Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA PAPAN JURANG PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH DI KELAS II Ruku, Iqdal Ade Putra; Kudus, Kudus; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Pakaya, Widi Candika
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9369

Abstract

This research aimed to improve student learning outcomes through the application of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by the papan jurang learning media on the topic of addition and subtraction of whole numbers in Grade II of SDN 1 Telaga Biru. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, in which each cycle consisted of planning, implementation, observation, and reflection with 20 students as subjects. Data were collected through learning outcome tests, observations of teacher and student activities, and documentation, and were analyzed using descriptive, quantitative, and qualitative methods. The results showed an improvement in students' learning outcomes on the topic of addition and subtraction of whole numbers after the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model and the papan jurang media. In the initial condition (pre-cycle), only 20% of students achieved the minimum mastery criterion (score ≥75). Following the implementation of Cycle I, the mastery learning rate increased to 55%, with 11 students achieving mastery. In Cycle II, learning outcomes continued to improve, with 90% of students achieving mastery (18 students). In addition, observations indicated an increase in student activity from the moderate category in the pre-cycle to the very good category in Cycle II. Thus, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by the papan jurang media can effectively improve student learning outcomes in addition and subtraction of whole numbers topic in Grade II of SDN 1 Telaga Biru. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model problem based learning (PBL) berbantuan media papan jurang pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II SDN 1 Telaga Biru. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & Mc Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah setelah penerapan model problem based learning (PBL) dan media papan jurang. Pada kondisi awal (pra-siklus) hanya 20% siswa yang mencapai KKM (nilai ≥ 75). Setelah tindakan pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 55% dengan 11 siswa tuntas. Pada siklus II, hasil belajar semakin meningkat dengan ketuntasan 90% (18 siswa tuntas). Selain itu, observasi menunjukkan peningkatan aktivitas siswa dari kategori cukup pada pra-siklus menjadi kategori sangat baik pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning (PBL) berbantuan media papan jurang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II  SDN 1 Telaga Biru.
PENGGUNAAN MEDIA GEOBOARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG DI SD Mokodompis, Regita Restilia; Husain, Rustam I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Mahniar, Ade
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9373

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of using Geoboard media in improving the learning outcomes of fourth-grade students on the learning material of squares and rectangles. This study was motivated by the low mathematics learning outcomes caused by the limited variation of teaching methods and the lack of attractive learning media. The research method used was Classroom Action Research (CAR), which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 19 fourth-grade students of SDN 03 Bulango Utara. The results of the study indicate that the use of Geoboard media significantly improved students’ learning outcomes. In the initial observation, only 30% of students achieved learning mastery. After the implementation of the actions, learning mastery increased to 47.37% in Cycle I and reached 84.21% in Cycle II. In addition, there was an improvement in both teacher and student activities, which increased from the “fairly good” category to the “very good” category. The use of Geoboard media not only enhanced students’ understanding of square and rectangle concepts but also increased their motivation, active participation, and independent learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Geoboard dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada materi persegi dan persegi panjang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa akibat kurang bervariasinya metode pembelajaran dan kurangnya media yang menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas IV SDN 03 Bulango Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Geoboard dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada observasi awal, hanya 30% siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah tindakan dilakukan, hasil belajar meningkat menjadi 47,37% pada siklus I dan mencapai 84,21%pada siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan pada aktivitas guru dan siswa yang sebelumnya berada pada kategori “cukup baik” menjadi “sangat baik”. Penggunaan media Geoboard tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep luas persegi dan persegi panjang, tetapi juga meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan kemandirian belajar siswa.  
MENINGKATAKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG BILANGAN DESIMAL MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS V SD Adam, Rahman Andika Apriyanto K.; Husain, Rusmin I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9374

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ ability in performing decimal number operations at SDN 2 Telaga, Telaga District, Gorontalo Regency. The ability to perform decimal operations is an essential competency in elementary mathematics learning; however, in practice, many students still experience difficulties in understanding and applying these concepts. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a gradual and continuous manner, involving 19 students as research participants. Data were collected through learning achievement tests to measure improvements in students’ decimal operation skills and observations to examine teacher and student activities during the learning process. The collected data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative analysis techniques. The results indicated that the implementation of the drill method significantly improved students’ ability to perform decimal operations. Learning mastery increased from 63.2% in Cycle I to 89.5% in Cycle II, with the class average score reaching 82. In addition to improved learning outcomes, student learning activities also increased from a fair category to a very good category. Therefore, the drill method was proven to be effective in enhancing elementary school students’ decimal arithmetic skills. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal pada siswa kelas V SDN 2 Telaga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan operasi hitung bilangan desimal merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa serta observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Drill mampu meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa secara signifikan. Ketuntasan belajar siswa mencapai 63,2% pada siklus I dan meningkat menjadi 89,5% pada siklus II, dengan rata-rata nilai kelas mencapai 82. Selain peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan, dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, metode Drill terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung bilangan desimal siswa sekolah dasar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN GENIALLY PADA SISWA KELAS V Yusuf, Diva Quitza; Husain, Rustam I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Mahniar, Ade
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9375

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ mathematics learning outcomes through the use of Genially as a digital learning medium at SDN 3 Bulango Utara. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a cyclical and systematic manner, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 12 fifth-grade students, comprising 7 female students and 5 male students. Data were collected through learning achievement tests, observations of teacher and student activities, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results indicated a significant improvement in students’ mathematics learning outcomes after the implementation of Genially-based learning media. In the pre-action stage, only 25% of students achieved the minimum mastery criterion (score ≥ 75). Following the implementation of the actions, learning mastery increased to 58.33% in Cycle I and further improved to 83.33% in Cycle II. In addition, students’ learning activities showed improvement from a fair category to a very good category. These findings demonstrate that the use of Genially as a learning medium is effective in improving mathematics learning outcomes of fifth-grade elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara melalui penggunaan media pembelajaran Genially. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 12 siswa, yaitu 7 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah penerapan media Genially. Pada kondisi awal, hanya 25% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 75). Setelah pelaksanaan tindakan, ketuntasan belajar meningkat menjadi 58,33% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Selain itu, aktivitas siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran Genially terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 3 Bulango Utara.