Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Revitalisasi Peran Adat dalam Masyarakat Kontemporer: Studi Tokoh Adat Desa Teluk Kuali, Kabupaten Tebo Salsabila Khairunnisa; Dedek Helida Pitra
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2026): Mei
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v21.34

Abstract

Adat merupakan sistem nilai, norma, dan kebiasaan yang hidup secara turun-temurun dalam masyarakat sebagai pedoman dalam berperilaku dan berinteraksi sosial. Adat tidak hanya mengatur kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi identitas budaya yang membedakan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya. Melalui adat, masyarakat mewariskan kearifan lokal, mengatur tata hubungan sosial, serta menjaga keseimbangan dengan lingkungan alam. Desa Teluk Kuali merupakan komunitas yang kaya akan adat istiadat dan budaya lokal yang telah hidup turun-temurun. Namun, perkembangan modernisasi dan globalisasi menyebabkan erosi nilai-nilai tradisional, khususnya pada generasi muda yang mulai meninggalkan kebiasaan leluhur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran manajer tradisional dalam mengaktifkan kembali adat serta upaya pelestarian budaya di tengah perubahan sosial yang dinamis. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara mendalam kepada tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi adat tidak hanya mengembalikan praktik lama, tetapi juga mengadaptasi nilai-nilai adat agar relevan dengan kehidupan modern. Peran manajer tradisional sebagai penjaga nilai lokal sangat penting dalam menjaga harmoni sosial dan identitas budaya. Studi ini diharapkan memberikan rekomendasi bagi pelestarian budaya di desa-desa lain dengan tantangan serupa.
PEMBENTUKAN CIVIC SKILL MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA KULIAH KEWARGANEGARAAN Sundari Utami; Dedek Helida Pitra
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1219

Abstract

Students become agents of change who are expected to be able to become a generation of nations that are capable in various ways. Skills can be trained through the learning process, including by using the Project Based Learning (PjBL) learning model. This research uses a descriptive qualitative approach that contains explanations and descriptions in the form of narrative text as the result of the analysis. Project-based learning is carried out through civics courses, students are required to have the ability to determine problem topics, compile work steps, set work schedules, utilize monitoring, present project results through presentations, and conduct evaluations as notes for improvement. In the process of working on projects, students' civic skills are honed, to be proficient in determining actions in completing delegated tasks. Students are required to be sensitive to problems and be able to provide solutions not only in the form of theory but in the form of real actions that are realized directly so that students will have the skills that are available and able to become good citizens.
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Matematika Berbantu Media Audio Visual Kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang Hidayah Hidayah; Puput Wahyu Hidayat; Dedek Helida Pitra
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v.179

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada peserta didik kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang berdasarkan rendahnya hasil belajar Matematika peserta didik, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata hasil tes uji kompetensi peserta didik pada bulan oktober 2024, yaitu 65,7. Rata-rata nilai tersebut masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hal ini menunjukan masih rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantu media audio visual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan inkuiri terbimbing berbantu media audio visual pada mata pelajaran Matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV SDN 296/VI Rantau Panjang yang berjumlah 15 peserta didik. Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model inkuiri terbimbing dan lembar tes belajar peserta didik. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari jumlah persentase keterlaksanaan model inkuiri terbimbing pada skor penilaian indikator lembar observasi dan nilai maupun persentase hasil tes belajar peserta didik menggunakan model inkuiri terbimbing berbantu media audio visual. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain, keterlaksanaan model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran Matematika berkategori sangat baik dan hasil tes belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika mengalami peningkatan di atas KKTP yaitu 70, setelah diterapkan model inkuiri terbimbing. Hasil tes belajar rata-rata peserta didik pada siklus 1 adalah 65,3 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 8 peserta didik (53,3%) dan pada siklus 2 adalah 72,7 dengan peserta didik yang tuntas sebanyak 14 peserta didik (93,3%). Hal ini menunjukan adanya peningkatan dari siklus 1 dan 2 hasil belajar peserta didik melalui penerapan model inkuiri terbimbing pada mata pelajaran Matematika. Penerapan model inkuiri terbimbing berbantu media audio visual dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam belajar dan dapat membantu peserta didik agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.