p-Index From 2021 - 2026
7.415
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Jurnal Sendratasik Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JURNAL PENA EDUKASI Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Academy of Education Journal Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Jurnal Pendidikan dan Konseling Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik Jurnal Peduli Masyarakat Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Madani : Indonesian Journal of Civil Society Jurnal Scientia Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal Pendidikan PKn LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Journal of Education Research Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Mebang Journal Of Human And Education (JAHE) Cinematology Journal Anthology of Film and Television Studies Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PEMBUATAN RUMAH PRODUKSI SILOTUANG BERBASIS VIRTUAL STUDIO TECHNOLOGY DI BENGKAYANG Putra, Zakarias Aria Widyatama; Aditya, Mega Cantik Putri; Romadoni, Muhammad; Finsen, Finsen; Trisnawati, Trisnawati; Dewantara, Jagad Aditya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35192

Abstract

Abstrak: Sanggar Gawia Sowa’ merupakan sanggar yang bergerak di bidang seni pertunjukan tradisional khususnya Silotuang. Permasalahan pihak mitra adalah pada aspek manajemen yakni belum memahami tata kelola rumah produksi Silotuang berbasis Virtual Studio Technology dan aspek sosial kemasyarakatan yakni belum memahami manajemen kelompok seni yang mandiri, efektif dan efisien. Oleh karena itu, pihak tim menawarkan solusi dengan materi rumah produksi alat musik tradisoinal Silotuang berbasis Virtual Studio Technology. Tujuannya adalah melakukan pemberdayaan langsung kepada pihak sanggar dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk membuat rumah produksi Silotuang secara mandiri, efektif, dan berbasis teknologi. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi. Peserta dari anggota sanggar adalah 10 orang dengan evaluasi berupa pengisian post dan pre test, pembuatan iringan musik dan pembuatan Silotuang. Hasilnya adalah 10 peserta sanggar mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara langsung yakni memahami pembuatan rumah produski Silotuang berbasis Virtual Studio Technology dibuktikan dengan peningkatan nilai keterpahaman dari 80 ke 90, 5 iringan musik Silotuang, dan 3 alat musik Silotuang.Abstract: Sanggar Gawia Sowa' is an art studio engaged in traditional performing arts, particularly Silotuang. The partner's problems lie in the areas of management, namely a lack of understanding of Silotuang production house management based on Virtual Studio Technology, and social aspects, namely a lack of understanding of independent, effective, and efficient arts group management. Therefore, the team offers a solution in the form of a Silotuang traditional musical instrument production house based on Virtual Studio Technology. The aim is to directly empower the studio in improving their knowledge and skills to create a Silotuang production house independently, effectively, and based on technology. The methods used are socialization, training, and technology application. There were 10 participants from the studio, and the evaluation consisted of pre- and post-tests, the creation of musical accompaniments, and the creation of Silotuang instruments. The results showed that the 10 studio participants experienced a direct increase in knowledge and skills, namely an understanding of how to create a Silotuang production house based on Virtual Studio Technology, as evidenced by an increase in comprehension scores from 80 to 90, 5 Silotuang musical accompaniments, and 3 Silotuang musical instruments.