Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK MELALUI ASESMEN DIAGNOSTIK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DENGAN MODEL PBL KELAS XI SMK N 4 SEMARANG Widayanti, Andita Tiyas; Haryati, Titik; Puspitasari, Ratna; Suneki4, Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31119

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostik non kognitif, dimana peserta didik kelas XI di SMK N 4 Semarang memiliki karakteristik yang beragam. Pentingnya melakukan analisis ini agar guru dapat melakukan pembelajaran yang baik dengan melihat karakteristik peserta didik dari, apa yang mereka sukai, latarbelakang, keterampilan, dan gaya belajar peserta didik. Peneliti mengambil sampel dari 2 kelas XI yaitu Teknik Mesin I dan Teknik Otomotif I. Metode peneitian yang digunakan yaitu kualitatif dan teknik pengumpulan datanya observasi, dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari pengumpuln data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pnelitian ini menunjukan bahwa, setelah diberikan asesmen diagnostik non kognitif peserta didik kelas memiliki karakteristik yang beragam dan sangat aktif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model pembelajaran PBL. Asesmen diagnostik dapat membantu guru dalam proses pembelajaran yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Saran yang dilakukan untuk kedepannya yaitu hal yang memang yang harus diberikan yaitu asesmen diagnostik dahulu. Hal ini dikarenakan sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran secara optimal. Jika hal ini tidak dilakukan pembelajaran kurang sesuai dengan kemampuan,serta dapat menganggu proses perkembangan belajar peserta didik. Karena pelaksanaan asesmen diagnostik penting diterapkan untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Integration of Sustainable Development Goals (SDGs) Principles in the Independent Curriculum: An Exploratory Study of Best Practices and Challenges in Driving Schools Nisak, Sayida Khoiratun; Puspitasari, Ratna; Hakim, Moch Lukman; Hanafiah, Hanafiah; Nugroho, Feby Arief
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i2.100414

Abstract

This study aims to explore the integration of Sustainable Development Goals (SDGs) principles in the implementation of the Independent Curriculum at Indonesian Schools for Change. Using a qualitative approach with an exploratory case study method, this study involved 18 informants from five Schools for Change, consisting of principals, teacher leaders, class teachers, curriculum coordinators, and representatives of parents/school committees. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The results show that the integration of SDGs in the Independent Curriculum can be implemented through three main strategies: integrated learning in subjects, the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and school-community collaboration. Best practices found include a sustainable literacy park program, a renewable energy project, and an environmentally friendly school cooperative that effectively develop students' sustainability awareness. However, implementation faces significant challenges in the form of limited teacher understanding (89%), a lack of technological resources (72%), and cultural resistance to change (78%). This study concludes that although the Independent Curriculum provides flexibility to integrate SDGs values, it requires strengthening teacher capacity, providing adequate resources, and sustainable policy support to achieve optimal implementation.
Desain Meja Konveyor Otomatis untuk Restoran Sushi Puspitasari, Ratna; Hidayat, Muhammad Junaidi; W, Kiki Cahyaning
SPACEPRO: Product Design Jurnal Volume 3 Nomor 2, November 2025
Publisher : INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/spacepro.v3i2.5491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang meja makan dengan konveyor otomatis untuk restoran sushi guna meningkatkan efisiensi pelayanan melalui otomatisasi pengangkutan piring kotor ke dapur. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, menggabungkan data kualitatif dari wawancara dan observasi dengan data kuantitatif dari kuesioner. Desain yang diusulkan mengintegrasikan sistem konveyor, sensor PIR, dan kontrol berbasis Arduino untuk mengoptimalkan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ini mengurangi tenaga manual, meningkatkan kebersihan, dan memuaskan pelanggan. Simpulan penelitian ini adalah meja konveyor otomatis merupakan solusi yang layak untuk restoran sushi modern.
Penguatan Keterampilan Berkomunikasi Sosial Siswa dalam Membangun Interaksi Positif di SMAN 1 Sindangwangi Kabupaten Majalengka Purnama, Gea Indah; Puspitasari, Ratna; Sumarna, Cecep
IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching Vol 9, No 2 (2025): IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ji.v9i2.31734

Abstract

This study aims to explore the description, factors, and efforts made by teachers to strengthen the social communication skills of class XII students of SMAN 1 Sindangwangi, Majalengka Regency. The problem found is the decline in communication skills in students caused by the influence of online game, self-confidence, and the social environment at school. The research method used is a qualitative method with the Alfred Schutz phenomenological approach with the lifeworld experienced by students as research subjects with the intersubjectivity of their positive interactions with other students and teachers. The findings of this study reveal the meaning that students' social communication skills in high school are not only in techniques but are firmly embedded in local Sundanese cultural values, the spirit of collectivity and aspects of religiosity shown through a series of efforts that have been made by teachers, namely implementing varied learning methods including group discussions, presentations, and questions and answers. Teachers also often use PBL and Inquiry Learning models. Teachers have integrated 21st-century skills into learning as an effort to foster intersubjectivity. Prominent factors influencing the social communication skills of 12th-grade students are self-confidence, emotional intelligence, and technology.
PENANAMAN NILAI KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DALAM MUATAN ENVIRONMENTAL EDUCATION PADA PEMBELAJARAN IPS DI MI DARUL HIKAM KOTA CIREBON Ratna Puspitasari
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v3i1.547

Abstract

Pendidikan bagi kehidupan manusia merupakan kebutuhan primer atau mutlak yang harus dipenuhi sepanjang hayat. Sesuai dengan ketentuan pasal 5 ayat (1) Undang-Un­dang No. 20 Tahun 2003 yang tertulis: setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu, karena itu, bila ini semua dipenuhi dan sistem kurikulum dirancang dan dilaksanakan secara re­levan, maka cita-cita menjadikan pendidikan sebagai wahana pembentukan karakter bangsa akan dapat terlaksana dan masalah persatuan bangsa dengan sendirinya akan teratasi, dan Negara bangsa yang cerdas kehidupannya serta Negara bangsa Indonesia akan benar-benar berkarakter Pancasila.
KAJIAN RADIKALISME AGAMA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP ASSUNAH KOTA CIREBON Ratna Puspitasari
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2016): Pendidikan Karakter
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v5i1.546

Abstract

 AbstractBlack Thursday events of September (11 September 2001) certainly has a lot to change the image of the West against Islam, which is marked by the strengthening of the symptoms of Islamophobia. By placing these events as a context, this paper seeks to put social sciences (social sciences) as a knife analysis to explain the phenomenon of religious radicalism among young people entering the adult early adolescent junior or junior level. This perspective is expected to menemu kaneksplanasi theoretical about the phenomenon of religious radicalism that is rife in some areas in the country. The end goal is that we can minimize the occurrence of cases of radicalism.Key word: radikalisme, stratifikasi sosial, pengetahuan
HUBUNGAN MOTIVASI MAHASISWA DENGAN MINAT DALAM MEMILIH JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON TAHUN 2016/2017 Ria Rizqiah; Ratna Puspitasari; Yeti Nurizzati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2017): Motivasi dalam Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v6i1.1943

Abstract

ABSTRAK                                                                                           Motivasi dan minat merupakan hal yang dapat melatar belakangi seseorang dalam memilih suatu jurusan di Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti diketahui bahwa motivasi mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak semuanya karena berdasarkan keinginan dari diri sendiri. Ada yang berasal dari keinginan orang tuanya, pelampiasan dikarenakan tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau jurusan yang diinginkan, dan pengaruh dari teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data motivasi dan minat mahasiswa memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mengetahui hubungan antara motivasi dan minat mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 30 responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu skala prosentase, koefesien korelasi pearson (r), koefesien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat motivasi mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 81,03% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 91,665% (baik) sedangkan minat mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 83,333% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 89,999% (baik) serta angka korelasi sebesar 0,790 (tinggi atau kuat) dan nilai thitung  6,817 > ttabel 2,048 dengan df=28 pada taraf kesalahan 5%. Hal ini dapat diartikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yaitu terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi mahasiswa dengan minat dalam memilih Jurusan Tadris IPS di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2016/2017 dan besarnya motivasi mahasiswa ditentukan oleh minat sebesar 62,41%, sedangkan sisanya 37,59% ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci: Hubungan, Motivasi, Minat ABSTRACT Motivation and interest are things that can be the background of a person in choosing a major in Higher Education. Based on the results of preliminary observations made the researchers note that the motivation of students in choosing the Department of Social Sciences Tadris at IAIN Sheikh Nurjati Cirebon not everything because based on the desire of yourself. Some are derived from the wishes of their parents, impingement is not accepted in the State College or desired department, and the influence of friends. The purpose of this research is to obtain motivation data and interest of students to choose Tadris Department of Social Sciences, and to know the relation between motivation and student interest in choosing Tadris Department of Social Sciences at IAIN Syekh Nurjati Cirebon year 2016/2017. This study uses quantitative research methods, with data collection techniques in the form of a questionnaire distributed to 30 respondents. While the data analysis techniques used are percentage scale, pearson correlation coefficient (r), coefficient of determination and hypothesis testing. The result of this study showed that the students' motivation level based on positive item is 81,03% (good) and based on negative item 91,665% (good) while student interest based on positive item equal to 83,333% (good) and based on negative item equal to 89,999% ) as well as the correlation number of 0.790 (high or strong) and the tcount of 6.817> ttable 2.048 with df = 28 at the 5% error level. This can be interpreted that Ha accepted and H0 rejected, that is there is a significant correlation between student motivation with interest in choosing Tadris IPS Department in IAIN Sheikh Nurjati Cirebon Year 2016/2017 and the amount of student motivation is determined by the interest of 62,41%, while the rest 37.59% is determined by other factors.Keywords: Relationship, Motivation, Interest
ANALISA KURIKULUM BERMUATAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MTS/SMP SE KOTA CIREBON Ratna Puspitasari; Aris Suherman
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2019): Pedagogik dan Kajian Gender
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v8i1.3801

Abstract

“Pendidikan menjadi bentuk kegiatan bersinergi antara guru, murid, masyarakat dan pemegang kebijakan pendidikan. Sebagai bentuk kegiatan terpadu, pendidikan membutuhkan keterlibatan terpadu dari berbagai pihak yang terlibat yang terdiri dari pihak pemegang kebijakan di sekolah, para pendidik, karyawan atau tenaga administrasi, para siswa, wali muris atau orang tua, pihak komite sekolah, dan tentu pemerintah. Jika semuanya fungsional sesuai tugas dan peran masing-masing, maka pendidikan akan berjalan baik dengan hasil yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Hampir bisa dipastikan bahwa lembaga pendidikan setingkat SMP/ MTs di Kota Cirebon yang maju dan berkualitas unggul disebabkan oleh adanya modal sosial yang kokoh di semua pihak yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas pendidikan itu. Selama kurun waktu sekarang ini hanya pendidik yang sering dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab dan paling bersalah jika hasil pendidikan mengecewakan masyarakat.  Padahal, sebagai salah satu bagian dalam lembaga pendidikan formal, banyak sekolah yang memiliki keunggulan modal sosial yang mampu menggerakkan majunya pendidikan. Di saat efek globalisasi melanda semua dimensi dari manusia pendidikan sebagaimana yang terjadi pada masyarakat pembelajar di Cirebon, sikap acuh tak acuh dan individualisme semakin mengental, terabaikannya hak-hak komunal, longgarnya ikatan-ikatan yang ada di masyarakat ,tergerusnya modal sosialsehingga diperlukan strategi yang adaptif dan sesuai agar kondisi bangsadan masyarakat Indonesia makin terangkat sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia dengan penuh percaya diri. Salah satu upaya yang ditempuh adalah bagaimana menumbuhkembangkan penguatan modal sosial.  Kata Kunci: kurikulum, modal, sosial
KAJIAN KESETARAAN GENDER DAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS UDARA (Studi kasus pada Perempuan dan Anak pada Kecelakaan Pesawat Terbang Sriwijaya Air SJ 182) ratna puspitasari; Urip Giyono
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v10i1.7987

Abstract

ABSTRAKSalah satu moda transportasi yang diminati masyarakat di Indonesia karena menempuh jarak dan waktu yang lebih singkat adalah moda transportasi udara. Moda transportasi udara menempuh perjalanan dengan waktu yang lebih pendek dibanding dengan moda pesawat terbang di luar negeri. Meskipun memiliki resiko delay, terlambat dan kecelakaan yang berimbas pada kehilangan nyawa termasuk hilang sehingga dianggap penting masalah pengoperasian pesawat yang bertanggung jawab pada penumpang terutama pada perempuan dan anak. Perbedaan peran gender antara perempuan dan anak, dengan laki-laki mengakibatkan perbedaan pola perjalanan yang harus ditempuh melalui maskapai penerbangan. Hal ini menjadi penyebab perempuan dan anak sebagai kelompok yang rentan keselamatan pada setiap penerbangan misal: ibu hamil dan bayi. Pertanggungjawaban tersebut diatur dalam PPRI Nomor 40 Tahun 1995 terkait Angkutan Udara Pasal 45 ayat 1. Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 menyebut bahwa pihak Jasa Raharja menyerahkan santunan pada pihak yang menghadapi kecelakaan pada saat meempuh perjalanan dalam menumpang angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 pada tanggal 9 Januari Tahun 2021 rute Jakarta-Pontianak di Kepulauan Seribu melibatkan penumpang dan karyawan berjenis kelamin perempuan dan balita menarik minat penulis untuk melakukan riset terkait analisis kesetaraan gender, moda transportasi dan upaya perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak dalam kasus kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 dengan teori struktural fungsional Parsons dan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kata Kunci: kesetaraan gender dan anak,  perlindungan hukum, angkutan laut ABSTRACTOne of the modes of transportation that is of interest to people in Indonesia because it covers a shorter distance and time is the air transportation mode. The air mode of transportation takes a shorter time than that of an airplane abroad. Even though it has the risk of delay, delay and accidents that have an impact on loss of life, including loss, it is considered important to issue aircraft operations which are responsible for passengers, especially women and children. The difference in gender roles between women and children and men results in differences in travel patterns that must be taken via airlines. This is the cause of women and children as a group that is vulnerable to safety on every flight, for example: pregnant women and babies. This accountability is regulated in PPRI Number 40 of 1995 regarding Air Transportation Article 45 paragraph 1.Law Number 33 and 34 of 1964 states that Jasa Raharja provides compensation to parties who face accidents while traveling on public transportation and victims of past accidents. cross road. The Sriwijaya Air SJ 182 accident on January 9, 2021, the Jakarta-Pontianak route in the Thousand Islands involving female passengers and employees and under-five attracted the author's interest to conduct research related to gender equality analysis, modes of transportation and legal protection efforts for women and children in cases Sriwijaya Air SJ 182 accident with Parsons functional structural theory and a qualitative method with a case study approach. Keywords: gender and child equality, legal protection, sea transportation
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP Diaz Ayu Sudwiarrum; Nuryana Nuryana; Ratna Puspitasari
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v10i2.9355

Abstract

             This study aims to find out how the level of student self-efficacy, student achievement, and find out how much influence self-efficacy of class VIII students of SMP Negeri 2 Sumber Cirebon Regency has. Self-efficacy is the belief in one's ability to organize and carry out activities that are expected to achieve the goals that have been set. Learning achievement is the result of a learning system within a certain period of time which is recognized in values in the form of numbers and letters. The better the student's self-efficacy, the better the student's learning achievement, and vice versa. This research is a quantitative research. This exploratory configuration uses two sets of factors, namely variable X (self-efficacy) and variable Y (Learning Achievement). The research population was all students of class VIII at SMP Negeri 2 Sumber Cirebon, totaling 246 students who were selected by random sampling. Data collection techniques in this study used questionnaires and documentation studies. The data analysis technique used simple linear regression. The results of this study indicate that: (1) the self-efficacy level of students 69.18% is included in the fairly good category, (2) the student achievement level is 79.21% is included in the good category, (3) sig. 0.000, on the grounds that 0.000 <0.05 then Ho is rejected and Ha is accepted that there is an effect of self-efficacy on learning achievement, (4) the coefficient of determination (R2) 0.524 indicates that the level of commitment of the autonomous variable is 52.4%. This shows that 52.4% of learning achievement is influenced by self-efficacy, while 47.6% is influenced by different elements. Key Words: Learning Achievement, Self-Efficacy