Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

DAYA TERIMA COOKIES DAUN TURI (SESBANIA GRANDIFLORA) PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS LAMBITU Zara Avila, Dea; Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Rhosmiati, Rhosmiati; Putri, Dita Oktaviani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48016

Abstract

Periode menyusui merupakan fase penting bagi ibu dan bayi, di mana ibu membutuhkan asupan gizi lebih untuk memproduksi Air Susu Ibu (ASI) berkualitas. WHO menganjurkan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu menyusui untuk mencegah kekurangan gizi. Salah satu bahan pangan yang diyakini bermanfaat adalah daun turi, tanaman asli Indonesia yang kaya protein, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan daya terima cookies daun turi berdasarkan rasa, warna, dan aroma dengan tiga formula berbeda (F1: 125 g, F2: 100 g, F3: 75 g). Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain eksperimental. Uji perbedaan daya terima dilakukan menggunakan One Way ANOVA melalui aplikasi SPSS, sedangkan analisis kandungan gizi dilakukan menggunakan NutriSurvey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada aspek rasa (p = 0,019; p < 0,05), sedangkan pada aspek warna (p = 0,641) dan aroma (p = 0,483) tidak terdapat perbedaan signifikan (p > 0,05). Formula dengan tingkat kesukaan tertinggi secara keseluruhan, dilihat dari persentase “suka” dan “sangat suka” pada semua aspek, adalah F3 (75 g).
Um Bima Campus 2 Construction Supervision Assistance "Construction Management, Construction K3, Scheduling, RAB": Building, Construction, K3, Accompaniment, Development Israjuna, Israjuna; Darmin, Darmin; Fikar, M. Ziaul; Zara Avila, Dea; Noris, M. Noris; Ilham, Ilham; Syamsuddin, Syamsuddin; Adnan, Adnan; Gufran, Gufran
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3113

Abstract

Pembangunan merupakan Investasi kebutuhan manusia pada masa depan, fasilitas gedung perkuliahan menjadi hal paling penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian ini berorientasi pada Pembangunan Gedung II Universitas Muhammadiyah Bima Kecamatan Asakota Kota Bima pada tanggal 14 Maret 2023 – 31 Desember 2023. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara survey, perencanaan dan pengawasan, dan implementasi kegiatan Pembangunan selama 10 bulan. Proses Perencanaan dan pengawasan pelaksanaan konstruksi seperti bantuan pengecoran berbagai aspek pekerjaan seperti pengecoran beton untuk pondasi cakar ayam, balok, kolom praktikum dan pelat lantai. Tahap planning selanjjutnya adalah pemngembangan desain dan perencaan anggraan (RAB). Kegiatan pendampingan pengawasan pekerjaan konstruksi beton di gedung II meliputi banyak aspek standar keselamatan kerja (K3) seperti jenis mutu konkret beton yang digunakan, dari pekerjaan footplat dengan menggunakan mutu beton K350 dengan volume konkret 4,50 M3, pondasi cakar ayam dengan mutu beton K350 dengan volume 3,40 m3, kolom praktis dengan mutu K350 dengan volume 0,5 m3, balok inti dengan mutu K350 dengan volume 14,85 M3, plat lantai dengan mutu beton K275 dengan volume 59,4 M3.
Pendampingan Pengelolaan Limbah Konstruksi Israjunna; Dea Zara Avila; Hadijah; M. Ziaul Fikar; Alkhair; darmin, darmin; Muhd Firmasnyah; Erham
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4624

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi sangat pesat di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat Pembangunan hampir merata di setiap Kabupaten dan Kota. Pekerjaan konstruksi merupakan pekerjaan yang sangat kompleks dan tidak mudah dikelolah baik dari sisi pengadaan material, time schedjule, pekerja dan juga pengelolaan limbah sisa konstruksi. Dalam pekerjaan Gedung bertingkat khususnya di Kota Bima masih menggunakan Schafoulding konvensional dari bambu, bagisting dari dari kayu dan triplek sekali pakai. Menjadi masalah lingkungan Ketika limbah konstruksi tidak dikelola dengan baik dengan volume limbah yang terus bertambah setiap hari di site konstruksi. Metode pendampingan pengelolaan limbah konstruksi ke pekerja menjadi alternatif mengurangi penumpukan limbah konstruksi menjadi produk benilai ekonomis, seperti pembuatan pintu air smart untuk kebutuhan pertanian. Pendampingan pembuatan pintu air smart bertujuan untuk mengubah pola kerja para petani padi, petani garam, pekerja tambak dalam mengontrol elevasi kebutuhan air secara otomatis. Tujuan pengabdian ini memberi Solusi efektif bagi para petani dalam mengurangi cost pekerja dalam operasioanal kegiatan Bertani.
Determinants Influencing the Prevalence of Stunting in Toddlers Khatimah, Nur Husnul; Avila, Dea Zara
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6245

Abstract

Stunting remains a significant public health issue with long-term effects on the growth and development of children, particularly in regions with limited access to health resources. Various factors such as economic status, parenting practices, and access to health facilities contribute to its prevalence. This study aims to analyze the determinants influencing stunting among children under five years old in Sambane Village, Langgudu District, Bima Regency. A cross-sectional approach was used with data collected from 50 respondents through questionnaires. Statistical analysis using the Chi-Square test was conducted to examine the relationship between independent variables—namely economic status, water source, toilet type, mother's body mass index (BMI), mother's education, mother's occupation, mother's age, child vaccination status, and frequency of posyandu visits—and the prevalence of stunting. The findings revealed that economic status (χ² = 36.11, p < 0.001), water source (χ² = 29.17, p < 0.001), toilet type (χ² = 34.38, p < 0.001), maternal education (χ² = 36.11, p < 0.001), and maternal occupation (χ² = 25.69, p < 0.001) were significantly associated with stunting. These results highlight that strengthening socioeconomic conditions and improving access to basic health facilities are critical strategies in stunting prevention efforts.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TENTANG STUNTING Darmin, Darmin; Khatimah, Nur Husnul; Iksan, Muammar; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27336

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Salah satu faktor yang behubungan dengan kejadian stunting dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu. Tujuan Penelitan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap ibu balita sebelum dan sesudah menggunakan media booklet tentang stunting di Desa Mbawi. Jenis penelitian adalah kuantitatif metode analitik dengan design Eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Pendekatan yang digunakan adalah One Group Pretest-Postest uji yang digunakan adalaha Uji T- Dependent. Populasi dalam penelitian seluruh ibu balita yang berada di Desa Mbawi. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan booklet. Tehnik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan Rata-rata nilai pre post pengetahuan ibu balita tentang Stunting sebelum diberikan media Booklet yaitu 0,440 dengan standar deviasi 0,501, Hasil penelitian menunjukan nilai p value sebesar 0.000 <? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Sedangkan rata-rata nilai pre post sikap ibu balita tentang Stunting sesudah diberikan media Booklet yaitu 0,240 dengan standar deviasi 0,555, serta p value 0.004 >? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai sikap ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita agar melakukan perilaku pencegahan Stunting melalui kegiatan peningkatan pencarian informasi kesehatan melalui kegiatan seminar, penyuluhan, serta memanfaatkan media promosi kesehatan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Avila, Dea Zara; Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Nursani, Nursani; Akbar, Muhammad; Firmanto, Taufik; Israjunna, Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Sosialisasi dan Pelatihan Mengidentifikasi Kandungan Boraks Pada Makanan Junk Food Noris, M; Zara Avila, Dea; Candra Wisnu Nugroho; Annisa Auliah, Indah; Faradila Putri, Kiki
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan boraks pada makanan bakso, tahu, sosis, dan mie kuning basah. Metode Penelitian ini menggunakan ekstrak kunyit sebagai indikator untuk mendeteksi boraks. Kunyit dipilih karena mengandung kurkumin, suatu senyawa yang dapat bereaksi dengan boraks dan menghasilkan perubahan warna yang dapat diamati secara visual. Hasil penelitian ini menunjukkan ada dua sampel makanan yang mengandung boraks (sosis dan bakso) dan 2 sampel makanan yang tidak mengandung boraks (tahu dan mie kuning basah) penelitian ini menggunakan air kunyit sebagai pemicu reaksi antara makanan dan kurkumin agar menghasilkan reaksi dari kandungan boraks. Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi keamanan pangan, mengingat boraks adalah bahan kimia yang berbahaya dan tidak boleh digunakan dalam makanan. Deteksi boraks menggunakan air kunyit sebagai indikator reaksi memberikan metode yang sederhana dan efektif untuk pengawasan kualitas makanan. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menunjukkan adanya boraks dalam dua sampel makanan tetapi juga menyoroti pentingnya metode pengujian yang mudah diakses dan dapat diandalkan untuk mendeteksi bahan kimia berbahaya dalam produk makanan.
Analysis of the Effectiveness of Local PMT Biscuits from Jewawut and Swallow's Nest in Improving the Nutritional Status of Toddlers: local food Khatimah, Nur Husnul; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara; Hairunnisah, Hairunnisah; Iksan, Muammar; Juraidin, Juraidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5229

Abstract

Malnutrition in children under five years of age remains a public health challenge in Indonesia, especially in rural areas. Efforts to improve nutritional status through the use of high-value local foods are one sustainable strategy. This study aims to analyze the effectiveness of providing biscuits made from millet and swallow nests in improving the nutritional status of children aged 1-5 years. This study used a pretest-posttest design without a control group with a sample size of 35 children selected purposively. The intervention was carried out for a certain period by providing millet and swallow nest biscuits every day. Nutritional status data were obtained through anthropometric measurements of weight and height, then analyzed using the Paired t-Test and McNemar's Test. The results showed a significant increase in the average nutritional status score of children from 13.45 ± 1.52 to 14.20 ± 1.47 (p = 0.000; p < 0.05). The McNemar test analysis also showed a significant change in the proportion of nutritional status (p = 0.042; p < 0.05), with a decrease in the proportion of malnourished children from 28.6% to 20.0%. These findings indicate that the consumption of millet biscuits and swallow nests has a positive effect on improving the nutritional status of children aged 1-5 years. Conclusion: The provision of jewawut biscuits and swallow nests is effective in improving the nutritional status of toddlers. The use of these local foods has the potential to become an alternative.
Pendekatan Komunikasi Kesehatan Terintegrasi pada Manajemen Dietetik Pasien Penyakit Hati di Puskesmas Jatibaru Nur Husnul Khatimah; Irma Zuraini; Alkhair; Dea Zara Avila; M. Noris
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i1.27

Abstract

Penyakit hati merupakan masalah kesehatan yang signifikan dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Manajemen diet merupakan komponen krusial dalam penatalaksanaan penyakit hati. Namun, pelaksanaan edukasi dietetik yang komprehensif di fasilitas kesehatan primer sering terkendala oleh keterbatasan waktu konsultasi dan sumber daya tenaga kesehatan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi dalam penyebarluasan informasi manajemen dietetik penyakit hati di Puskesmas Jatibaru melalui kombinasi media leaflet dan edukasi singkat. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jatibaru selama satu minggu pada bulan Maret 2025 dengan sasaran pasien dewasa (≥20 tahun). Intervensi meliputi distribusi leaflet “Liver Diets” yang berisi prinsip diet hepatoprotektif serta pelaksanaan edukasi singkat selama 3–5 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara informal, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi kegiatan. Program berhasil mendistribusikan sebanyak 30 leaflet dan memberikan edukasi singkat kepada 25 pasien. Sebanyak 30% leaflet diberikan kepada pasien dengan faktor risiko penyakit hati, sedangkan 70% didistribusikan kepada pasien secara acak. Hasil wawancara informal menunjukkan bahwa 83% pasien menyatakan ketertarikan terhadap informasi yang diberikan. Selain itu, ditemukan beberapa miskonsepsi umum terkait hubungan pola makan dengan kesehatan hati yang berhasil diklarifikasi melalui kegiatan edukasi. Pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi efektif meningkatkan akses dan pemahaman informasi dietetik penyakit hati di fasilitas kesehatan primer meskipun dengan keterbatasan waktu konsultasi.
Intervensi Edukasi Gizi dan Pemberian Bubur Beras Merah untuk Penurunan Kolesterol Lansia Khatimah, Nur Husnul; Nur Abri Joto; Nurul Ramadhan; Dea Zara Avila; Alkhair; Muammar Iksan
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.452

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan tantangan kesehatan besar di Indonesia dan dunia, dengan lansia sebagai kelompok yang paling berisiko. Salah satu masalah yang sering dialami adalah tingginya kadar kolesterol, yang dapat memicu komplikasi seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Intervensi nutrisi, termasuk konsumsi makanan berbahan beras merah, menjadi pilihan yang efektif karena kandungan bioaktifnya mampu menurunkan kolesterol total, trigliserida, serta LDL, dan meningkatkan HDL. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode Action Research dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan partisipasi lansia di Panti Sosial Tresna Wreda Meci Angi. Intervensi meliputi edukasi gizi dan pemberian bubur ayam beras merah untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku terkait pengendalian kolesterol. Hasil pelaksanaan menunjukkan respons positif dari lansia dan pengurus panti. Bubur ayam beras merah diterima dengan baik sebagai makanan sehat, dan program ini berhasil meningkatkan pengetahuan serta motivasi lansia untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Secara keseluruhan, intervensi ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol