Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Al-Maun

BIMBINGAN BELAJAR (SOLUSI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN DI RT. 05 DALAM BIDANG PENDIDIKAN) Rani Rosadi; Hafiz Gunawan; Ajat Manjato; Man Hakim; Ira Yuniati
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): April, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i1.3199

Abstract

Permasalahan  di RT 05 Kelurahan Pasar Bengkulu di bidang pendidikan yaitu terdapat beberapa anak belum bisa membaca dan mengalami kesulitan dalam mengerjakan PR. Diakibatkan oleh keterbatasan waktu belajar anak di sekolah karena pandemic covid-19. Kondisi ini mengharuskan orang tua untuk mengikutsertakan anaknya menempuh pendidikan non formal  melalui kegiatan bimbingan belajar diluar jam sekolah. Namun orang tua tidak mampu untuk mengikut sertakan anaknya mengikuti les/bimbel,karena keterbatasan  dalam keuangan. Penduduk  di  RT  05  ini kebanyakan hanya bekerja sebagai nelayan dan buruh harian. Metode yang digunakan dalam mengatasi permasalahan adalah dengan mengadakan bimbingan belajar. Adapun program yang saya rencanakan dan laksanakan selama sebulan ini yaitu : Bimbingan belajar membaca dan membimbing anak-anak mengerjakan PR. Kata Kunci : Bimbingan Belajar, Bidang Pendidikan
PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI DALAM MASA PANDEMI COVID 19 PADA ANAK SEKOLAH MENENGAH ATAS DI RT 05 KELURAHAN BAJAK KOTA BENGKULU Novita Wahyu; Ajat Manjato; Hasmi Suyuthie; Jelita Jelita
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4750

Abstract

Covid-19 adalah penyakit menular yang membuat segala aktivitas tergangu termasuk dalam hal pendidikan. Salah satu upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan diberlakukannya school from home atau sekolah dari rumah. Hal tersebut membuat orang tua kesulitan dalam mendampingi anak- anaknya belajar di rumah, baik dalam menjelaskan materi pelajaran maupun dalam membagi waktu dengan pekerjaannya.Universitas Muhamadiyah Bengkulu sebagai salah satu Universitas yang menyelenggarakan program KKN mandiri yaitu pengabdian mahasiswa di domisili masing- masing kegiatan ini untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid 19. Salah satu kegiatan pengabdian adalah pendampingan bimbingan belajar selama KKN berlangsung untuk membantu orang tua maupun anak- anak di di RT 05. Metode kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode pendampingan secara langsung kepada anak - anak sebanyak 10 kali pertemuan selama 1 Bulan. Hasil dari pendambingan bimbingan belajar ini anak- anak lebih panam akan materi ekonomi, bisa memecahkan soal yang menurut anak- anak merasa kesulitan dan bisa terbantu tugas- tugas dari sekolah.
MEMBENTUK KARAKTER ANAK MELALUI DONGENG “POHON APEL YANG TULUS” DI SD NEGERI 85 BENGKULU SELATAN Ririn Dwi Puspita; Jenny Dian Lestari; Rahmah Permata; Loliek Kania Atmaja; Ajat Manjato
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4752

Abstract

Dongeng adalah karya sastra yang berupa cerita rekaan, memuat nilai dan pesan moral, dan diturunkan dari satu generasi ke generasi yang lain. Dongeng terbagi atas dua kelompok, yaitu dongeng tradisional dan dongeng fantasi modern. Dongeng mengandung nilai-nilai moral, yaitu nilai moral individual, sosial, dan religi. Mendongeng adalah kegiatan menyampaikan cerita lisan yang menyenangkan dan bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan serta membangun karakter. Mendongeng dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan atau tanpa alat peraga. Mendongeng memiliki beberapa manfaat, antara lain, adalah menumbuhkan sikap proaktif, menambah pengetahuan, melatih daya konsentrasi, meningkatkan keterampilan berbahasa, menumbuhkan minat baca, memicu daya pikir kritis, merangsang imajinasi, fantasi, dan kreativitas, meningkatkan kemampuan kognitif, sosial dan emosi, memberi pelajaran tanpa menggurui, serta mempererat hubungan anak dan orang tua. Adapun sekolah yang dipilih yaitu SD Negeri 85 Bengkulu Selatan, ikut membentuk karakter anak dan menanamkan nilai moral kepada anak melalui dongeng dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk siswa/i SD Negeri 85 BS.
PELATIHAN MEMBACA PUISI PADA SISWA DI SD NEGERI 99 BENGKULU SELATAN DESA PADANG LEBAR KECAMATAN PINO Loliek Kania Atmaja; Ajat Manjato; Jelita Zakaria; Mahdijaya; Hasmi Suyuthie
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v2i1.5010

Abstract

Salah satu sasaran dari program kami dalam hal ini adalah anak-anak dengan rentang usia 8 hingga 15 tahun. Sebab hasil identifikasi kami menunjukkan rentannya daya eksplorasi anak di usia dini, serta minat bahkan daya kenal anak terhadap literasi cenderung minim. Teori yang kemudian menjadi objek kajian kami adalah teori ekplorasi bagi anak, dimana eksplorasi kemudian dapat memberikan kesempatan pada anak untuk melihat, memahami, merasakan, dan pada akhirnya membuat sesuatu yang menarik perhatian mereka. Disamping itu, pengabdian dengan metode ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam hal ini terutama anak-anak atas potensi yang ada pada mereka hingga sekaligus bisa mengembangkannya. Setelah pelatihan membaca puisi ini dilalui oleh anak-anak kondisi mereka menunjukkan progresivitas yang signifikan, rasa percaya diri yang mulanya tidak timbul kini mulai terbentuk, bakat dan minat yang mulanya masih jauh terpendam, kini mulai dengan berani mereka kenali. Anak-anak yang kerap kali oleh beberapa warga masyarakat disepelekan ternyata mampu memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi terlebih dalam unjuk penampilannya diatas panggung, dihadapan banyak khalayak.