Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelaksanaan Program Magrib Mengaji di Mesjid Raya Desa Sungai Pasak Kec. Pariaman Timur Kota Pariaman Nita Ervita; Junaidi Junaidi; Arifmiboy Arifmiboy; Muhiddinur Kamal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh arus zaman modrenisasi dan perkembangan media elektronik menyebab terjadinya prergeseran baik dalam nilai, budaya dan tradisi. Pergeseran budaya mengaji yang biasa di lakukan sehabis magrib telah mulai ditinggalkan oleh sebagian anak-anak yang disibukan dengan dunia maya. Perubahan terjadi dengan sangat cepat dan efek negatifnya pun sangat besar di lingkungan masyarakat. Adapun di Desa Sungai Pasak anak-anak yang mengikuti magrib mengaji masih ada anak-anak yang belum fasih dalam membaca alqu'an dengan baik dan benar dan kurangnya tenaga pengajar dalam dalam kegiatan magrib mengaji. Maka yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana pelaksanaan program magrib mengaji dan apa upaya yang dapat dilakukan oleh pengelola program magrib mengaji dalam meningkatkan pelaksanaan program magrib mengaji di Mesjid Raya Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman.Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif.Peneliti melakukan penelitian di mesjid raya Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman, dengan informen kunci yaitu pengelola magrib mengaji, sedangkan informen pendukungnya yaitu guru-guru, orang tua, serta anak-anak. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Kemudian dalam menganalisis data peneliti peneliti melakukan beberapa langkah yaitu memilih data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan.Untuk menguji kredibilitas data dan kevalidan data dilakukan dengan pengecekan data dari berbagai sumber kemudia dipilih dan disajikan dari sumber yang berbeda di deskripsikan dikstegorikan mana pandangan yang sama, berbeda dan mana yang lebih spesifik. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program magrib mengaji di Mesjid Raya Desa Sungai Pasak sudah berjalan cukup baik dan dilakukan secara rutin sesuai waktu yang telah di tentukan. Dalam pelaksanaannya telah dilakukan berbagai bentuk kegiatan dalam program magrib mengaji yaitu membaca dan menulis al-qur'an, menghafal surat-surat pendek dan mengkhatam al-qur'an, serta belajar memahami arti dan terjemahan al-qur'an, dan belajar tilawatil qur'an. Kemudian adapun upaya yang dapat dilakukan pengelola dalam meningkatkan pelaksanaan magrib mengaji yaitu menjadikan kegiatan membaca al-qur'an kegiatan utama, kemudian adanya setoran ayat dan penargetan khatamul qur'an serta memahami arti dan terjemahan dengan menggunakan alqur'an yang langsung memiliki terjemahan dan juga belajar tilawatil qur'an sebagai kegiatan tambahan. Dari kegiatan magrib mengaji ini mampu untuk meningkatkan pelaksanaan magrib mengaji agar dapat meningkatkan kualitas anak-anak yang bagus untuk kedepannya.
Pengaruh Penggunaan Metode Tartil Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al- Qur’an Di Mtsn 04 Lima Puluh Kota Osriza Wenni; Arman Husni; Salmi Wati; Junaidi Junaidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.18057

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan hasil wawancara dan observasi peneliti dengan guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadist serta dengan beberapa siswa di MTsN 4 Lima Puluh Kota yang menunjukkan bahwasanya kemampuan membaca Al-Qur’an siswa masih tergolong rendah. Untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an diterapkan suatu metode dalam membaca Al-Qur’an, yaitu metode tartil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan metode tartil untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi siswa di MTsN 4 Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ekperimen dengan pendekatan pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest dan posttest. Sampel penelitiannya yaitu kelas VIII.4 sebanyak 20 orang siswa, dengan teknik purpose sampling, pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan dari nilai kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas VIII. Teknik dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu praktik sesuai dengan indikator kemampuan membaca Al-Qur’an. Adapun teknik analisis datanya yaitu menggunakan analisis standar deviasi dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Tartil berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan membandingkan besarnya t hitung dengan t tabel. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari penelitian yang diperoleh hasil hipotesis dengan uji-t, ttabel (tt) sebesar 3,9 dan thitung (t0) sebesar 20,56. Maka t0 > tt sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode tartil berpengaruh dalam membaca Al-Qur’an sehingga dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi siswa. Kata Kunci : Metode Tartil, Kemampuan Membaca Al-Qur’an
Pelaksanaan Pembelajaran PAI pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Muftia Rahma Tilatang Kamang Elsa Nur'aini; Junaidi Junaidi; Januar Januar; Nurhasnah Nurhasnah
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i4.2260

Abstract

At SLB Muftia Rahma Tilatang Kamang there are problems regarding conducting PAI learning for children with special needs,because teachers have difficulty conveying subject matter because of the diverse students, teachers who have graduated from guidance and counseling education, lack of school facilities and infrastructure, many teachers are unable attend as well as students of different levels combined in one class. The type of research used is qualitative research. The teacher as a key informant and the principal of the SLB Muftia Rahma Tilatang Kamang school as a supporting informant. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data display and data verification. To test the validity of the data, source triangulation and technique triangulation were used. The results showed that the implementation of PAI learning for children with special needs at SLB Muftia Rahma teachers understood the characteristics of students, mastered the subject matter by applying approaches, strategies and learning methods, developed curriculum adapted to students' conditions, prepared lesson plans and used learning media, communicated with effective, empathetic and polite as well as evaluating with questions and answers and demonstrations. The problems faced by the teacher are conveying subject matter to students, inviting students to work together and managing time for students.
Problematika Lembaga Pendidikan Islam di Era Society 5.0 : Perspektif Digitalisasi dan Transformasi Pendidikan Khairunnisa Khairunnisa; Junaidi Junaidi; Andy Riski Pratama
Jurnal Visi Manajemen Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Visi Manajemen
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jvm.v10i2.505

Abstract

This research analyzes the problems of Islamic educational institutions in facing the challenges of digitization and transformation of education in the era of Society 5.0. Using the library research method, this study examines literature related to the digitization of education, technology in Islamic education, and the application of Society 5.0 in learning. The focus of the research is to identify challenges, barriers, and opportunities for technology integration, as well as to provide strategic recommendations for improving teacher competence, curriculum adaptation, and technology utilization. The results show that Islamic education institutions face obstacles such as gaps in technology access, limited infrastructure, and lack of digital skills of teachers. However, digital transformation opens up opportunities to enrich learning methods through digital applications and the integration of religious values in technology platforms. Recommendations include digital training for teachers, infrastructure improvement and curriculum revision to be relevant to the digital era.
KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM MENGUATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI TENGAH ARUS GLOBALISASI Ayunda Salsabila; Helfyna Desrita; Susisofianti Susisofianti; Junaidi Junaidi
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5127

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kepemimpinan spiritual dalam memperkuat karakter siswa di tengah tantangan globalisasi. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 10 siswa kelas XI di sebuah sekolah menengah atas swasta di Kota X. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan tanggapan positif terhadap berbagai indikator kepemimpinan spiritual yang ditunjukkan oleh guru, seperti keteladanan, sikap sabar, dan pembinaan moral. Persentase tertinggi (90%) muncul pada indikator kejujuran dan kesabaran yang dimiliki oleh guru. Selain itu, dampak kepemimpinan spiritual terhadap pengembangan karakter siswa juga terlihat dalam peningkatan aspek kedisiplinan, kemandirian, serta tanggung jawab. Meskipun beberapa elemen seperti refleksi diri masih menunjukkan hasil yang sedang, secara keseluruhan responden menyadari adanya perubahan perilaku menuju yang lebih baik. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kepemimpinan spiritual memainkan peran penting dalam pembentukan karakter siswa di era global. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai spiritual dalam praktik kepemimpinan pendidikan sangat krusial untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki moral dan integritas yang tinggi.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MANAJEMEN DI ERA DIGITAL Rita Amelia; Misrawita Misrawita; Junaidi Junaidi
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan taktik kepemimpinan kepala madrasah dalam menghadapi tantangan manajemen di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 10 kepala madrasah di Kecamatan Tilatang Kamang, Bukittinggi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator kepemimpinan transformasional dan digital, kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa mayoritas kepala madrasah sudah memiliki visi digital yang jelas serta mampu mendorong guru untuk berinovasi dengan teknologi. Indikator dengan nilai tertinggi adalah motivasi untuk inovasi guru (88%) dan penyusunan visi digital (86%). Namun, terdapat kekurangan dalam aspek pelaksanaan teknis, seperti keterlibatan langsung dalam pengembangan sistem digital (72%) dan membangun kemitraan eksternal (74%). Rata-rata keseluruhan skor adalah 79,6%, yang menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala madrasah sudah cukup responsif terhadap tuntutan digitalisasi, meskipun masih memerlukan perbaikan. Sebagai kesimpulan, kepala madrasah di daerah ini telah memperlihatkan arah kepemimpinan yang positif dan adaptif terhadap perubahan digital, namun perlu adanya peningkatan dalam kapasitas teknis dan kolaboratif agar proses transformasi digital di madrasah dapat berlangsung lebih efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya Kognitif Dan Budaya (PMGB) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu Ohtovia Shanita; Isnaniah Isnaniah; Junaidi Junaidi; Imamuddin Imamuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1816

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di Fase E SMA N 1 Banuhampu bahwa rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian dari sumatif tengah semester (STS). Berdasarkan persentase nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan penilaian sumatif tengah semester, siswa dengan kategori rendah memiliki persentase sebesar 72%. Ini menunjukkan bahwa masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB). Rumusan masalah dalam penelitianini adalah apakah terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa menggunakan Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Jenis penelitian ini adalah dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu. Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa E.6 sebagai kelas eksperimen dan siswa E.4 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dari tes akhir (post-test). Berdasarkan analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menggunakan uji-t dan Sofware Minitab taraf nyata α = 0,05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 3,12 > 1,66 dan P-value = 0,001.Sehingga ditolak dan diterima. Sehingga diterima yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Fase E SMA N 1 Banuhampu. Dikarenakan ditolak dan diterima dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Matematika Berorientasi Gaya kognitif dan Budaya (PMGB) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Fase E SMA N 1 Banuhampu
Impact of Tahfidz Learning Management and Learning Environment on Tahfidz Learning Motivation among Madrasah Tsanawiyah Students Alfiandrizal Alfiandrizal; Junaidi Junaidi; Muhammad Afif Al Faruq; Kunalan Kuriaya
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 24, No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v24i2.9521

Abstract

ENGLISH: Impact of Tahfidz Learning Management and Learning Environment on Tahfidz Learning Motivation among Madrasah Tsanawiyah StudentsObjective: This study aims to determine the effect of Tahfidz learning management and learning environment on students' motivation to learn Tahfidz at MTsN 2 Agam. Method: This study employs a quantitative method, utilizing multiple regression analysis, to investigate the relationship and effect between variables. Results: The TAHFIDZ learning management system has a significant effect on student learning motivation, such that the better the planning, implementation, and evaluation of Tahfidz, the higher the students' motivation in memorizing the Qur'an. Conclusion: Both variables, Tahfidz learning management and learning environment, have an essential contribution in increasing student learning motivation. Contribution: This study provides input for teachers, madrasahs, and policymakers to enhance the management of Tahfidz programs and create a more supportive learning environment, thereby improving the quality of students' memorization.INDONESIAN: Pengaruh Manajemen Pembelajaran Tahfidz dan Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Tahfidz Siswa Madrasah Tsanawiyah Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh manajemen pembelajaran tahfidz dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar tahfidz siswa di MTsN 2 Agam. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil: Manajemen pembelajaran tahfidz berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, sehingga semakin baik perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi tahfidz, semakin tinggi motivasi siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Kesimpulan: Kedua variabel, baik manajemen pembelajaran tahfidz maupun lingkungan belajar, memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kontribusi: Penelitian ini memberikan masukan bagi guru, madrasah, dan pemangku kebijakan untuk memperbaiki pengelolaan program tahfidz dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung demi peningkatan kualitas hafalan siswa.