Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ISPRING MATERI IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMPN 3 SUNGAI KAKAP Adhitya Prihadi; Ryan Permana; Matsun Matsun
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v9i2.4217

Abstract

Media merupakan alat yang dapat digunakan dalam proses mempermudah dalam melakukan sesuatu, tak terlepas dari dunia pendidikan. Media sangat membantu dalam penjelasan suatu materi agar lebih mudah dipahami, lebih ringkas dan lebih menarik. Penggunaan media pembelajaran ISpring materi IPS dipilih karena keberadaan smartphone di perguruan tinggi sangatlah berdampingan dan dibutuhkan, sehingga menarik untuk di teliti. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran menurut ahli materi, 2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran menurut ahli media. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development approach (R & D) dengan menggunakan model 4-D (Four-D Models) yang terdiri dari empat tahap. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Secara keseluruhan, rata-rata penilaian aspek materi oleh para ahli materi diperoleh nilai 81,25. Hasil penilaian tersebut masuk dalam rentang nilai 81,25< skor ≤100% dengan kategori sangat layak, 2) Secara keseluruhan, rata-rata penilaian oleh ahli media diperoleh nilai 86,67, hasil penilaian tersebut masuk dalam rentang nilai 81,25< skor ≤100% dengan kategori sangat layak.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Menggunakan Aplikasi Articulate Storyline 3 pada Materi Getaran dan Gelombang Selviyani, Selfia Selvi; Matsun; Boisandi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan MIPA & Teknologi, Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v7i1.6517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui kelayakan respon dan hasil sebelu, dan sesudah menggunakan media pembelajaram interaktif berbasis android menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 pada materi getaran dan gelombang. Metode penelitian ini mengggunakan metode R & D dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas VIII MTS AL-AZIZ Sui. Ambawang yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa Teknik komunikasi langsung (wawancara). Sedangkan instrumen pada penelitian ini berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan, yaitu 1) Hasil validasi oleh ahli media memperoleh skor rata-rata 85% dengan kategori sangat layak dan hasil validasi oleh ahli materi memperoleh skor rata-rata 92% dengan kategori sangat layak. 2) Hasil angket respon siswa terhadap penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis android menggunakan aplikasi Articulate Storyline 3 memperoleh skor rata-rata 93% dengan kategori sangat layak. 3) Hasil penilaian dari hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran interaktif ini memperoleh nilai N-gain dengan skor rata-rata 0,65 kategori sedang.
Workshop STEM-Robotic bagi Guru Sekolah Dasar dan Menengah Sari, Ira Nofita; Saputri, Dwi Fajar; Pramuda, Adi; Boisandi, Boisandi; Sukadi, Eti; Angraeni, Lia; Matsun, Matsun; Hadiati, Soka; Assegaf, Sy. Lukman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1757

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dari tingkat dasar hingga menengah atas mengenai konsep, prinsip, dan manfaat implementasi STEM, coding, dan robotik dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan PKM yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan PKM meliputi tahap 1) persiapan, 2) sosialisasi meliputi kegiatan pemaparan narasumber, diskusi, tanya jawab, 3) pelaksanaan pelatihan dan pendampingan oleh fasilitator meliputi praktik dan unjuk kerja 4) monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dari tingkat dasar hingga menengah atas tentang implementasi STEM, coding, dan robotik berbasis STEM. Selain itu, keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis STEM juga meningkat. Program ini juga berhasil memperkenalkan sumber digital yang mendukung penerapan STEM, coding, dan robotik dalam pembelajaran. Respon positif peserta menunjukkan motivasi untuk mengaplikasikan STEM, dan kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inovatif dan berkelanjutan.
Penerapan Model Guided Inquiry Berbantuan LKPD pada Materi Virus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Islam Bawari Pontianak Zahwa, Nabila Aulia; Matsun, Matsun; Trisianawati, Eka
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2647

Abstract

This study aims to determine the significant difference in critical thinking skills of students taught with Guided inquiry learning model with students taught conventional learning model on virus material in class X SMA Islam Bawari Pontianak. The method used is quantitative with a pretest – posttest only group design experimental design. This research was conducted in class X SMA Islam Bawari Pontianak using simple random sampling technique with 2 class samples, namely class XA as the control class and XB as the experimental class. Data were obtained through pretest and posttest tests of students' critical thinking skills with essay questions. The data obtained was analyzed quantitatively by statistical tests. The results of the study showed critical thinking skills in the experimental class with the previous average score of 40.97 and afterwards 84.44. The critical thinking ability of conventional model students with an average score of 38.75 before and 60.13 afterwards. There is a significant difference in the Guided inquiry learning model on the critical thinking ability of grade X students of SMA Islam Bawari Pontianak.
KEGIATAN PENUGASAN DOSEN DI SEKOLAH (PDS) IKIP-PGRI PONTIANAK Zaidan, Matsun; Hodiyanto, Hodiyanto -
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.938 KB)

Abstract

Pemerintah melalui kemenristekdikti memberikan amanah berupa dukungan dana hibah untuk pengembangan program PDS kepada IKIP PGRI Pontianak melalui program Revitalisasi LPTK. IKIP PGRI Pontianak merancang program penguatan dan pengembangan program PDS berbasis Learning Community. Implementasi PDS dirancang tidak sekedar mengalirkan IPTEKS dari LPTK ke sekolah laboratorium dan mitra, namun juga terjadi saling belajar dan berbagi informasi di bidang pembelajaran berbasis scientific approach, manajemen sekolah modern,pengembangan bahan ajar, dan lain-lain. Evaluasi pelaksanaan PDS (existing) yang selama ini dilakukan, diperoleh temuan bahwa idealnya pelaksanaan PDS memunculkan paradigma baru, yaitu dosen yang ditugaskan dalam PDS tidak hanya sebatas mengalirkan IPTEKS namun juga mendapatkan pelajaran dari lingkungan sekolah (siswa, guru, tatakelola sekolah, dan lain-lain). Hasil kegiatan PDS ini membuat dosen dan guru bekerja sama dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Selain itu, mereka juga berkalaborasi dalam penelitian, sehingga guru-guru yang kurang paham dalam penelitian akan dibantu oleh dosen. Begitu pula dosen yang mengajar di kelas akan dibantu oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran karena guru lebih paham karakteristik siswa di sekolah. Dari kegiatan PDS ini, dosen dan guru berkalaborasi dalampenyusunan artikel ilmiah yang dipublikasikn di jurnal penelitian dan buku perangkat pembelajaran yang dalam proses editing untuk di ISBNkan.
Inovasi Asesmen Berbasis Deep Learning: Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Fisika di Kota Pontianak Nurussaniah, Nurussaniah; Sari, Ira Nofita; Angraeni, Lia; Sukadi, Eti; Boisandi, Boisandi; Assegaf, Syarif Lukman Hakim; Saputri, Dwi Fajar; Matsun, Matsun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2978

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru fisika di Kota Pontianak melalui inovasi asesmen pembelajaran berbasis deep learning. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada tantangan guru dalam mengembangkan asesmen yang relevan dengan keterampilan abad ke-21, di mana asesmen tradisional masih dominan dan kurang mampu mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, workshop, praktik penyusunan instrumen asesmen, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah guru fisika SMA/SMK yang tergabung dalam MGMP Fisika Kota Pontianak. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep asesmen berbasis deep learning, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor pretest dan posttest. Selain itu, keterampilan guru dalam menyusun instrumen asesmen juga meningkat dengan rata-rata kategori “baik”, meskipun aspek autentisitas asesmen masih perlu diperkuat. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan asesmen berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis guru fisika, sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran sains di era digital.
Feasibility of Academic Blogs as Learning Media for Electromagnetik Induction Material Angraeni, Lia; Sari, Ira Nofita; Junghin, Noryi; Matsun, Matsun
Kappa Journal Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i3.23918

Abstract

Based on pre-observation results, researchers found that student learning outcomes in electromagnetic induction material were still below the standards set by the school. This is due to the lack of learning media used. Therefore, it is necessary to develop innovative media that can support learning, namely blog-based learning media. This research aims to determine feasibility according to media experts, feasibility according to material experts, and test students' responses to the media being developed. This research uses Thiagarajan's R&D steps with a 4D model, namely (Define, Design, Develop, and Disseminate), but in its implementation in this research it is modified to 3D, namely Define, Design, and Develop. The results of data analysis show that from the media aspect it is categorized as very appropriate with a score of 91%, from the material aspect it is categorized as appropriate with a score of 75% and the results of student responses to the media being developed are categorized as very feasible with a score of 95%. Based on this, it can be concluded that the learning media with the Academic Blog is said to be suitable for use in learning electromagnetic induction material.
Penerapan Model Guided Inquiry Berbantuan LKPD pada Materi Virus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Islam Bawari Pontianak Zahwa, Nabila Aulia; Matsun, Matsun; Trisianawati, Eka
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2647

Abstract

This study aims to determine the significant difference in critical thinking skills of students taught with Guided inquiry learning model with students taught conventional learning model on virus material in class X SMA Islam Bawari Pontianak. The method used is quantitative with a pretest – posttest only group design experimental design. This research was conducted in class X SMA Islam Bawari Pontianak using simple random sampling technique with 2 class samples, namely class XA as the control class and XB as the experimental class. Data were obtained through pretest and posttest tests of students' critical thinking skills with essay questions. The data obtained was analyzed quantitatively by statistical tests. The results of the study showed critical thinking skills in the experimental class with the previous average score of 40.97 and afterwards 84.44. The critical thinking ability of conventional model students with an average score of 38.75 before and 60.13 afterwards. There is a significant difference in the Guided inquiry learning model on the critical thinking ability of grade X students of SMA Islam Bawari Pontianak.
Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Kelas Berbasis Praktikum dan Aplikasi STEM Fase F untuk MGMP Fisika Kota Pontianak Lia Angraeni; Sari, Ira Nofita; Matsun, Matsun; Pramuda, Adi; Hadiati, Soka; Saputri, Dwi Fajar; Boisandi, Boisandi; Hakim Assegaf, Sy. Lukman
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v1i2.68

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide skills to physics teachers at the Pontianak City Physics MGMP to develop practical-based learning and STEM Phase F applications. The method of implementing PKM is training and mentoring. The stages of implementing PKM consist of stage 1) preparation; stage 2) socialization which includes activities of resource person presentation, discussion, and question and answer; and stage 3) implementation and mentoring, which includes activities; and 4) monitoring and evaluation. This activity succeeded in increasing teachers' insight and skills about the implementation of STEM Phase F in practical-based learning activities. In addition, teachers' skills in compiling STEM-based learning devices also increased. This program succeeded in introducing the application of STEM in practical-based Physics learning in the Lab. The positive response of participants showed motivation to apply STEM and partnerships between universities and schools as the first step to creating an innovative and sustainable learning environment. This PKM produced outputs, namely news in the online mass media of the KALBAR Regional Government
Science Literacy through STEM-Based Project Based Learning Model Hendrik Pratama; Matsun; Yulia Dewi Puspitasari; Tri Wahyuni Maduretno
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11306

Abstract

This study explores the project-based STEM (Science, Technology, Engineering and Maths) approach and its effect on science literacy. The research type is quasi-experiment with pretest postest nonequivalent control group design and 84 samples have been selected from 320 population. The project-based STEM approach was applied to the experimental class while the control class used the Problem Based Learning model. The results showed that the project-based STEM approach had a significant effect on science literacy. Measurement of science literacy in the experimental class showed better data than the control class where the assessment focused on aspects of content, process, context, and science attitudes. Students were able to connect science concepts with real-world scenarios. Another impact is that students are trained to work together in groups in developing ideas, solving problems using media projects, and drawing conclusions based on data analysis of investigation results. The novelty of this research is the creation of a new project in understanding nutrient material in the Basic Natural Science course. The resulting project is an IoT-based NPK, pH, temperature, conductivity, and humidity measuring instrument that can not only operate within the scope of the laboratory but can be disseminated to solve real problems.