p-Index From 2021 - 2026
6.438
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Industri Jurnal Keuangan dan Perbankan Trikonomika: Jurnal Ekonomi Indonesian Journal of Science and Technology Jurnal Ilmiah Econosains Format : Jurnal Imiah Teknik Informatika Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Bisnis dan Manajemen NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial YUME : Journal of Management JURISMA: Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Majalah Ilmiah UNIKOM Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi FIRM: Journal of Management Studies Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Industri (EBI) Journal of Economics, Management, Business And Accounting (JEMBA) International Journal of Research and Applied Technology (INJURATECH) International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Journal Of World Science Jurnal Sains Informatika Terapan (JSIT) MATRIX : JURNAL MANAJEMEN TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Journal Research of Social Science, Economics, and Management Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia (Jibeka) Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) ASEAN Journal for Science and Engineering in Materials ASEAN Journal of Educational Research and Technology Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Integrated System and Management Technology Software Engineering in Computing Systems
Claim Missing Document
Check
Articles

Technopreneurship dan Adopsi Sistem Informasi pada Usaha Mikro di Era Industri 4.0 : Analisis berbasis Data Terbuka Fasilitasi Kabupaten Bandung Lusianto Lusianto; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.323

Abstract

Revolusi Industri 4.0 mengubah secara mendasar cara usaha mikro berproduksi, mendistribusikan produk, dan berinteraksi dengan konsumen melalui pemanfaatan internet, komputasi awan, dan big data. Dalam lanskap tersebut, technopreneurship — integrasi kapasitas kewirausahaan dengan teknologi — menempatkan teknologi sebagai inti penciptaan nilai, efisiensi, dan keunggulan kompetitif. Artikel ini menganalisis peran technopreneurship dalam penguatan usaha mikro di era Industri 4.0 melalui tinjauan naratif atas literatur jurnal nasional dan peraturan perundang-undangan, yang dipadukan dengan analisis deskriptif data resmi daerah mengenai jumlah usaha mikro yang difasilitasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DISKOPUKM) Kabupaten Bandung periode 2019–2025 (dataset DISKOPUKM/062, Satu Data Kabupaten Bandung). Data memperlihatkan ekspansi tajam dari 401 unit pada 2019 menjadi puncak 5.426 unit pada 2023 — setara laju pertumbuhan majemuk tahunan sekitar 92 persen — yang kemudian terkoreksi moderat menjadi 4.312 unit pada 2024 dan 4.110 unit pada 2025, namun tetap lebih dari sepuluh kali lipat angka awal periode. Temuan mengindikasikan bahwa luasnya jangkauan fasilitasi merupakan modal kebijakan yang penting, tetapi jangkauan semata belum menjamin penguatan technopreneurship; substansi program perlu diarahkan pada literasi digital, akses platform, inovasi model bisnis, dan pendampingan berbasis teknologi sebagaimana diamanatkan PP Nomor 7 Tahun 2021 dan Perpres Nomor 2 Tahun 2022. Artikel ini menyumbangkan sintesis konseptual dan pembacaan awal berbasis bukti atas keterkaitan kebijakan fasilitasi daerah dengan agenda technopreneurship.
Pengembangan Responsive Agentic AI-Enhanced Learning Framework untuk Meningkatkan Daya Saing Startup Edtech Hani Irmayanti; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.331

Abstract

Advances in artificial intelligence in education open up opportunities for more adaptive and personalized learning. However, EdTech startups still face challenges in the form of high customer churn rates and low user loyalty, which impact business competitiveness. This study proposes the Responsive Agentic AI-Enhanced Learning Framework as a conceptual artifact that integrates Agentic AI capabilities with adaptive learning. The method used is Design Science Research (DSR), which includes problem identification, solution goal setting, design and development, demonstration, logical evaluation, and communication. The objective of this research is to identify the essential elements of Agentic AI in the development of adaptive learning models for EdTech startups. The research results identified six main components, Agentic AI Capability, Adaptive Learning, Personalized Learning Experience, User Engagement, User Loyalty, and Competitive Advantage. Logical evaluation showed that the resulting framework possesses good relevance, consistency, completeness, and usefulness. The study concluded that the integration of Agentic AI has the potential to increase user loyalty while supporting the sustainable competitiveness of EdTech startups.
Pengembangan Platform Ekosistem Bisnis Digital berbasis Artificial Intelligence untuk Mendukung Business Analytics Ipan Ripai; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v5i1.340

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan data bisnis dan pengambilan keputusan berbasis data. Meskipun Artificial Intelligence (AI) dan Business Analytics menawarkan potensi besar, penerapannya pada UMKM masih belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan melakukan evaluasi awal terhadap prototype BokorAI, yaitu platform bisnis digital berbasis AI yang mengintegrasikan Business Analytics dan Virtual Business Assistant untuk mendukung pengambilan keputusan UMKM. Penelitian menggunakan metode Design Science Research (DSR) yang meliputi identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, demonstrasi, dan evaluasi awal prototype. BokorAI dikembangkan sebagai aplikasi berbasis web yang menyediakan dashboard analitik bisnis, analisis penjualan, analisis pelanggan, serta asisten virtual berbasis AI. Prototype diuji menggunakan data transaksi riil pada UMKM dan dievaluasi melalui pengujian usability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BokorAI mampu mengintegrasikan Business Analytics dan Virtual Business Assistant dalam satu platform yang membantu pelaku UMKM memantau kinerja usaha, memperoleh insight bisnis, serta menerima rekomendasi secara interaktif. Prototype yang dikembangkan berpotensi meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data dan mendukung transformasi digital UMKM
A Design Science Roadmap for Auditable Ocular Disease Classification: Evidence Mapping of AI Governance Gaps Rizal Rachman; Eddy Soeryanto Soegoto; Irawan Afrianto; Irfan Dwiguna sumitra; Zainal Arifin Hasibuan
Integrated System and Management Technology Vol. 1 No. 2 (2026): July: Integrated System and Management Technology
Publisher : Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66472/ismat.v1i2.442

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) into ocular diagnostics has led to substantial improvements in predictive accuracy. However, a persistent gap remains between technical performance and clinical accountability. The present study addresses the "accuracy trap" and the lack of transparency in current deep learning models for ocular disease classification. The objective of the research is twofold: firstly, to identify methodological deficiencies in extant literature and, secondly, to propose a standardised evaluative framework to ensure model auditability. A systematic evidence mapping (SEM) approach, combined with design science research methodology (DSRM), was utilised to scrutinise 10 high-impact Scopus-indexed studies published between 2023 and 2026. The findings reveal a critical "predictive validity gap," where 80% of the evidence base relies on aggregate accuracy while 90% remains "black box" without functional Explainable AI (XAI) layers. The synthesis of these gaps resulted in the formulation of a conceptual roadmap that mandated multi-metric evaluation, incorporating Cohen's Kappa, and pathophysiological traceability. In conclusion, this research establishes that clinical deployment of AI must transition from model-centric success to a governance-oriented paradigm that prioritises decision utility and auditable audit trails. This roadmap provides a rigorous blueprint for the future implementation of transparent and accountable medical AI systems.
Implementasi Model Bisnis Dan Strategi Pengembangan Smart Hiking Menggunakan Business Model Canvas Dan SWOT Anggun Fergina; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1206

Abstract

Meningkatnya aktivitas pendakian gunung di Indonesia mendorong kebutuhan terhadap layanan digital yang mampu mendukung persiapan pendakian secara lebih aman dan terstruktur. Namun, inovasi teknologi tidak hanya membutuhkan pengembangan fitur, tetapi juga model bisnis yang mampu menjelaskan bagaimana nilai diciptakan, disampaikan, dan menghasilkan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis dan strategi pengembangan Smart Hiking sebagai aplikasi pendukung aktivitas pendakian berbasis kecerdasan buatan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pengembang aplikasi, observasi terhadap konsep layanan, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart Hiking memiliki proposisi nilai melalui integrasi rekomendasi perlengkapan berbasis kecerdasan buatan, informasi cuaca secara real-time, data jalur pendakian, dan dukungan mitigasi risiko dalam satu platform. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi Business Model Canvas dan SWOT dapat menjadi pendekatan strategis dalam merancang model bisnis digital pada tahap awal pengembangan.
STRATEGI KOMUNIKASI BISNIS DAN ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN PADA SHOWROOM MOBIL BEKAS KEY GARAGE Ria Anggraeni; Eddy Soeryanto Soegoto; Rahma Wahdiniwaty; Irfan Dwiguna Sumitra; Adam Mukharil Bachtiar
JIPSI Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Vol 16 No 1 (2026): JIPSi : Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jipsi.v16i1.19087

Abstract

Abstract   The success of automotive business, particularly in the used car market, currently depends on how companies build credibility in the eyes of consumers. This study aims to analyze the business communication strategy and implementation of entrepreneurial orientatiom applied by the Key Garage used car showroom in increasing sales volume and building customer trust. This study uses a descriptive qualitative method. Data were collected through in-depth interview and participant observation to capture the reality on the ground as a whole. In-depth analysis was conducted to map how the business narrative is constructed and how the entrepreneurial spirit is implemented in daily decision-making. The results show that Key Garage implements an integrated communication strategy, combining conventional communication channels (face-to-face) with intensive use of social media to expand market reach. Entrepreneurial orientation is manifested through three main dimensions: innovation in digital marketing, proactiveness in sourcing quality stock units, and the courage to take risks in setting competitive prices. The synergy between persuasive communication and a strong entrepreneurial mentality has proven to be a crucial factor in building customer loyalty and strengthening Key garage’s brand position. This study confirms that strengthening digital literacy and transparency of product information are key factors in maintaining consumer loyalty in the used car business.       Abstrak   Keberhasilan bisnis otomotif, khususnya pada pasar mobil bekas, saat ini bergantung pada cara perusahaan membangun kredibilitas di mata konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi bisnis dan implementasi orientasi kewirausahaan yang diterapkan oleh showroom mobil bekas Key Garage dalam meningkatkan volume penjualan dan membangun kepercayaan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dihimpun melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk menangkap realitas di lapangan secara utuh. Analisis dilakukan secara mendalam guna memetakan bagaimana narasi bisnis dibangun dan bagaimana jiwa kewirausahaan diimplementasikan dalam pengambilan Keputusan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa Key Garage menerapkan strategi komunikasi yang terintegrasi, mengombinasikan saluran komunikasi konvensional (tatap muka) dengan pemanfaatan media sosial secara intensif untuk memperluas jangkauan pasar. Orientasi kewirausahaan diwujudkan melalui tiga dimensi utama yaitu inovasi dalam pemasaran digital, proaktif dalam mencari stok unit yang berkualitas, serta keberanian mengambil risiko dalam menetapkan harga  yang kompetitif. Sinergi antara komunikasi yang persuasif dan mentalitas kewirausahaan yang kuat terbukti menjadi faktor krusial dalam membangun loyalitas pelanggan dan memperkuat posisi merk Key Garage. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital dan keterbukaan informasi produk menjadi kunci utama dalam menjaga loyalitas konsumen pada bisnis mobil bekas.  
KEWIRAUSAHAAN SOSIAL UPCYCLING FASHION BAGI IBU TUNGGAL: KAJIAN PUSTAKA TERHADAP TREN KONSUMSI GENERASI Z DI ERA EKONOMI DIGITAL Karina Nurhidayah; Eddy Soeryanto Soegoto; Rahma Wahdiniwanty; Irfan Dwiguna Sumitra; Adam Mukharil Bachtiar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.844-847

Abstract

Perkembangan ekonomi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pekerja perempuan di sektor informal, khususnya ibu tunggal yang memiliki beban peran ganda. Di sisi lain, dominasi Generasi Z (Gen Z) sebagai demografi konsumen utama pada tahun 2026 menunjukkan pergeseran preferensi menuju produk yang mengusung nilai keberlanjutan (sustainability) dan otentisitas sosial. Artikel ini merupakan tinjauan pustaka (literature review) yang bertujuan untuk merumuskan landasan konseptual bagi model bisnis kewirausahaan sosial berbasis upcycling fashion. Melalui sintesis berbagai literatur dari tahun 2020 hingga 2026, kajian ini menemukan bahwa integrasi antara keterampilan menjahit ibu tunggal di Kota Bandung dengan strategi pemasaran User-Generated Content (UGC) dapat menciptakan ekosistem bisnis yang memberdayakan perempuan secara ekonomi sekaligus memenuhi tuntutan etis konsumen Gen Z.
Development of the Value Co-Creation and Monetization Resilience Model in the Vertical Micro-Drama Ecosystem: a Theoretical Study on Paywall Innovation Ahmad Budi Sulistioyuwono; Eddy Soeryanto Soegoto; Rahma Wahdiniwaty; Adam Mukharil Bachtiar; Irfan Dwiguna Sumitra
Journal of World Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v5i1.1624

Abstract

The rapid transformation of digital content consumption toward short-form and vertical video formats has given rise to vertical micro-dramas as a distinct entertainment ecosystem with unique monetization challenges. While prior studies have examined value co-creation and monetization strategies separately, limited attention has been paid to how these two dimensions interact to sustain revenue in highly volatile, attention-driven environments. This study adopts a theoretical research design using a conceptual model development approach based on a systematic synthesis of international and national scholarly literature. Through thematic and comparative analysis, the study identifies key dimensions of value co-creation—engagement, community participation, data-driven feedback, and institutional collaboration—and maps their interaction with diverse paywall innovations, including microtransactions, hybrid advertising models, subscriptions, and access-based partnerships. The findings demonstrate that monetization resilience in vertical micro-drama ecosystems emerges from the dynamic alignment between participatory value creation and adaptive paywall design, rather than from isolated revenue mechanisms. The study contributes a conceptual framework that explains how co-creation processes, when integrated with flexible monetization architectures and contextualized by local market conditions, enable platforms to achieve sustainable revenue under conditions of rapid technological and behavioral change.
DYNAMICS OF GROWTH AND INEQUALITY E-COMMERCE ADOPTION: A SECTORAL ANALYSIS OF DIGITAL ENTREPRENEURSHIP IN INDONESIA Cut Dinda Sara; Eddy Soeryanto Soegoto; Rahma Wahdiniwaty
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 4 No. 12 (2025): NOVEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v4i12.1557

Abstract

This study aims to analyze the disparity in e-commerce adoption by entrepreneurs across Indonesia. Using quantitative descriptive methods, this study processed secondary data sourced from the E-Commerce Statistics report from the Central Statistics Agency (BPS). The results show significant differences in the use of digital technology across regions. Java Island recorded the highest digital adoption rate, supported by established infrastructure. Conversely, eastern Indonesia, such as Papua, showed the lowest adoption rate due to internet access and logistical constraints. These findings emphasize the importance of equitable digital ecosystems to support the sustainability of entrepreneurship across Indonesia.
Technopreneurship and Digital Innovation as Determinants of MSME Competitive Advantage: A Strategic Management Perspective in the Digital Economy Era Burhanuddin Burhanuddin; Eddy Soeryanto Soegoto; Irfan Dwiguna Sumitra; Adam Mukharil Bachtiar; Rahma Wahdiniwaty
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 7 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i7.1311

Abstract

Digital transformation is understood as a systematic process that influences the entire management cycle—from strategy formulation and implementation to organizational performance evaluation. This study aims to analyze the effect of digital innovation, technopreneurial managerial competence, and technology orientation on the competitive advantage of Small and Medium Enterprises (SMEs). A quantitative approach was employed using a survey method involving 150 SME respondents who had adopted digital technologies, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that digital innovation, technopreneurial managerial competence, and technology orientation have a positive and significant impact on SMEs’ competitive advantage, explaining 71.7% of the variance. These findings highlight the importance of integrating technopreneurship and digital innovation as an effective managerial strategy to enhance the competitiveness and sustainability of SMEs. The study provides practical implications for SME owners to prioritize managerial competence development, technology adoption, and innovation culture while offering guidance for future research to consider external factors influencing competitive advantage models.
Co-Authors Adam Mukharil Bachtiar Adani Ghina Puspita Sari Adhea Vinora Putri Adilah, N Agis Abdi Rafdhi Agis Abhi Rafdhi Agung Nugraha Agus Mulyana Agustin, Nada Delia Ahmad Budi Sulistioyuwono Airine Hananiah Akbar, Aldi Mohamad Albar, Chepi Nur Anggun Fergina Asep Bayu Dani Nandiyanto Bachtiar, Adam Mukharil Bobi Kurniawan, Bobi Burhanuddin Burhanuddin Chepi Nur Albar Cindy Nuke Mardika Cut Dinda Sara Daniel Maruli Dedi Sulistiyo Soegoto Dian Dharmayanti Dicky Kurniawan Dina Oktafiani Dostnazar Ximmataliyev Elfiyah, E Fadillah, Ismail Hudan Firmansyah Firmansyah Fitri Febriyanti Fristaloka, Gina Dwi Goh Kang Wen Hani Irmayanti Hayati, Euis Neni Hayin Ananta Herdiansyah Pratama Ginanjar Herman Soegoto Hernalom Sitorus Herry Saputra Hewa Majeed Zangana Hidayat Hidayat Ilham Zaki Iluh Sri Purwani Imanuel Eko Anggun Sugiyono Ipan Ripai Irawan Afrianto Irfan Dwiguna Sumitra Irine Sofianty Juliana Karin Jumansyah, Rizky Kamil, N H Karina Nurhidayah Lia Warlina Linda Norhan Luckyardi, Senny Lukito Angga Prasakti Lusianto Lusianto M Mulyanto Makalalag, Sukiman Mari Maryati Maryati, Mari Maulana, Hanhan Mohamad Akbar, Aldi Mohd. Kamir Yusof Muhammad Ananta Hafidz Muhammad Habibi Putera Muhammad Ikhlas Naufalsyah Ranau Muhammad Irfan Nada Archy Dhafina Nadia Tahiyyah Alifia Natalia, Tri Widiati Novia Aenu Rizqi Nurintang Nurintang Nurul Amelia Popon Dauni Puri Swastika Gusti Krisna Dewi Putera, Muhammad Habibi Rafdhi, Agis Abhi Ragadhita, Risti Rahma Wahdiniwanty Rahma Wahdiniwaty Rahma Wahdiniwaty Rahmadani, Indri Kristanty Raka Pradana Kostarian Rania Febiananda Ria Anggraeni Rina Maryanti Rio Yunanto Riska Endah Septiani Rita Sari Puspita Rizal Rachman Rizky Jumansyah Rofi Fadilah Madani Saputra, Herry Senny Luckyardi Shinta Wanda Kusuma Modjo Soegoto, Dedi Sulistiyo Sri Erina Damayanti Sri Supatmi Sri Supatmi Sri Yuliawati Sufa Atin Sugilar, Audya Pridita Sumitra, Irfan Dwiguna Suryatno Wiganepdo Soegoto Sutisnawati, Yayah Theresia Valentina Lumban Gaol Tiara Salsabila Tomas Chochole Tri Utomo Wiganarto Tri Widianti Natalia Wellga Berlianti Zainal Arifin Hasibuan Zanjabil Zulkarnain