Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Santi, Nyoman Yohane; Fajriah, Noor; Hidayanto, Taufiq
JURMADIKTA Vol 3 No 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2258

Abstract

Menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar merupakan salah satu aspek yang tidah mudah untuk dilakukan oleh peserta didik karena harus dapat memahami konsep dasar dan mengetahui terlebih dahulu mengenai rumus bangun ruang sisi datar. Selain itu, karena soal yang diberikan juga berkonteks lingkungan lahan basah maka peserta didik juga harus memiliki kemampuan lain seperti memahami soal bahkan sampai menentukan langkah/proses pengerjaan untuk dapat mengerjakan soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dapat dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal berkonteks lingkungan lahan basah materi bangun ruang sisi datar berdasarkan tahapan Newman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Responden dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 3 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan jenis kesalahan yang termasuk kategori sangat tinggi terjadi pada kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan keterampilan proses (process skills errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (ecoding errors). Selanjutnya siswa tidak mengalami kesalahan pada kesalahan membaca (reading erros)
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Harno, Muhammad Iwan; Fajriah, Noor; Suryaningsih, Yuni
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2387

Abstract

Salah satu mata pelajaran wajib pada pendidikan formal adalah matematika. Namun masih banyak siswa yang menganggap matematika sulit dipahami karena kurang memahami konsepnya. Beberapa sekolah masih menggunakan perangkat pembelajaran berupa LKPD yang masih belum mampu membantu siswa memahami konsep pembelajaran karena hanya berupa materi, contoh soal, dan soal latihan. LKPD juga kurang memberikan ruang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu solusi untuk memandu penguasaan konsep matematika adalah dengan menyediakan perangkat pembelajaran berupa lembar kerja peserta didik berbasis masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik yang valid berdasarkan permasalahan kontekstual pada sistem persamaan linear dua variabel pada kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Plomp yang terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan penilaian. Pada penelitian ini tahap penilaian tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan dana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar validasi yang dilakukan oleh 3 orang validator. Hasil uji validitas LKPD yang dikembangkan menunjukkan kriteria valid karena memperoleh skor rata-rata sebesar 3,26. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan LKPD yang valid dalam konteks lingkungan lahan basah pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STATISTIKA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Putri, Septi Perdana; Fajriah, Noor; Juhairiah, Juhairiah
JURMADIKTA Vol 4 No 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2576

Abstract

Gaya belajar siswa mengacu pada berbagai cara siswa belajar dan memproses informasi. Gaya belajar siswa dapat mempengaruhi keefektifan belajarnya, sehingga penting bagi guru untuk memahami gaya belajar siswa agar dapat mengembangkan metode pembelajaran yang tepat. Namun faktanya guru masih menggunakan metode ceramah sehingga suasana kelas kurang menyenangkan dan hasil belajar juga kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan gaya belajar siswa, 2) Mendeskripsikan hasil belajar statistika siswa, 3) Mengetahui hubungan gaya belajar dengan hasil belajar statistika. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan teknik analisis statistika product moment. Pengumpulan data diperoleh melalui angket dan tes. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Nonprobability Sampling yaitu Purposive Sampling, sampel yang digunakanhanya 1 kelas yang berjumlah 25 orang. Hal inilah yang menjadi objek penelitian siswakelas X jurusan tata busana 3 SMKN 4 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN SOAL LITERASI MATEMATIKA DENGAN KONTEKS ETNOMATEMATIKA PADA PASAR TERAPUNG UNTUK SISWA TINGKAT SMP/MTS Jafirah, Siti; Fajriah, Noor; Suryaningsih, Yuni
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.19007

Abstract

Skor rata-rata PISA yang didapat Indonesia masih di bawah 400, hal ini menunjukkan perlunya upaya untuk meningkatkan literasi matematika siswa di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan literasi matematika siswa adalah dengan membiasakan mereka mengerjakan soal literasi matematika yang berkonteks. Budaya pasar terapung sebagai konteks dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengonstruksi konsep matematika berdasarkan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan nyata mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal literasi matematika dengan konteks etnomatematika pada pasar terapung yang valid, reliabel dan praktis. Penelitian ini menggunakan model Tessmer tipe formative research yang terdiri dari tahap preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa SMPN 14 Banjarmasin di kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi, angket respons siswa dan lembar jawaban soal. Produk yang dikembangkan dinilai oleh 3 validator dan memperoleh skor validitas logis 3,64 yang masuk pada kategori valid. Hasil angket respons siswa menunjukkan nilai kepraktisan 4,415 yang berada dalam kategori praktis. Sedangkan nilai hasil pengerjaan soal oleh siswa menunjukkan soal valid secara empiris dan memiliki derajat reliabel tinggi yaitu 0,724. Sehingga, dihasilkan 4 soal literasi matematika dengan konteks etnomatematika pada pasar terapung yang valid, reliabel, dan praktis. Kata kunci: PISA, Literasi Matematika, Etnomatematika, Pasar Terapung Abstract: Indonesia's overall average PISA score is still below 400, which suggests that efforts are needed to improve students' mathematical literacy. One way to do it is by getting them used to working on contextualized mathematical literacy problems. Floating market culture as context can provide opportunities for students to construct mathematical concepts based on their real life knowledge. This study’s objective was to produce mathematical literacy questions with ethnomathematical context on floating markets that are valid, reliable and practical. This research used Tessmer model of formative research, consisting the preliminary and formative evaluation stages. The subjects of this research were 9th grade students of SMPN 14 Banjarmasin. The techniques used to collect data were validation sheets, student response questionnaires and answer sheets. The developed product was assessed by 3 validators and obtained logical validity score of 3.64, which is in the valid category. The results of the student response questionnaire show a practicality value of 4.415 which is in the practical category. While the results of students' worksheets shows that the questions are empirically valid and have a high value of reliability which is 0.724. Therefore, 4 mathematical literacy questions with ethnomathematical context on floating markets that are valid, reliable, and practical were produced. Keywords: PISA, Mathematical Literacy, Ethnomathematics, Floating Market
PENGEMBANGAN E-LKPD INTERAKTIF BERBASIS STEM PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DENGAN KONTEKS BUDAYA BANJAR Ridho, Muhammad Ali; Fajriah, Noor; Juhairiah, Juhairiah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.19078

Abstract

Matematika memainkan peran penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun persepsi umum menyatakan bahwa matematika sulit dan kurang menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) interaktif berbasis STEM dengan konteks budaya Banjar pada materi bangun ruang sisi datar untuk peserta didik kelas VIII yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif menggunakan metode Research & Development dengan model ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan instrumen berupa lembar validasi, lembar angket, serta tes hasil belajar. Hasil dari penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata skor validasi produk yang dikembangkan sebesar4,40 dengan kriteria valid. (2) Rata-rata persentase respon guru sebesar 92,2% dan respon peserta didik sebesar 87,2% dengan kriteria sangat praktis. (3) Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 100% dengan kriteria sangat efektif. Dengan demikian, E-LKPD interaktif berbasis STEM pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII dengan konteks budaya Banjar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika.   Kata kunci: E-LKPD Interaktif, Bangun Ruang Sisi Datar, Pembelajaran Berbasis STEM, Konteks Budaya Banjar Abstract: Mathematics plays an important role in the advancement of science and technology, but the general perception is that math is difficult and less interesting. Therefore, this study aimed to develop STEM-based interactive Electronic Students Worksheets with Banjar cultural context on flat-faced three-dimensional figures for eight grade students that valid, practical, and effective criteria using the Research & Development method with the ADDIE model. The data analysis technique used is quantitative and qualitative involving validation sheets, questionnaire sheets, and learning outcomes tests. The results of the study showed: (1) The average product validation score developed was 4.40 with valid criteria. (2) The average percentage of teacher responses was 92.2% and student responses was 87.2% with very practical criteria. (3) The percentage of students' learning completeness is 100% with very effective criteria. Thus, STEM-based interactive Electronic Students Worksheets on eight grade flat-faced three-dimensional figures with Banjar cultural context can be used in the mathematics learning process. Keywords: Electronic Students Worksheets, flat-faced three-dimensional figures, STEM based learning, Banjar cultural context
Elementary School Students' Mathematical Process Skills in Gender Perspective Kamid, Kamid; Fajriah, Noor; Kurniawan, Dwi Agus; Widodo, Rido Ilham
International Journal of Elementary Education Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v6i2.45219

Abstract

According to PISA, the literacy rate of Indonesian students is very far behind that of other countries. It makes the ability of Indonesian students to process science far behind other countries. This study aims to analyze the differences in the process skills of male and female students in public elementary schools and private madrasah Ibtidaiyah. This study uses a type of quantitative survey method. This research was conducted in two public elementary schools (SDN) and two private Ibtidaiyah schools (MIS). The population of this study amounted to 35 people per class. The instrument in this research is process skills (PS). The methods used in collecting data are surveys and questionnaires. The students' questionnaire answers on PS were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results of the study were that there were significant differences in process skills between male and female students in private madrasah ibtidaiyah. This research will have an impact on explaining the level of difference in process skills between male and female students in public and private schools.
PENGEMBANGAN LKPD PADA MATERI SPTLDV BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Khatami, Nuril; Fajriah, Noor; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2192

Abstract

Matematika ialah salah satu ilmu dasar yang penting serta mempunyai beragam kegunaan. Namun, masih terdapat banyak peserta didik yang tidak menyukai matematika serta kesulitan untuk paham terhadap konsep pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung yang menjadi salah satu usaha dalam membuat kemampuan peserta didik mengalami peningkatan agar paham terhada konsep pembelajaran sekaligus untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya pasar terapung. Pada pembelajaran matematika, terutama materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV), peserta didik masih banyak mengalami kesulitan untuk paham terhadap konsep. Penelitian ini bertujuan guna menghasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid. Metode penelitian Research and Development (R&D) yang dipakai menjadi acuan tahapan untuk mengembangkan LKPD yaitu model 4D. Pada pengembangan LKPD ini hanya dilaksanakan hingga tahapan develop (pengembangan), tepatnya uji validitas. Uji validitas dilakukan oleh tiga orang ahli dan diperoleh persentase rata-rata seluruh aspek penilaian LKPD sebesar 86%, artinya LKPD termasuk kategori sangat valid. Sehingga, dihasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SUNGAI LANGSAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN KONTEKS KERAJINAN ANYAMAN BAMBU Fahjri, Annisa Desti; Fajriah, Noor; Sari, Asdini
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2425

Abstract

Salah satu penyebab hasil belajar siswa yang tidak memuaskan disebabkan karena mereka kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Siswa terbiasa hanya menerima dan kurang diberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Khusus materi volume kubus dan balok, siswa kesulitan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) kontek kerajinan anyaman bambu pada materi volume kubus dan balok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, masing-masing siklus terdapat empat tahapan penelitian yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari lembar observasi dan tes akhir. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengolahan data yang diperoleh dari angka rata-rata (mean) dan persentase. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini ialah siswa kelas V SDN Sungai Langsat. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebanyak 50% dari siklus I ke siklus II secara klasikal setelah diterapkan model pembelajaran PBL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sungai Langsat pada materi volume kubus dan balok.
PENGEMBANGAN LKPD BERNUANSA ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL BATEWAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Hayati, Hafidzna; Fajriah, Noor; Kamaliyah, Kamaliyah
JURMADIKTA Vol 4 No 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2504

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan daerah yang kaya akan ragam budaya, salah satunya adalah permainan tradisional batewah. Permainan tradisional batewah perlu diperkenalkan kepada peserta didik untuk menumbuhkan sikap menghargai dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya. Pengembangan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah merupakan sarana untuk mendukung pembelajaran dan sebagai bentuk upaya meningkatkan rasa menghargai dan kecintaan peserta didik terhadap kebudayaan khususnya budaya yang ada di sekitar mereka. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis, dan efektif. LKPD dikatakan valid berdasarkan penilaian validator, LKPD dikatakan praktis berdasarkan lembar angket respons peserta didik setelah menggunakan LKPD, selanjutnya LKPD dikatakan efektif berdasarkan hasil belajar peserta didik setelah mengerjakan LKPD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, serta fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh tiga validator diperoleh skor 3,69 dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dengan 25 peserta didik diperoleh skor 3,78 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan diperoleh skor 80% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan perangkat ajar berupa LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis dan efektif.
Workshop on Strengthening and Implementing STEM-Based Coding with ARTEC Japan-WOW Singapore - PPSTEMI: School Dissemination Syahmani, Syahmani; Mahardika, Andi Ichsan; Winarti, Atiek; Khairunnisa, Yasmine; Prasetyo, Yogo Dwi; Wiranda, Nurruddin; Dewantara, Dewi; Rusmansyah, Rusmansyah; Wati, Mustika; Putra, Aminuddin Prahatama; Purba, Harja Santana; Salam, Abdul; Fajriah, Noor; Saputra, Novan Alkaf Bahraini; Pamuji, Rizky; Khair, Muhammad Sa’duddien; Febriyanti, Emma Rosana; Alfianti, Dewi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i1.12520

Abstract

Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate. Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate.