Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP KINERJA GURU DI SMAN 1 MUARO JAMBI Mika, Mika; Muspawi, Mohamad; Handoko, Yudo
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i1.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan ketersediaan sarana dan prasarana terhadap kinerja guru di SMAN 1 Muaro Jambi, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan populasi seluruh guru SMAN 1 Muaro Jambi dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan SmartPLS untuk menguji validitas, reliabilitas, serta pengaruh antar variabel melalui uji parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan ketersediaan sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja guru. Namun, secara simultan kepemimpinan kepala sekolah dan ketersediaan sarana dan prasarana berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru di SMAN 1 Muaro Jambi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan kedua variabel tersebut menggunakan analisis SmartPLS pada konteks sekolah menengah atas negeri di Kabupaten Muaro Jambi, sehingga memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan manajemen pendidikan berbasis data.
Analisis Stres Akademik Pada Siswa SMK Teknologi Penerbangan Indonesia Jambi Hariesty Octari Utami; Robin Pratama; Yudo Handoko
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik merupakan permasalahan yang semakin menonjol pada siswa sekolah menengah kejuruan dengan tuntutan akademik dan disiplin tinggi. Kondisi ini berpotensi memicu burnout yang berdampak pada kesejahteraan psikologis dan capaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman stres akademik siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor pemicu burnout pada siswa SMK Teknologi Penerbangan Indonesia Jambi berdasarkan dimensi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap guru pembina serta siswa kelas X, XI, dan XII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh siswa mengalami stres akademik dengan tingkat dan bentuk yang berbeda pada tiap jenjang kelas. Sumber stres utama meliputi beban tugas teori dan praktik yang tinggi, penerapan sistem disiplin semi-militer, tuntutan prestasi dari orang tua dan guru, serta keterbatasan waktu istirahat. Stres akademik tersebut memunculkan gejala burnout berupa kelelahan emosional, sikap menarik diri dan acuh, serta penurunan persepsi terhadap pencapaian akademik. Faktor internal seperti perfeksionisme dan kemampuan regulasi emosi turut memperkuat tingkat stres yang dialami siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres akademik pada siswa SMK Teknologi Penerbangan Indonesia Jambi merupakan fenomena multidimensional yang memerlukan strategi pendampingan akademik dan psikologis yang lebih adaptif guna mencegah burnout dan meningkatkan kesejahteraan siswa.
LANDASAN FILOSOFIS DALAM SISTEM PENDIDIKAN: KAJIAN ALIRAN FILSAFAT DAN PARADIGMA HUMANISTIK, KRITIS, DAN TRANSFORMATIF Paradipa; Handoko, Yudo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12750

Abstract

This study examines the philosophical foundations within the education system through an analysis of major philosophical schools and the paradigms of humanistic, critical, and transformative education. The problem addressed in this research lies in the lack of comprehensive understanding of how philosophical perspectives shape educational goals, processes, and outcomes in contemporary contexts. Therefore, this study aims to explore the role and relevance of various philosophical streams in constructing educational paradigms that are responsive to human development and social change. This research employs a qualitative approach using the library research method, where data are collected from books, academic journals, and relevant scholarly sources, then analyzed descriptively and interpretatively. The findings reveal that humanistic philosophy emphasizes the development of learners’ potential and individuality, critical philosophy encourages awareness of social inequalities and fosters critical thinking, while transformative philosophy promotes education as a tool for social change and empowerment. These paradigms collectively provide a comprehensive framework for developing an education system that is not only academically oriented but also socially and morally responsive. Thus, integrating these philosophical foundations is essential for creating a holistic and meaningful educational practice
MENATA ULANG PARADIGMA PENDIDIKAN MASA DEPAN DALAM MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL Aini, Nur; Handoko, Yudo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12897

Abstract

This study examines the need to reconstruct the paradigm of future education in response to increasingly complex global challenges, including technological disruption, cultural shifts, and the demands of 21st-century competencies. The problem addressed in this research is the mismatch between conventional educational approaches and the dynamic needs of global society. The objective of this study is to analyze and formulate a more adaptive, innovative, and holistic educational paradigm. This research employs a qualitative approach using a literature study method, where data are collected from various relevant books, journals, and scientific publications from the last five years. The analysis is conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing to identify key patterns and concepts. The findings reveal that future education must emphasize flexibility in curriculum design, integration of technology, development of critical thinking skills, and strengthening of character education based on global and local values. In addition, collaboration between stakeholders and continuous innovation in learning strategies are essential to ensure the relevance and sustainability of education systems. Therefore, restructuring the educational paradigm is crucial to prepare learners who are competent, adaptive, and competitive in the global era
TANTANGAN SISTEM PENDIDIKAN KONTEMPORER DALAM MENGHADAPI GLOBALISASI DAN KETIMPANGAN AKSES PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 Utami Putri, Kirana; Handoko, Yudo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13043

Abstract

This study explores the challenges of contemporary education systems in addressing globalization and disparities in access to education in the Society 5.0 era. The core problem lies in the imbalance of educational opportunities caused by rapid technological development, socio-economic inequality, and uneven distribution of digital infrastructure. The purpose of this research is to identify and analyze these challenges and to formulate strategic solutions based on theoretical and empirical literature. This research uses a literature review method by examining various credible sources such as academic journals, books, and relevant research reports. The results indicate that globalization and digital transformation have significantly influenced educational systems, demanding innovation in learning approaches, policy reform, and the integration of technology in education. However, limited digital access, low levels of digital literacy, and economic disparities remain critical barriers to achieving equitable education. Therefore, strengthening inclusive education policies, expanding technological infrastructure, and enhancing human resource capacity are necessary steps to overcome these challenges and to realize a more equitable and adaptive education system in the Society 5.0 era
REFLEKSI KRITIS DAN ANALISIS STUDI KASUS KEBIJAKAN DALAM SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA SERTA REKOMENDASI PERBAIKANNYA Anggun Rahayu, Nurmala; Handoko, Yudo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13087

Abstract

This study examines critical reflections and case study analyses of policy implementation within the Indonesian education system, focusing on persistent challenges such as policy inconsistency, unequal access to quality education, and gaps between policy design and field execution. The objective of this research is to analyze the effectiveness of selected educational policies and to formulate strategic recommendations for improvement. This study employs a qualitative approach using a literature review and case study method, drawing on recent scholarly sources, government reports, and documented educational practices. The findings indicate that many policies, although conceptually progressive, face significant obstacles in implementation due to limited resources, inadequate teacher training, and weak monitoring systems. Furthermore, disparities between urban and rural educational contexts exacerbate the issue. The study concludes that strengthening policy coherence, improving stakeholder collaboration, and enhancing capacity-building initiatives are essential to achieving sustainable educational reform. These findings provide actionable recommendations aimed at improving policy effectiveness and ensuring equitable education outcomes across Indonesia
Analisis Keterkaitan Antar Komponen Sistem Pendidikan dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Efektif Zulfa Hestri; Yudo Handoko
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.702

Abstract

Pendidikan dapat diibaratkan sebagai sebuah struktur yang terdiri dari berbagai elemen yang terintegrasi erat, yang dirancang untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk meneliti secara lebih rinci elemen-elemen yang membentuk kerangka pendidikan dan implementasinya untuk mendukung seluruh proses pengajaran dan pembelajaran. Untuk tujuan ini, metode kualitatif deskriptif diadopsi, berdasarkan tinjauan pustaka dan pengumpulan informasi dari berbagai sumber, seperti buku, artikel akademis, dan dokumen resmi yang relevan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa elemen-elemen kunci dari struktur pendidikan meliputi mahasiswa, dosen dan staf pendukung, isi mata kuliah (kurikulum), fasilitas dan infrastruktur, iklim dan budaya institusional, serta manajemen dan kepemimpinan pedagogis. Setiap komponen memainkan peran penting dan berinteraksi dengan komponen lainnya untuk menentukan efektivitas proses pembelajaran. Lebih lanjut, situasi yang berkembang pesat di Indonesia menggarisbawahi perlunya beradaptasi dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama antar berbagai elemen harus dikelola secara optimal agar struktur pendidikan dapat menghasilkan tenaga profesional yang berkualitas. Studi ini diharapkan dapat memberikan dasar penting untuk peningkatan struktur pendidikan di masa mendatang.
Paradigma Mutu dan Akuntabilitas Pendidikan dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan Risma Nata Saputri; Yudo Handoko
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi paradigma kualitas dan akuntabilitas dalam pendidikan untuk peningkatan berkelanjutan. Kualitas pendidikan dipahami sebagai konsep multidimensi yang mencakup aspek-aspek yang saling terkait: masukan, proses, hasil, dan dampak. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka, menggabungkan berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penjaminan mutu internal dan eksternal memainkan peran penting dalam memastikan pencapaian standar pendidikan yang konsisten dan berkelanjutan. Lebih lanjut, akreditasi dan implementasi standar nasional sdan internasional berfungsi sebagai alat strategis untuk menilai dan meningkatkan kualitas lembaga pendidikan. Penggunaan pendekatan pendidikan berbasis hasil (Outcome-Based Education/OBE) juga terbukti efektif dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten yang memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dan berdaya saing global. Secara keseluruhan, kombinasi penjaminan mutu, akreditasi, standar pendidikan, dan OBE memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan sosial. Oleh karena itu, kolaborasi antara semua pemangku kepentingan diperlukan untuk menciptakan sistem pendidikan berkualitas tinggi yang responsif terhadap perubahan kondisi.
Pengaruh Stres Dan Konflik Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Dalam Organisasi Affan Syahidar Azwa; Chalita Septiya Ningrum; Yudo Handoko
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara stres kerja dan konflik organisasi terhadap produktivitas karyawan. Dalam lingkungan kerja, stres dan konflik sering kali muncul sebagai akibat dari tingginya tuntutan pekerjaan, perbedaan kepentingan antarindividu, kurang efektifnya komunikasi, serta perubahan kebijakan organisasi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila tidak ditangani dengan baik, seperti menurunnya kinerja, berkurangnya kepuasan kerja, dan terganggunya hubungan antarpegawai. Di sisi lain, stres dan konflik pada tingkat tertentu juga dapat memberikan pengaruh konstruktif, misalnya meningkatkan semangat kerja, kreativitas, dan kemampuan individu dalam menyelesaikan pekerjaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai referensi berupa buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik lainnya yang berkaitan dengan stres kerja, konflik organisasi, dan produktivitas kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat stres dan konflik memiliki pengaruh terhadap produktivitas karyawan, baik secara positif maupun negatif, tergantung pada cara organisasi mengelolanya. Oleh karena itu, diperlukan penerapan manajemen organisasi yang efektif melalui komunikasi yang terbuka, pembagian tugas yang terarah, dukungan sosial di lingkungan kerja, serta penyelesaian konflik secara adil dan profesional guna menciptakan suasana kerja yang kondusif dan meningkatkan produktivitas karyawan.