Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

THE DEVELOPMENT OF SCIENTIFIC-BASED E-MODULES TO IMPROVE CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF NUTRITION STUDENTS IN BIOTECHNOLOGY SUBJECTS Noris, M; Nurhajarurahmah, St; Darmin, Darmin; Iksan, Muammar; Alkhair, Alkhair; Husnul Khatimah, Nur; Zara Avila, Dea
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 1 No. 1 (2024): Januari (2024)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v1i1.196

Abstract

The purpose of the study was to develop scientific-based E-Modules in biotechnology courses. This type of research is an R&D research with the 4D method. The research sample involved 30 Nutrition students, Muhammadiyah University of Bima. The results showed that the E-Module developed had a high level of feasibility with a percentage ranging from 86. 93% with a very good category. This shows that the developed E-MODUL is suitable for use as teaching material in biotechnology courses. The developed E-MODUL has characteristics that are simple, flexible, interactive, usability, reusable, maintenable, and easily accessible by lecturers and students. The implication is that the developed E-Module can be accessed by students and lecturers of the nutrition study program, bima muhammadiyah university. There is a need for development by involving augmented reality, so that the presentation is based on factual phenomena.
BLOOD PRESSURE SCREENING THROUGH FREE HEALTH SERVICE PROGRAM IN AMAHAMI, BIMA CITY, NTB Noris, Muhammad; Firmansyah, Muh.; Darmin, Darmin; Iksan, Muammar; Husnul Khatimah, Nur; Zara Avila, Dea
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 1 No. 1 (2024): Januari (2024)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v1i1.200

Abstract

Blood pressure is one of the most commonly measured clinical parameters. One of the preventive steps that data takes is to carry out free checks. This activity is an implementation of the tri dharma of higher education in the form of community service carried out by the nutrition study program, faculty of health, Bima Muhammadiyah University. The aim of the activity is to diagnose and detect early health symptoms in people's blood pressure to ensure superior human resources and Sustainable Development Goals (SDGs). The Free Examination Activity was attended by 55 people. The activity method consists of 3 stages including the preparation stage, data collection stage, inspection stage and consultation. The hope is that with a program like this, it can reduce and minimize the risk of blood pressure disorders in the people of Bima City. It is hoped that programs like this can reduce and minimize the risk of blood pressure disorders in the people of Bima City, the formation of healthy living behaviors, and the fulfillment of balanced nutrition that encourages the quality of superior human resources.
HUBUNGAN AKTIVITAS PERTANIAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI DESA SAI Darmin, Darmin; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara; Khatimah, Nur Husnul; Noris, M.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20475

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas pertanian ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Desa Sai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi sebanyak 379 anak di Desa Sai, Kec. Soromandi, Kab. Bima, NTB. Sampel penelitian melibatkan 191 anak diperoleh dengan menggunakan rumus Izzac dan Michael. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Sai, Kec. Soromandi, Kab. Bima, NTB menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas pertanian dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Desa Sai, dengan nilai (P=0,000). Perlu adanya upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi dan edukasi paparan peptisida yang dapat menyebabkan gejala stunting.
DETERMINAN TINGGI BADAN LAHIR DAN PREVALENSI WASTING PADA ANAK USIA 12-59 BULAN DI DESA KARAMPI, KECAMATAN LANGGUDU, KABUPATEN BIMA, NUSA TENGGARA BARAT Darmin, Darmin; Hamzah, ST. Rahmawati; Noris, M.; Novitasari, Dalia; Avila, Dea Zara
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36245

Abstract

Wasting adalah kondisi anak yang berat badannya menurun dari waktu ke waktu hingga berat badan total jauh di bawah standar kurva pertumbuhan atau berat badan untuk tinggi badan rendah (underweight) dan menunjukkan penurunan berat badan yang parah dan akut. Lokasi penelitian berada di Desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai dengan April 2024. Metode penelitian kualitatif Observasional Analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah 47 anak usia 12-59 bulan di Desa Karampi Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima. Sampel menggunakan teknik total sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengolahan data berupa editing data, coding dan entry data. Analisis data menggunakan uji univariat, bivariat dan uji chi-square. Variabel independen adalah berat badan lahir, sedangkan variabel dependen adalah prevalensi balita dengan berat badan kurang pada usia 12-59 bulan. Distribusi berat badan lahir balita usia 12-59 bulan sebagian besar adalah < 48 cm, yaitu sebesar 97,9%. Distribusi prevalensi Wasting pada anak balita usia 12-59 bulan sebagian besar adalah gizi normal yaitu sebesar 83,0% dan gizi kurang sekitar 14,9%. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dasar untuk menurunkan angka Wasting di desa karampi. saran perlu adanya sosialisasi lebih lanjut terkait bahasa prevalensi Wasting terhadap kondisi balita. Pemerintah daerah dapat meningkatkan program kesehatan ibu dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pemantauan gizi bagi ibu hamil, serta mendorong konseling gizi prenatal dan pemberian makanan tambahan.
Penyuluhan Gizi Dan Pembuatan Puding Daun Kelor Untuk Ibu Hamil Dan Balita Di Desa Lido Bima NTB Avila, Dea Zara; Hadijah, Hadijah; Adnan, Adnan; Mastorat, Mastorat
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v1i1.7

Abstract

Tujuan diadakan kegiatan penyuluhan gizi dan pembuatan pudding daun kelor untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kecukupan gizi yang seimbang pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta dengan adanya praktek pembuatan pudding kelor diharapkan agar ibu hamil dan ibu balita bisa mengaplikasikannya untuk makanan pendamping ASI dan cemilan yang sehat bagi ibu hamil. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Aula Desa Lido yang dikuti oleh 30 kader posyandu, bidan desa, ibu hamil dan ibu balita Desa Lido. Metode yang digunakan pada pengabdian ini yaitu dengan penyuluhan dan memberikan pelatihan langsung pembuatan pudding daun kelor. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat mempunyai ketertarikan dalam mengenal produk olahan daun kelor yang mempunyai nilai ekonomis dan kandungan gizi yang baik.
Pemanfaatan Kulit Bawang Merah Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Hadijah; Zara Avila, Dea; M Rizkan; Ramadhan, Sahrul; Sagaf, Umar
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v1i1.8

Abstract

Tujuan diadakan kegiatan penyuluhan pemanfaatan kulit bawang sebagai POC adalah untuk mengurangi limbah kulit bawang yang ada di desa Lido dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kegunaan dan manfaat kulit bawang yang selama ini dianggap limbah organik oleh masyarakat. Kegiatan penyuluhan diadakan di aula bale desa lido yang diikuti oleh 54 warga desa Lido. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi; Tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tim melakukan evaluasi dengan cara interview yang dimana sample yang digunakan diambil secara acak. Hasil pencapaian dikegiatan pengabdian ini antara lain; 1) Warga antusias untuk melakukan percobaan pembuatan pupuk organik dari kulit bawang di rumah; 2) Kesadaran masyarakat akan kegunaan kulit bawang yang bisa dimanfaatkan untuk POC; 3) Rasa ingin tau masyarakat yang cukup tinggi berkaitan dengan kegunaan kulit bawang untuk tanaman, dibuktikan dengan pertanyaan warga yang cukup dominan selama penyuluhan berjalan; 4) masyarakat desa Lido termotivasi untuk memanfaatka pupuk organic cair (POC) sebagai bahan baku pupuk organic yang sudah terbukti nyata untuk pertumbuhan tanaman khususnya sayur-sayuran; 5) kesadaran masyarat untuk ikut terlibat dalam mengatasi peningkatan limbah kulit bawang yang ada di desa Lido. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa Mengubah pandangan masyarakat tentang kulit bawang yang dianggap limbah dapur ternyata memiliki manfaat dan kegunaan di kehidupan sehari-hari
Inisiasi Produksi dan Pemanfaatan Minyak Lanta Sebagai Produk Kesehatan Bernilai Ekonomis di Desa Lanta Iksan, Muammar; Kasmar; Alkhair; Zara Avila, Dea; Khatimah , Nur Husnul
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v2i1.23

Abstract

Potensi kekayaan sumber daya alam Indonesia masih banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan produk olahan hasil bumi daerah menjadi produk baru yang punya dampak kesehatan dan nilai ekonomi tinggi. Salah satu produk hasil bumi di daerah pedesaan yang akhir-akhir ini mulai diperkenalkan adalah minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan pengabdian ini adalah untuk menggerakkan masyarakat agar memproduksi minyak kelapa murni/minyak lanta di desa Lanta sehingga nilai kesehatan dan ekonomi produk tersebut bisa dirasakan. Produk akhir minyak kelapa murni diberikan stiker yang ditempelkan di wadahnya. Pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development. Mitra pengabdian melibatkan masyarakat desa Lanta dan juga BUMDes untuk kemudian saling berkolaborasi dengan tim pengabdian mempromosikan produk minyak Lanta ke skala yang lebih luas. Hasil program menunjukkan pemahaman mitra tentang pemanfaatan dan produksi minyak lanta meningkat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Produksi dapat dilakukan sesuai permintaan konsumen dan pengemasan hasil akhir produk diberi brand menggunakan stiker khusus minyak lanta. Ampas minyak kelapa murni juga bisa dikembangkan sebagai produk baru, diharapkan dapat menunjang inisiasi pengembangan produk minyak lanta dan ampas minyak ini kedepan agar pemanfaatannya lebih trending dan bermanfaat lebih banyak lagi bagi mitra serta masyarakat luas
Penggunaan Limbah Dapur (Kulit Bawang) Sebagai Minuman Herbal Di Desa Lido Hadijah; Avila, Dea Zara; Mulya, Khas Sukma; Widayati, Ulfa; Alkhair; Ma'arij, Aman; Husnia, Dinah
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): SEWAGATI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sarau Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61461/sjpm.v2i1.27

Abstract

Dari hasil observasi awal, banyak dari masyarakat tidak mengetahui kegunaan kulit bawang bagi Kesehatan tubuh. kulit bawang mengandung antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat kulit bawang merah untuk kesehatan. Hasil dari sosialisasi pengabdian ini antara lain; 1) Warga antusias untuk melakukan percobaan pembuatan pupuk organik kulit bawang di rumah; 2) Kesadaran masyarakat akan kegunaan kulit bawang yang bisa dimanfaatkan untuk POC, karena kulit bawang mengandung hormon pertumbuhan sehingga mampu merangsang pertumbuhan tanaman. selaras dengan penemuan Syfandi (2017) yang yang mengatakan bahwa kulit bawang mengandung hormon auksin dan sitokinin yang dimana hormon tersebut dapat merangsang pertumbuhan tanaman dengan cepat. Akan tetapi, pemberian POC kulit bawang yang berlebihan pada tanaman akan menghambat pertumbuhan tanaman; 3) Rasa ingin tau masyarakat yang cukup tinggi berkaitan dengan kegunaan kulit bawang untuk tanaman, dibuktikan dengan pertanyaan warga yang cukup dominan selama penyuluhan berjalan; 4) masyarakat desa Lido termotivasi untuk memanfaatka pupuk organic cair (POC) sebagai bahan baku pupuk organik yang sudah terbukti nyata untuk pertumbuhan tanaman khususnya sayur-sayuran; 5) kesadaran masyarat untuk ikut terlibat dalam mengatasi peningkatan limbah kulit bawang yang ada di desa Lido.
GREEN AREA KAMPUS SEBAGAI UPAYA MENUJU KAMPUS BERKELANJUTAN Israjunna, Israjunna; Avila, Dea Zara; Ridwan, Ridwan; Fikar, Muhammad Ziaul; Setiawan, Wira
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1944

Abstract

Kampus berkelanjutan merupakan konsep yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung keberlanjutan kampus adalah pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Muhammadiyah Bima, yang berfungsi sebagai ruang hijau untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan sivitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi komunitas kampus dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penanaman pohon, serta pengelolaan ruang hijau secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima mampu memberikan manfaat ekologis, estetika, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, kesadaran dan keterlibatan sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan meningkat secara signifikan. Dengan demikian, pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Preventing Stunting Through Education on Exclusive Breastfeeding for Pregnant and Breastfeeding Mothers Khatimah, Nur Husnul; Hidayah, Nurul; Avila, Dea Zara; Noris, M
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah gangguan kesehatan pada anak yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan mental, serta produktivitas di masa mendatang. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh ketidakcukupan asupan gizi sejak usia dini. Salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting adalah melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, karena ASI mampu memenuhi kebutuhan nutrisi bayi secara menyeluruh dan optimal. ASI mengandung nutrisi lengkap dan antibodi alami yang sangat dibutuhkan bayi untuk tumbuh sehat dan kuat. Kegiatan edukasi mengenai ASI eksklusif ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dan menyusui mengenai pentingnya pemberian ASI secara eksklusif sebagai upaya meningkatkan kesehatan bayi dan menurunkan angka stunting. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui media leaflet dan lembar balik yang informatif dan mudah dipahami. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatkan nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil pre-test ke post-test sebanyak 40% sedangkan pada ibu menyusui sebanyak 31%, peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai manfaat ASI eksklusif serta praktik pemberian yang tepat. Dengan edukasi yang berkelanjutan, diharapkan para ibu dapat menerapkan pemberian ASI eksklusif secara konsisten, sehingga mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal serta berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di masyarakat.