian terhadap penelitian terdahulu adalah ditemukannya permasalahan dalam implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah berbasis pesantren yakni digitalisasi dan adaptasi terhadap pergantian kurikulum merdeka yang cenderung lambat.
TANTANGAN PENERAPAN NILAI PROFIL PANCASILA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR (STUDY LITERATURE) Thiyafy, Muhammad Jindar; Azizah, Aida
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v2i3.351

Abstract

This study aims to analyze the challenges and solutions in implementing Pancasila values through Indonesian language education in the Merdeka Curriculum. The method employed is a literature review of relevant sources. The findings indicate that Indonesian language education can serve as an effective medium for instilling Pancasila values such as mutual cooperation, justice, and unity through project-based and literacy-focused approaches. However, challenges such as limited teacher competencies, lack of creative teaching materials, and technological literacy remain significant barriers. The proposed solutions include continuous teacher training, development of teaching materials based on national values, and interactive media. These efforts aim to shape Pancasila Students who are critical thinkers, of strong character, and capable of facing the challenges0 of the modern era.   Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan dan solusi dalam penerapan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap sumber-sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan melalui pendekatan berbasis proyek dan literasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, kurangnya bahan ajar kreatif, dan literasi teknologi menjadi kendala utama. Solusi yang diusulkan oleh peneliti meliputi pelatihan guru berkelanjutan, pengembangan bahan ajar berbasis nilai kebangsaan, dan media interaktif. Upaya ini bertujuan membentuk Pelajar Pancasila yang kritis, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan era modern.