Claim Missing Document
Check
Articles

E-Learning Development Management with The Schoology Improving Geographic Learning Literation Sahudra, Tengku Muhammad; Taher, Alamsyah; Kemal, Isthifa
Journal of Education Technology Vol. 5 No. 1 (2021): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v5i1.33631

Abstract

Lack of development of instructional media reduces student interest in learning so that it affects student literacy in the learning process. The purpose of this research is to develop E-learning with schoology to improve literacy in geography learning in flora and fauna material. This type of research is development research. The data collection technique was carried out through three data collection methods, namely observation, questionnaires and tests. The data analysis technique used in this research is quantitative data analysis techniques. The results of this study are experts in the validation of E-learning product designs with schoology which consists of three components of the validator's most dominant assessment, namely the element of product quality with a value of one validator of 52%, and two components of the validator's assessment. 78%, and the results of product trials with a value of 0.42. %. So it can be concluded that E-learning with schoology is declared suitable for use in the learning process and is very easy to use based on literacy in geography learning.
Pemikiran dan Praktek Pembangunan Berkelanjutan Taher, Alamsyah
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 11, No 2 (2017): Pembangunan Masyarakat Desa dan Kota
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengupas perkembangan peradaban dan perubahan lingkungan yang di analisis secara kritis dengan berbagai data yang beragam baik yang dipikirkan secara scentifik maupun meyakini sebagai pengalaman spiritual. Dalam pandangan penulis saat ini sedang terjadi zaman edan yang cenderung merumuskan peradaban kearah pembangunan tidak berkelanjutan. Keserakahan, kedzaliman, dan keinginan manusia menjadi akar ketidak adilan,sosial dan kerusakan lingkungan. Manusia kehilangan jati dirinya, mengalami sesat piker dan bergerak melenceng dari tujuan sejati. Kembanli memegang mandate manusia sebagai khalifatullah fil ardh dan berpedoman secara kaffah, diharapkan dapat mengubah zaman edan menjadi zaman eden.Kata kunci: Filsafat Geografi, Pembangunan Berkelanjutan, Kaffah dan Khalifah.
Babak Baru Metode Penelitian Geografi Manusia Taher, Alamsyah
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 11, No 1 (2017): Perkembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang lingkup kajian geografi saat ini telah mengalami persinggungan, bahkan terintegrasi dengan disiplin ilmu lain. Perubahan ini tidak saja pada materi kajian, tetapi juga telah sampai pada level paradigm. Geografi tidak lagi dimaknai sebagai ilmu tentang ruang secara fisik. Geografi adalah ilmu tentang runag secara fisik dan ilmu tentang ruang manusia. Kajian geografi tradisional telah bergeser pada isu-isu yang tidak hanya di dominasi oleh isu fisik dan maskulitas semata. Perbedaan fenomena di bidang geografi telah memungkinkan studi geografi lebih maju dan mumpuni dalam menjawab isi yang ada. Berawal dari berbagai perbedaan, geografi dikenal sebagai studi yang mengkaji ketidak seimbangan suatu wilayah (spatial enevennes).Kata kunci: geografi, kajian, manusia
HUBUNGAN SIKAP KEGURUAN DAN PERSEPSI PROFESI GURU DENGAN KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Indah, Mina; Taher, Alamsyah; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i3.23550

Abstract

Kesiapan menjadi guru merupakan suatu keadaan dimana seorang calon guru telah siap menjadi pengajar yang mampu memenuhi persyaratan dalam mengajar. Dalam kesiapan menjadi guru sikap keguruan dan persepsi profesi guru merupakan hal yang sangat mempengaruhi kesiapan seorang calon guru untuk menjadi guru yang profesional dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap keguruan dan persepsi profesi guru dengan kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa aktif angkatan 2018 dan 2019 Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK yang berjumlah 131 orang. Sampel yang diambil yaitu 33 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan korelasi ganda. Hasil perhitungan data diperoleh persamaan regresi Y = 68,54 + -0,41X1 + 0,52X2 dari persamaan tersebut dapat diartikan bahwa variabel sikap keguruan terhadap kesiapan menjadi guru memiliki pengaruh negatif. Variabel persepsi profesi guru terhadap kesiapan menjadi gurumemiliki pengaruh positif. Hasil uji signifikansi dengan Ztabel 0,49antara sikap keguruan terhadap kesiapan menjadi guru adalah sebesar 0,086, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikansi. Uji signifikansi antara persepsi profesi guru terhadap kesiapan menjadi guru adalah sebesar 0,90, yang berarti terdapat hubungan yang signifikansiKata Kunci:Hubungan, Sikap Keguruan, Persepsi Profesi Guru, Kesiapan Menjadi Guru
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LISTENING TEAM BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII-C SMP NEGERI 2 KUTA BARO Asra, Siti; Kamaruddin, Thamrin; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 3 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i3.34327

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Listening Team berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VII-C SMP Negeri 2 Kuta Baro. Rumusan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model Listening Team berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII-C SMP Negeri 2 Kuta Baro. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-C SMP Negeri 2 Kuta Baro yang berjumlah 20 siswa.Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa persentase ketuntasan hasil belajar siswa secara individual dan klasikal mengalami peningkatan pada setiap siklus. Aktifitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 10 aktifitas yang sesuai, pada siklus II aktifitas yang sesuai menjadi 12. Ketarampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperolehskor 3,29 dengan kategori baik, pada siklus II meningkatmenjadi 3,68 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 94,4% siswa di Kelas VII-C menyatakan bahwa belajar dengan model Listening Teamberbantuan media audiovisualbaru, memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi
HUBUNGAN KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN AKTIVITAS BEKERJA DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK Ichsani, Wildan; Zalmita, Novia; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i2.23306

Abstract

ABSTRAKTingkat keberhasilan suatu proses pendidikan geografi yaitu dengan melihat tingkat pencapaian hasil belajar mahasiswa melalui indeks prestasi kumulatif. Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor internal yaitu keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa jurusan pendidikan geografi FKIP USK. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk hubungan keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP USK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2018-2020. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling, jumlah sampel 136 responden. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi ganda dan Uji korelasi Spearman Rank. Beradasarkan hasil pengolahan dan pembahasan maka dapat diambil simpulan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Geografi FKIP USK. Hubungan keaktifan berorganisasi dan hasil belajar yaitu 0,06. Hubungan aktivitas bekerja dan hasil belajar yaitu -0,08. Berdasarkan besar nilai hubungan tersebut, keaktifan berorganisasi dan aktivitas bekerja dengan hasil belajar memiliki hubungan sangat lemah.Kata kunci: hubungan, keaktifan berorganisasi, aktivitas bekerja, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS-1 MAN 6 ACEH BESAR Alaina, Nurul; Taher, Alamsyah; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i1.22281

Abstract

Model pembelajaran Two Stay Two Stray merupakan model pembelajaran kooperatif yang mendorong peserta didik membangun pemahaman sendiri serta berbagi informasi dengan teman. Media gambar sebagai media visual dua dimensi membantu peserta didik memahami konsep atau materi dengan lebih mudah dan meningkatkan daya ingat mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) aktivitas guru dan peserta didik; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respons peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas X IPS 1 MAN 6 Aceh Besar. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, lembar observasi aktivitas, keterampilan mengajar, serta angket respons peserta didik. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ketuntasan individual meningkat dari 36% (siklus I) menjadi 76% (siklus II) dan 92% (siklus III), sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 30% menjadi 60% dan 90%; (2) aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 7 aktivitas (siklus I) menjadi 10 (siklus II) dan 11 (siklus III); (3) keterampilan guru meningkat dari kategori sedang (2,50) menjadi baik (3,33) dan sangat baik (3,61); (4) sebanyak 95,2% peserta didik menyatakan bahwa model Two Stay Two Stray berbantuan media gambar menyenangkan, meningkatkan pemahaman, menumbuhkan semangat belajar, serta memperkuat interaksi sosial di kelas. Model ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterlibatan aktif peserta didik, serta kualitas interaksi dalam pembelajaran yang lebih bermakna
HUBUNGAN OPTIMISME DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Niskiya, .; Zalmita, Novia; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v9i1.23182

Abstract

Sebagai mahasiswa tingkat akhir tentu saja akan menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang disebabkan oleh pengerjaan skripsi, mulai dari menentukan tema, judul, sampel, alat ukur yang digunakan, kesulitan mendapatkan referensi serta hal lain yang merupakan proses dalam pengerjaan skripsi, sehingga banyak mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan skripsi tepat pada waktunya karena mengalami kendala dalam penulisan skripsi, maka dari itu mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi membutuhkan ketahanan agar mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan dalam pengerjaan skripsi. Ketahanan tersebut biasa disebut dengan istilah resiliensi akademik. Optimise dan dukungan sosial merupakan faktor yang mempengaruhi resiliensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan optimisme dan dukungan sosial dengan resiliensi akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir Jurusan Pendidikan Geografi yang berjumlah 81 mahasiswa dan sampel berjumlah 30 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik incidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik korelasi ganda dan uji signifikansi. Hasil penghitungan diperoleh persamaan regresi Y = 17,42 0,20X1 + 0,07X2 dan korelasi ganda sebesar 0,124 termasuk dalam kategori sangat rendah dengan koefisien determinasi sebesar 1,53 %. Nilai penghitungan signifikansi menunjukkan Fhitung (0,21) ftabel (3,35) pada taraf signifikansi 5% sehingga terima H0 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme dan dukungan sosial dengan resiliensi akademik pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH Khairunnisa, .; Taher, Alamsyah; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i1.24148

Abstract

Model pembelajaran cooperative script adalah secara tidak langsung terdapat kontrak belajar antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa mengenai cara berkolaborasi. Media audiovisual merupakan salah satu jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri Negeri 10 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 40% dari 20 soal hanya 8 butir soal yang tuntas, dan ketuntasan secara klasikal 50% hanya 10 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 60% dari 20 soal hanya 12 butir soal yang tuntas dan klasikal 75% hanya 15 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 90% dari 20 soal sebanyak 18 butir soal yang sudah tuntas, secara individual dan secara klasikal menjadi 95% sebanyak 19 siswa dari 20 siswa yang mencapai KKM. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 10 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,23 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 2,26 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,83 dengan kategori sangat baik. Respon siswa berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, bahwa model Cooperative Script berbantuan Media Script dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS Terpadu dengan persentase jawaban 96% Ya dan 3,7% yang menyatakan Tidak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS-1 MAN 6 ACEH BESAR Alaina, Nurul; Taher, Alamsyah; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 8, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v8i2.33985

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini ialah peserta didik kelas X IPS 1 MAN 6 Aceh Besar dengan jumlah 25 peserta didik. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan peserta didik, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 36%, menjadi 76% pada siklus II, dan 92% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 30%, menjadi 60% siklus II, dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 7 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 10 aktivitas pada siklus II, dan menjadi 11 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,50 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3,33 berkategori baik pada siklus II, dan 3,61 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon peserta didik sebanyak 95,2% peserta didik menjawabYa bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media Gambar merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, hal ini dikarena peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat peserta didik lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.