Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Santi, Nyoman Yohane; Fajriah, Noor; Hidayanto, Taufiq
JURMADIKTA Vol 3 No 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2258

Abstract

Menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar merupakan salah satu aspek yang tidah mudah untuk dilakukan oleh peserta didik karena harus dapat memahami konsep dasar dan mengetahui terlebih dahulu mengenai rumus bangun ruang sisi datar. Selain itu, karena soal yang diberikan juga berkonteks lingkungan lahan basah maka peserta didik juga harus memiliki kemampuan lain seperti memahami soal bahkan sampai menentukan langkah/proses pengerjaan untuk dapat mengerjakan soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dapat dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal berkonteks lingkungan lahan basah materi bangun ruang sisi datar berdasarkan tahapan Newman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Responden dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 3 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan jenis kesalahan yang termasuk kategori sangat tinggi terjadi pada kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan keterampilan proses (process skills errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (ecoding errors). Selanjutnya siswa tidak mengalami kesalahan pada kesalahan membaca (reading erros)
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Harno, Muhammad Iwan; Fajriah, Noor; Suryaningsih, Yuni
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2387

Abstract

Salah satu mata pelajaran wajib pada pendidikan formal adalah matematika. Namun masih banyak siswa yang menganggap matematika sulit dipahami karena kurang memahami konsepnya. Beberapa sekolah masih menggunakan perangkat pembelajaran berupa LKPD yang masih belum mampu membantu siswa memahami konsep pembelajaran karena hanya berupa materi, contoh soal, dan soal latihan. LKPD juga kurang memberikan ruang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu solusi untuk memandu penguasaan konsep matematika adalah dengan menyediakan perangkat pembelajaran berupa lembar kerja peserta didik berbasis masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik yang valid berdasarkan permasalahan kontekstual pada sistem persamaan linear dua variabel pada kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Plomp yang terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan penilaian. Pada penelitian ini tahap penilaian tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan dana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar validasi yang dilakukan oleh 3 orang validator. Hasil uji validitas LKPD yang dikembangkan menunjukkan kriteria valid karena memperoleh skor rata-rata sebesar 3,26. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan LKPD yang valid dalam konteks lingkungan lahan basah pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STATISTIKA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Putri, Septi Perdana; Fajriah, Noor; Juhairiah, Juhairiah
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2576

Abstract

Gaya belajar siswa mengacu pada berbagai cara siswa belajar dan memproses informasi. Gaya belajar siswa dapat mempengaruhi keefektifan belajarnya, sehingga penting bagi guru untuk memahami gaya belajar siswa agar dapat mengembangkan metode pembelajaran yang tepat. Namun faktanya guru masih menggunakan metode ceramah sehingga suasana kelas kurang menyenangkan dan hasil belajar juga kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan gaya belajar siswa, 2) Mendeskripsikan hasil belajar statistika siswa, 3) Mengetahui hubungan gaya belajar dengan hasil belajar statistika. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan teknik analisis statistika product moment. Pengumpulan data diperoleh melalui angket dan tes. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Nonprobability Sampling yaitu Purposive Sampling, sampel yang digunakanhanya 1 kelas yang berjumlah 25 orang. Hal inilah yang menjadi objek penelitian siswakelas X jurusan tata busana 3 SMKN 4 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa.
Elementary School Students' Mathematical Process Skills in Gender Perspective Kamid, Kamid; Fajriah, Noor; Kurniawan, Dwi Agus; Widodo, Rido Ilham
International Journal of Elementary Education Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v6i2.45219

Abstract

According to PISA, the literacy rate of Indonesian students is very far behind that of other countries. It makes the ability of Indonesian students to process science far behind other countries. This study aims to analyze the differences in the process skills of male and female students in public elementary schools and private madrasah Ibtidaiyah. This study uses a type of quantitative survey method. This research was conducted in two public elementary schools (SDN) and two private Ibtidaiyah schools (MIS). The population of this study amounted to 35 people per class. The instrument in this research is process skills (PS). The methods used in collecting data are surveys and questionnaires. The students' questionnaire answers on PS were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results of the study were that there were significant differences in process skills between male and female students in private madrasah ibtidaiyah. This research will have an impact on explaining the level of difference in process skills between male and female students in public and private schools.
PENGEMBANGAN LKPD PADA MATERI SPTLDV BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Khatami, Nuril; Fajriah, Noor; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2192

Abstract

Matematika ialah salah satu ilmu dasar yang penting serta mempunyai beragam kegunaan. Namun, masih terdapat banyak peserta didik yang tidak menyukai matematika serta kesulitan untuk paham terhadap konsep pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung yang menjadi salah satu usaha dalam membuat kemampuan peserta didik mengalami peningkatan agar paham terhada konsep pembelajaran sekaligus untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya pasar terapung. Pada pembelajaran matematika, terutama materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV), peserta didik masih banyak mengalami kesulitan untuk paham terhadap konsep. Penelitian ini bertujuan guna menghasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid. Metode penelitian Research and Development (R&D) yang dipakai menjadi acuan tahapan untuk mengembangkan LKPD yaitu model 4D. Pada pengembangan LKPD ini hanya dilaksanakan hingga tahapan develop (pengembangan), tepatnya uji validitas. Uji validitas dilakukan oleh tiga orang ahli dan diperoleh persentase rata-rata seluruh aspek penilaian LKPD sebesar 86%, artinya LKPD termasuk kategori sangat valid. Sehingga, dihasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SUNGAI LANGSAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN KONTEKS KERAJINAN ANYAMAN BAMBU Fahjri, Annisa Desti; Fajriah, Noor; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2425

Abstract

Salah satu penyebab hasil belajar siswa yang tidak memuaskan disebabkan karena mereka kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Siswa terbiasa hanya menerima dan kurang diberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Khusus materi volume kubus dan balok, siswa kesulitan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) kontek kerajinan anyaman bambu pada materi volume kubus dan balok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, masing-masing siklus terdapat empat tahapan penelitian yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari lembar observasi dan tes akhir. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengolahan data yang diperoleh dari angka rata-rata (mean) dan persentase. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini ialah siswa kelas V SDN Sungai Langsat. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebanyak 50% dari siklus I ke siklus II secara klasikal setelah diterapkan model pembelajaran PBL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sungai Langsat pada materi volume kubus dan balok.
PENGEMBANGAN LKPD BERNUANSA ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL BATEWAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Hayati, Hafidzna; Fajriah, Noor; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2504

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan daerah yang kaya akan ragam budaya, salah satunya adalah permainan tradisional batewah. Permainan tradisional batewah perlu diperkenalkan kepada peserta didik untuk menumbuhkan sikap menghargai dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya. Pengembangan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah merupakan sarana untuk mendukung pembelajaran dan sebagai bentuk upaya meningkatkan rasa menghargai dan kecintaan peserta didik terhadap kebudayaan khususnya budaya yang ada di sekitar mereka. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis, dan efektif. LKPD dikatakan valid berdasarkan penilaian validator, LKPD dikatakan praktis berdasarkan lembar angket respons peserta didik setelah menggunakan LKPD, selanjutnya LKPD dikatakan efektif berdasarkan hasil belajar peserta didik setelah mengerjakan LKPD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, serta fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh tiga validator diperoleh skor 3,69 dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dengan 25 peserta didik diperoleh skor 3,78 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan diperoleh skor 80% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan perangkat ajar berupa LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis dan efektif.
Workshop on Strengthening and Implementing STEM-Based Coding with ARTEC Japan-WOW Singapore - PPSTEMI: School Dissemination Syahmani, Syahmani; Mahardika, Andi Ichsan; Winarti, Atiek; Khairunnisa, Yasmine; Prasetyo, Yogo Dwi; Wiranda, Nurruddin; Dewantara, Dewi; Rusmansyah, Rusmansyah; Wati, Mustika; Putra, Aminuddin Prahatama; Purba, Harja Santana; Salam, Abdul; Fajriah, Noor; Saputra, Novan Alkaf Bahraini; Pamuji, Rizky; Khair, Muhammad Sa’duddien; Febriyanti, Emma Rosana; Alfianti, Dewi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i1.12520

Abstract

Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate. Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate. 
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri pada Masjid Keramat Banua Halat Kabupaten Tapin Masyitah, Dewi; Fajriah, Noor; Sari, Asdini
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 11 NOMOR 2 DESEMBER 2024
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v11i2.11722

Abstract

Pembelajaran matematika akan lebih bermakna jika dikaitkan dengan lingkungan di sekitarnya seperti budaya. Kegiatan mengintegrasikan matematika dan budaya adalah dengan melakukan eksplorasi etnomatematika. Budaya yang akan di eksplorasi adalah Masjid Keramat Banua Halat dengan di hubungkan pada konsep geometri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri pada matematika di Sekolah Menengah Pertama yang terdapat pada Masjid Keramat Banua Halat Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi  yang mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun instrumennya ialah pedoman wawancara dan pedoman observasi dan dokumentasi. Validasi instrument di lakukan oleh dua orang validator. Teknik analisis data yang digunakan ialah deskripsi, analisis, dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat konsep geometri di Sekolah Menengah Pertama pada Masjid Keramat Banua Halat. Konsep geometri tersebut adalah konsep bangun datar, bangun ruang, hubungan antar-sudut, kekongruenan dan kesebangunan, Pythagoras, dan transformsi geometri.
Mathematics Learning Innovation for Student Mathematics Process Skills in Higher Grade of Elementary Schools Kamid; Ramalisa, Yelli; Fajriah, Noor; Kurniawan, Dwi Agus; Perdana, Rahmat; Putri, Fhadira Insani; Prameswari, Nirmala; Fadillah, Agus
Mimbar Ilmu Vol. 29 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v29i1.62476

Abstract

The process skills approach can improve students' mathematical connection abilities, because it requires students to be active and creative in knowing the relationship between mathematical concepts and everyday life. If students do not have process skills in learning mathematics, they will have difficulty understanding and working on mathematical problems. The purpose of this research is to analyze processing skills differ in grade 4 mathematics learning on multiples and number factors in elementary school. The research method used is a mixed method. This research was conducted in class 4 of elementary school. The sample used in this research was 18 students selected using purposive sampling technique. The instruments used were observation, interviews and questionnaires. Data analysis techniques use descriptive and inferential statistics. Descriptive statistics to determine minimum values, maximum values, mean, median, and mode as well as inferential statistics to test assumptions and test hypotheses. Meanwhile, the process skills carried out in this research can improve students' mathematical connection abilities because students are required to be active and creative so they can understand the relationship between concepts in mathematics and their application in everyday life.